Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pertumbuhan Konstruksi 2025 Jadi Sinyal Positif Permintaan Baja, Krakatau Steel Tangkap Peluang Bisnis

Pertumbuhan Konstruksi 2025 Jadi Sinyal Positif Permintaan Baja, Krakatau Steel Tangkap Peluang Bisnis

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar

Jakarta, 4 Maret 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (“Perseroan” atau “KRAS”) memproyeksikan momentum pertumbuhan positif sektor konstruksi nasional pada 2025 akan menjadi katalis signifikan bagi peningkatan kinerja operasional dan finansial Perseroan. Berdasarkan analisis data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Tabel Input-Output, nilai kebutuhan besi dan baja untuk konstruksi tahun ini diperkirakan mencapai Rp59 – Rp65 triliun, setara dengan sekitar 7 – 9 juta ton baja, yang membuka peluang besar bagi Krakatau Steel Group untuk meningkatkan pangsa pasar dan utilisasi kapasitas produksinya.

Direktur Utama PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa momentum ini selaras
dengan strategi transformasi “KS Reborn” yang berfokus pada penguatan bisnis
hilir dan optimalisasi kinerja. “Tren pertumbuhan konstruksi ini bukan hanya sinyal
pasar, tetapi fondasi riil bagi akselerasi perbaikan fundamental Perseroan.
Kami memposisikan diri sebagai penyedia baja utama yang siap mendukung
pembangunan nasional, sekaligus mengoptimalkan kapasitas produksi untuk
meningkatkan kinerja finansial dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang
saham,” lanjut Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia
Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman ALFI (Asosiasi
Logistik dan Forwarder Indonesia atau Indonesian Logistics and Forwarders
Association/ILFA).

Dukungan Data dan Proyeksi Makro yang Solid

Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji dari Steel
& Mining Insight menguatkan analisis dengan data riil. PDB sektor
konstruksi 2025 diproyeksikan mencapai Rp1.311 – Rp1.312 triliun,
meningkat dari realisasi 2024 sebesar Rp1.262,8 triliun. Berdasarkan Tabel
Input-Output 2020, porsi nilai besi dan baja dasar dalam struktur biaya
konstruksi berkisar 4-5%. Dengan mempertahankan rasio ini, tercipta proyeksi
permintaan baja senilai Rp59 – Rp65 triliun dari sektor konstruksi saja.

“Angka ini memberikan kepastian dan visibilitas yang tinggi bagi produsen
baja domestik. Bagi Krakatau Steel, ini adalah peluang untuk meningkatkan
utilisasi pabrik secara signifikan dari level saat ini, yang pada gilirannya
akan mendorong perbaikan margin melalui efisiensi skala ekonomi,” jelas Widodo Setiadharmaji dari Steel & Mining
Insights.

Strategi Menangkap Peluang dan Dampak Jangka Panjang

Krakatau Steel Group menyiapkan strategi komprehensif untuk menangkap
peluang ini sebagai optimalisasi portofolio produk dimana fokus pada produk
baja hilir bernilai tambah tinggi yang banyak dibutuhkan proyek konstruksi dan
infrastruktur. Selain tiu ada sinergi grup dengan memanfaatkan jaringan
logistik, kepelabuhanan, dan kawasan industri dalam grup untuk menekan biaya
dan meningkatkan kecepatan layanan. Selain itu dukungan program pemerintah
untuk emperkuat peran dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan terus
mendorong permintaan jangka menengah-panjang.

Konsistensi pertumbuhan konstruksi dan keberlanjutan PSN memberikan
sinyal stabilitas permintaan (demand visibility) yang sangat
dihargai oleh pasar modal. Stabilitas ini menjadi dasar yang kuat bagi
perencanaan bisnis dan investasi Perseroan ke depan.

