Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tampil di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Besutan Founder Indonesia Temui 78 Pengunjung dan Buka Pembicaraan Kolaborasi dengan Komunitas Kesehatan Mental

Tampil di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Besutan Founder Indonesia Temui 78 Pengunjung dan Buka Pembicaraan Kolaborasi dengan Komunitas Kesehatan Mental

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Sanct, sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan founder asal Indonesia, Sion Abednego, menemui 78 pengunjung selama dua hari di booth SF09, Showcase Zone Tech in Asia Conference 2026, Sands Expo and Convention Centre, Singapura, pada 15–16 September. Sebagian besar pengunjung adalah founder startup, disusul penggerak komunitas dan tim korporasi; dua investor institusi dan satu family office juga mampir. Percakapan yang paling membekas bagi Sion adalah soal kesehatan mental, dan Sanct kini membuka pembicaraan awal dengan pelaku usaha dan penggerak komunitas di sektor kesehatan mental dan social enterprise. Sanct kini memiliki lebih dari 350 pengguna aktif, dan 1.600 orang di daftar tunggu sedang diundang masuk secara bertahap. Episode 4 dari seri film pendek Sanct tayang pada Selasa (22/9) pukul 16.00 WIB.

Singapura, 22 September 2026 — Topi “being there” sudah habis sebelum hari kedua berakhir. Selama dua hari Tech in Asia Conference 2026, 78 pengunjung tercatat di booth Sanct, SF09 di Showcase Zone, Sands Expo and Convention Centre, Singapura, untuk bertemu pendirinya, menambahkan Sanct ke layar utama ponsel, dan membawa pulang swag.

Sebagian besar pengunjung adalah founder startup. Kelompok terbesar kedua adalah penggerak komunitas, disusul tim korporasi. Dua investor institusi dan satu family office juga mendatangi booth.

Bagi Sion Abednego, pendiri Sanct yang berasal dari Indonesia, ini kali kedua tampil di Tech in Asia Conference setelah edisi Jakarta tahun lalu, dan kali pertama membuka booth di Singapura, negara tempat perusahaannya, Sanct Social Pte. Ltd., terdaftar.

Berteman dimulai dari bertemu langsung

Di Sanct, teman pertama ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR. Fitur pencarian dan saran pertemanan baru terbuka setelah pengguna punya lima teman, dan hanya menjangkau teman dari teman. Di booth, pengunjung melakukan persis itu: menambahkan Sanct ke layar utama ponsel, dan sebagian langsung saling menambahkan di tempat.

Pada Selasa (15/9) pukul 14.01 WIB, di tengah ramainya area pameran, Sanct meluncur di Product Hunt langsung dari booth.

Yang dibicarakan pengunjung

Percakapan yang paling diingat Sion bukan soal fitur. Beberapa pengunjung bercerita tentang teman mereka yang telah tiada karena persoalan kesehatan mental, dan berharap lingkaran yang lebih kecil, tempat orang menyadari ketika seseorang tiba-tiba diam, bisa menjadi salah satu cara untuk saling menjaga.

Percakapan itu sudah berbuah langkah. Sanct kini membuka pembicaraan awal dengan pelaku usaha dan penggerak komunitas di sektor kesehatan mental dan social enterprise untuk bekerja sama. Belum ada yang ditandatangani, dan belum ada nama yang dibagikan.

Persoalan ini juga dekat dengan Indonesia. Survei kesehatan mental remaja nasional pertama Indonesia, I-NAMHS, menemukan satu dari tiga remaja usia 10–17 tahun (34,9 persen) menunjukkan gejala masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir, dan satu dari dua puluh (5,5 persen) mengalami gangguan mental.

Sanct bukan layanan kesehatan mental. Gagasannya lebih kecil: tempat tanpa orang asing, tempat keluarga atau sahabat dekat berbagi momen yang nyata, saling menanyakan perasaan lewat check-in, dan yang berjauhan tetap bisa bertemu di ruang virtualnya.

Swag yang paling dicari

Topi krem “being there” paling cepat habis, sudah tidak tersisa di hari kedua. Tote bag “be there.” menyusul sebagai yang paling banyak diminta. Dari dua sticker pack, pengunjung paling sering memilih Sticker Pack 01 yang berwarna biru.

“Terima kasih kepada Tech in Asia. Ini kali kedua kami hadir di konferensi mereka setelah Jakarta tahun lalu, dan kali pertama kami membuka booth di Singapura,” ujar Sion Abednego, pendiri Sanct. “Tahun ini area pamerannya terasa lebih lega, dan sudut kopinya membuat orang berhenti sejenak dan mengobrol. Saya berterima kasih kepada semua yang datang ke SF09: para founder, penggerak komunitas, mahasiswa, dan mereka yang meluangkan waktu untuk bercerita tentang teman yang sudah pergi. Percakapan seperti itulah yang membuat saya terus membangun Sanct. Senang bertemu kalian semua.”

