Breaking News
light_mode
Beranda » Pers rilis » Sukses Manfaatkan Kulong Bekas Tambang, Berikanesia Lestari Jadi Model Ekonomi Sirkular di Belitung

Sukses Manfaatkan Kulong Bekas Tambang, Berikanesia Lestari Jadi Model Ekonomi Sirkular di Belitung

  • account_circle Vrit Time
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar

Bangka Belitung, 14 Januari 2026

Changemakers dari Belitung yang tergabung dalam inisiatif Berikanesia Lestari, dengan dukungan dari Instellar, sukses menjalankan inovasi ekonomi biru selama satu tahun terakhir di Pulau Belitung. Melalui kolaborasi erat bersama pemerintah daerah, kelompok nelayan, petani tambak, kader kesehatan, dan masyarakat setempat, Berikanesia Lestari membagikan hasil, pembelajaran, serta praktik baik program dalam kegiatan Diseminasi Hasil Program Berikanesia Lestari.

Program ini menjadi contoh penerapan prinsip ekonomi sirkular di tingkat lokal dengan mereklamasi lahan bekas tambang (kulong) menjadi kolam budidaya ikan nila, mengolah limbah ikan dari pasar menjadi pakan ikan terjangkau, serta mendorong pengembangan produk UMKM berbasis perikanan. Pendekatan terintegrasi ini tidak hanya menjawab tantangan lingkungan, tetapi juga membuka peluang baru di bidang kesehatan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Selama satu tahun implementasi, Berikanesia Lestari berhasil memanfaatkan satu kulong bekas tambang sebagai lokasi percontohan budidaya ikan nila air tawar. Hasil budidaya tersebut dimanfaatkan untuk intervensi gizi berbasis protein ikan bagi anak-anak malnutrisi, sekaligus menjadi bahan baku bagi produk olahan UMKM lokal. Di sisi lain, limbah ikan dari aktivitas pasar nelayan diolah menjadi pakan ikan berkualitas, sehingga membantu menekan biaya produksi budidaya sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

“Program yang telah dijalankan telah menunjukkan hasil signifikan, yaitu satu lahan bekas tambang timah dapat direvitalisasi secara produktif menjadi lokasi budidaya ikan nila dengan menggunakan pakan yang diolah dari sisa ikan nelayan se-Kabupaten Belitung. 11,7 ton limbah ikan berhasil diselamatkan menjadi produk turunan 7 ton olahan tepung ikan dan 2,7 ton pelet ikan terjangkau. Kami berkolaborasi dengan 30 pengumpul limbah dan 50 petani ikan.” Ujar Ibnu Hasanuddin dalam sambutannya.

Pada sesi diskusi panel dan policy talk, perwakilan Berikanesia Lestari, Khodijah A Zahir, menyampaikan bahwa program ini menunjukkan potensi besar dari solusi berbasis komunitas yang terintegrasi. Dari hasil budidaya ikan tersebut, dikembangkan produk-produk turunan bernilai ekonomi, yaitu sagoo crackers, mie pandai, abon ikan, sambal lingkung, dan kerupuk kemplang, yang diproduksi melalui Rumah Produksi bersama komunitas lokal. Ikan nila juga dimanfaatkan sebagai makanan intervensi gizi bagi 87 anak dengan kondisi malnutrisi dan stunting di Desa Aik Seruk.

“Intervensi ini menunjukkan hasil yang positif, dengan 26% balita telah bebas stunting dan 21% balita berstatus gizi baik. Capaian ini menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menjawab tantangan lingkungan, kesehatan, dan ekonomi secara bersamaan,” ujar Khodijah.

Dari sisi mitra pendukung, Rizky Anugrah, Head of Impact-Driven Enterprise Advisory Instellar, menilai Berikanesia Lestari sebagai contoh keberhasilan inovasi lokal yang mampu diterjemahkan menjadi dampak nyata. Melalui program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE), Instellar mendorong lahirnya solusi yang tidak berhenti pada gagasan, tetapi teruji di lapangan dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini, Berikanesia Lestari dipandang berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis komunitas dapat menghasilkan model ekonomi biru yang berkelanjutan dan memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan tantangan serupa.

Wakil Bupati Belitung, Bapak Syamsir S.I.Kom, menyebutkan program ini sebagai titik balik pemanfaatan lahan bekas tambang yang membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat perbaikan gizi anak. Pengolahan limbah ikan menjadi pakan budidaya dinilai menciptakan sistem ekonomi sirkular yang ramah lingkungan. Ia mendorong agar praktik baik ini dilanjutkan dan diintegrasikan dengan agenda pembangunan daerah hingga nasional agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan.

