Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat

CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

CX100 menempatkan pengalaman masyarakat sebagai bagian penting dalam menilai kualitas layanan BUMN melalui aspek effectiveness, ease, dan emotion. Penilaian ini dapat diperkuat melalui survey kepuasan pelanggan untuk memahami persepsi dan tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan.

Namun, angka kepuasan belum selalu menjelaskan di mana masalah terjadi dan apa penyebabnya. Di sinilah mystery shopping melengkapi survey dengan melihat langsung bagaimana layanan diberikan, mulai dari kejelasan informasi, respons petugas, hingga konsistensi pengalaman di lapangan.

Kolaborasi survey kepuasan pelanggan dan mystery shopping membantu perusahaan menghubungkan apa yang dirasakan pelanggan dengan apa yang benar-benar terjadi dalam proses layanan, sehingga insight dapat diterjemahkan menjadi perbaikan yang lebih tepat sasaran.

Penilaian pelanggan dapat membantu BUMN menentukan
perbaikan yang manfaatnya terasa dalam layanan sehari-hari.

JAKARTA, OKTOBER
2026 —
Mengurus layanan bank, naik kereta, membayar listrik, atau mengirim
barang adalah bagian dari keseharian masyarakat. Dalam setiap urusan itu, orang
berharap kebutuhannya terpenuhi tanpa harus melewati proses yang membingungkan.
Ketika ada masalah, mereka ingin mendapat bantuan yang jelas.

Harapan tersebut
menjadi perhatian Danantara Indonesia melalui program Danantara Indonesia
CX100. Sebagai bagian dari komitmen “Melayani Sepenuh Hati”, program ini
mengukur kualitas pengalaman pelanggan BUMN dengan menempatkan perspektif
masyarakat sebagai pengguna layanan dalam penilaian.

Tujuannya adalah
memberikan tolak ukur bagi BUMN untuk memperkuat kualitas pelayanan. Pengalaman
pelanggan melengkapi indikator bisnis dan operasional, sehingga perusahaan
dapat melihat bagaimana layanan yang mereka sediakan dirasakan oleh orang yang
menggunakannya.

Menurut
penjelasan Danantara di laman resminya, CX100 juga diarahkan untuk mengenali
praktik pelayanan terbaik dan mendorong budaya pelayanan yang berorientasi pada
pelanggan di lingkungan BUMN.

Apa yang Dinilai, dan untuk
Siapa Manfaatnya?

Penilaian CX100 bertumpu pada tiga pilar:
effectiveness atau ketepatan, ease atau kemudahan, dan emotion atau kenyamanan.
Ketiganya melihat apakah layanan memenuhi kebutuhan pelanggan, mudah diakses
dan digunakan, serta memberi pengalaman yang nyaman.

Gambaran
sederhananya bisa terlihat saat seseorang mengurus keluhan. Ia membutuhkan solusi yang tepat, prosedur yang dapat diikuti, dan
petugas yang mendengarkan. Balasan
cepat tentu membantu, tetapi urusannya belum selesai bila ia tetap tidak tahu
harus melakukan apa.

Dalam laman program CX100, pengumpulan data
mencakup polling, survei daring, wawancara langsung, in-depth interview, focus
group discussion
dan mystery shopping. Pendekatan yang beragam ini memberi
ruang untuk menjaring penilaian publik sekaligus menelusuri pengalaman layanan
dari beberapa sudut.

Bagi BUMN, hasil pengukuran dapat menjadi
bahan untuk menentukan bagian layanan yang perlu mendapat perhatian. Misalnya,
keluhan tentang persyaratan yang tidak jelas dapat mendorong pembenahan
informasi. Kesulitan saat berpindah kanal layanan dapat menjadi alasan untuk
memperbaiki alur penanganan pelanggan.

Adanya tolak ukur bersama juga membuka
kesempatan bagi BUMN untuk belajar dari praktik pelayanan yang baik. Dengan
begitu, evaluasi dapat digunakan sebagai bahan kerja oleh manajemen dan tim
layanan, lalu diperiksa kembali dalam pengukuran berikutnya.

Manfaat akhirnya diharapkan sampai kepada
masyarakat: informasi lebih mudah dipahami, proses lebih sederhana, dan keluhan
ditangani dengan lebih baik. Perubahan seperti itu berarti pelanggan tidak
perlu bolak-balik atau menghabiskan waktu untuk mencari jawaban yang seharusnya
tersedia.

Namun, manfaat tersebut bergantung pada
tindak lanjutnya. Mengetahui
pelanggan merasa kesulitan baru memberi petunjuk awal. Perusahaan masih perlu
mencari tahu di mana kesulitan itu muncul dan apa penyebabnya.

Menelusuri Pengalaman di Balik
Penilaian

Bayangkan
pelanggan mendapat jawaban yang berbeda dari pusat layanan dan kantor cabang.
Survei mungkin merekam ketidakpuasannya, tetapi untuk membenahi masalah,
perusahaan perlu memeriksa informasi yang diberikan petugas, panduan yang
digunakan, dan alur komunikasi antarbagian.

Kebutuhan untuk
menelusuri pengalaman secara lebih rinci inilah yang menjadi fokus Evaluate
Indonesia
. Melalui riset pelanggan dan evaluasi layanan, Evaluate membantu
perusahaan menghubungkan masukan pelanggan dengan pelaksanaan pelayanan di
lapangan.

“Kepuasan
pelanggan merupakan hasil dari pengalaman yang mereka rasakan. Karena itu,
perusahaan perlu memahami pengalaman tersebut secara nyata, bukan hanya melihat
hasil akhirnya melalui angka kepuasan,” ujar Ridhaka Mathlubi, Project
Director,
Evaluate Indonesia.

