Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bitcoin Hadapi Tekanan Baru, Mampukah Kembali ke US$80 Ribu?

Bitcoin Hadapi Tekanan Baru, Mampukah Kembali ke US$80 Ribu?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

Jakarta, 12 September 2026 – Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak di kisaran US$77.000 setelah sempat menembus US$80.000 pada pekan sebelumnya. Koreksi terjadi ketika pasar menghadapi tekanan makro yang meningkat menjelang keputusan suku bunga The Fed pada 16 September.

Di tengah pelemahan tersebut, Bitcoin baru saja membentuk golden cross pada 8 September, ketika rata-rata pergerakan 50 hari menembus ke atas rata-rata 200 hari. Pola ini secara historis sering dipandang sebagai sinyal momentum positif dalam jangka menengah, meski tidak menjamin harga akan langsung melanjutkan kenaikan.

CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai kondisi pasar saat ini menunjukkan tarik-menarik yang cukup kuat antara sinyal teknikal positif dan tekanan makro global.

“Golden cross menunjukkan struktur teknikal Bitcoin mulai membaik, tetapi pasar saat ini masih sangat dipengaruhi oleh ekspektasi suku bunga dan likuiditas global. Karena itu, sinyal teknikal ini tetap membutuhkan konfirmasi dari pergerakan harga setelah keputusan The Fed,” ujar Yudho.

Faktor Penekan BItcoin

Tekanan terhadap Bitcoin meningkat setelah data tenaga kerja AS menunjukkan nonfarm payroll bertambah 162.000 pada Agustus, sementara tingkat pengangguran bertahan di 4,1%. Data tersebut kembali memperkuat ekspektasi bahwa The Fed masih memiliki ruang untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat.

Ekspektasi kenaikan suku bunga juga mengalami perubahan cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Dalam laporan Market Outlook FLOQ, probabilitas kenaikan suku bunga pada FOMC September berada di kisaran 56–59%, berbalik naik setelah sebelumnya sempat turun ke sekitar 31,6% pada akhir Agustus.

Menurut Yudho, perubahan ekspektasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Bitcoin belum mampu mempertahankan momentum kenaikannya meski secara teknikal menunjukkan sinyal yang lebih positif.

“Bitcoin masih sangat sensitif terhadap perubahan ekspektasi kebijakan moneter. Ketika pasar mulai memperkirakan suku bunga akan bertahan tinggi atau bahkan naik, investor cenderung lebih berhati-hati terhadap aset berisiko. Namun, selama permintaan spot masih bertahan, tekanan seperti ini juga bisa menjadi fase konsolidasi sebelum pasar menemukan arah baru,” jelasnya.

Permintaan Institusi

Di sisi lain, permintaan institusional masih memberikan sinyal konstruktif. ETF Bitcoin dan Ethereum di AS mencatat inflow gabungan sekitar US$3,8 miliar dalam tiga pekan berturut-turut hingga awal September. Pada pekan yang berakhir 4 September saja, spot Bitcoin ETF membukukan inflow sekitar US$986,7 juta, dengan BlackRock IBIT menjadi kontributor terbesar.

Arus dana tersebut menjadi faktor penting karena menunjukkan bahwa minat investor institusional masih bertahan di tengah ketidakpastian makro. Namun, FLOQ menilai tren inflow masih perlu berlanjut untuk memberikan konfirmasi bahwa pasar benar-benar memasuki fase akumulasi yang lebih kuat.

“Kalau inflow ETF tetap bertahan ketika harga Bitcoin bergerak sideways atau bahkan terkoreksi, itu akan menjadi sinyal yang lebih kuat bahwa investor institusional tidak hanya mengejar momentum, tetapi mulai melakukan alokasi dengan horizon yang lebih panjang,” kata Yudho.

Pasar kini akan fokus pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15–16 September 2026. Selain keputusan suku bunga, investor juga akan mencermati proyeksi ekonomi serta arah kebijakan Federal Reserve untuk beberapa bulan berikutnya.

Bagi Bitcoin, hasil FOMC berpotensi menjadi katalis penting untuk menentukan apakah momentum golden cross dapat berlanjut atau justru tertahan lebih lama. Sinyal kebijakan yang lebih hawkish berpotensi menjaga tekanan terhadap aset berisiko, sedangkan nada yang lebih moderat dapat membuka ruang bagi pemulihan.

Menurut Yudho, kemampuan Bitcoin untuk kembali merebut area US$79.000–US$80.000 akan menjadi salah satu indikator awal pemulihan. Jika momentum semakin kuat, area di atas US$80.000 dapat kembali diuji. Sebaliknya, tekanan makro yang meningkat dapat membuat Bitcoin tetap berada dalam fase konsolidasi.

