Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » MUNAS IISIA 2026 Bahas Strategi Industri Baja Nasional di Tengah Tantangan Global

MUNAS IISIA 2026 Bahas Strategi Industri Baja Nasional di Tengah Tantangan Global

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

Jakarta, 12 Februari 2026 – Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (IISIA) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (MUNAS) IISIA 2026 pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta.

Mengusung tema “Peluang Strategis Industri Baja
Indonesia dalam Membangun Kedaulatan Ekosistem Industri Baja Nasional”, MUNAS
IISIA 2026 menjadi forum strategis untuk membahas arah kebijakan, tantangan
global, serta langkah konkret dalam memperkuat ekosistem industri baja
nasional.

Agenda dimulai pukul 13.00 WIB dengan registrasi dan
pembukaan resmi, dilanjutkan dengan sambutan dari Chairman IISIA Dr. Akbar
Djohan  yang juga Direktur Utama PT
Krakatau Steel (Persero) Tbk serta serta Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya
Novyan Bakrie, yang diwakili Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Saleh Husin.

Menghadapi
Badai Global dengan Kemandirian

Dalam pidatonya, Dr. Akbar Djohan menekankan bahwa
industri saat ini tengah menghadapi tekanan besar. “Kita berada di tengah badai
global. Oversupply melanda pasar dunia, harga bahan baku berfluktuasi, dan
tekanan produk impor terus mengancam pasar domestik,” ujarnya.

Namun di balik tantangan tersebut, Indonesia memiliki potensi
yang luar biasa. Proyek infrastruktur yang terus berjalan, hilirisasi yang
semakin masif, serta pertumbuhan sektor manufaktur menjadi peluang emas yang
harus dimanfaatkan. Tanpa fondasi yang kuat, peningkatan permintaan baja hanya
akan menjadi pintu masuk bagi produk luar negeri.

“Hari ini kita berjanji: Baja nasional harus berdaulat!
Kita harus mandiri, kompetitif, dan menjadi tuan rumah yang tangguh di negeri
sendiri,” tegas Akbar.

Dukungan Pemerintah dan Kebijakan Strategis

Forum ini juga menghadirkan pidato kunci dari sejumlah
tokoh penting, di antaranya Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa yang
diwakili Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto, Menteri Energi dan Sumber Daya
Mineral RI yang diwakili Staf Ahli Bidang Perencanaan Strategis Jisman P
Hutajulu, Menteri Perindustrian RI yang diwakili Direktur Jenderal ILMATE Setia
Darta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, serta
Dewan Pengawas IISIA Silmy Karim.

Menko Airlangga Hartarto menyatakan bahwa industri besi
dan baja merupakan tulang punggung perekonomian nasional. “Pemerintah terus
mendorong sinergi antara pelaku usaha, asosiasi, dan regulator untuk meningkatkan
daya saing, memperkuat kapasitas produksi, serta mempercepat transformasi yang
berkelanjutan,” ujarnya.

Sesi pidato kunci kedua menghadirkan jajaran wakil menteri dan perwakilan
pemerintah yang membahas kebijakan serta arah penguatan industri baja nasional,
yaitu: Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri, Wakil
Menteri Investasi dan Hilirisasi RI Todotua Pasaribu,
serta perwakilan pelaku industri baja
nasional.

Diskusi difokuskan pada isu-isu strategis seperti
pengendalian impor dan trade remedies, kebijakan P3DN dan standardisasi, energi
dan bahan baku, roadmap industri baja nasional, hilirisasi, serta keberlanjutan
lingkungan.

Penguatan Standardisasi SNI untuk Keamanan dan Keselamatan

Salah satu poin penting yang dibahas dalam MUNAS
adalah penguatan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk seluruh
produk baja, termasuk baja impor.

IISIA menekankan bahwa semua baja yang beredar di
Indonesia, baik produksi local maupun impor, wajib memenuhi SNI sebagai jaminan
keamanan, keselamatan, dan kualitas produk. Hal ini krusial untuk melindungi konsumen, memastikan keandalan konstruksi
infrastruktur, serta menciptakan persaingan yang adil dan sehat di pasar domestik.

“Standardisasi bukan hanya soal teknis, tetapi juga
tentang keselamatan masyarakat dan kedaulatan industri. Produk baja yang tidak
memenuhi SNI berpotensi mengancam keamanan konstruksi dan nyawa manusia. Oleh
karena itu, pengawasan ketat terhadap kepatuhan SNI, khususnya untuk produk
impor, harus menjadi prioritas,” ungkap salah satu perwakilan IISIA.

IISIA mendorong pemerintah untuk memperkuat
pengawasan di perbatasan (border control) dan pascaperbatasan (post-border monitoring) guna memastikan
tidak ada produk baja yang tidak memenuhi standar beredar di pasaran.

Konsolidasi
Organisasi dan Penguatan Struktur Kepemimpinan

Selain sebagai forum pembahasan kebijakan strategis,
MUNAS IISIA 2026 juga menjadi momentum penting secara organisasi melalui
pelaksanaan Rapat Pleno Anggota. Dalam forum tersebut, pengurus menyampaikan
laporan pertanggungjawaban beserta laporan dari masing-masing komite yang
mencakup isu pengendalian impor dan trade remedies, energi dan bahan baku,
perkembangan organisasi, hingga pembahasan perubahan anggaran dasar.

