Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ketika Kampus Tak Lagi Cukup Sekadar Digital: Metranet dan Masa Depan Pendidikan Tinggi Indonesia

Ketika Kampus Tak Lagi Cukup Sekadar Digital: Metranet dan Masa Depan Pendidikan Tinggi Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

Melalui konsep Building Impactful Universities untuk membangun perguruan tinggi yang bermutu, berdampak, dan mampu berdaya saing global, Metranet melihat teknologi sebagai enabler.

Perguruan tinggi Indonesia tengah memasuki fase baru dalam pemanfaatan teknologi. Digitalisasi tidak lagi cukup dimaknai sebagai upaya memindahkan layanan dan proses ke platform digital, tetapi perlu diarahkan untuk membangun institusi yang lebih adaptif, berbasis data, inovatif, dan mampu menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Perspektif tersebut menjadi salah satu konteks kehadiran Metranet, anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, dalam Indonesia Higher Education CIO Forum 2026 yang berlangsung di Aula Timur dan Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, pada 31 Agustus–1 September 2026. Mengusung tema “Empowering PDDikti (Pangkalan Data Pendidikan Tinggi) through IDREN Collaboration: Advancing IT Governance, Cyber Resilience, and Operational Excellence”, forum ini mempertemukan pimpinan teknologi informasi dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia bersama pemerintah, industri, dan pemangku kepentingan terkait.

Selama dua hari, forum ini membahas sejumlah agenda strategis yang menjadi fondasi pengembangan pendidikan tinggi berbasis teknologi, mulai dari integrasi dan pelaporan PDDikti, perluasan konektivitas melalui Indonesia Research and Education Network (IDREN), tata kelola teknologi informasi, pemerintahan digital, ketahanan siber, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk analitik data dan pelaporan. Diskusi juga diperluas melalui sesi meja bundar yang membahas tata kelola dan kebijakan TI, ekosistem data pendidikan tinggi, transformasi digital, ketahanan siber, serta SDM digital dan kepemimpinan TI.

Bagi Metranet, berbagai agenda tersebut menunjukkan bahwa masa depan kampus digital membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh. Teknologi perlu ditempatkan sebagai enabler yang menghubungkan kebutuhan akademik, operasional, data, inovasi, dan aktivitas ekonomi kampus sehingga menghasilkan nilai yang nyata.

Pandangan tersebut dituangkan Metranet melalui kerangka “Building Impactful Universities”, yang menggambarkan evolusi perguruan tinggi menuju empat area utama: AI-Ready Campus, Digital University, Campus Economic Hub, serta Research to Impact to Market. Keempat area tersebut didukung oleh kapabilitas Metranet Group pada lima area, yaitu technology, AI, data, commerce, dan ecosystem.

“Kami melihat transformasi perguruan tinggi bukan semata-mata mengenai seberapa banyak teknologi yang digunakan, tetapi seberapa besar nilai yang dapat dihasilkan dari pemanfaatannya. Teknologi harus mampu meningkatkan kualitas layanan, memperkuat pengambilan keputusan, membuka ruang inovasi, dan mendukung perguruan tinggi menghasilkan dampak yang lebih besar. Karena itu, Metranet mengambil posisi sebagai Digital Enabler for Nation untuk membantu menghadirkan kapabilitas yang relevan dengan kebutuhan tersebut,” ujar Faisal Yusuf, Direktur Bisnis Metranet.

Dalam visi tersebut, digitalisasi bukan sekadar membangun layanan berbasis teknologi, melainkan menyatukan berbagai aspek perguruan tinggi, mulai dari akademik dan riset hingga pengalaman mahasiswa dan operasional. Dukungan data dan AI kemudian memungkinkan institusi mengambil keputusan secara lebih cerdas, meningkatkan kualitas layanan, dan menciptakan nilai yang lebih besar bagi seluruh ekosistemnya. 

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Metranet menghadirkan sejumlah kapabilitas melalui portofolionya, antara lain SCALA sebagai digital transformation enabler, Xooply sebagai e-commerce platform, Cazbox sebagai community platform, dan Uzone sebagai digital literacy platform. Metranet juga memperkuat kapabilitasnya melalui kolaborasi dengan Google untuk produk Google Education dan Zoom Communications untuk produk Zoom Workplace di sektor pendidikan.

Portofolio tersebut merepresentasikan pendekatan Metranet yang tidak hanya berfokus pada penyediaan teknologi, tetapi juga pada bagaimana berbagai kapabilitas dapat menjawab kebutuhan institusi secara lebih utuh, mulai dari transformasi proses, pengembangan layanan, penguatan komunitas, hingga peningkatan literasi digital.

“Perguruan tinggi memiliki kebutuhan yang sangat beragam dan tidak dapat diselesaikan oleh satu solusi saja. Karena itu, pendekatannya harus berbasis ekosistem. Pemerintah memiliki peran dalam kebijakan dan arah nasional, perguruan tinggi memahami kebutuhan akademik dan institusionalnya, sementara industri dan technology partner dapat membawa kapabilitas untuk mempercepat implementasi. Metranet ingin mengambil peran sebagai penghubung kekuatan tersebut,” lanjut Faisal.

