Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Halo Robotics Rilis Panduan Pemilihan Drone Kargo: FlyCart 100 dan FlyCart 30

Halo Robotics Rilis Panduan Pemilihan Drone Kargo: FlyCart 100 dan FlyCart 30

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Penggunaan drone kargo di sektor industri semakin berkembang seiring kebutuhan distribusi logistik di area terpencil dan sulit dijangkau.

Teknologi ini mulai digunakan pada operasional tambang, proyek infrastruktur, fasilitas energi, hingga situasi tanggap darurat.

Halo Robotics merangkum perbandingan dua sistem drone kargo heavy-lift dari DJI, yaitu FlyCart 100 dan FlyCart 30, sebagai referensi dalam menentukan solusi logistik udara sesuai kebutuhan operasional.

Kapasitas Angkut dan Skala Penggunaan

Perbedaan utama kedua sistem terletak pada kapasitas muatan serta target penggunaan di lapangan.

FlyCart 30 memiliki kapasitas hingga sekitar 30 kg dan digunakan untuk distribusi ringan seperti dokumen, tools kecil, serta kebutuhan operasional harian.

FlyCart 100 mampu membawa hingga 85 kg dengan konfigurasi dual battery sehingga lebih sesuai untuk pengiriman peralatan berat dan logistik industri skala besar.

Sistem Keamanan Penerbangan

FlyCart 100 dilengkapi sistem keamanan multi-sensor meliputi LiDAR terrain awareness, radar 360°, penta-vision system, parasut terintegrasi, serta redundant flight system. Kombinasi sensor tersebut membantu menjaga stabilitas penerbangan pada lingkungan kompleks seperti pegunungan, area konstruksi padat, maupun lokasi dengan hambatan udara tinggi.

Penggunaan di Industri Tambang

Pada operasional pertambangan, FlyCart 30 digunakan untuk pengiriman dokumen antar site, spare part kecil, dan logistik ringan.

FlyCart 100 digunakan untuk pengiriman komponen besar, peralatan maintenance berat, serta distribusi logistik medis darurat antar area kerja.

Perwakilan industri tambang menyampaikan bahwa penggunaan sistem heavy-lift mampu menurunkan waktu pengiriman dan membantu menjaga kelangsungan operasional di area yang berjauhan.

Infrastruktur dan Jaringan Transmisi Listrik

Pada proyek pembangunan jaringan listrik di area tanpa akses jalan, drone kargo menjadi alternatif distribusi material.

FlyCart 30 digunakan untuk membawa kabel ringan dan alat ukur, sementara FlyCart 100 mampu mengangkut kabel berukuran besar serta perangkat instalasi dalam satu penerbangan.

Operasi Tanggap Darurat

Dalam situasi bencana, drone kargo memungkinkan pengiriman cepat makanan, obat-obatan, pompa air, dan perlengkapan medis ke wilayah terisolasi. Pengiriman tanpa jalur darat dapat mempercepat respon awal sekaligus mengurangi risiko personel lapangan.

Operasional Offshore

Pada fasilitas offshore, biaya transportasi kapal menjadi faktor utama efisiensi. FlyCart 30 digunakan untuk pengiriman dokumen dan spare part kecil antar platform, dan FlyCart 100 digunakan untuk pengiriman peralatan pemeliharaan berat serta logistik dari darat ke platform tanpa awak.

Potensi Logistik Jarak Menengah

Untuk radius sekitar 8 hingga 20 km dari hub logistik, drone kargo mulai relevan digunakan untuk distribusi antar fasilitas operasional yang sebelumnya bergantung pada transportasi darat dengan waktu tempuh panjang.

Dukungan Operasi Strategis

Pada operasi keamanan dan dukungan strategis, drone kargo digunakan untuk distribusi peralatan ringan hingga suplai darurat dan logistik medis dengan tujuan mengurangi paparan risiko terhadap personel.

Penutup

Pemilihan drone kargo ditentukan oleh jenis muatan dan skala operasi. FlyCart 30 sesuai untuk distribusi ringan dan mobilitas cepat. FlyCart 100 sesuai untuk kebutuhan logistik berat lintas medan termasuk pertambangan besar, jaringan listrik, tanggap bencana, offshore, dan distribusi jarak menengah.

