Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Masih Berpeluang Menguat, XAU/USD Berpotensi Sentuh 5.100 di Akhir Februari

Emas Masih Berpeluang Menguat, XAU/USD Berpotensi Sentuh 5.100 di Akhir Februari

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global diproyeksikan tetap memiliki peluang untuk melanjutkan tren kenaikan pada pekan terakhir Februari, meskipun saat ini pasar tengah mengalami periode konsolidasi setelah mencatat reli yang signifikan dalam beberapa waktu sebelumnya. Berdasarkan kajian terbaru dari Dupoin Futures, logam mulia tersebut masih mempertahankan kecenderungan bullish dalam jangka menengah, dengan kombinasi dukungan dari indikator teknikal serta faktor fundamental yang masih menguntungkan.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, mengungkapkan bahwa secara teknikal, struktur tren emas pada timeframe H4 masih menunjukkan dominasi tren naik. Namun demikian, kondisi pasar saat ini mencerminkan fase konsolidasi, di mana harga bergerak dalam rentang terbatas setelah sebelumnya mengalami lonjakan tajam. Situasi ini menunjukkan adanya keseimbangan sementara antara kekuatan beli dan tekanan jual, karena investor cenderung mengambil sikap wait and see sambil menunggu faktor pemicu baru yang dapat memberikan arah pergerakan lebih jelas.

Fase konsolidasi ini umumnya terjadi setelah kenaikan harga yang kuat, di mana pelaku pasar melakukan evaluasi ulang terhadap posisi mereka. Dalam kondisi seperti ini, sentimen pasar sangat bergantung pada rilis data ekonomi utama, khususnya dari Amerika Serikat, yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter dan kekuatan dolar AS ke depan.

Andy Nugraha menjelaskan bahwa selama momentum bullish tetap terjaga dan harga tidak menembus level support penting, maka emas berpeluang untuk kembali melanjutkan kenaikan. Dalam skenario optimistis, XAU/USD diperkirakan mampu bergerak menuju area resistance di kisaran 5.100 pada pekan depan. Target ini dinilai realistis secara teknikal apabila sentimen positif tetap mendominasi, terutama jika dolar AS mengalami pelemahan dan permintaan terhadap aset safe haven tetap tinggi.

Selain faktor teknikal, kondisi fundamental global juga terus memberikan dukungan terhadap harga emas. Ketidakpastian geopolitik yang masih berlangsung serta kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi global membuat investor tetap mempertimbangkan emas sebagai aset perlindungan nilai. Dalam situasi volatilitas yang tinggi, emas sering kali menjadi pilihan utama karena sifatnya yang relatif stabil dibandingkan instrumen berisiko lainnya.

Lebih lanjut, ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mulai mengarah pada kebijakan moneter yang lebih longgar turut memberikan sentimen positif bagi emas. Potensi penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral AS dapat memberikan tekanan terhadap dolar AS, yang pada akhirnya meningkatkan daya tarik emas bagi investor internasional. Hal ini disebabkan oleh hubungan terbalik antara dolar dan emas, di mana pelemahan dolar cenderung mendorong kenaikan harga logam mulia tersebut.

Permintaan emas dari bank sentral dan institusi besar juga tetap menunjukkan tren yang solid. Bank sentral di berbagai negara terus meningkatkan cadangan emas mereka sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan perlindungan terhadap ketidakstabilan ekonomi global. Permintaan yang konsisten dari institusi besar ini membantu menjaga struktur tren naik emas dalam jangka menengah, meskipun pergerakan jangka pendek masih diwarnai oleh fluktuasi.

Meski prospek kenaikan masih terbuka, Andy Nugraha juga mengingatkan adanya kemungkinan skenario negatif yang perlu diantisipasi. Apabila harga mengalami pembalikan arah dan menembus level support krusial di area 4.630, maka tekanan jual berpotensi meningkat. Dalam kondisi tersebut, emas dapat melanjutkan pelemahan menuju kisaran 4.415. Penurunan di bawah level tersebut dapat memicu aksi jual lanjutan, khususnya dari trader jangka pendek yang merespons sinyal teknikal.

