Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

Telkom AI Center Malang bersama Nortis AI membahas tantangan desain di era Generative AI serta pentingnya memanfaatkan AI secara kreatif tanpa kehilangan kualitas dan karakter karya.

Malang, 21 September 2026 – Perkembangan Generative AI membawa perubahan pada proses kerja di berbagai bidang kreatif, termasuk desain. Kemampuan AI dalam menghasilkan visual secara cepat memberikan peluang baru bagi desainer, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan untuk menjaga kualitas dan karakter sebuah karya. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam “No Slop AI: Vibe Design with GPT“, yang diselenggarakan oleh Nortis AI dengan dukungan Telkom AI Center Malang secara online melalui Zoom.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan desainer grafis yang ingin memperluas kemampuan dalam memanfaatkan AI untuk kebutuhan desain. Kalingga, Content Creator, membawakan materi mengenai AI Mindset & Anti AI Slop, teknik prompting untuk desain, penggunaan ChatGPT dan Canva, serta berbagai AI tools yang tersedia di Canva. Peserta juga mempelajari penerapan AI untuk kebutuhan marketing melalui pembuatan poster dan copywriting dengan struktur Hook – Value – Proof – CTA, kemudian dilanjutkan dengan penggunaan Google Flow untuk pembuatan video berbasis AI.

Dalam sesi praktik, peserta mempelajari video prompting, penggunaan ingredients dan reference, serta workflow ChatGPT → Canva → Flow. Proses tersebut memberikan pengalaman kepada peserta untuk menentukan konsep, memberikan arahan kepada AI, mengevaluasi hasil, hingga melakukan penyempurnaan sesuai kebutuhan.

M. Ziaelfikar Albaba selaku Business and Community Lead Telkom AI Center Malang menekankan pentingnya peran manusia dalam pemanfaatan AI untuk proses kreatif. “AI seharusnya menjadi alat bantu untuk mempercepat proses eksplorasi dan produksi, bukan menggantikan proses berpikir kreatif. Kita tetap perlu menentukan konsep, memberikan arahan, mengevaluasi hasil, dan melakukan penyempurnaan agar karya yang dihasilkan tetap memiliki kualitas dan karakter,” ujar Ziaelfikar.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif berinteraksi dan mengikuti proses praktik. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan Generative AI tidak hanya membutuhkan kemampuan menggunakan tools, tetapi juga kemampuan dalam menentukan konsep, memberikan arahan, mengevaluasi, dan menyempurnakan hasil. Melalui dukungan terhadap kegiatan ini, Telkom AI Center Malang turut mendorong peningkatan skill digital yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri kreatif.

No Slop AI: Vibe Design with GPT diselenggarakan oleh Nortis AI dengan dukungan Telkom AI Center of Excellence, Indiekraf, dan Stasion sebagai bagian dari upaya memperluas pembelajaran dan pemanfaatan teknologi AI dalam pengembangan skill digital dan industri kreatif. Kolaborasi ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa dan desainer grafis untuk memahami bagaimana AI dapat diintegrasikan ke dalam workflow kreatif secara lebih efektif.

Melalui kegiatan ini, pemahaman mengenai penggunaan Generative AI diharapkan dapat menjadi salah satu bekal bagi mahasiswa dan desainer grafis untuk beradaptasi dengan perubahan workflow di dunia kerja, sekaligus mendorong pemanfaatan AI secara kreatif, efektif, dan tetap mempertahankan peran manusia dalam menghasilkan karya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Ganti Jualan, Efektifkah? Kenali Cara Mengelola Usaha agar Lebih Terarah

    Sering Ganti Jualan, Efektifkah? Kenali Cara Mengelola Usaha agar Lebih Terarah

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Menjalankan usaha tidak selalu berjalan sesuai rencana. Produk yang awalnya ramai dibeli bisa kehilangan peminat, sementara tren baru terus bermunculan. Situasi ini membuat sebagian pelaku usaha mencoba berbagai jenis jualan untuk menemukan produk yang lebih menjanjikan. Mengganti produk atau jenis usaha bukan keputusan yang selalu keliru. Namun, jika dilakukan terlalu sering tanpa evaluasi, perubahan tersebut […]

  • Dorong Kualitas Layanan Publik, Kemendagri Bentuk Tim Kerja Insentif Apresiasi Kinerja Pemda 2026 Kategori Akses Pendidikan

    Dorong Kualitas Layanan Publik, Kemendagri Bentuk Tim Kerja Insentif Apresiasi Kinerja Pemda 2026 Kategori Akses Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menetapkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 000.10.-176 Tahun 2026 tentang Tim Kerja Pengukuran dan Penetapan Insentif Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2026 Kategori Perbaikan Akses Penduduk Terhadap Layanan Pendidikan. Pembentukan tim ini bertujuan memberikan insentif berbasis kinerja sebagai apresiasi dan dorongan bagi pemerintah daerah yang berhasil memperluas kesempatan serta meningkatkan […]

  • 58% Konsumen Gunakan AI untuk Riset Pembelian, Brand Mulai Berebut Visibilitas di Jawaban AI

    58% Konsumen Gunakan AI untuk Riset Pembelian, Brand Mulai Berebut Visibilitas di Jawaban AI

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Cara konsumen mencari dan mempertimbangkan sebuah produk mulai berubah. Jika sebelumnya perjalanan pembelian banyak dimulai dari mesin pencari dan berlanjut ke berbagai situs, kini semakin banyak konsumen menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan riset sebelum membeli. Laporan The B2C Buyer Experience Report 2026 dari Invoca menemukan bahwa 58% konsumen di Amerika Serikat menggunakan generative AI […]

  • Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

    Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    CYEA mengajak masyarakat memahami proyek AMI atau Smart Meter PLN secara utuh dan berimbang berdasarkan fakta, manfaat, serta implementasinya bagi pelanggan. Jakarta, 6 Juli 2026 – Center for Youth Energy Appreciation (CYEA) menanggapi berkembangnya berbagai narasi mengenai proyek Advanced Metering Infrastructure (AMI) atau Smart Meter PT PLN (Persero). Menurut CYEA, masyarakat perlu memperoleh informasi yang […]

  • Kenapa pH 5.5 Penting untuk Sabun Mandi Bayi? Ini Penjelasannya

    Kenapa pH 5.5 Penting untuk Sabun Mandi Bayi? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kulit bayi kira-kira lima kali lebih Tipis daripada kulit orang dewasa、dan lapisan pelindungnya(皮肤屏障)masih dalam tahap berkembang。 Karena itu、hal yang terlihat sepele seperti tingkat keasaman (pH) sabun bisa cukup berpengaruh pada kenyamanan kulitnya。 CoveBaby Amino 2-1 Bath & Shampoo PDP” /> Kulit yang sehat umumnya berada di kisaran sedikit asam,sekitar pH 4.5–6。 Banyak sabun batang atau sabun […]

  • Menko Pangan Resmikan PSEL, SUCOFINDO Dukung Kesiapan Teknis Pengolahan Sampah menjadi Energi

    Menko Pangan Resmikan PSEL, SUCOFINDO Dukung Kesiapan Teknis Pengolahan Sampah menjadi Energi

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Denpasar, (13/7) – Pemerintah resmi memulai pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Denpasar Raya, Bali yang ditandai dengan groundbreaking atau peletakan batu pertama oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu implementasi awal percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WtE) yang diharapkan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah sekaligus mendukung […]

expand_less