Breaking News
light_mode
Beranda » Pers rilis » Sukses Manfaatkan Kulong Bekas Tambang, Berikanesia Lestari Jadi Model Ekonomi Sirkular di Belitung

Sukses Manfaatkan Kulong Bekas Tambang, Berikanesia Lestari Jadi Model Ekonomi Sirkular di Belitung

  • account_circle Vrit Time
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

Bangka Belitung, 14 Januari 2026

Changemakers dari Belitung yang tergabung dalam inisiatif Berikanesia Lestari, dengan dukungan dari Instellar, sukses menjalankan inovasi ekonomi biru selama satu tahun terakhir di Pulau Belitung. Melalui kolaborasi erat bersama pemerintah daerah, kelompok nelayan, petani tambak, kader kesehatan, dan masyarakat setempat, Berikanesia Lestari membagikan hasil, pembelajaran, serta praktik baik program dalam kegiatan Diseminasi Hasil Program Berikanesia Lestari.

Program ini menjadi contoh penerapan prinsip ekonomi sirkular di tingkat lokal dengan mereklamasi lahan bekas tambang (kulong) menjadi kolam budidaya ikan nila, mengolah limbah ikan dari pasar menjadi pakan ikan terjangkau, serta mendorong pengembangan produk UMKM berbasis perikanan. Pendekatan terintegrasi ini tidak hanya menjawab tantangan lingkungan, tetapi juga membuka peluang baru di bidang kesehatan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Selama satu tahun implementasi, Berikanesia Lestari berhasil memanfaatkan satu kulong bekas tambang sebagai lokasi percontohan budidaya ikan nila air tawar. Hasil budidaya tersebut dimanfaatkan untuk intervensi gizi berbasis protein ikan bagi anak-anak malnutrisi, sekaligus menjadi bahan baku bagi produk olahan UMKM lokal. Di sisi lain, limbah ikan dari aktivitas pasar nelayan diolah menjadi pakan ikan berkualitas, sehingga membantu menekan biaya produksi budidaya sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

“Program yang telah dijalankan telah menunjukkan hasil signifikan, yaitu satu lahan bekas tambang timah dapat direvitalisasi secara produktif menjadi lokasi budidaya ikan nila dengan menggunakan pakan yang diolah dari sisa ikan nelayan se-Kabupaten Belitung. 11,7 ton limbah ikan berhasil diselamatkan menjadi produk turunan 7 ton olahan tepung ikan dan 2,7 ton pelet ikan terjangkau. Kami berkolaborasi dengan 30 pengumpul limbah dan 50 petani ikan.” Ujar Ibnu Hasanuddin dalam sambutannya.

Pada sesi diskusi panel dan policy talk, perwakilan Berikanesia Lestari, Khodijah A Zahir, menyampaikan bahwa program ini menunjukkan potensi besar dari solusi berbasis komunitas yang terintegrasi. Dari hasil budidaya ikan tersebut, dikembangkan produk-produk turunan bernilai ekonomi, yaitu sagoo crackers, mie pandai, abon ikan, sambal lingkung, dan kerupuk kemplang, yang diproduksi melalui Rumah Produksi bersama komunitas lokal. Ikan nila juga dimanfaatkan sebagai makanan intervensi gizi bagi 87 anak dengan kondisi malnutrisi dan stunting di Desa Aik Seruk.

“Intervensi ini menunjukkan hasil yang positif, dengan 26% balita telah bebas stunting dan 21% balita berstatus gizi baik. Capaian ini menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menjawab tantangan lingkungan, kesehatan, dan ekonomi secara bersamaan,” ujar Khodijah.

Dari sisi mitra pendukung, Rizky Anugrah, Head of Impact-Driven Enterprise Advisory Instellar, menilai Berikanesia Lestari sebagai contoh keberhasilan inovasi lokal yang mampu diterjemahkan menjadi dampak nyata. Melalui program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE), Instellar mendorong lahirnya solusi yang tidak berhenti pada gagasan, tetapi teruji di lapangan dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini, Berikanesia Lestari dipandang berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis komunitas dapat menghasilkan model ekonomi biru yang berkelanjutan dan memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan tantangan serupa.

Wakil Bupati Belitung, Bapak Syamsir S.I.Kom, menyebutkan program ini sebagai titik balik pemanfaatan lahan bekas tambang yang membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat perbaikan gizi anak. Pengolahan limbah ikan menjadi pakan budidaya dinilai menciptakan sistem ekonomi sirkular yang ramah lingkungan. Ia mendorong agar praktik baik ini dilanjutkan dan diintegrasikan dengan agenda pembangunan daerah hingga nasional agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan.

Berikanesia Lestari merupakan konsorsium dari tiga organisasi, yaitu Berikan Protein Initiative, Ikanesia, dan Selaras Muba Lestari. Inisiatif ini lahir dari program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) 3.0 di bawah binaan Instellar, yang berfokus pada penguatan kapasitas changemakers dalam mengembangkan solusi berkelanjutan melalui pendampingan, jejaring, dan kolaborasi lintas sektor.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Berikanesia Lestari berharap praktik baik yang telah dijalankan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong ekonomi biru yang inklusif dan berkelanjutan di Pulau Belitung dan wilayah lainnya di pesisir Indonesia.

