Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tinjau Runtuhan Tebing di Aceh Tengah, Menteri Dody Instruksikan Penanganan Komprehensif Sesuai Arahan Presiden

Tinjau Runtuhan Tebing di Aceh Tengah, Menteri Dody Instruksikan Penanganan Komprehensif Sesuai Arahan Presiden

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

ACEH, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung lokasi runtuhan tebing di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, pada Jumat (6/2). Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memastikan penanganan bencana di wilayah tersebut dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Dody menegaskan bahwa fokus
penanganan tidak boleh hanya terpaku pada titik longsoran semata. Penanganan
harus menyentuh akar masalah dan faktor pemicu di sekitar kawasan, termasuk
pengendalian aliran air dan stabilitas kondisi geologi.

“Saya hari ini spesifik berkunjung ke Aceh Tengah karena ada
arahan dari Pak Presiden Prabowo melalui Pak Seskab agar penanganannya lebih
bersifat komprehensif. Ada beberapa item yang akan kita kerjakan, mulai
dari grouting, penanganan sungai, sampai penguatan di beberapa
titik. Mesti kita lakukan penanganan cepat,” ujar Menteri Dody di lokasi
peninjauan.

Berdasarkan hasil observasi lapangan, kawasan runtuhan dinilai
belum sepenuhnya aman. Menteri Dody mengungkapkan adanya indikasi pergerakan
air di bawah permukaan tanah yang berpotensi memperbesar skala runtuhan jika
tidak segera ditangani secara teknis.

“Saya minta pekerjaan fisiknya segera dilakukan, karena tadi
saat kita meninjau, terasa ada getaran. Artinya area ini memang belum 100
persen secure (aman). Di bawah ini masih ada pergerakan air
dan itu harus kita hentikan,” tegasnya.

Kementerian PU mencatat keberadaan dua jalur jalan alternatif (detour)
di sekitar lokasi bencana. Jalur detour pertama memiliki
panjang sekitar 1,2 km, sedangkan jalur kedua mencapai 5,2 km. Menteri Dody
menekankan prioritas untuk menyelamatkan jalur detour pertama
agar tidak mengalami kerusakan lebih lanjut dan tetap dapat difungsikan.

“Kita punya detour kedua yang lebih panjang,
tapi saya harapkan detour pertama ini tidak runtuh. Tinggal
sekitar 80 meter lagi yang harus kita selamatkan, makanya saya arahkan agar
pekerjaan bisa langsung dilakukan dengan cepat,” imbuh Menteri Dody.

Secara teknis, penanganan akan dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan
Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Direktorat Jenderal Bina Marga. Langkah-langkah
strategis yang disiapkan meliputi pengendalian aliran Sungai Pasangan agar
tidak melimpas ke area longsoran, serta penutupan dan penguatan area gua yang
terindikasi menjadi jalur masuknya air ke bawah badan jalan.

“Dari kajian bersama Kementerian PU dan Universitas Syiah
Kuala, terindikasi ada sisipan air sungai yang masuk ke sini. Di dekat sungai
kita akan tutup alirannya, lalu di antara gua dan jalan detour kita
lakukan grouting supaya air tidak masuk dan tidak memperparah
kondisi,” jelasnya.

Selain aspek keselamatan infrastruktur, percepatan penanganan ini
dinilai krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal. Kawasan sekitar lokasi
runtuhan diketahui merupakan sentra perkebunan cabai berskala besar. Menteri
Dody mengingatkan bahwa keterlambatan penanganan dapat berdampak pada
distribusi logistik pertanian.

“Kalau ini sampai melebar lagi, akan muncul masalah baru,
termasuk gangguan produksi pertanian dan potensi inflasi. Makanya saya minta
ini dikerjakan cepat supaya runtuhan tidak semakin melebar,” kata Menteri
Dody.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus melakukan pengamanan
kawasan dan melaksanakan rencana penanganan secara bertahap. Keselamatan,
kualitas konstruksi, dan keberlanjutan fungsi jalan menjadi prioritas utama
dalam penyelesaian masalah ini.