Bagaimana data pengguna diperlakukan 

Sanct tidak memiliki iklan maupun linimasa publik, dan tidak menjual data pengguna ke pihak ketiga. Pengguna memilih siapa yang bisa melihat setiap momen yang dibagikan: semua orang di lingkarannya, teman tertentu yang ia pilih, atau hanya dirinya sendiri. Sancty, teman kecil yang selalu ada kalau kamu butuh ditemani, memproses data hanya di dalam akun pengguna itu sendiri untuk merespons, dan data tersebut tidak digunakan untuk melatih model AI publik. Kebijakan privasi Sanct dapat dibaca di https://sanctsocial.app/privacy

Traction dan rencana

Sanct membuka closed beta pada 23 Agustus di Car Free Day kawasan Senayan, Jakarta; 147 orang mendaftar di hari pertama. Sepekan kemudian, Sanct memiliki lebih dari 150 pengguna aktif. Kini Sanct memiliki lebih dari 350 pengguna aktif, dan 1.600 orang di daftar tunggu sedang diundang masuk secara bertahap. Masa beta sudah berakhir. Sanct akan hadir pertama kali di Indonesia, Malaysia, dan Singapura dengan model freemium: fitur inti tetap gratis, sementara fitur premium yang bersifat opsional menyusul kemudian, tanpa iklan di kedua versi.

Episode 4 dari seri film pendek Sanct, yang mengikuti sebuah keluarga yang terpisah antara Jakarta dan Singapura, tayang di YouTube pada Selasa (22/9) pukul 16.00 WIB. Ceritanya melanjutkan akhir Episode 3: di dalam Sanctum.

Pendaftaran Sanct terbuka di https://sanct.social

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Riset Rp12 Triliun Dukung Hilirisasi dan Swasembada Energi, Kemendiktisaintek Kerja Sama dengan MIND ID

    Anggaran Riset Rp12 Triliun Dukung Hilirisasi dan Swasembada Energi, Kemendiktisaintek Kerja Sama dengan MIND ID

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA — Penguatan agenda hilirisasi dan swasembada energi nasional kini mendapat dukungan arsitektur riset berbasis problem statement yang disiapkan pemerintah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka ruang kolaborasi strategis dengan Dewan Energi Nasional (DEN) serta pelaku industri, dengan menempatkan MIND ID sebagai salah satu mitra kunci. Langkah ini diakselerasi untuk memastikan kebijakan energi […]

  • Godrej Consumer Products Dorong Kolaborasi Lintas Ekosistem untuk Perkuat Dampak Keberlanjutan

    Godrej Consumer Products Dorong Kolaborasi Lintas Ekosistem untuk Perkuat Dampak Keberlanjutan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Tangerang — Upaya keberlanjutan tidak berhenti ketika sebuah produk keluar dari pabrik. Justru, tantangan terbesar sering kali muncul setelah produk digunakan konsumen. Hal itu disampaikan Wahyu Radita atau Dita, Head of Corporate Communications, Sustainability and Culture Godrej Consumer Products Indonesia, dalam sesi “Activating Corporate Infrastructure for Shared Sustainability Impact” pada Global Sustainable Development Congress (GSDC) […]

  • Sawit Nusantara Award 2026 Segera Hadir, SawitPRO Siapkan Ajang Penghargaan Terbesar di Indonesia

    Sawit Nusantara Award 2026 Segera Hadir, SawitPRO Siapkan Ajang Penghargaan Terbesar di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SawitPRO menghadirkan Sawit Nusantara Award 2026, ajang apresiasi dan kolaborasi bagi pelaku industri sawit Indonesia. Acara ini akan mempertemukan petani, koperasi, perusahaan perkebunan, supplier TBS, pabrik kelapa sawit, akademisi, pemerintah, komunitas, media, influencer, hingga tokoh sawit nasional dalam ruang diskusi, networking, dan penghargaan. Rangkaian acara akan digelar di empat kota, yaitu Jambi pada 12 Juli […]

  • Bitcoin Turun: Buy the Dip atau DCA, Strategi Mana yang Lebih Sesuai?

    Bitcoin Turun: Buy the Dip atau DCA, Strategi Mana yang Lebih Sesuai?

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Juli 2026 – Ketika harga Bitcoin turun, dua kalimat biasanya mulai ramai muncul di media sosial: “buy the dip” dan “tunggu harga paling bawah”. Keduanya terdengar sederhana, tetapi tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui secara pasti kapan harga sudah mencapai titik terendah. Harga yang terlihat murah hari ini masih dapat turun lagi […]

  • Pekerja BRI Region 6 Gelar Pengajian Bersama

    Pekerja BRI Region 6 Gelar Pengajian Bersama

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BRI Region 6 menyelenggarakan kegiatan pengajian bersama yang diikuti oleh para pekerja sebagai wujud peningkatan keimanan, kebersamaan, dan rasa syukur. Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh jajaran pekerja dari berbagai unit kerja di lingkungan BRI Region 6. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan surat-surat pendek Al-Qur’an yang diikuti oleh seluruh peserta. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan […]

  • Bank Raya Dorong Adopsi Uang Saku di Aplikasi Raya, Wujudkan Resolusi Tahun Baru Masyarakat untuk Kelola Keuangan Sejak Dini

    Bank Raya Dorong Adopsi Uang Saku di Aplikasi Raya, Wujudkan Resolusi Tahun Baru Masyarakat untuk Kelola Keuangan Sejak Dini

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Januari 2026 – Bank Raya (AGRO), bank digital bagian dari BRI Group, terus mendorong komitmen untuk percepatan adopsi inklusi keuangan ke berbagai lini masyarakat. Terutama di awal tahun yang menjadi momentum psikologis bagi masyarakat untuk memperbaiki kondisi finansial, salah satunya dengan mengenalkan dan membangun kebiasaan menabung di lingkungan keluarga sejak dini. Untuk itu, […]

expand_less