Pemanfaatan drone kargo menunjukkan perubahan pendekatan logistik industri menuju distribusi yang lebih cepat, aman, dan terukur terutama pada wilayah dengan keterbatasan akses transportasi konvensional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saat Rupiah Melemah dan Biaya Hidup Naik, Banyak Orang Diam-Diam Memilih Cara Ini untuk Bertahan

    Saat Rupiah Melemah dan Biaya Hidup Naik, Banyak Orang Diam-Diam Memilih Cara Ini untuk Bertahan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Di tengah situasi ekonomi yang penuh dinamika, satu hal menjadi semakin jelas: masyarakat tidak lagi hanya mencari dana, tetapi juga cara yang lebih cerdas untuk mengelola aset mereka. Di tengah tekanan ekonomi yang kian terasa, mulai dari pelemahan rupiah hingga kenaikan harga kebutuhan pokok, masyarakat Indonesia perlahan mengubah cara mereka mengelola keuangan. Jika sebelumnya pinjaman […]

  • Bank Raya Dorong Adopsi Uang Saku di Aplikasi Raya, Wujudkan Resolusi Tahun Baru Masyarakat untuk Kelola Keuangan Sejak Dini

    Bank Raya Dorong Adopsi Uang Saku di Aplikasi Raya, Wujudkan Resolusi Tahun Baru Masyarakat untuk Kelola Keuangan Sejak Dini

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Januari 2026 – Bank Raya (AGRO), bank digital bagian dari BRI Group, terus mendorong komitmen untuk percepatan adopsi inklusi keuangan ke berbagai lini masyarakat. Terutama di awal tahun yang menjadi momentum psikologis bagi masyarakat untuk memperbaiki kondisi finansial, salah satunya dengan mengenalkan dan membangun kebiasaan menabung di lingkungan keluarga sejak dini. Untuk itu, […]

  • Cara Membaca Pergerakan Harga Emas melalui Analisis Teknikal

    Cara Membaca Pergerakan Harga Emas melalui Analisis Teknikal

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Emas (XAUUSD) merupakan salah satu instrumen trading paling populer karena volatilitasnya yang tinggi dan sensitif terhadap kondisi global. Untuk memahami pergerakan harga emas, banyak trader menggunakan analisis teknikal sebagai alat utama. Analisis teknikal membantu trader membaca pola harga, tren, serta momentum pasar untuk menentukan peluang entry dan exit. Berbeda dengan analisis fundamental, metode ini fokus […]

  • Kedutaan Besar India di Jakarta Peringati Hari Republik India ke-77

    Kedutaan Besar India di Jakarta Peringati Hari Republik India ke-77

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kedutaan Besar India di Jakarta menyelenggarakan peringatan Hari Republik India ke-77 di Gama Tower, Jakarta, Senin (26/01/2026). Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri komunitas India, perwakilan diplomatik, mitra Indonesia, serta para sahabat India. Upacara diawali dengan pengibaran Bendera Nasional India oleh Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, diikuti dengan lagu kebangsaan India yang […]

  • MyRepublic Indonesia: FTTH dan FWA Layanan Saling Melengkapi Guna Percepat Broadband Indonesia

    MyRepublic Indonesia: FTTH dan FWA Layanan Saling Melengkapi Guna Percepat Broadband Indonesia

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Bandung, 7 April 2026 – MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pemerataan akses digital nasional melalui partisipasi aktif dalam seminar yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Bandung bertajuk “FTTH, FWA & Mobile Broadband: Strategi Manakah yang Terbaik untuk Mempercepat Pemerataan Akses Digital Indonesia.” Dalam forum ini, MyRepublic Indonesia hadir sebagai perwakilan industri untuk berbagi perspektif […]

  • Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

    Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG) kembali mendorong pemerintah mempercepat pengembangan dimethyl ether (DME) sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga. Konsumsi LPG nasional saat ini mencapai sekitar 8 juta ton per tahun, sementara sekitar 75% kebutuhan masih dipenuhi melalui impor. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai impor LPG Indonesia pada […]

expand_less