Breaking News
light_mode
Beranda » Pers rilis » Sukses Manfaatkan Kulong Bekas Tambang, Berikanesia Lestari Jadi Model Ekonomi Sirkular di Belitung

Sukses Manfaatkan Kulong Bekas Tambang, Berikanesia Lestari Jadi Model Ekonomi Sirkular di Belitung

  • account_circle Vrit Time
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Bangka Belitung, 14 Januari 2026

Changemakers dari Belitung yang tergabung dalam inisiatif Berikanesia Lestari, dengan dukungan dari Instellar, sukses menjalankan inovasi ekonomi biru selama satu tahun terakhir di Pulau Belitung. Melalui kolaborasi erat bersama pemerintah daerah, kelompok nelayan, petani tambak, kader kesehatan, dan masyarakat setempat, Berikanesia Lestari membagikan hasil, pembelajaran, serta praktik baik program dalam kegiatan Diseminasi Hasil Program Berikanesia Lestari.

Program ini menjadi contoh penerapan prinsip ekonomi sirkular di tingkat lokal dengan mereklamasi lahan bekas tambang (kulong) menjadi kolam budidaya ikan nila, mengolah limbah ikan dari pasar menjadi pakan ikan terjangkau, serta mendorong pengembangan produk UMKM berbasis perikanan. Pendekatan terintegrasi ini tidak hanya menjawab tantangan lingkungan, tetapi juga membuka peluang baru di bidang kesehatan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Selama satu tahun implementasi, Berikanesia Lestari berhasil memanfaatkan satu kulong bekas tambang sebagai lokasi percontohan budidaya ikan nila air tawar. Hasil budidaya tersebut dimanfaatkan untuk intervensi gizi berbasis protein ikan bagi anak-anak malnutrisi, sekaligus menjadi bahan baku bagi produk olahan UMKM lokal. Di sisi lain, limbah ikan dari aktivitas pasar nelayan diolah menjadi pakan ikan berkualitas, sehingga membantu menekan biaya produksi budidaya sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

“Program yang telah dijalankan telah menunjukkan hasil signifikan, yaitu satu lahan bekas tambang timah dapat direvitalisasi secara produktif menjadi lokasi budidaya ikan nila dengan menggunakan pakan yang diolah dari sisa ikan nelayan se-Kabupaten Belitung. 11,7 ton limbah ikan berhasil diselamatkan menjadi produk turunan 7 ton olahan tepung ikan dan 2,7 ton pelet ikan terjangkau. Kami berkolaborasi dengan 30 pengumpul limbah dan 50 petani ikan.” Ujar Ibnu Hasanuddin dalam sambutannya.

Pada sesi diskusi panel dan policy talk, perwakilan Berikanesia Lestari, Khodijah A Zahir, menyampaikan bahwa program ini menunjukkan potensi besar dari solusi berbasis komunitas yang terintegrasi. Dari hasil budidaya ikan tersebut, dikembangkan produk-produk turunan bernilai ekonomi, yaitu sagoo crackers, mie pandai, abon ikan, sambal lingkung, dan kerupuk kemplang, yang diproduksi melalui Rumah Produksi bersama komunitas lokal. Ikan nila juga dimanfaatkan sebagai makanan intervensi gizi bagi 87 anak dengan kondisi malnutrisi dan stunting di Desa Aik Seruk.

“Intervensi ini menunjukkan hasil yang positif, dengan 26% balita telah bebas stunting dan 21% balita berstatus gizi baik. Capaian ini menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menjawab tantangan lingkungan, kesehatan, dan ekonomi secara bersamaan,” ujar Khodijah.

Dari sisi mitra pendukung, Rizky Anugrah, Head of Impact-Driven Enterprise Advisory Instellar, menilai Berikanesia Lestari sebagai contoh keberhasilan inovasi lokal yang mampu diterjemahkan menjadi dampak nyata. Melalui program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE), Instellar mendorong lahirnya solusi yang tidak berhenti pada gagasan, tetapi teruji di lapangan dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini, Berikanesia Lestari dipandang berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis komunitas dapat menghasilkan model ekonomi biru yang berkelanjutan dan memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan tantangan serupa.

Wakil Bupati Belitung, Bapak Syamsir S.I.Kom, menyebutkan program ini sebagai titik balik pemanfaatan lahan bekas tambang yang membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat perbaikan gizi anak. Pengolahan limbah ikan menjadi pakan budidaya dinilai menciptakan sistem ekonomi sirkular yang ramah lingkungan. Ia mendorong agar praktik baik ini dilanjutkan dan diintegrasikan dengan agenda pembangunan daerah hingga nasional agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan.