Berikanesia Lestari merupakan konsorsium dari tiga organisasi, yaitu Berikan Protein Initiative, Ikanesia, dan Selaras Muba Lestari. Inisiatif ini lahir dari program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) 3.0 di bawah binaan Instellar, yang berfokus pada penguatan kapasitas changemakers dalam mengembangkan solusi berkelanjutan melalui pendampingan, jejaring, dan kolaborasi lintas sektor.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Berikanesia Lestari berharap praktik baik yang telah dijalankan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong ekonomi biru yang inklusif dan berkelanjutan di Pulau Belitung dan wilayah lainnya di pesisir Indonesia.

Tentang Berikanesia Lestari
Inisiatif Berikanesia Lestari lahir sejak tahun 2024 melalui program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) 3.0 binaan Instellar Impact. Inisiatif ini merupakan konsorsium dari tiga organisasi, yaitu Berikan Protein Initiative, Ikanesia, dan Selaras Muba Lestari. Berikanesia Lestari berfokus pada pengembangan Ekonomi Biru di Belitung melalui rehabilitasi kulong bekas tambang menjadi lahan budidaya ikan air tawar bergizi. Inisiatif ini juga mencakup pemberdayaan UMKM, pengolahan produk perikanan, serta upaya penanggulangan masalah stunting dan ketahanan pangan, dengan mengoptimalkan lahan pasca tambang menjadi sumber daya yang produktif.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
  • Penulis: Vrit Time

Rekomendasi Untuk Anda

  • KTI dan PJT II Bersinergi Lestarikan Lingkungan Lewat Aksi Bersih Sungai Cikoneng di Padarincang

    KTI dan PJT II Bersinergi Lestarikan Lingkungan Lewat Aksi Bersih Sungai Cikoneng di Padarincang

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Serang, 6 Maret 2026 – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap kelestarian sumber daya air dan keberlanjutan lingkungan, PT Krakatau Tirta Industri (KTI) yang merupakan bagian dari Krakatau Steel Group bekerja sama dengan Perum Jasa Tirta II (PJT II) melaksanakan kegiatan Bersih-Bersih Sungai Cikoneng yang berlokasi di Desa Batukuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Kegiatan ini merupakan […]

  • Perbandingan Kampus S1 International vs Branch Campus: Keunggulan Program S1 International di Indonesia

    Perbandingan Kampus S1 International vs Branch Campus: Keunggulan Program S1 International di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Memasuki tahun 2026, tren pendidikan tinggi di Indonesia diramaikan dengan dua pilihan utama bagi calon mahasiswa yang membidik standar global: Program S1 International di Indonesia (seperti BINUS International) dan Branch Campus (kampus cabang universitas asing). Bagi orang tua dan calon mahasiswa, memahami perbedaan fundamental antara keduanya sangat penting untuk memastikan investasi pendidikan yang optimal dan relevan dengan pasar kerja […]

  • Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), PT Jasamarga Tollroad Maintenance Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Tahun Buku 2025

    Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), PT Jasamarga Tollroad Maintenance Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Tahun Buku 2025

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Mei 2026 — PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Senin, 25 Mei 2026 bertempat di Ruang Kompeten, Gedung B Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Jakarta. Rapat ini dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT JMTM serta para pemegang saham […]

  • Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

    Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Sabtu, 9 Mei 2026 Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA Bandung (Jawa Barat), 9 Mei 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan kereta api selama perjalanan. Sebagai bentuk komitmen tersebut, jajaran manajemen KAI […]

  • KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

    KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mengoperasikan sistem kelistrikan berbasis third rail yang dibagi untuk fasilitas stasiun dan operasional perjalanan. Seluruh sistem dilengkapi cadangan berlapis di setiap stasiun untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan keberlangsungan layanan di berbagai kondisi. KAI mengoperasikan layanan berbasis tenaga listrik yang dirancang dengan sistem berlapis guna memastikan keselamatan dan keandalan operasional LRT Jabodebek dalam berbagai […]

  • MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

    MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    MyRepublic Indonesia berhasil meraih Gold Winner untuk kategori Innovative Achievement in Growth, dan dua penghargaan Silver Winner, masing-masing untuk kategori Award for Innovation in Experiential Marketing serta Innovative Achievement in Corporate Social Responsibility. MyRepublic Indonesia, sebagai bagian dari MoraRepublic, kembali mencatatkan pencapaian di tingkat internasional dengan meraih 3 penghargaan dalam ajang Stevie Awards Asia-Pacific 2026. […]

expand_less