Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dorong UMK Naik Kelas, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Fasilitasi Sertifikasi Halal UMK Jakarta Utara

Dorong UMK Naik Kelas, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Fasilitasi Sertifikasi Halal UMK Jakarta Utara

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Jakarta, 25 September 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan dan peningkatan daya saing Usaha Mikro dan Kecil (UMK) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pemberdayaan UMK Maritimepreneur. Program ini diwujudkan melalui pendampingan dan fasilitasi sertifikasi halal bagi 20 pelaku UMK binaan di lingkungan perusahaan.

Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif sertifikasi halal yang telah dilaksanakan perusahaan pada tahun 2022 di wilayah Jakarta Utara. Pada tahun ini, PT PSL kembali bekerja sama dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) DKI Jakarta untuk memberikan pendampingan dan fasilitasi sertifikasi halal, sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan usaha dan peningkatan kualitas produk pelaku UMK.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat melalui penguatan kapasitas dan kemandirian pelaku usaha.

“Program TJSL Pemberdayaan UMK Maritimepreneur ini tidak hanya ditujukan untuk membantu pelaku usaha memperoleh sertifikasi halal, tetapi juga mendorong peningkatan pemahaman, kualitas produk, dan daya saing UMK. Kami berharap pendampingan yang diberikan dapat menjadi langkah awal bagi para pelaku usaha untuk berkembang secara berkelanjutan dan naik kelas,” ujar Dewi.

Pelaksanaan program mencakup rangkaian pendampingan dan bimbingan teknis, antara lain pelatihan halal dan Sistem Jaminan Produk Halal, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), akun SiHalal dan CEROL, verifikasi data pelaku usaha, hingga proses sertifikasi halal dan pemeriksaan kehalalan produk.

Melalui program ini, PT Pelindo Sinergi Lokaseva berupaya memperluas akses pelaku UMK terhadap pendampingan dan sertifikasi halal, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pengelolaan usaha. Sertifikasi halal diharapkan dapat memperkuat kepercayaan konsumen serta membuka peluang pengembangan pasar bagi produk UMK.

Wakil Direktur Bidang Umum dan SDM Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM Jakarta, Kiai Haji Abdul Muin, M.Pd., mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan PT Pelindo Sinergi Lokaseva dalam mendukung percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha makanan dan minuman.

“Sebagaimana hadis khairunnas anfa’uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Kami mengapresiasi empati, kepedulian dan komitmen PT Pelindo Sinergi Lokaseva serta Pelindo dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan keberkahan serta manfaat yang lebih luas bagi para pelaku usaha. Selamat kepada 20 UMK peserta program. Semoga pendampingan yang diberikan menjadi langkah awal untuk terus berkembang, meningkatkan daya saing, dan memberikan manfaat,” ungkapnya.

Salah satu peserta program menyampaikan apresiasinya atas pendampingan dan fasilitasi sertifikasi halal yang diberikan PT Pelindo Sinergi Lokaseva. Menurutnya, program ini memberikan pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya sertifikasi halal dalam mendukung pengembangan usaha.

“Terima kasih PT Pelindo Sinergi Lokaseva karena kami berkesempatan mengikuti program TJSL ini. Kami berharap program ini dapat membantu usaha kami menjadi lebih baik, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan membuka peluang untuk berkembang ke depannya. Kami berharap ke depan program ini dapat berkelanjutan.” ungkap Rehan Mujahid.

Dewi menambahkan, pemberdayaan UMK merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya melalui dukungan terhadap penguatan Sumber Daya Manusia dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan semangat Asta Cita dalam mendorong penguatan kualitas SDM dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Melalui Program TJSL Pemberdayaan UMK Maritimepreneur, kami ingin menghadirkan sinergi dan solusi yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Kami berharap program ini dapat memperkuat kemandirian dan daya saing pelaku usaha, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan,” tutup Dewi.
—

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkembangan Industri Mobil Listrik dan Inovasi Teknologi Global

    Perkembangan Industri Mobil Listrik dan Inovasi Teknologi Global

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Industri mobil listrik (electric vehicle/EV) mengalami transformasi besar dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan teknologi, dorongan kebijakan lingkungan, serta perubahan preferensi konsumen membuat EV menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Mobil listrik tidak lagi dianggap sebagai teknologi masa depan, melainkan sudah menjadi bagian dari realitas industri otomotif global. Inovasi dalam baterai, software, hingga […]

  • KAI Bandara Hadirkan Jadwal Perjalanan yang Semakin Fleksibel, Perkuat Konektivitas Menuju Bandara Yogyakarta International Airport

    KAI Bandara Hadirkan Jadwal Perjalanan yang Semakin Fleksibel, Perkuat Konektivitas Menuju Bandara Yogyakarta International Airport

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang andal, nyaman, dan terintegrasi melalui Kereta Api Bandara YIA. Seiring diberlakukannya penyesuaian jadwal dan tarif mulai 1 Juli 2026, pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan untuk mendukung mobilitas menuju maupun dari Bandara Yogyakarta International Airport. Layanan KA Bandara YIA terdiri atas KA […]

  • Untuk Keselamatan dan Kelancaran Perjalanan, Sejumlah KA Dialihkan Melewati wilayah Daop 2 Bandung Imbas Gangguan Perjalanan KA di Stasiun Bumiayu

    Untuk Keselamatan dan Kelancaran Perjalanan, Sejumlah KA Dialihkan Melewati wilayah Daop 2 Bandung Imbas Gangguan Perjalanan KA di Stasiun Bumiayu

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 6 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan bahwa telah terjadi gangguan perjalanan KA Bangunkarta (161) di Stasiun Bumiayu di Daop 5 Purwokerto, pada Senin, 6 April 2026 pukul 14.15 WIB. Dampak dari kejadian tersebut menyebabkan adanya penyesuaian pola operasi perjalanan kereta api guna memastikan keselamatan […]

  • Geely Mengungkap Visi AI Full-Domain 2.0 di Auto China 2026

    Geely Mengungkap Visi AI Full-Domain 2.0 di Auto China 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Menampilkan Geely Galaxy Light, visi Lynk & Co GT, SUV hiper Zeekr, dan prototipe robotaxi Eva Cab siap produksi kepada lebih dari 1000 mitra global Beijing, 25 April 2026 — Geely Auto Group hari ini membawa inovasi terbarunya langsung kepada jaringan distribusi globalnya di Beijing International Automotive Exhibition 2026 (Auto China 2026), dengan menyambut lebih […]

  • Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi.  Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya.  Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik.  Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Namun, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time.  “Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ.  Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. […]

  • Dupoin Futures Raih 4 Penghargaan JFX dan KBI, Volume Transaksi Capai 833 Ribu Lot

    Dupoin Futures Raih 4 Penghargaan JFX dan KBI, Volume Transaksi Capai 833 Ribu Lot

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PT Dupoin Futures Indonesia meraih empat penghargaan dari Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atas performa kinerja transaksi Dupoin Futures Indonesia 2025. Penghargaan tersebut terdiri dari dua penghargaan JFX (Jakarta Futures Exchange) dan dua penghargaan KBI (Kliring Berjangka Indonesia) yakni Peringkat 1 Volume Bilateral Tertinggi Kategori Micro & Mini dan Peringkat 1 […]

expand_less