Pendekatan berbasis ekosistem ini menjadi semakin relevan ketika pendidikan tinggi dihadapkan pada tantangan yang bersifat lintas institusi. Perbedaan tingkat kematangan teknologi, kualitas dan interoperabilitas data, risiko keamanan siber, serta kebutuhan mengadopsi cloud dan AI secara strategis menjadi sejumlah isu yang perlu dijawab bersama oleh ekosistem pendidikan tinggi.

Karena itu, Indonesia Higher Education CIO Forum 2026 menjadi ruang untuk menyamakan perspektif dan menyusun langkah bersama. Forum ini diarahkan untuk membangun kesepahaman mengenai arah transformasi digital pendidikan tinggi sekaligus memperkuat tata kelola TI, infrastruktur dan konektivitas, keamanan siber, pemanfaatan AI, serta jejaring kolaborasi antar-CIO dengan perguruan tinggi.

Bagi Metranet, keterlibatan dalam forum tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperluas kontribusi TelkomGroup dalam mendukung kemajuan pendidikan Indonesia. Dengan mempertemukan kapabilitas teknologi, mitra strategis, dan kebutuhan institusi, Metranet melihat peluang untuk membantu perguruan tinggi bergerak menuju institusi yang tidak hanya digital, tetapi juga bermutu, berdampak, dan mampu berdaya saing secara global.

“Pada akhirnya, teknologi bukanlah tujuan akhir. Teknologi adalah enabler untuk menciptakan perguruan tinggi yang bermutu, berdampak, dan mendunia. Kami percaya ketika pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan technology partner bergerak bersama, transformasi yang dihasilkan tidak hanya memperkuat institusi, tetapi juga memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia,” tutup Faisal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lintasarta Umumkan Perubahan Direksi sebagai Langkah Strategis Perusahaan untuk Akselerasi Bisnis

    Lintasarta Umumkan Perubahan Direksi sebagai Langkah Strategis Perusahaan untuk Akselerasi Bisnis

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Lintasarta mengumumkan perubahan susunan Direksi sebagai bagian dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan hari ini (23/4). Dalam keputusan tersebut, perseroan menunjuk Armand Hermawan sebagai President Director & Chief Executive Officer (PDCEO), menggantikan Bayu Hanantasena yang telah mengakhiri masa jabatannya, serta mengangkat Hendra Lesmana sebagai Director & Chief Commercial Officer. Perseroan menyampaikan […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Lampung – PTPN IV Regional VII, salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat pengawasan operasional sebagai upaya menjaga kinerja dan produktivitas kebun secara berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Operation Head PTPN IV Regional VII, Budi Susilo, ke areal kebun wilayah Lampung, yakni Unit Padang Ratu dan Unit Bekri. […]

  • BRI BO Tanjung Priok Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

    BRI BO Tanjung Priok Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BRI BO Tanjung Priok melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Tanjung Priok. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, dan diwarnai rasa kebangsaan serta semangat nasionalisme. Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati […]

  • Peringati Hari Air Sedunia, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat

    Peringati Hari Air Sedunia, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Jakarta – PTPN IV PalmCo, Subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan akses air bersih yang layak bagi masyarakat di berbagai pelosok Indonesia. Menandai peringatan Hari Air Sedunia, PalmCo mencatatkan jejak kepeduliannya mulai dari penyediaan infrastruktur sanitasi di pelosok Sumatera dan Kalimantan, hingga penyaluran air bersih darurat di wilayah […]

  • Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen

    Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, 14 September 2026 — Pasar modal Indonesia kedatangan hampir sepuluh juta pemilik rekening baru sepanjang tahun ini. Bursa Efek Indonesia mencatat jumlah Single Investor Identification (SID) menyentuh 30.274.265 pada 7 Agustus 2026, bertambah 48,78 persen dibandingkan akhir tahun lalu. Sekitar 54 persen di antaranya belum berusia 30 tahun. Kecepatan itu tidak diimbangi pemahaman. Data […]

  • FisTx Indonesia Luncurkan KSO Budidaya Udang, Pertemukan Investor, Pemilik Lahan, dan Operator Berpengalaman di Sektor Pangan Strategis

    FisTx Indonesia Luncurkan KSO Budidaya Udang, Pertemukan Investor, Pemilik Lahan, dan Operator Berpengalaman di Sektor Pangan Strategis

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Skema kerja sama operasional dengan SOP terukur dan bagi hasil transparan hadir sebagai alternatif investasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Yogyakarta, 16 Oktober 2026 — FisTx Indonesia, perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta, memperkenalkan skema Kerja Sama Operasional (KSO) budidaya udang. Skema ini mempertemukan pemilik modal yang belum punya lahan dan pengalaman, […]

expand_less