Salah satu
pendekatannya adalah dengan metode mystery shopping, dimana evaluator terlatih
atau yang dikenal dengan istilah mystery shopper menjalani skenario sebagai
pelanggan untuk mengamati kejelasan informasi, respons petugas, waktu tunggu,
hingga penanganan komplain. Pengamatan ini dapat
melengkapi survei yang menangkap persepsi pelanggan.

Evaluasi juga bisa dilakukan melalui
telepon dan kanal digital, termasuk ketika pelanggan berpindah dari kanal
komunikasi daring ke kantor cabang. Perusahaan dapat memeriksa apakah informasi
tetap konsisten dan apakah pelanggan harus mengulang ceritanya setiap kali
berbicara dengan petugas yang berbeda.

Temuan tersebut kemudian dapat menjadi
dasar untuk memperbaiki alur layanan, memperbarui panduan operasional, atau
menentukan kebutuhan pelatihan. Pengukuran berkala akan membantu perusahaan
agar dapat melihat apakah perbaikan yang dilakukan sudah mengurangi hambatan
yang sebelumnya dirasakan pelanggan.

Bagi BUMN maupun perusahaan swasta, hal ini
membutuhkan perhatian yang berkelanjutan karena prosedur berubah, kanal layanan
bertambah, dan kebutuhan pelanggan ikut berkembang. Evaluasi ini membantu tim
menjaga agar pelayanan sehari-hari tetap sesuai dengan kebutuhan tersebut.

CX100 memberi dorongan untuk mendengarkan
pengalaman masyarakat. Pekerjaan selanjutnya adalah memastikan suara itu sampai
kepada pihak yang dapat melakukan perbaikan, sehingga pelanggan merasakan
perbedaannya saat kembali menggunakan layanan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Neo Commerce Gandeng HIMMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung Adakan Literasi Keuangan, Ajak Mahasiswa Waspada Terhadap Penipuan Digital

    Bank Neo Commerce Gandeng HIMMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung Adakan Literasi Keuangan, Ajak Mahasiswa Waspada Terhadap Penipuan Digital

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Bandung, 26 Juni 2026 – PT Bank Neo Commerce Tbk (“Bank Neo Commerce”, “Bank”, “BNC”, “Perseroan”), sebagai salah satu pelaku jasa keuangan di Indonesia, menggelar kegiatan literasi keuangan pada Jumat (26/6) dengan menggandeng Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat (HIMMAS) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Pada kegiatan literasi keuangan yang menyasar mahasiswa dan dilakukan […]

  • Main Game Megaxus Makin Nyaman dengan Pembelian Aksesorisnya

    Main Game Megaxus Makin Nyaman dengan Pembelian Aksesorisnya

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Bermain game online akan terasa lebih menyenangkan saat kamu bisa menikmati berbagai fitur, item eksklusif, dan konten premium yang tersedia. Mulai dari perlengkapan karakter, mata uang virtual, hingga berbagai item pendukung lainnya, semuanya dapat membantu membuat pengalaman bermain jadi lebih maksimal. Bagi Sobat UPOINT.id yang aktif memainkan game-game dari Megaxus, memanfaatkan layanan voucher Megaxus bisa […]

  • SUCOFINDO Perkuat Penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi Pertamina Hulu Rokan

    SUCOFINDO Perkuat Penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi Pertamina Hulu Rokan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, (19/8) – PT SUCOFINDO (PERSERO) menyerahkan Sertifikat Surveillance ISO Sistem Manajemen Integrasi (SMI) kepada PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Sertifikat tersebut diserahkan sebagai bentuk pengakuan atas kesesuaian penerapan sistem manajemen mutu, manajemen lingkungan, serta manajemen kesehatan dan keselamatan kerja PHR terhadap standar internasional. Sertifikat ini diserahkan langsung oleh Direktur Komersial PT SUCOFINDO (PERSERO), Agus […]

  • Tiket KA Rajabasa Siap Dipesan, Sambut Masa Libur Lebaran

    Tiket KA Rajabasa Siap Dipesan, Sambut Masa Libur Lebaran

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan segera membuka penjualan tiket kereta api untuk Angkutan Lebaran 2026. Tiket Lebaran untuk keberangkatan H-10 Lebaran atau 11 Maret 2026 akan dapat dipesan masyarakat mulai 25 Januari 2026, sesuai dengan jadwal pemesanan yang telah ditetapkan.Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari mengatakan, […]

  • WIKA Beton Tunjuk Sekretaris Perusahaan Baru, Catat Kinerja Solid di Kuartal I 2026

    WIKA Beton Tunjuk Sekretaris Perusahaan Baru, Catat Kinerja Solid di Kuartal I 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    WIKA Beton Raih Pendapatan Usaha Rp677 M di Kuartal I 2026 Jakarta, 30 April 2026 — PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus menjaga kinerja bisnis yang berkelanjutan melalui penunjukan Ignatius Harry Sumartono sebagai Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) baru, efektif per 30 April 2026. Penunjukan ini merupakan […]

  • Tips Mengatur Pengeluaran untuk Kebiasaan Minum Kopi

    Tips Mengatur Pengeluaran untuk Kebiasaan Minum Kopi

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Bagi sebagian orang, kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Secangkir kopi dapat menemani pagi sebelum mulai bekerja, menjadi teman saat mengerjakan tugas, atau sekadar dinikmati ketika menghabiskan waktu bersama teman. Kebiasaan minum kopi juga dapat berbeda-beda. Ada yang menikmati kopi hitam, kopi susu, hingga berbagai minuman kopi dengan tambahan rasa dan topping. Frekuensinya pun […]

expand_less