Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

MEDAN — Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Regional 2 membuka akses edukasi lapangan di Kebun Adolina bagi 126 pekebun sawit asal Kabupaten Simalungun yang mengikuti Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMP) 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan teknis budidaya kelapa sawit yang digelar Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS)–PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) di Medan pada 13–19 September 2026.

Kunjungan ke Kebun Adolina menjadi sarana untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh peserta selama pelatihan dengan praktik tata kelola dan budidaya perkebunan secara langsung di lapangan, guna mempercepat peningkatan produktivitas kebun rakyat.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menilai penguatan kapasitas pekebun menjadi bagian penting dalam mendorong produktivitas sawit rakyat.

“Peningkatan produktivitas harus dibangun melalui penguatan kapasitas pekebun, penerapan praktik budidaya yang tepat, serta pembelajaran langsung dari tata kelola perkebunan yang telah berjalan secara terukur.”

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, M. Yusuf Lubis, menekankan pentingnya memastikan kualitas bahan tanam sejak awal karena kesalahan memilih bibit dapat berdampak panjang terhadap produktivitas kebun.

“Jangan tanam sekarang, lima tahun kemudian baru tahu hasilnya gagal. Sudah capek menunggu bertahun-tahun, hasilnya tidak memuaskan,” ujar Yusuf.

Pesan tersebut menjadi relevan bagi pekebun sawit rakyat Simalungun yang saat ini menghadapi kesenjangan produktivitas. Kebun swadaya di daerah tersebut umumnya menghasilkan sekitar 12–15 ton tandan buah segar (TBS) per hektare per tahun, sementara perkebunan perusahaan mampu mencapai rata-rata hingga 24 ton TBS per hektare per tahun.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, Jenri Saragih, menyebut luas perkebunan sawit rakyat di wilayahnya mencapai 38.905,5 hektare dengan total produksi sekitar 317.771 ton TBS. Besarnya areal tersebut menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas, tanpa harus memperluas tutupan lahan, berpotensi memberikan dampak terhadap peningkatan produksi sekaligus perekonomian masyarakat.

“Produktivitas perkebunan swadaya selama ini selalu lebih rendah dibandingkan perusahaan. Inilah yang harus kita ubah,” tegas Jenri.

Ia mendorong pekebun menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) secara konsisten, termasuk melalui pemupukan berimbang, pengendalian gulma, pemantauan organisme pengganggu tanaman (OPT), dan perawatan kebun secara rutin.

Penguatan kapasitas tersebut selanjutnya diperkuat melalui pembelajaran lapangan di Kebun Adolina PTPN IV Regional 2. Para peserta dapat melihat secara langsung bagaimana tata kelola dan standar operasional perkebunan diterapkan dalam pengelolaan kebun, sehingga materi pelatihan tidak berhenti pada pemahaman teoritis tetapi dapat dibandingkan dengan kondisi kebun rakyat masing-masing.

Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara dan PTPN Group, PTPN IV PalmCo terus membuka ruang kolaborasi yang menghubungkan pengalaman pengelolaan perkebunan perusahaan dengan kebutuhan pekebun rakyat. Jatmiko menegaskan bahwa kolaborasi antara perusahaan, lembaga riset, pemerintah, dan pekebun dapat menjadi ruang untuk mempercepat transfer pengetahuan sekaligus memperkuat ekosistem perkebunan sawit rakyat.

“Kami ingin pengetahuan dan praktik yang dipelajari dapat diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing kebun, sehingga peningkatan produktivitas benar-benar terlihat dalam keberjalanan pengelolaan kebun petani.”

Penguatan produktivitas juga diarahkan pada pemanfaatan program pemerintah, termasuk Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan bantuan sarana produksi. Dengan dukungan bahan tanam yang legal dan berkualitas, penerapan GAP, serta pembelajaran langsung dari kebun perusahaan, pekebun diharapkan memiliki referensi yang lebih konkret untuk memperbaiki praktik budidaya di kebun masing-masing.

