Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Saham Intel Melonjak Jelang Rilis Laporan Keuangan, Sektor Semikonduktor Menguat

Saham Intel Melonjak Jelang Rilis Laporan Keuangan, Sektor Semikonduktor Menguat

  • account_circle editor News
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

Saham Intel mencatat lonjakan signifikan dan memimpin penguatan sektor semikonduktor menjelang rilis laporan keuangan kuartal keempat yang dijadwalkan setelah penutupan pasar. Hingga perdagangan Rabu siang waktu setempat, saham Intel melonjak sekitar 11%, mencerminkan optimisme investor terhadap prospek kinerja perusahaan di tengah momentum positif industri chip secara keseluruhan.

Penguatan Intel tidak terjadi secara terpisah. Sejumlah saham semikonduktor lain turut mencatatkan kenaikan tajam. Saham Micron Technology menguat sekitar 7%, Advanced Micro Devices (AMD) naik 8%, Nvidia bertambah 4%, dan Marvell Technology juga menguat sekitar 4%. Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif investor terhadap prospek permintaan chip, khususnya yang terkait dengan pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan pusat data.

Reli saham-saham tersebut mendorong Philadelphia Semiconductor Index (SOX) naik hampir 4%, menandai salah satu penguatan harian terbaik indeks sektor chip dalam beberapa waktu terakhir. Selain emiten-emiten besar, saham GlobalFoundries, Onsemi, dan Cirrus Logic juga mencatatkan kenaikan lebih dari 5%, memperluas penguatan di seluruh sektor. Meski demikian, tidak semua saham chip bergerak searah. Credo Technology dan Astera Labs justru mengalami pelemahan, menunjukkan adanya selektivitas investor dalam merespons prospek masing-masing emiten.

Sentimen positif terhadap sektor semikonduktor turut diperkuat oleh pandangan J.P. Morgan, yang menilai masih terdapat ruang upside yang signifikan bagi banyak perusahaan chip dari pasar akselerator AI. Permintaan terhadap chip berperforma tinggi untuk kebutuhan AI, komputasi awan, dan analitik data dinilai masih berada dalam fase pertumbuhan struktural, sehingga memberikan dukungan jangka menengah hingga panjang bagi sektor ini.

Selain faktor fundamental sektoral, penguatan saham chip juga didorong oleh membaiknya sentimen pasar secara keseluruhan. Reli pasar saham AS terjadi seiring meredanya ketegangan geopolitik dan kebijakan perdagangan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak akan memberlakukan tarif baru pada awal Februari 2026, meredakan kekhawatiran investor terhadap potensi gangguan rantai pasok dan tekanan biaya bagi perusahaan teknologi.

Kombinasi antara ekspektasi laporan keuangan yang solid, prospek pertumbuhan dari AI, serta sentimen makroekonomi yang lebih kondusif menjadi katalis utama penguatan saham-saham semikonduktor menjelang musim rilis laporan keuangan. Investor kini menantikan hasil kinerja Intel dan panduan manajemen ke depan untuk mengukur keberlanjutan reli sektor ini.

Bagi investor Indonesia yang ingin memantau pergerakan saham Amerika Serikat, termasuk saham-saham teknologi dan semikonduktor, pergerakan saham AS, aset kripto, hingga emas digital dapat dipantau melalui aplikasi Nanovest. Platform ini memudahkan investor untuk mengikuti dinamika pasar global secara real-time dalam satu aplikasi.