Berikanesia Lestari merupakan konsorsium dari tiga organisasi, yaitu Berikan Protein Initiative, Ikanesia, dan Selaras Muba Lestari. Inisiatif ini lahir dari program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) 3.0 di bawah binaan Instellar, yang berfokus pada penguatan kapasitas changemakers dalam mengembangkan solusi berkelanjutan melalui pendampingan, jejaring, dan kolaborasi lintas sektor.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Berikanesia Lestari berharap praktik baik yang telah dijalankan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong ekonomi biru yang inklusif dan berkelanjutan di Pulau Belitung dan wilayah lainnya di pesisir Indonesia.

Tentang Berikanesia Lestari
Inisiatif Berikanesia Lestari lahir sejak tahun 2024 melalui program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) 3.0 binaan Instellar Impact. Inisiatif ini merupakan konsorsium dari tiga organisasi, yaitu Berikan Protein Initiative, Ikanesia, dan Selaras Muba Lestari. Berikanesia Lestari berfokus pada pengembangan Ekonomi Biru di Belitung melalui rehabilitasi kulong bekas tambang menjadi lahan budidaya ikan air tawar bergizi. Inisiatif ini juga mencakup pemberdayaan UMKM, pengolahan produk perikanan, serta upaya penanggulangan masalah stunting dan ketahanan pangan, dengan mengoptimalkan lahan pasca tambang menjadi sumber daya yang produktif.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
  • Penulis: Vrit Time

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Pariwisata Tinjau Pengembangan Danau Toba di Samosir

    Menteri Pariwisata Tinjau Pengembangan Danau Toba di Samosir

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Menteri Pariwisata Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, mengunjungi Pulau Samosir pada 6 sampai 11 April sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pengembangan pariwisata Danau Toba sebagai destinasi super prioritas. Kunjungan ini berfokus pada kesiapan sejumlah lokasi utama dalam menghadapi peningkatan jumlah wisatawan domestik dan mancanegara, terutama dari sisi infrastruktur, aksesibilitas, dan pengalaman secara keseluruhan. Kunjungan […]

  • Home Deco Expo Bali 2026 Jadi Indikator Positif Kebangkitan Industri Bahan Bangunan Nasional

    Home Deco Expo Bali 2026 Jadi Indikator Positif Kebangkitan Industri Bahan Bangunan Nasional

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Bali, Mei 2026 — Home Deco Expo kembali digelar pada 20–23 Mei 2026 di Bali Sunset Road Convention Centre, Bali. Pameran ini menjadi ajang strategis yang mempertemukan pelaku industri bahan bangunan, interior, arsitektur, konstruksi, dan home living dari berbagai wilayah di Indonesia. Penyelenggaraan Home Deco Expo 2026 mendapat respons positif dari kalangan industri. Tingginya partisipasi […]

  • Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana: Strategi Investasi Bertahap untuk Pemula

    Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana: Strategi Investasi Bertahap untuk Pemula

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Dollar Cost Averaging (DCA) adalah strategi investasi dengan cara menanamkan dana dalam jumlah yang sama secara berkala, misalnya setiap bulan. Strategi ini banyak digunakan oleh investor karena membantu membangun kebiasaan investasi tanpa harus menunggu waktu yang dianggap paling tepat untuk masuk ke pasar. Bagi kamu yang baru mulai berinvestasi, DCA dapat menjadi salah satu pendekatan […]

  • Optimalkan Momentum BRI Consumer Expo 2026,  BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Otomotif di Surabaya

    Optimalkan Momentum BRI Consumer Expo 2026, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Otomotif di Surabaya

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Surabaya, 24 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut ambil bagian dalam ajang BRI Consumer Expo 2026 yang diselenggarakan pada 24–26 April 2026 di Ciputra World Mall, Surabaya. Kegiatan ini merupakan inisiatif PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebagai induk perusahaan untuk mendorong pertumbuhan bisnis konsumer melalui penyediaan berbagai solusi keuangan, mulai […]

  • 1 Nomor WhatsApp untuk Lebih dari 4 Admin? Pakai Tools Ini Solusinya!

    1 Nomor WhatsApp untuk Lebih dari 4 Admin? Pakai Tools Ini Solusinya!

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Saat bisnis Anda berkembang, jumlah chat pelanggan ikut meningkat. Awalnya satu admin cukup. Lalu bertambah dua, tiga, bahkan lebih dari empat orang. […]

  • Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Diwarnai Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

    Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Diwarnai Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Perayaan Festival Semarak Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar BRI Region 6 di Pasar Malaka Rorotan tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga diwarnai dengan aksi sosial penuh kepedulian. Melalui kegiatan pengumpulan donasi kemanusiaan bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), semangat kemerdekaan diwujudkan dalam bentuk solidaritas dan kepedulian […]

expand_less