Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Trump Benarkah Mendukung XRP? Ini Fakta di Balik Strategi Cadangan Kripto AS

Trump Benarkah Mendukung XRP? Ini Fakta di Balik Strategi Cadangan Kripto AS

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Dukungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap industri kripto kembali menjadi perhatian investor, khususnya pemegang XRP, aset digital yang dikembangkan dalam ekosistem Ripple. Pada Maret 2025, Trump memasukkan XRP dalam pengumuman rencana cadangan kripto nasional AS. Namun, kebijakan resmi yang kemudian diterbitkan pemerintah menunjukkan bahwa posisi XRP tidak sama dengan Bitcoin.

Pertanyaan mengenai dukungan Trump terhadap XRP menjadi penting karena pernyataan pemerintah AS dapat memengaruhi sentimen pasar kripto. Meski demikian, investor perlu membedakan antara dukungan politik terhadap suatu aset digital dan keputusan pemerintah untuk benar-benar membeli atau menyimpannya sebagai cadangan strategis.

Mengutip Yahoo Finance, kebijakan yang berlaku saat ini memberikan status berbeda kepada Bitcoin dan aset kripto lainnya. Dengan demikian, masuknya XRP dalam pengumuman awal Trump tidak dapat langsung diartikan sebagai komitmen pemerintah untuk mengakumulasi token tersebut.

Trump Pernah Memasukkan XRP dalam Rencana Cadangan Kripto

Pada 2 Maret 2025, Trump mengumumkan melalui media sosial Truth Social bahwa rencana cadangan kripto AS akan mencakup XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA). Ia kemudian turut menyebut Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sebagai aset digital utama dalam pembahasan tersebut.

Pengumuman itu memicu respons positif di pasar kripto. Reuters melaporkan bahwa kapitalisasi pasar kripto meningkat lebih dari US$300 miliar dalam beberapa jam setelah pengumuman, sementara harga Bitcoin dan Ethereum juga mengalami kenaikan.

Namun, muncul pertanyaan mengenai bagaimana XRP masuk dalam pengumuman tersebut. Pada Mei 2025, Politico melaporkan bahwa sebuah perusahaan lobi yang sebelumnya bekerja untuk Ripple turut membantu menyusun pesan awal mengenai rencana cadangan kripto Trump.

Laporan tersebut memunculkan perdebatan mengenai apakah penyebutan XRP mencerminkan strategi pemerintah yang telah dirancang secara matang atau dipengaruhi oleh kepentingan pihak luar.

Terlepas dari kontroversi tersebut, pengumuman Trump menunjukkan bahwa XRP telah masuk dalam pembahasan politik mengenai masa depan aset digital di Amerika Serikat.

Kebijakan Resmi AS Lebih Memprioritaskan Bitcoin

Pada 6 Maret 2025, Trump menandatangani perintah eksekutif yang membentuk dua struktur berbeda untuk kepemilikan aset kripto pemerintah AS, yakni Strategic Bitcoin Reserve dan US Digital Asset Stockpile.

Perbedaan keduanya menjadi kunci untuk memahami posisi XRP.

Strategic Bitcoin Reserve dirancang untuk menampung Bitcoin yang dimiliki pemerintah, terutama aset yang diperoleh melalui penyitaan dalam perkara pidana atau perdata. Perintah tersebut juga membuka kemungkinan penambahan Bitcoin melalui strategi yang tidak menambah beban anggaran pemerintah.

Sementara itu, US Digital Asset Stockpile diperuntukkan bagi aset digital selain Bitcoin yang diperoleh pemerintah melalui mekanisme penyitaan atau sumber lain yang diizinkan.

Perintah eksekutif tersebut tidak secara khusus menetapkan XRP, Solana, maupun Cardano sebagai aset yang wajib dimasukkan ke dalam stockpile. Komposisi asetnya bergantung pada aset digital yang secara sah berada dalam kepemilikan pemerintah.

Kebijakan itu juga membatasi pembelian aset non-Bitcoin untuk stockpile menggunakan perintah yang berlaku. Akuisisi tambahan memerlukan dasar kewenangan lebih lanjut melalui tindakan eksekutif atau legislatif.

Artinya, pemerintah AS tidak otomatis memiliki mandat untuk membeli XRP di pasar hanya karena Trump pernah menyebut token tersebut dalam rencana cadangan kripto. (Yahoo Finance)

Mengapa Perbedaan Ini Penting bagi Investor XRP?

Bagi investor, terdapat perbedaan besar antara pemerintah menyimpan XRP yang diperoleh melalui penyitaan dan secara aktif membeli XRP untuk dijadikan cadangan.

Jika pemerintah membeli aset digital dalam jumlah besar, tindakan tersebut berpotensi menciptakan permintaan tambahan di pasar. Sebaliknya, menyimpan token yang sudah dimiliki pemerintah tidak serta-merta menghasilkan permintaan baru.

Karena itu, pernyataan politik mengenai dukungan terhadap XRP tidak dapat dijadikan bukti bahwa pemerintah AS akan menjadi pembeli besar aset tersebut.

