Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Hari Ini Berpotensi Turun, Dupoin Futures Ungkap Analisisnya

Harga Emas Hari Ini Berpotensi Turun, Dupoin Futures Ungkap Analisisnya

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Harga emas masih berada dalam tekanan setelah mengalami penurunan tajam dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga emas pada timeframe H4 masih berpotensi melanjutkan pelemahan setelah membentuk false break yang kemudian dikonfirmasi oleh pola Bearish Engulfing. Menurut analisis Dupoin Futures, kombinasi kedua sinyal tersebut menunjukkan tekanan bearish yang masih cukup kuat pada pergerakan XAUUSD.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat terbentuknya false break sebagai sinyal penting dalam membaca arah harga emas. False break menunjukkan bahwa harga sempat mencoba bergerak lebih tinggi, tetapi tidak mampu mempertahankan penguatan tersebut. Setelah itu, muncul pola Bearish Engulfing yang dalam analisis teknikal Dupoin Futures menjadi konfirmasi tambahan terhadap tekanan jual.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures, kondisi tersebut membuka peluang bagi harga emas untuk kembali bergerak turun menuju zona support terdekat pada 4.129–4.114. Area 4.129–4.114 menjadi level penting yang perlu diperhatikan karena respons harga di zona tersebut dapat menentukan arah XAUUSD selanjutnya.

Jika tekanan bearish masih berlanjut dan harga mampu menembus area support tersebut, Dupoin Futures melihat potensi pelemahan yang lebih dalam. Sebaliknya, apabila harga emas mampu bertahan di zona 4.129–4.114, peluang terjadinya rebound teknikal tetap terbuka. Karena itu, Dupoin Futures menilai reaksi harga pada support menjadi salah satu indikator utama dalam perdagangan emas hari ini.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap emas masih berasal dari tingginya imbal hasil Treasury Amerika Serikat dan kekhawatiran bahwa harga energi yang tinggi dapat mempertahankan tekanan inflasi. Reuters melaporkan bahwa harga spot emas turun sekitar 0,7% menjadi US$4.152,86 per troy ounce pada 30 September dan berada di jalur penurunan bulanan sekitar 6,6%.

Data inflasi Amerika Serikat sebenarnya memberikan sedikit ruang positif bagi emas. Data Personal Consumption Expenditures (PCE) naik 0,3% pada Agustus, lebih rendah dari perkiraan ekonom sebesar 0,4%. Setelah data tersebut dirilis, probabilitas kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Oktober turun menjadi sekitar 39% dari sebelumnya 45%, berdasarkan CME FedWatch. Namun, menurut Reuters, kenaikan harga energi tetap mendorong yield obligasi lebih tinggi sehingga memberikan tekanan kembali terhadap logam mulia.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Dupoin Futures karena arah yield Treasury dan dolar AS masih memiliki pengaruh besar terhadap emas. Ketika yield meningkat, aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas cenderung menghadapi tekanan relatif lebih besar. Sebaliknya, jika yield AS mulai turun, Dupoin Futures melihat peluang bagi XAUUSD untuk mendapatkan ruang recovery.

Selain yield dan dolar AS, Dupoin Futures juga mencermati perkembangan data tenaga kerja Amerika Serikat. Data ekonomi tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap langkah Federal Reserve selanjutnya. Bagi Dupoin Futures, perubahan ekspektasi suku bunga dapat berdampak langsung terhadap dolar AS, Treasury yield, dan akhirnya harga emas.

Dengan mempertimbangkan kondisi teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures melihat bahwa tekanan bearish pada emas masih perlu diwaspadai. Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai false break yang dikonfirmasi Bearish Engulfing pada timeframe H4 membuka peluang bagi harga untuk menguji support 4.129–4.114.

Dengan demikian, prediksi harga emas hari ini berdasarkan analisis Dupoin Futures menunjukkan potensi pelemahan menuju area 4.129–4.114. Namun, Dupoin Futures menilai area tersebut perlu dicermati karena kemampuan harga bertahan di atas support dapat membuka peluang rebound. Pergerakan yield Treasury, dolar AS, data tenaga kerja, dan harga energi akan menjadi faktor penting yang menentukan arah XAUUSD berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Program Mandiri Energi Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Singkong di Lampung

    Dukung Program Mandiri Energi Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Singkong di Lampung

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Bandar Lampung – PTPN I Regional 7, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), membuka peluang kerja sama bagi investor untuk pengembangan budidaya singkong di Provinsi Lampung. Sebanyak lebih dari 10 ribu hektare lahan tersedia di Unit Kerja Kebun Kedaton, Bergen, Way Berulu, Way Lima, Tulungbuyut, dan Bungamayang guna mendukung implementasi Program Mandiri Energi […]

  • Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Skincare Efba Group Adalah Kunci Scale-Up Instan Brand Anda

    Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Skincare Efba Group Adalah Kunci Scale-Up Instan Brand Anda

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Memasuki paruh kedua tahun 2026, dinamika industri kecantikan lokal bergerak dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Konsumen modern kini didominasi oleh kelompok kritis yang menuntut inovasi instan, efikasi produk yang teruji, serta transparansi bahan aktif yang jelas. Brand kecantikan yang lambat dalam beradaptasi atau gagal meluncurkan produk relevan akan langsung tereliminasi dari algoritma pasar […]

  • Libur Imlek 2026, KAI Logistik Pastikan Tetap Beroperasi Optimal

    Libur Imlek 2026, KAI Logistik Pastikan Tetap Beroperasi Optimal

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Menyambut momentum libur panjang Tahun Baru Imlek yang jatuh  pada 16–17 Februari 2026, KAI Logistik memastikan layanan pengiriman angkutan barang retail melalui KALOG Express tetap beroperasi secara optimal. Komitmen ini menjadi bentuk kepastian layanan guna memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pelanggan dalam memenuhi kebutuhan distribusi barang selama periode libur. Rangkaian libur empat hari berturut-turut ini […]

  • BINUS ASO Pindah ke BSD, Apa Untungnya?

    BINUS ASO Pindah ke BSD, Apa Untungnya?

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BINUS ASO School of Engineering resmi akan berpindah dari Alam Sutera ke kawasan D-HUB SEZ di BSD City. Perpindahan ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan dunia industri teknologi global sekaligus memperkuat posisi BINUS ASO sebagai salah satu pilihan terbaik untuk Program International di Indonesia. Relokasi ini akan menghadirkan kampus […]

  • Konsisten Jalankan Penghijauan bersama Pelanggan, WSBP Tanam Lebih Dari 2 Ribu Pohon Sepanjang Semester I 2026

    Konsisten Jalankan Penghijauan bersama Pelanggan, WSBP Tanam Lebih Dari 2 Ribu Pohon Sepanjang Semester I 2026

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability. Sepanjang Semester I 2026, WSBP bersama para pelanggan telah menanam 2.105 pohon atas pengiriman 21.052 batang Spun Pile untuk berbagai proyek infrastruktur di Indonesia. Program WSBP Inspiring Kindness: […]

  • Dukung Akselerasi Pembiayaan, BRI Finance Targetkan Penerbitan Obligasi Kuartal III-2026

    Dukung Akselerasi Pembiayaan, BRI Finance Targetkan Penerbitan Obligasi Kuartal III-2026

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, menegaskan rencana penerbitan obligasi akan dilakukan pada kuartal III-2026, seiring dengan strategi percepatan ekspansi pembiayaan yang difokuskan pada paruh kedua tahun ini. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa hingga kuartal I-2026 perseroan belum menjadwalkan aksi korporasi di pasar […]

expand_less