Selain itu, sejumlah indikator ekonomi penting dari Amerika Serikat, seperti data inflasi (CPI) dan laporan ketenagakerjaan Non Farm Payrolls (NFP), akan menjadi faktor utama yang memengaruhi volatilitas pasar. Jika data ekonomi menunjukkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan, maka dolar AS berpotensi menguat dan memberikan tekanan terhadap harga emas. Sebaliknya, apabila data menunjukkan pelemahan ekonomi, maka peluang pelonggaran kebijakan moneter akan semakin besar, yang dapat menjadi katalis positif bagi kenaikan emas.

Secara keseluruhan, prospek pergerakan emas pada pekan terakhir Februari masih menunjukkan kecenderungan positif, dengan peluang penguatan menuju level 5.100 selama harga tetap bertahan di atas area support penting. Namun, kondisi konsolidasi saat ini mengindikasikan bahwa pasar masih berada dalam fase penentuan arah. Oleh karena itu, investor dan pelaku pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan data ekonomi global, kebijakan moneter, serta dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi pergerakan harga emas dalam waktu dekat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Foundation Perkuat Dampak Berkelanjutan lewat Inovasi dan Kolaborasi

    Pertamina Foundation Perkuat Dampak Berkelanjutan lewat Inovasi dan Kolaborasi

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA, 13 Februari 2026 — Perayaan Dies Natalis Universitas Pertamina (UPER) dan Hari Ulang Tahun Pertamina Foundation (PF) menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PF dan UPER menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 23 mitra strategis dari sektor pemerintah, […]

  • LRT Jabodebek Amankan 168 Barang Tertinggal, 47 Berhasil Dikembalikan ke Pemilik Selama Libur Lebaran 2026

    LRT Jabodebek Amankan 168 Barang Tertinggal, 47 Berhasil Dikembalikan ke Pemilik Selama Libur Lebaran 2026

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mencatat 168 barang tertinggal selama libur Lebaran 2026, dengan petugas melakukan pengamanan dan verifikasi kepemilikan untuk mengembalikan barang kepada pemiliknya. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 168 barang tertinggal di layanan LRT Jabodebek selama periode libur Lebaran 2026. Dari jumlah tersebut, 47 barang telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, sementara sisanya masih dalam […]

  • Mahasiswa BINUS @Bekasi Perluas Wawasan Global melalui Program Study Abroad di Turki

    Mahasiswa BINUS @Bekasi Perluas Wawasan Global melalui Program Study Abroad di Turki

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Bekasi, 7 April 2026 – Di era globalisasi, pengalaman belajar lintas negara menjadi salah satu nilai tambah penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Tidak hanya memperkaya wawasan akademik, pengalaman internasional juga membentuk kemampuan adaptasi, kemandirian, serta pola pikir global yang dibutuhkan di masa depan. Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan […]

  • MiiTel RecPod Kini Dilengkapi Copilot, Temukan Insight Instan dari Rekaman Meeting di Smartphone

    MiiTel RecPod Kini Dilengkapi Copilot, Temukan Insight Instan dari Rekaman Meeting di Smartphone

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Februari 2026 – RevComm menghadirkan fitur Copilot di MiiTel RecPod, aplikasi mobile berbasis AI yang mampu merekam, menghasilkan transkripsi, ringkasan, serta analisis percakapan dalam pertemuan tatap muka secara otomatis. Dengan fitur Copilot, pengguna kini bisa melakukan tanya jawab dan mendapatkan insight secara instan dari rekaman meeting di smartphone tanpa harus memutar ulang atau meninjau transkripsi secara manual. […]

  • Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

    Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Program pembangunan Koperasi Merah Putih mulai berjalan di berbagai wilayah Indonesia. Seiring dimulainya pembangunan fasilitas koperasi, gudang distribusi, dan infrastruktur pendukung lainnya, kebutuhan material konstruksi terutama baja struktural meningkat tajam. Dalam beberapa minggu terakhir, banyak kontraktor dan pengelola proyek mulai mengamankan kebutuhan material lebih awal. Hal ini terjadi karena pembangunan dilakukan hampir bersamaan di banyak […]

  • Didorong Sentimen Global, Harga Emas Diproyeksi Tetap Bullish

    Didorong Sentimen Global, Harga Emas Diproyeksi Tetap Bullish

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari Rabu, 8 April 2026 diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan, seiring munculnya kombinasi sinyal teknikal yang solid dan dukungan faktor fundamental yang kondusif. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, XAU/USD kini menunjukkan kecenderungan bullish pada timeframe H4, setelah berhasil menembus area resistance […]

expand_less