Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » AI Ubah Cara Brand Terlihat, Avonetiq Perkenalkan Strategi Baru

AI Ubah Cara Brand Terlihat, Avonetiq Perkenalkan Strategi Baru

  • account_circle editor News
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Cara konsumen mencari informasi kini mengalami perubahan signifikan. Jika sebelumnya orang mengandalkan mesin pencari untuk menemukan informasi, kini semakin banyak pengguna yang langsung mendapatkan jawaban dari teknologi kecerdasan buatan (AI), seperti fitur AI Overviews di Google maupun asisten AI generatif seperti ChatGPT.

Dalam laporan kinerja Google, Sundar Pichai, CEO Google, menyatakan bahwa “AI Overviews kini digunakan oleh sekitar dua miliar pengguna setiap bulan secara global,” menandai meningkatnya peran AI dalam cara konsumen mencari dan menerima informasi.

Di era AI ini, brand tidak lagi cukup hanya berupaya untuk ditemukan, tetapi harus mampu dipilih dan disebut oleh AI sebagai sumber jawaban.

Pergeseran dari search engine ke answer engine ini menciptakan risiko baru bagi brand, yaitu tidak terlihat dalam jawaban AI meskipun telah aktif secara digital. Kondisi ini berpotensi membuat brand kehilangan relevansi di momen paling krusial, yaitu saat audiens mencari jawaban atas kebutuhannya.

Menjawab tantangan tersebut, muncul strategi baru bernama AI Visibility Optimization (AVO), sebuah pendekatan untuk membangun otoritas, kredibilitas, dan konteks digital agar brand dapat dikenali dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang layak dikutip.

Melalui AVO, brand tidak hanya dioptimalkan untuk mesin pencari, tetapi juga untuk AI search yang dihasilkan Chat GPT, Gemini, Perplexity, dan teknologi sejenis.

Di Indonesia, pendekatan AVO pertama kali dikembangkan dan diperkenalkan oleh Alexandro Wibowo dan Ryan Gondokusumo, Co-Founder & Managing Partner dari Avonetiq, sebuah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas digital brand di era AI. 

Avonetiq menjalankan strategi AI Visibility Optimization (AVO) melalui metode OMG (Optimize, Manifest, dan Generative) yang dicetuskan oleh Alexandro Wibowo. Metode ini dirancang untuk memastikan brand tidak hanya hadir secara digital, tetapi juga memiliki fondasi teknis, kejelasan narasi, serta validasi eksternal yang dapat dibaca dan dipercaya oleh sistem AI.

“Di era answer engine, brand nggak cuma butuh konten atau eksistensi digital. Yang dibutuhkan sekarang sistem agar AI menganggapnya layak untuk dijadikan jawaban,” ujar Alex.

Menurut Alexandro, AVO dirancang untuk memastikan brand tidak hanya hadir secara digital, tetapi juga memiliki struktur bukti, narasi, dan sinyal kepercayaan yang membuat AI memilih brand tersebut sebagai rujukan utama.

“Ketika AI menjadi perantara utama antara brand dan audiens, membangun authority bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan,” lanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ciri-Ciri Orang Sukses di Usia Muda, Ternyata Bukan Soal Flexing

    Ciri-Ciri Orang Sukses di Usia Muda, Ternyata Bukan Soal Flexing

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sukses di usia muda sekarang terasa berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Dulu, ukuran sukses sering dikaitkan dengan jabatan tinggi, gaji besar, atau gaya hidup yang terlihat mewah di media sosial. Sekarang, banyak orang justru mulai melihat sukses dari hal-hal yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ada yang merasa sukses karena bisa hidup lebih tenang. Ada […]

  • Kenaikan Harga BBM Tekan Biaya Operasional Mobil Mewah, Pemilik Mulai Cari Alternatif Likuiditas

    Kenaikan Harga BBM Tekan Biaya Operasional Mobil Mewah, Pemilik Mulai Cari Alternatif Likuiditas

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Dalam situasi ekonomi yang dinamis, kemampuan untuk mengelola aset secara adaptif menjadi kunci. Kenaikan BBM bukan hanya soal biaya tambahan, tetapi juga menjadi pemicu perubahan strategi finansial di kalangan pemilik aset bernilai tinggi. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai memberikan tekanan signifikan terhadap biaya operasional kendaraan pribadi, khususnya […]

  • Kinerja Angkutan Barang Daop 9 Jember 2025 Lampaui Target, Tumbuh 265 Persen

    Kinerja Angkutan Barang Daop 9 Jember 2025 Lampaui Target, Tumbuh 265 Persen

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Realisasi volume angkutan barang di Daop 9 Jember mencapai 33.746 ton, jauh melampaui program pencapaian volume tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 12.740 ton. Dengan capaian tersebut, angkutan barang Daop 9 Jember mengalami pertumbuhan signifikan hingga 265 persen terhadap program tahun 2025. Jember, 22 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember […]

  • BRI Finance Optimistis Hadapi Dinamika Suku Bunga  Lewat Strategi Pendanaan Adaptif

    BRI Finance Optimistis Hadapi Dinamika Suku Bunga Lewat Strategi Pendanaan Adaptif

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat strategi pendanaan guna menjaga efisiensi biaya dana (cost of fund) sekaligus mendukung pertumbuhan pembiayaan yang sehat di tengah kondisi suku bunga dan yield obligasi yang masih bergerak dinamis sepanjang tahun 2026. Hingga Kuartal I-2026, BRI Finance mencatat cost of fund yang tetap […]

  • MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

    MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berperan sebagai perpanjangan tangan negara dalam pengelolaan sumber daya alam mineral guna mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus memperkuat tata kelola sektor pertambangan nasional. Peran tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat (3), yang menegaskan bahwa kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi dikuasai oleh negara […]

  • Belajar dari ONDC India: Membangun Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia

    Belajar dari ONDC India: Membangun Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Oleh Dr. Bayu Prawira Hie Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi berkunjung ke Indonesia pada Juli 2026, perhatian publik tentu akan tertuju pada penguatan kerja sama di bidang perdagangan, investasi, pertahanan, energi, dan kemitraan geopolitik. Seluruh agenda tersebut penting dan mencerminkan semakin eratnya hubungan strategis antara dua negara demokrasi terbesar di Asia. Namun, […]

expand_less