Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Nano Disinfektan dan Nano Silver FisTx: Biosekuriti Tambak Udang Melalui Air dan Pakan, Tanpa Andalkan Antibiotik

Nano Disinfektan dan Nano Silver FisTx: Biosekuriti Tambak Udang Melalui Air dan Pakan, Tanpa Andalkan Antibiotik

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

FisTx, pelopor teknologi nano akuakultur Indonesia, hadirkan Nano Disinfektan dan Nano Silver untuk biosekuriti tambak, lindungi udang melalui air dan pakan.

Sleman, FisTx (PT Aditya Inovasi Makmur), perusahaan teknologi akuakultur asal Sleman, Yogyakarta, menghadirkan Nano Disinfektan dan Nano Silver, dua produk berbasis teknologi nano yang membantu petambak mengendalikan penyakit udang seperti EHP, AHPND, WSSV, hingga White Feces Disease (WFD) dari dua sisi sekaligus melalui air kolam dan campuran pakan. Fistx Indonesia merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang memproduksi dan menerapkan teknologi nano untuk biosekuriti akuakultur secara komersial.

Penyakit Udang Mengancam Komoditas Ekspor Andalan

Udang adalah penyumbang terbesar ekspor perikanan Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat nilainya US1,87 miliar atau sekitar Rp31,5triliun sepanjang2025,setara 29,8persen dari total ekspor perikanan US6,27 miliar.

Nilai itu bergantung pada kesehatan tambak. Tinjauan ilmiah mencatat White Spot Syndrome Virus (WSSV) dapat menyebabkan kematian 80–100 persen udang terinfeksi dalam 5–10 hari. Penyakit AHPND dilaporkan menimbulkan kerugian hingga US$11 miliar di Asia pada 2010–2016. Petambak Indonesia pun masih berhadapan dengan EHP, WFD, WSSV, IMNV, dan AHPND.

Antibiotik bukan jalan keluar yang aman. Tinjauan riset tentang resistensi antimikroba di akuakultur menyebut gen resisten dapat bertahan di lokasi budidaya bahkan setelah bertahun-tahun tanpa antibiotik.

Dua Lapis Biosekuriti: Air dan Pakan

Nano Disinfektan (nano copper) mengandung 150.000 ppm ion nano copper dan ditebar ke air kolam untuk sterilisasi, menaikkan nilai ORP, serta mengendalikan Vibrio. Dosis pencegahan dimulai dari 0,05 ppm setiap 7–14 hari.

Nano Silver dicampur ke pakan agar patogen dihadapi langsung di saluran pencernaan udang. Konsentrasinya mulai dari 1.000 ppm ion nano silver dan juga aman digunakan saat masa transportasi udang.

Kedua produk memakai partikel aktif berukuran 4–7 nanometer. Uji Transmission Electron Microscope (TEM) di Laboratorium Kimia FMIPA UGM mengonfirmasi ukuran partikel konsisten dan tersebar merata tanpa penggumpalan. Partikel ini menembus membran sel patogen, menghambat enzim dan produksi energinya, lalu memicu radikal oksigen yang merusak DNA. Karena menyerang di banyak titik, menurut FisTx, patogen sulit membangun resistensi seperti pada antibiotik.

“Selama ini petambak udang Indonesia bergantung pada disinfektan kimia konvensional atau antibiotik yang punya dua masalah besar: memicu resistensi bakteri dan meninggalkan residu berbahaya. Teknologi nano bekerja berbeda – partikelnya menembus langsung dinding sel patogen, menonaktifkan enzim dan produksi energinya, hingga merusak DNA-nya,” kata Rico Wisnu Wibisono, CEO FisTx.

Bukti dari Tambak Mitra

Data lapangan FisTx dari berbagai mitra tambak mencatat hasil berikut:

– Pasuruan: aplikasi rutin Nano Disinfektan menjaga total Vibrio di bawah ambang aman sepanjang siklus.

– Uji bersama PT MEN: Vibrio Green patogenik di satu kolam turun dari 38.700 CFU/ml menjadi nol dalam 10 hari evaluasi.

– Kulon Progo: kolam yang sempat mengalami kematian tinggi sejak hari ke-30 dipanen tuntas pada DOC 120, size 28, total 9,5 ton dari tiga kolam.

– Pangandaran: Bayu, petambak setempat, mempertahankan survival rate di atas 85 persen selama empat siklus terakhir dan menjadikan Nano Disinfektan produk standar di semua kolamnya.

– Buleleng, Bali: Made Aryana, pemilik tambak di Gerogak, menuturkan EHP yang melanda tambaknya dua siklus teratasi dalam empat minggu dan FCR turun dari 1,9 menjadi 1,4.

– Keamanan: uji LD-50 internal menunjukkan margin keamanan hingga 710 kali antara dosis operasional (0,05–0,2 ppm) dan ambang toksik (LC50 35,5 ppm).

Bagaimana Dengan Biayanya ?

Berikut simulasi yang juga diterapkan disalah satu lokasi mitra tambak Fistx Indonesia yang menggunakan Nano Disinfektan sebagai solusi sterilisasi air tambak : untuk tambak 23.000 m², sekali pemakaian Nano Disinfektan Rp6.130.650 dibanding Rp48.300.000 untuk kaporit dosis 30 ppm, atau 87,3 persen lebih hemat.