Dampak Positif bagi Pemegang Saham

Keberhasilan Krakatau Steel Group dalam merealisasikan peluang ini
diharapkan memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan (revenue
growth)
 dari penjualan produk baja ke sektor konstruksi. Ada pula
Perbaikan Utilisasi Kapasitas yang berdampak pada efisiensi biaya dan
peningkatan profitabilitas. Selain itu penguatan sentimen investor karena
Perseroan dipandang sebagai perusahaan yang mampu memanfaatkan siklus positif
ekonomi dan kebijakan pembangunan pemerintah.

“Kami yakin bahwa dengan eksekusi strategi yang tepat, momentum positif
sektor konstruksi ini akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan kinerja
operasional dan keuangan Perseroan, yang pada akhirnya bertujuan untuk
meningkatkan nilai perusahaan bagi seluruh pemegang saham,” tutup Dr. Akbar
Djohan.

Dengan proyeksi permintaan yang kuat dan strategi bisnis yang terarah,
Krakatau Steel Group optimis memasuki fase pertumbuhan yang lebih solid seiring
dengan pembangunan nasional. Dengan kondisi ini maka Asta Cita Presiden Prabowo
Subianto untuk peningkatan kesejahteraan bangsa dapat tercapai.

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik 2026, Mengapa HSB Investasi #JadiPilihan?

    Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik 2026, Mengapa HSB Investasi #JadiPilihan?

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Catatkan 17 juta unduhan, HSB Investasi #JadiPilihan trader Indonesia lewat integrasi izin BAPPEBTI, fitur Instant WD, dan teknologi AI trading terkini. Di tengah maraknya  platform keuangan digital saat ini, HSB Investasi hadir menjawab kebutuhan trader akan aplikasi trading terbaik yang bukan sekadar menawarkan kelengkapan fitur, tetapi juga mengedepankan aspek keamanan, legalitas resmi, dan stabilitas teknologi. […]

  • Libur Lebaran 2026, Pengguna LRT Jabodebek Meningkat 33 Persen Dibanding 2025

    Libur Lebaran 2026, Pengguna LRT Jabodebek Meningkat 33 Persen Dibanding 2025

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mencatat peningkatan 33% pengguna selama libur Lebaran 2026, dengan 294.659 pengguna, berkat integrasi moda transportasi dan layanan yang optimal. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan jumlah pengguna LRT Jabodebek selama periode libur Lebaran tanggal 18–24 Maret 2026. Pada periode tersebut tercatat sebanyak 294.659 pengguna LRT Jabodebek. Jumlah ini meningkat sekitar 33 persen […]

  • Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

    Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG) kembali mendorong pemerintah mempercepat pengembangan dimethyl ether (DME) sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga. Konsumsi LPG nasional saat ini mencapai sekitar 8 juta ton per tahun, sementara sekitar 75% kebutuhan masih dipenuhi melalui impor. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai impor LPG Indonesia pada […]

  • Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

    Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin yang berlangsung di Jackone Hall Gedung BRI Region 6. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pekerja Region 6 yang beragama Islam dengan penuh khidmat. Pada kesempatan tersebut, materi pengajian disampaikan oleh seorang ustadz yang membahas […]

  • Mengenal UVA & UVB dan Dampaknya pada Kulit Bayi

    Mengenal UVA & UVB dan Dampaknya pada Kulit Bayi

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Saat cuaca cerah, banyak orang tua merasa itu waktu yang tepat untuk mengajak si kecil keluar rumah. Namun dibalik hangatnya sinar matahari, ada paparan sinar ultraviolet (UV) yang tidak terlihat oleh mata. Dua jenis sinar UV yang paling sering berdampak pada kulit adalah UVA dan UVB. Meski terdengar mirip, keduanya memiliki efek berbeda pada kulit […]

  • Gubernur Yulius Selvanus Komaling Bahas Penguatan Sektor Kelautan Sulut Bersama Menteri KKP RI

    Gubernur Yulius Selvanus Komaling Bahas Penguatan Sektor Kelautan Sulut Bersama Menteri KKP RI

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Jakarta, ReputasiPlus.com — Langkah serius Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan kembali ditunjukkan melalui pertemuannya dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di Jakarta, Senin (3/11/2025). Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh substansi itu turut dihadiri oleh jajaran pejabat eselon I Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). […]

expand_less