Tentang Berikanesia Lestari
Inisiatif Berikanesia Lestari lahir sejak tahun 2024 melalui program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) 3.0 binaan Instellar Impact. Inisiatif ini merupakan konsorsium dari tiga organisasi, yaitu Berikan Protein Initiative, Ikanesia, dan Selaras Muba Lestari. Berikanesia Lestari berfokus pada pengembangan Ekonomi Biru di Belitung melalui rehabilitasi kulong bekas tambang menjadi lahan budidaya ikan air tawar bergizi. Inisiatif ini juga mencakup pemberdayaan UMKM, pengolahan produk perikanan, serta upaya penanggulangan masalah stunting dan ketahanan pangan, dengan mengoptimalkan lahan pasca tambang menjadi sumber daya yang produktif.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
  • Penulis: Vrit Time

Rekomendasi Untuk Anda

  • Metland Lakukan Tutup Atap Metland Smara Hotel Bekasi

    Metland Lakukan Tutup Atap Metland Smara Hotel Bekasi

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 18
    • 0Komentar

    PT Metropolitan Land Tbk (Metland) menggelar seremoni tutup atap Metland Smara Hotel Bekasi (9/2). Prosesi ini menandai selesainya struktur utama bangunan hotel sekaligus menjadi tonggak penting dalam pengembangan portofolio Metland di lini perhotelan. Acara seremoni dihadiri oleh Anhar Sudradjat, Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk  beserta jajaran Direksi PT Metropolitan Land Tbk dan kontraktor pembangunan […]

  • Aset Profesional Paling Krusial yang Sering Terlupakan Play Button photo_camera 9

    Aset Profesional Paling Krusial yang Sering Terlupakan

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle reputasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Manado, reputasiplus.com – Di arena profesional yang kompetitif, kita sibuk membangun portofolio, memperbarui CV, dan mengasah keahlian. Namun, ada satu aset yang bekerja 24/7, baik saat kita hadir maupun tidak, yang seringkali terlupakan: Reputasi. Ini adalah CV tak terlihat yang menentukan apakah pintu peluang akan terbuka atau tertutup rapat bahkan sebelum kita sempat memperkenalkan diri. […]

  • Berhasil Jangkau 40.000 Peserta Skrining Demensia Gratis,  Prodia Tambah Target 20.000 Peserta di 2026

    Berhasil Jangkau 40.000 Peserta Skrining Demensia Gratis, Prodia Tambah Target 20.000 Peserta di 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Februari 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali menyelenggarakan Program Skrining Demensia Gratis pada tahun 2026, sebagai respons atas tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat pada pelaksanaan program ini di tahun 2024–2025 yang berhasil menjangkau 40.000 peserta di seluruh Indonesia. Program ini ditujukan bagi masyarakat usia lanjut dan menargetkan 20.000 peserta […]

  • Sinergi PAM JAYA PALJAYA Revitalisasi MCK Komunal di  Manggarai, Wujudkan Lingkungan Lebih Sehat untuk Warga

    Sinergi PAM JAYA PALJAYA Revitalisasi MCK Komunal di Manggarai, Wujudkan Lingkungan Lebih Sehat untuk Warga

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Februari 2026 – Kondisi MCK (Mandi, Cuci, Kakus) Komunal di RW 09 Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan yang digunakan oleh sekitar 100 KK mengalami kerusakan pada bangunan dan sistem pendukungnya, sehingga tidak layak dan nyaman digunakan. Kondisi ini tentu berdampak langsung pada kualitas hidup mereka. Kebutuhan akan air berkualitas dan sanitasi yang layak bukan […]

  • Dari Mentor Jadi Owner: Sosok di Balik ‘Urban Female’ Luncurkan Parfum ‘FYP’ untuk Dukung Passion Wanita Indonesia

    Dari Mentor Jadi Owner: Sosok di Balik ‘Urban Female’ Luncurkan Parfum ‘FYP’ untuk Dukung Passion Wanita Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, [Tanggal] – Setelah bertahun-tahun melanglang buana mendampingi ribuan seller di seluruh Indonesia dalam mengembangkan bisnis mereka lewat platform TiktokShop, Jean Raticia kini resmi mengambil langkah berani dengan meluncurkan brand parfumnya sendiri, Urban Female. Produk perdana yang diberi nama “FYP” (Follow Your Passion) ini bukan sekadar wangi-wangian, melainkan sebuah pesan bagi setiap wanita mandiri untuk […]

  • Berikut Karakteristik Anjing Corgi yang Menggemaskan

    Berikut Karakteristik Anjing Corgi yang Menggemaskan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Pawfriends pastinya tidak asing dengan anjing corgi. Anjing corgi adalah salah satu ras anjing yang sangat populer, terutama karena penampilannya yang menggemaskan dan karakteristiknya yang unik. Banyak orang yang tertarik memelihara anjing corgi karena sifatnya yang ceria, cerdas, dan penuh kasih sayang. Pada artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai karakteristik anjing corgi dan […]

expand_less