Jika kamu tertarik mulai berinvestasi di saham global maupun aset kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan yang aman dan tepercaya. Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aset pengguna juga mendapatkan perlindungan dari risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas, sehingga investor pemula dapat berinvestasi dengan lebih tenang.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store dan App Store, memberikan akses praktis bagi penggiat investasi untuk menjelajahi peluang di tengah dinamika pasar global yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Freeport Indonesia Terus Beperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

    Freeport Indonesia Terus Beperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 61
    • 0Komentar

    JAKARTA — PT Freeport Indonesia (PTFI), sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan Indonesia MINDID, terus menjadi penopang utama perekonomian di Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) daerah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Mimika pada 2025 tercatat tetap tinggi sebesar Rp131,07 triliun. Dari sisi struktur ekonomi, sektor pertambangan dan […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Pertanian Berkelanjutan Melalui Inovasi Pupuk Hayati Enero

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Pertanian Berkelanjutan Melalui Inovasi Pupuk Hayati Enero

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA — Di tengah tantangan degradasi kualitas lahan pertanian akibat penggunaan input kimia jangka panjang, pemulihan kesehatan tanah menjadi prasyarat penting bagi tercapainya kedaulatan pangan nasional. Menjawab kebutuhan tersebut, PTPN I, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara mempertegas komitmennya mendukung pertanian berkelanjutan melalui anak usahanya, PT Energi Agro Nusantara (Enero), dengan menghadirkan inovasi pupuk hayati cair […]

  • Pabrik Maklon Skincare & Kosmetik Terbaik 2026: Efba Kosmetindo Hadirkan Standar Manufaktur Berteknologi Tinggi.

    Pabrik Maklon Skincare & Kosmetik Terbaik 2026: Efba Kosmetindo Hadirkan Standar Manufaktur Berteknologi Tinggi.

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Pabrik Makon Efba: Solusi Terintegrasi Bisnis Kecantikan 2026 1. Konteks Industri & Masalah Utama Pada tahun 2026, industri kecantikan lokal Indonesia mengalami lonjakan besar, namun dibayangi angka kegagalan bisnis mencapai 80% di tahun pertama. Penyebab utamanya adalah ketimpangan antara kualitas produksi dan strategi pemasaran, serta maraknya pabrik maklon yang tidak transparan (makelar). 2. Tiga Pilar […]

  • September Ceria, Saatnya Bikin Rencana Makin Nyata  Bersama Fasilitas Dana Tunai BRI Finance

    September Ceria, Saatnya Bikin Rencana Makin Nyata Bersama Fasilitas Dana Tunai BRI Finance

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 September 2026 – September kerap menjadi momentum untuk kembali melihat rencana yang telah berjalan sepanjang tahun. Setelah melewati paruh pertama tahun, masyarakat mulai menata kembali berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas keluarga, pengembangan usaha, hingga rencana yang sempat ditunda dan ingin diwujudkan sebelum akhir tahun. Sejalan dengan kebutuhan tersebut, kendaraan tetap menjadi bagian penting […]

  • Bank Raya Dorong Circular Economy dan Transaksi Digital melalui Raya Preloved Bazaar Vol.2

    Bank Raya Dorong Circular Economy dan Transaksi Digital melalui Raya Preloved Bazaar Vol.2

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) sebagai bank digital bagian dari BRI Group, kembali menghadirkan Raya Preloved Bazaar Vol.2. Kegiatan ini diselenggarakan pada 6–7 Agustus 2026 di Island Hall, Lantai Dasar Menara BRILiaN dan menjadi salah satu bentuk lifestyle activation berbasis komunitas yang mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup yang lebih berkelanjutan sekaligus memanfaatkan […]

  • 53 Hari Tanpa Pulang, The MIND Journey Menyusuri Indonesia dan Cerita Manusia di Balik Tambang

    53 Hari Tanpa Pulang, The MIND Journey Menyusuri Indonesia dan Cerita Manusia di Balik Tambang

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    53 Hari, 19.000 KM, Satu Misi: Menyingkap Sisi Lain Tambang Indonesia Jakarta — Selama 53 hari, Ari Sihasale dan Nia Sihasale Zulkarnaen meninggalkan rumah dan menempuh perjalanan sejauh 19.000 kilometer, menyusuri Indonesia dari Sumatera hingga Papua. Perjalanan tersebut bukan sekadar proses produksi film dokumenter, melainkan eksplorasi panjang yang mempertemukan mereka dengan wajah Indonesia yang jarang […]

expand_less