Riset Independen Sejalan Dengan Pendekatan Nano

Studi pada produk nano silver, yang terbit di jurnal PeerJ pada 2022, menemukan pakan ber-nano silver selama 28 hari tidak mengganggu pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang vaname. Pada uji tantang WSSV, udang yang diberi pakan itu setiap tujuh hari mencapai survival 53 persen, dibanding 7 persen pada kelompok kontrol.

Dari Sleman ke Pasar Internasional

Produk FisTx telah didistribusikan ke lebih dari 25 provinsi dan tiga negara, menjangkau lebih dari 1.500 petambak binaan dengan rata-rata peningkatan tingkat keberhasilan budidaya hingga 83,6 persen. Perusahaan juga memperluas kemitraan ke Pakistan dan kawasan Timur Tengah.

“Ini bukan cuma soal produk baru. Ini soal membuktikan bahwa Indonesia bisa memproduksi teknologi nano akuakultur kelas dunia dari dalam negeri, dengan validasi ilmiah dan bukti lapangan yang bisa dipertanggungjawabkan ke mitra global mana pun,” ujar Rico.

Petambak dan pelaku hatchery dapat berkonsultasi gratis soal dosis dan protokol Nano Disinfektan dan Nano Silver dengan tim FisTx. Produk tersedia melalui e-commerce resmi FisTx Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dia Tak Bisa Melihat Tulisan di Papan Tulis, 1.720 Orang dalam Program #MelihatMasaDepan Memilih untuk Mengubah Itu

    Dia Tak Bisa Melihat Tulisan di Papan Tulis, 1.720 Orang dalam Program #MelihatMasaDepan Memilih untuk Mengubah Itu

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Program hibah berbasis komunitas yang membuktikan bahwa kepercayaan publik bisa menjadi kompas pendanaan kesehatan mata di Indonesia. 22 Juni 2026 — Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun di Nusa Tenggara Timur menerima kacamata pertamanya di awal tahun ini. Bertahun-tahun ia kesulitan menerima pembelajaran di sekolah. Gurunya mengira ia tidak serius. Orang tuanya mengira ia lamban […]

  • Pelindo Multi Terminal Tumbuh Bersama Masyarakat, Hadirkan Manfaat Berkelanjutan

    Pelindo Multi Terminal Tumbuh Bersama Masyarakat, Hadirkan Manfaat Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Medan, September 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergak dalam pengelolaan terminal nonpetikemas, terus memperkuat kontribusi sosial dan lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Sepanjang pelaksanaannya, berbagai program TJSL diarahkan untuk mendorong lingkungan yang lebih […]

  • Adopsi Kripto Indonesia Terus Tumbuh, Bittime Hadirkan Program Trade or Treat dengan Bonus Rp 1,5 Juta

    Adopsi Kripto Indonesia Terus Tumbuh, Bittime Hadirkan Program Trade or Treat dengan Bonus Rp 1,5 Juta

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Bittime menghadirkan program “Trade or Treat” bagi pengguna baru pada 1-31 Oktober 2026. Melalui program ini, pengguna baru berkesempatan memperoleh bonus Bitcoin hingga Rp1,5 juta berdasarkan volume perdagangan dan tier yang dicapai selama periode program. Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menghadirkan program “Trade or Treat” […]

  • Enervon Active Dukung Generasi After Work Gerakkan Budaya Hidup Aktif, Sehat, & Produktif

    Enervon Active Dukung Generasi After Work Gerakkan Budaya Hidup Aktif, Sehat, & Produktif

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PT Darya-Varia Laboratoria Tbk melalui Enervon Active yang kembali menggelar Level Up After Work 2026 sebagai upaya mendorong budaya hidup aktif, sehat, dan produktif di kalangan generasi urban. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, kampanye ini mengangkat konsep “Lifestyle After Work is the Prime Time” melalui berbagai aktivitas bertema Sports, Play, dan Social Expression, termasuk Cardio Karaoke […]

  • Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular Krakatau Steel Hadir Wujudkan     Pemerataan Fasilitas Publik

    Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular Krakatau Steel Hadir Wujudkan Pemerataan Fasilitas Publik

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta , 9 Maret 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) memperkuat komitmennya dalam pembangunan nasional melalui inovasi infrastruktur baja modular yang cepat bangun dan adaptif. Langkah ini dirancang sebagai solusi konkret untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Indonesia secara luas. Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan bahwa transformasi […]

  • Dari Kuliah Sampai Sukses Jadi Influencer, Afina Syifa Ungkap Alasan Masih Setia Pakai Hijab Paris napocut

    Dari Kuliah Sampai Sukses Jadi Influencer, Afina Syifa Ungkap Alasan Masih Setia Pakai Hijab Paris napocut

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah cepatnya perputaran tren modest fashion, kualitas yang konsisten seringkali menjadi alasan utama sebuah brand tetap dicintai. Hal ini dirasakan betul oleh content creator Afina Syifa. Baginya, napocut  bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan sahabat yang menemani setiap fase penting hidupnya, mulai dari masa kuliah hingga saat ia berani menyuarakan […]

expand_less