“Beberapa hari ke depan akan menjadi periode penting. Bitcoin sudah memiliki sinyal teknikal positif dari golden cross, tetapi konfirmasi sesungguhnya akan terlihat setelah pasar mengetahui arah kebijakan The Fed. Jika Bitcoin mampu bertahan dan permintaan institusional tetap kuat, peluang pemulihan jangka menengah masih terbuka,” tutupnya.

Prospek Bitcoin dalam jangka pendek masih cenderung netral dengan volatilitas tinggi. Golden cross menjadi sinyal positif dari sisi teknikal, tetapi arah suku bunga, likuiditas global, serta keberlanjutan arus dana institusional akan tetap menjadi faktor utama yang menentukan pergerakan Bitcoin selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi Sales di Odoo: Hitung Insentif Salesman Otomatis Tanpa Debat

    Komisi Sales di Odoo: Hitung Insentif Salesman Otomatis Tanpa Debat

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Komisi sales yang dihitung manual sering memicu perbedaan data antara salesman dan tim keuangan. Odoo membantu mengotomatisasi perhitungan insentif berdasarkan data penjualan yang lebih terstruktur. Akhir bulan sering berubah menjadi meja negosiasi. Salesman datang membawa catatan sendiri, tim keuangan membawa versi berbeda. Selisih beberapa juta rupiah pun dibahas berjam-jam. Karena pola ini berulang, skema komisi […]

  • Membangun Rencana Karier 5 Tahun ke Depan, Mulai dari Tujuan hingga Keuangan

    Membangun Rencana Karier 5 Tahun ke Depan, Mulai dari Tujuan hingga Keuangan

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Membangun karier membutuhkan arah yang jelas, terutama ketika ingin mengetahui posisi yang ingin dicapai dalam beberapa tahun ke depan. Rencana lima tahun dapat menjadi salah satu cara untuk memetakan tujuan, kemampuan yang perlu dikembangkan, hingga kebutuhan finansial yang mungkin muncul sepanjang perjalanan karier. Rencana ini tidak harus bersifat kaku. Perubahan pekerjaan, industri, kondisi ekonomi, atau […]

  • Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

    Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    ●        Siswa BINUS SCHOOL mencatat prestasi akademik pada ujian internasional 2026, menegaskan komitmen BINUS SCHOOL dalam menghadirkan pendidikan internasional yang berkualitas. ●        IB Diploma Programme: Rata-rata nilai mata pelajaran siswa mencapai 5,2, melampaui rata-rata global tahun 2026 sebesar 4,9. ●        Cambridge Programme: 87% siswa meraih hasil dalam kategori Outstanding, High, dan Good pada Cambridge Checkpoint, […]

  • Dupoin Futures Raih Peringkat Pertama Transaksi Bilateral Terbesar di JFX Februari 2026

    Dupoin Futures Raih Peringkat Pertama Transaksi Bilateral Terbesar di JFX Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 72
    • 0Komentar

    PT Dupoin Futures Indonesia meraih peringkat pertama dalam kategori volume transaksi bilateral terbesar di Jakarta Futures Exchange (JFX) untuk periode Februari 2026. Pencapaian ini menempatkan Dupoin Futures sebagai salah satu pelaku dengan aktivitas transaksi tertinggi di pasar perdagangan berjangka nasional. Berdasarkan data JFX, penghargaan tersebut diberikan kepada anggota bursa yang mencatatkan volume transaksi bilateral paling […]

  • Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif

    Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta terus berkomitmen meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan dengan melakukan pekerjaan perbaikan geometri jalan rel pada perlintasan sebidang JPL 14 yang berlokasi di Jalan Bukit Duri Puteran, Jakarta Selatan. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan keselamatan dan keandalan prasarana perkeretaapian guna memastikan kondisi jalur rel tetap […]

  • AI Indonesia Mulai Terwujud di Bali Tech Week 2026

    AI Indonesia Mulai Terwujud di Bali Tech Week 2026

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Dari inisiatif kecerdasan buatan (AI) Indonesia-Singapura hingga kemunculan pengembang gim lokal dan upaya menarik investasi startup, hari ketiga Bali Tech Week menyoroti tantangan mengubah ambisi teknologi menjadi nilai ekonomi nasional. Oleh Sachin V Gopalan, Founder & CEO Indonesia Economic Forum BALI, 21 Oktober 2026 — Indonesia telah berkembang menjadi salah satu pasar digital terbesar di dunia. […]

expand_less