“Jadi karena banyak pekerjaan, pasti akan perlu waktu. Namun
harapannya memang segera selesai secepat-cepatnya, tapi kualitas harus tetap
kita jaga. Supaya apapun yang kita kerjakan hari ini, dapat bertahan lama
hingga di masa mendatang,” tandas Menteri Dody.

 Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arus Mudik dan Balik Lebaran 1447 H/2026 M di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang Berjalan Lancar dan Kondusif

    Arus Mudik dan Balik Lebaran 1447 H/2026 M di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang Berjalan Lancar dan Kondusif

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan terbaik selama periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M. Pada periode arus mudik dan balik, Terminal Penumpang Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang mencatat kelancaran operasional dengan fokus utama pada kenyamanan […]

  • Menara Jakarta: Apartemen Siap Huni di Kawasan Superblock Strategis Kemayoran

    Menara Jakarta: Apartemen Siap Huni di Kawasan Superblock Strategis Kemayoran

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Menara Jakarta menghadirkan solusi hunian modern bagi masyarakat urban melalui apartemen mulai dari 1BR siap huni yang berada di dalam kawasan superblock terintegrasi. Menara Jakarta menghadirkan solusi hunian modern bagi masyarakat urban melalui apartemen mulai dari 1BR siap huni yang berada di dalam kawasan superblock terintegrasi. Mengusung konsep praktis dan fungsional, apartemen ini menjadi pilihan […]

  • Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual, Perkuat Peran Pemda dalam Tindak Lanjut Program Cek Kesehatan Gratis

    Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual, Perkuat Peran Pemda dalam Tindak Lanjut Program Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Juli 2026 – Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri sukses menyelenggarakan Forum Diskusi Aktual (FDA) di Hotel Horison, Menteng, Kota Jakarta Pusat. Diskusi strategis ini mengangkat tema “Penguatan Peran Pemerintah Daerah dalam Tindak Lanjut Cek Kesehatan Gratis”, sebuah langkah nyata untuk memastikan […]

  • DJI Matrice 400: Platform Drone Enterprise Multi-Payload untuk Semua Industri

    DJI Matrice 400: Platform Drone Enterprise Multi-Payload untuk Semua Industri

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Operasional drone di lingkungan industri sering membutuhkan lebih dari satu jenis sensor dalam satu misi, dari kamera survei hingga LiDAR, thermal, dan payload khusus lainnya. Platform drone yang terbatas pada satu payload memaksa tim untuk menjalankan misi terpisah dan memperpanjang waktu operasional di lapangan. DJI Matrice 400 hadir sebagai platform drone enterprise yang mendukung hingga […]

  • Saatnya Indonesia dan India Memperkuat Kemitraan yang Saling Menguntungkan

    Saatnya Indonesia dan India Memperkuat Kemitraan yang Saling Menguntungkan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Oleh Primus Dorimulu* Jakarta — Indonesia dan India telah berbagi sejarah selama ribuan tahun. Kini saatnya kedua negara tidak hanya mewarisi masa lalu yang luar biasa tersebut, tetapi juga bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik, sehingga keduanya mampu memainkan peran yang semakin penting di panggung global. Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 7 […]

  • Hadapi Gejolak Energi Global, Holding Perkebunan Nusantara Andalkan PLTBg PalmCo

    Hadapi Gejolak Energi Global, Holding Perkebunan Nusantara Andalkan PLTBg PalmCo

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketidakpastian harga energi fosil akibat dinamika geopolitik global mendorong pelaku industri mencari strategi alternatif demi menjaga stabilitas operasional. Di sektor perkebunan, langkah antisipatif tersebut telah menunjukkan hasil melalui pemanfaatan energi baru terbarukan berbasis limbah kelapa sawit. Salah satunya dilakukan oleh PTPN IV PalmCo, Subholding PT Perkebunan Nusantara III (Persero), yang mengoptimalkan pemanfaatan limbah […]

expand_less