Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » IHSG Rebound, Bitcoin Terkoreksi, Soroti Dinamika Pasar Saham dan Kripto

IHSG Rebound, Bitcoin Terkoreksi, Soroti Dinamika Pasar Saham dan Kripto

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

Jakarta, 20 Oktober 2026 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan Selasa (20/10), setelah mengalami tekanan tajam akibat kekhawatiran pasar terhadap rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia. Di sisi lain, harga Bitcoin terkoreksi di tengah tekanan makroekonomi global yang turut mempengaruhi pasar aset kripto.

Berdasarkan laporan Reuters, IHSG sebelumnya anjlok 11,6% pada Jumat (16/10) dan kembali melemah lebih dari 5% pada Senin (19/10). Tekanan tersebut muncul setelah MSCI menyatakan sedang mempertimbangkan perubahan status pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market, dengan mempertimbangkan persoalan transparansi kepemilikan saham dan penegakan aturan di pasar modal.

Sementara itu, Bitcoin melemah 0,69% dalam 24 jam ke US$81.982,85. Koreksi ini sejalan dengan pelemahan pasar kripto secara keseluruhan, yang dipengaruhi kekhawatiran inflasi, tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, serta arus keluar dana dari produk exchange-traded fund (ETF) Bitcoin.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai pergerakan kedua pasar tersebut menunjukkan bahwa volatilitas merupakan bagian dari dinamika investasi. Namun, di balik pergerakan harga jangka pendek, setiap kelas aset memiliki karakteristik dan potensi yang perlu dipahami secara menyeluruh.

“Volatilitas tidak hanya terjadi di pasar kripto, tetapi juga di pasar saham. Pergerakan harga dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kondisi makroekonomi dan arus modal hingga sentimen serta kepercayaan investor. Karena itu, penting untuk melihat setiap kelas aset secara objektif, memahami risikonya, dan tidak hanya berfokus pada pergerakan harga dalam jangka pendek,” kata Yudho.

Pasar Saham dan Kripto Memiliki Dinamika Berbeda

Di pasar saham Indonesia, perkembangan evaluasi MSCI menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi sentimen investor. Perubahan klasifikasi berpotensi mempengaruhi daya tarik saham domestik bagi investor global, sehingga reformasi transparansi dan penguatan tata kelola menjadi penting untuk memulihkan kepercayaan pasar.

Rebound IHSG pada Selasa menjadi sinyal pemulihan setelah tekanan jual dalam dua sesi sebelumnya. Meski demikian, penguatan tersebut belum otomatis menghilangkan ketidakpastian terkait keputusan MSCI dan dampaknya terhadap arus modal asing.

Sementara itu, koreksi Bitcoin mencerminkan kehati-hatian investor terhadap aset berisiko di tengah ketidakpastian ekonomi global. Data yang tersedia menunjukkan ETF Bitcoin AS mencatat arus keluar bersih sebesar US$228,4 juta pada periode 12–16 Oktober 2026. Meski turun sekitar 66,4% dibandingkan pekan sebelumnya, arus dana tersebut masih menunjukkan bahwa permintaan institusional belum sepenuhnya pulih.

Bitcoin juga menghadapi resistensi di sekitar US$83.000, sementara level US$80.600 menjadi salah satu area dukungan yang diperhatikan pelaku pasar. Perkembangan inflasi AS dan keputusan suku bunga The Fed pada 28 Oktober turut menjadi faktor yang berpotensi mempengaruhi arah pasar kripto.

Menurut Yudho, perbedaan pergerakan tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa satu kelas aset lebih unggul daripada yang lain. Pasar saham memiliki peran dalam mendukung pembiayaan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi, sedangkan aset kripto menghadirkan inovasi berbasis teknologi blockchain yang terus berkembang.

Potensi Kripto untuk Ekosistem Keuangan Indonesia

Di tengah tantangan yang dihadapi pasar saham, industri kripto berpotensi membuka ruang pertumbuhan baru melalui pengembangan infrastruktur blockchain, aplikasi keuangan digital, dan tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA). Inovasi tersebut dapat memperluas pilihan instrumen keuangan dan menghadirkan pendekatan baru terhadap akses serta pengelolaan aset.

“Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat pasar modal sekaligus mengembangkan industri aset digital secara bertanggung jawab. Keduanya tidak harus dipertentangkan. Dengan regulasi yang jelas, tata kelola yang baik, dan perlindungan konsumen yang kuat, inovasi keuangan digital dapat menjadi bagian dari perkembangan ekosistem keuangan nasional,” jelas Yudho.

Meski memiliki potensi, aset kripto tetap mengandung risiko, termasuk fluktuasi harga yang tinggi dan sensitivitas terhadap perubahan likuiditas serta kebijakan moneter global. Karena itu, pertumbuhan industri perlu berjalan beriringan dengan peningkatan literasi keuangan dan pemahaman investor terhadap risiko.

FLOQ memandang penguatan kepercayaan investor dan pengembangan inovasi keuangan sebagai dua aspek penting bagi masa depan industri. Di tengah volatilitas pasar saham maupun kripto, pemahaman terhadap karakteristik setiap aset, diversifikasi sesuai profil risiko, dan konsistensi tata kelola menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem investasi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minat Investor Indonesia terhadap Aset AI Global Meningkat, Bittime Luncurkan Fitur Earn pada Tokenized US Stocks

    Minat Investor Indonesia terhadap Aset AI Global Meningkat, Bittime Luncurkan Fitur Earn pada Tokenized US Stocks

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 Juli 2026 – Minat investor Indonesia terhadap aset global terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya diversifikasi portofolio di tengah dinamika ekonomi global. Ketidakpastian geopolitik, pesatnya perkembangan teknologi, serta perubahan arah kebijakan moneter mendorong semakin banyak investor untuk melirik peluang investasi di luar pasar domestik, termasuk saham-saham perusahaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di […]

  • BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Onboarding Pekerja Baru Tahun 2026

    BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Onboarding Pekerja Baru Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BRI Region 6/Jakarta 1 menyelenggarakan kegiatan Onboarding Pekerja Baru Tahun 2026 yang dilaksanakan di JackOne Hall, Gedung BRI Region 6. Kegiatan ini menjadi momen awal bagi para pekerja baru untuk mengenal lebih dekat budaya kerja, nilai-nilai perusahaan, serta arah strategis bisnis BRI ke depan. Acara tersebut dihadiri langsung oleh RCEO BRI Region 6, RCA BRI […]

  • Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

    Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    ●        Siswa BINUS SCHOOL mencatat prestasi akademik pada ujian internasional 2026, menegaskan komitmen BINUS SCHOOL dalam menghadirkan pendidikan internasional yang berkualitas. ●        IB Diploma Programme: Rata-rata nilai mata pelajaran siswa mencapai 5,2, melampaui rata-rata global tahun 2026 sebesar 4,9. ●        Cambridge Programme: 87% siswa meraih hasil dalam kategori Outstanding, High, dan Good pada Cambridge Checkpoint, […]

  • Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Tanjung Priok Angkat Wastra Nusantara Lewat Pakaian Nasional

    Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Tanjung Priok Angkat Wastra Nusantara Lewat Pakaian Nasional

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja laki-laki dan perempuan BRI Branch Office Tanjung Priok tampil dengan mengenakan pakaian nasional bertema wastra nusantara. Kehadiran busana tradisional di lingkungan kerja menghadirkan suasana yang hangat, berwarna, dan sarat nilai budaya. Dengan mengusung tema wastra nusantara, para pekerja mengenakan beragam kain dan busana adat dari berbagai daerah di […]

  • Kebutuhan Dana Tunai Menguat, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan 44,74%

    Kebutuhan Dana Tunai Menguat, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan 44,74%

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatat pertumbuhan positif pada bisnis pembiayaan dana tunai hingga paruh pertama 2026. Per Juni 2026, tercatat penyaluran pembiayaan dana tunai tumbuh 44,74% secara tahunan (year on year/yoy) dan memberikan kontribusi sebesar 10,88% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat […]

  • Wujudkan Jalan Tol yang Andal dan Berkualitas, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang

    Wujudkan Jalan Tol yang Andal dan Berkualitas, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Semarang, 01 Agustus 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) kembali melaksanakan pekerjaan preservasi jalan tol melalui metode Scrapping, Filling and Overlay (SFO) dan rekonstruksi perkerasan pada Ruas Jalan Tol Semarang. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya PT JMTM dalam menjaga kualitas dan keandalan infrastruktur jalan tol serta mendukung kelancaran dan keselamatan pengguna jalan. […]

expand_less