Hingga artikel sumber diterbitkan pada 15 Oktober 2026, belum terdapat informasi resmi yang membuktikan adanya program khusus pemerintah federal untuk membeli XRP secara aktif. Besaran kepemilikan XRP pemerintah dalam stockpile juga belum terkonfirmasi secara resmi berdasarkan laporan tersebut.

Investor perlu memperhatikan perkembangan kebijakan, bukan hanya pernyataan tokoh politik. Kejelasan regulasi, adopsi institusional, perkembangan ekosistem Ripple, dan kondisi pasar secara keseluruhan tetap menjadi faktor yang dapat memengaruhi prospek XRP.

Regulasi dan Adopsi Tetap Jadi Katalis XRP

Selain kebijakan cadangan kripto, perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat juga berpotensi memengaruhi sentimen terhadap XRP.

Kepastian mengenai klasifikasi aset digital dan aturan bagi pelaku industri dapat membantu perusahaan kripto mengembangkan produk serta memperluas layanan kepada institusi keuangan. Namun, proses pembentukan regulasi membutuhkan tahapan politik dan hukum yang tidak selalu berjalan sesuai harapan pasar.

XRP juga perlu dinilai berdasarkan perkembangan penggunaan teknologi dan ekosistemnya. Potensi adopsi oleh institusi keuangan dapat menjadi faktor pendukung, tetapi tidak menjamin kenaikan harga token.

Investor sebaiknya tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan spekulasi bahwa pemerintah AS akan membeli XRP. Perubahan kebijakan, kondisi likuiditas, volatilitas pasar, dan sentimen terhadap aset berisiko tetap dapat menyebabkan pergerakan harga yang signifikan.

Pantau Pergerakan Aset Kripto di Nanovest

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi salah satu pilihan untuk mulai berinvestasi sekaligus mengeksplorasi berbagai aset kripto lainnya dalam satu aplikasi.

Bagi investor yang baru ingin memulai, penting untuk memahami karakteristik setiap instrumen dan mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest memiliki perlindungan dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas serta berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Informasi lebih lanjut mengenai Nanovest dapat kamu kunjungi melalui www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store maupun App Store.

Pada akhirnya, Trump memang pernah memasukkan XRP dalam pengumuman rencana cadangan kripto AS. Namun, kebijakan resmi pemerintah memberikan perlakuan berbeda terhadap Bitcoin dan aset digital lainnya. Bagi investor, memahami perbedaan tersebut penting agar keputusan investasi didasarkan pada kebijakan yang benar-benar berlaku, bukan sekadar spekulasi pasar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle reputasi
    • visibility 475
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • “Satu Jalur, Sejuta Cerita”: Merayakan Kisah-kisah Jalur Komuter Indonesia

    “Satu Jalur, Sejuta Cerita”: Merayakan Kisah-kisah Jalur Komuter Indonesia

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Oktober 2026 – Kereta api kian menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Indonesia. Sepanjang 2025, KAI Commuter mengangkut lebih dari 400 juta penumpang secara nasional, tumbuh sekitar 7% dibanding tahun sebelumnya, dengan 349,3 juta di antaranya merupakan pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek. Pertumbuhan tersebut diiringi modernisasi armada. Sejak Juni 2025, 11 rangkaian KRL generasi […]

  • Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 Mei 2026 – Di tengah dinamika daya beli masyarakat yang masih menghadapi sejumlah tantangan, kendaraan roda dua tetap mempertahankan posisinya sebagai moda transportasi paling relevan di Indonesia. Fleksibilitas, efisiensi biaya, serta kemampuannya menjangkau berbagai kebutuhan mobilitas menjadikan sepeda motor tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat urban yang […]

  • Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

    Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Lombok, Nusa Tenggara Barat – Menjelang gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, aktivitas masyarakat dan mobilitas pengunjung di Lombok diperkirakan meningkat. Untuk menjaga ketersediaan energi di tengah momentum tersebut, PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), memperkuat kesiapan distribusi BBM sekaligus […]

  • DJI Zenmuse H30T: Payload Multi-Sensor untuk Inspeksi Jarak Jauh dan Public Safety

    DJI Zenmuse H30T: Payload Multi-Sensor untuk Inspeksi Jarak Jauh dan Public Safety

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Satu payload dengan kamera wide 48MP, zoom 34x optical (hingga 400x hybrid), thermal 1280×1024, laser rangefinder 3.000 m, dan full-color night vision. Dirancang untuk inspeksi aset dan operasi siang maupun malam. Jakarta — Halo Robotics menghadirkan DJI Zenmuse H30T, payload multi-sensor untuk inspeksi jarak jauh dan public safety. Payload ini menggabungkan lima kemampuan dalam satu […]

  • Arief Nasrudin Paparkan Transformasi Air Jakarta di Forum PBB, New York

    Arief Nasrudin Paparkan Transformasi Air Jakarta di Forum PBB, New York

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Kehadiran Arief sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia yang diminta untuk memaparkan perspektif dalam forum tersebut juga menjadi kesempatan untuk membawa pengalaman PAM JAYA ke dalam diskusi bersama para pemimpin bisnis global. Dalam kesempatan yang sama, PAM JAYA melakukan penjajakan awal mengenai creative financing dengan sejumlah pemimpin bisnis sebagai salah satu alternatif pendekatan untuk mendukung kebutuhan investasi […]

expand_less