Agenda ini juga menetapkan pengangkatan Executive Committee
periode 2026–2030, serta pemilihan dan pengangkatan Chairman, Vice Chairman, dan
para Ketua Kluster untuk masa bakti yang sama.

Melalui MUNAS 2026, IISIA menegaskan kembali
komitmennya untuk memperkuat posisi industri baja sebagai tulang punggung
pembangunan nasional. Di tengah tekanan geopolitik, fluktuasi harga komoditas,
dan dinamika perdagangan global, industri baja Indonesia dituntut bukan hanya
untuk bertahan, tetapi juga untuk naik kelas.

Karena dalam ekosistem industri modern, kedaulatan
bukan sekadar slogan—ia harus dibangun melalui strategi, kolaborasi, dan
keberanian dalam mengambil keputusan.

Berdasarkan hasil Rapat Pleno Anggota dan ketetapan
MUNAS 2026, berikut adalah susunan pengurus untuk periode 2026–2030:

 

Chairman : Dr Akbar Djohan

Vice Chairman I : Ismail Mandry

Vice Chairman II : Tony Taniwan

Vice Chairman III : Stephanus Koeswandi

Dan Beberapa Ketua Klaster.

 

Visi IISIA:
Intervensi Negara sebagai Penentu Utama

Sebagai penutup, IISIA menegaskan bahwa masa depan baja
nasional tidak boleh hanya bergantung pada mekanisme pasar. Diperlukan kehadiran
negara melalui kebijakan yang tegas.

“Masa depan baja nasional ditentukan oleh keberanian
negara dalam mengambil pilihan kebijakan. Kita membutuhkan pengelolaan impor
yang ketat, pengendalian investasi pada sektor yang sudah jenuh, penegakan
standardisasi SNI yang konsisten, serta perlindungan kapasitas strategis di
tengah dinamika perdagangan global,” pungkas Dr. Akbar Djohan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India

    Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta — Upaya memperkuat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan India kembali diperluas melalui peresmian Bharat Corner di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Jumat (24/4/2026) lalu. Fasilitas ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kolaborasi pendidikan yang lebih luas sekaligus mendukung agenda internasionalisasi perguruan tinggi. Peresmian dilakukan langsung oleh Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep […]

  • KAI Daop 2 Bandung Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Hari Ini, 18 Maret 2026

    KAI Daop 2 Bandung Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Hari Ini, 18 Maret 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 18 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung memprediksi puncak arus mudik Angkutan Lebaran 2026 terjadi pada hari ini, Rabu, 18 Maret 2026. Tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api terlihat dari peningkatan volume penumpang yang signifikan pada hari ini dibandingkan hari-hari sebelumnya. KAI Daop 2 Bandung menyatakan […]

  • Okinawa Harborview Hotel Rampungkan Renovasi Menyeluruh, Hadirkan Pengalaman Okinawa Modern

    Okinawa Harborview Hotel Rampungkan Renovasi Menyeluruh, Hadirkan Pengalaman Okinawa Modern

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Pengalaman menginap yang lebih berkelas dengan Club Lounge, Garden Pool, dan teppanyaki Kobe Beef Okinawa Harborview Hotel telah menyelesaikan renovasi menyeluruh yang dilakukan dalam rangka memperingati 50 tahun sejak pembukaannya, dan akan merayakan grand opening dengan tampilan baru pada musim panas 2026. Informasi selengkapnya:https://oka-hvh.com.e.asa.hp.transer.com/anniversary/Melalui renovasi ini, kamar-kamar tamu telah ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan yang lebih […]

  • SLN Institute Resmi Hadir untuk Mendorong SDM Indonesia Tumbuh Melampaui Batas

    SLN Institute Resmi Hadir untuk Mendorong SDM Indonesia Tumbuh Melampaui Batas

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, 31 Juli 2026 — Mengusung semangat “Grow Beyond Limits”, SLN Institute secara resmi meluncurkan kiprahnya di Indonesia sebagai institusi pengembangan kompetensi profesional yang berfokus pada bidang pendidikan, pelatihan, sertifikasi, serta peningkatan produktivitas sumber daya manusia (SDM). Kehadiran SLN Institute menjadi solusi strategis di tengah transformasi dunia kerja modern yang diwarnai oleh pesatnya perkembangan teknologi, […]

  • BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 89% hingga Juli 2026, Perkuat Pertumbuhan Berkualitas

    BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 89% hingga Juli 2026, Perkuat Pertumbuhan Berkualitas

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 89% secara year-on-year (YoY) hingga Juli 2026. Kinerja tersebut mencerminkan strategi Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas pembiayaan, efisiensi operasional, dan pengelolaan risiko. Pencapaian tersebut diraih di tengah dinamika industri pembiayaan dan perubahan lanskap pasar yang terus berkembang. […]

  • Dukung OJK dan AAJI, Prudential Syariah Perkuat Literasi  untuk Mahasiswa UNAIR

    Dukung OJK dan AAJI, Prudential Syariah Perkuat Literasi untuk Mahasiswa UNAIR

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Surabaya, 13 Agustus 2026 — PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) memperkuat komitmen investasi sosialnya melalui Literasi dan Inklusi Keuangan bagi generasi muda serta Industry Social Responsibility (ISR) bagi masyarakat produktif — dua wujud kehadiran di berbagai lapisan kehidupan masyarakat Indonesia. Rangkaian ini dimulai dengan edukasi perencanaan keuangan dan perlindungan berbasis prinsip syariah bagi […]

expand_less