Keberadaan Kebun Adolina sebagai ruang pembelajaran lapangan memperkuat peran PTPN IV PalmCo, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara/ PTPN Group, dalam membangun konektivitas antara praktik perkebunan perusahaan dan kebutuhan pekebun rakyat. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan dapat memperkuat efisiensi, keberlanjutan kebun, dan kesejahteraan pekebun dalam jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun, Khusus Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Jam Keberangkatan KA

    KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun, Khusus Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Jam Keberangkatan KA

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 12 Maret 2026 – Masa Angkutan Lebaran 2026 telah berlangsung dan diperkirakan akan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api. Untuk memastikan kelancaran perjalanan serta kenyamanan seluruh pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menghimbau para pelanggan kereta api agar datang lebih awal ke stasiun sebelum jadwal […]

  • Berapa banyak anda ketahui mengenai bahan-bahan Eropah?

    Berapa banyak anda ketahui mengenai bahan-bahan Eropah?

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kuala Lumpur, Malaysia – 3 Juni 2026, Rabu – Untuk Siaran Segera Inisiatif Bersama – “Produk Eropah Premium” oleh ETHEAS dan LDC “Produk Eropah Premium” ialah kempen bekerjasama dengan Kesatuan Kebangsaan Koperasi Pertanian Greece (ETHEAS) dan Jawatankuasa Tenusu Latvia (LDC) – Matlamat kempen ini adalah untuk memperkenalkan produk pertanian Greece dan Latvia serta mempromosikannya ke […]

  • KEMEN PU dan PTPP Selesaikan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15  Provinsi dalam 37 Hari, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    KEMEN PU dan PTPP Selesaikan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15 Provinsi dalam 37 Hari, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional melalui penyelesaian Proyek Pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3 Tahun Anggaran 2025, yang merupakan bagian dari dukungan infrastruktur Kementerian Pekerjaan […]

  • Hadirkan Ratusan Pengembangan Inovasi Fitur untuk Kemudahan Nasabah, Bank Raya Raih Most Trusted Financial Brand Awards 2026

    Hadirkan Ratusan Pengembangan Inovasi Fitur untuk Kemudahan Nasabah, Bank Raya Raih Most Trusted Financial Brand Awards 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Bank Raya bank digital BRI Group kembali meraih penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 pada kategori Mobile Banking App yaitu Aplikasi Raya. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada brand di industri keuangan yang dinilai berhasil membangun kepercayaan publik dan menjaga reputasi positif secara konsisten. Ajang penganugerahan ini diselenggarakan pada Selasa, 31 Maret 2026, bertempat […]

  • ERP Garmen: Ukuran, Warna, dan Varian Tanpa Duplikat SKU di Odoo

    ERP Garmen: Ukuran, Warna, dan Varian Tanpa Duplikat SKU di Odoo

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    ERP garmen di Odoo membantu mengelola ukuran, warna, dan varian produk tanpa membuat SKU terpisah untuk setiap kombinasi. Struktur data yang tepat membuat stok, penjualan, dan kebutuhan bahan lebih mudah dipantau. Satu model kaos bisa lahir dalam lima ukuran dan enam warna. Pada banyak sistem lama, tiga puluh kombinasi itu dicatat sebagai tiga puluh produk […]

  • International Undergraduate Program untuk Konten Kreator Digital Masa Kini

    International Undergraduate Program untuk Konten Kreator Digital Masa Kini

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Di era digital saat ini, cara orang mendapatkan informasi telah bergeser dari koran, majalah, dan televisi ke media sosial serta berbagai platform online. Namun, di tengah perubahan tersebut, ilmu komunikasi justru semakin relevan karena dibutuhkan untuk menciptakan pesan yang efektif dan menarik bagi audiens digital.   Melalui international undergraduate program seperti Creative Digital Communication di BINUS International, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan […]

expand_less