Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG) kembali mendorong pemerintah mempercepat pengembangan dimethyl ether (DME) sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga. Konsumsi LPG nasional saat ini mencapai sekitar 8 juta ton per tahun, sementara sekitar 75% kebutuhan masih dipenuhi melalui impor.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai impor LPG Indonesia pada 2024 mencapai US$3,8 miliar atau setara Rp64,1 triliun (kurs Rp16.888 per dolar AS).

Proyek DME bahkan telah masuk dalam daftar proyek prioritas hilirisasi nasional dan direncanakan mulai digarap pada tahun ini di bawah koordinasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

MIND ID bersama Pertamina berkolaborasi dalam percepatan hilirisasi batu bara menjadi menjadi produk energi alternatif seperti Synthetic Natural Gas (SNG), Dimethyl Ether (DME) dan Methanol melalui penguatan rantai mineral, batu bara, dan energi nasional. Dalam kolaborasi ini Pertamina berperan sebagai offtaker dan agregator infrastruktur distribusi.

Hasil hilirisasi batu bara, seperti Dimethyl Ether (DME), Synthetic Natural Gas (SNG), dan metanol—nantinya akan terserap dan tersalurkan secara efektif kepada masyarakat dan industri sebagai substitusi energi impor.

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menilai pengembangan DME menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Menurutnya, konflik di Timur Tengah dapat mengganggu distribusi minyak dan gas dari kawasan Teluk Persia yang melewati jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz. Amerika Serikat menjadi pemasok utama dengan nilai impor sekitar US$2,03 miliar atau sekitar 53% dari total impor. Sementara itu, Qatar menyumbang sekitar 11%, disusul Uni Emirat Arab sekitar 10%.

Besarnya ketergantungan tersebut membuat pasokan LPG domestik rentan terhadap dinamika pasar energi global, terutama di tengah ketegangan geopolitik yang berpotensi mengganggu jalur distribusi energi dunia.

“Ketika terjadi eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu pasokan minyak maupun gas dari kawasan Teluk Persia yang melewati Selat Hormuz, ini menjadi alasan kuat kenapa kita perlu melakukan hilirisasi batu bara menjadi DME,” ujarnya.

Ia mengatakan pengembangan DME merupakan salah satu upaya untuk mencari sumber energi substitusi yang dalam jangka panjang dapat menggantikan sebagian kebutuhan LPG impor.

Selain mendukung ketahanan energi, pengembangan DME juga berpotensi membuka pasar baru bagi batu bara berkalori rendah. Indonesia dinilai memiliki modal sumber daya untuk mengembangkan industri tersebut. Hal ini mampu mendorong efektifitas PTBA dalam operasional sehingga produksi batubara kalori rendah juga bisa teroptimalisasi.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia memiliki sumber daya batu bara sekitar 97,96 miliar ton dengan cadangan mencapai 31,95 miliar ton. Sebagian besar cadangan tersebut merupakan batu bara berkalori rendah atau low rank coal, yang selama ini memiliki nilai ekonomi relatif rendah di pasar ekspor.

Menurut Bambang, hilirisasi batu bara juga menjadi kewajiban bagi pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang kontraknya telah diperpanjang.

“Hilirisasi batubara wajib dilakukan oleh pemegang PKP2B yang diperpanjang. Soal apakah ini akan membawa gairah baru atau tidak tergantung dari niatan para pelaku industrinya,” jelasnya.

Ketua Komite Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Bumi Nasional (Aspermigas) Moshe Rizal menilai pengembangan DME perlu dihitung secara cermat agar tidak kalah bersaing dengan LPG impor yang selama ini dipasok dari negara dengan biaya produksi gas lebih rendah.

“DME ini industrinya relatif masih baru dan dari sisi keekonomian juga tidak murah. Karena itu feasibility study-nya harus benar-benar dicermati,” ungkapnya.

Ia menilai pemerintah perlu memastikan harga produksi DME dapat bersaing dengan LPG impor agar proyek tersebut tidak justru menambah beban biaya energi.

“Kalau ternyata produksi DME lebih mahal daripada impor LPG, maka harus dihitung kembali manfaatnya,” tegasnya.

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno juga menilai pengembangan DME berpotensi membantu mengurangi ketergantungan impor LPG, namun tetap memerlukan kajian yang mendalam.

Menurutnya, proyek serupa pernah direncanakan sebelumnya namun tidak berlanjut sehingga aspek teknologi dan keekonomian perlu dihitung secara hati-hati.

“Proyek ini tentu bisa mengurangi impor LPG, tetapi membutuhkan kajian yang mendalam, khususnya terkait keekonomiannya. Teknologi yang digunakan juga harus mampu membuat biaya produksi lebih efisien dibandingkan impor LPG,” pungkas Dia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Perjalanan Aman dan Amanah, KAI Divre I Sumut Pastikan Seluruh Barang Tertinggal Kembali ke Penumpang

    Wujudkan Perjalanan Aman dan Amanah, KAI Divre I Sumut Pastikan Seluruh Barang Tertinggal Kembali ke Penumpang

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 44
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara membuktikan komitmennya sebagai moda transportasi yang aman dengan keberhasilan mengembalikan seluruh barang tertinggal milik penumpang sepanjang tahun 2025.   “Sepanjang tahun 2025, KAI Divre I Sumatera Utara mengamankan 14 laporan barang tertinggal senilai Rp40.550.000 dan seluruhnya telah kembali ke tangan pemiliknya tanpa kekurangan satu apa […]

  • Libur Panjang Tahun Baru Imlek, 46.128 Penumpang Gunakan KA di Wilayah Daop Semarang pada Sabtu

    Libur Panjang Tahun Baru Imlek, 46.128 Penumpang Gunakan KA di Wilayah Daop Semarang pada Sabtu

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang mencatat volume penumpang yang cukup tinggi pada periode libur panjang memperingati Tahun Baru Imlek 2026, 13 hingga 17 Februari 2026. KAI Daop 4 Semarang mencatat volume penumpang yang cukup tinggi pada periode libur panjang memperingati Tahun Baru Imlek 2026, 13 hingga 17 Februari 2026. Pada Sabtu ini (14/2), hingga pukul 07.00 […]

  • Tren Pariwisata Seririt Bali: Destinasi Tenang di Bali Utara yang Mulai Menarik Perhatian Wisatawan

    Tren Pariwisata Seririt Bali: Destinasi Tenang di Bali Utara yang Mulai Menarik Perhatian Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Perkembangan pariwisata di Bali tidak lagi hanya terpusat di wilayah selatan seperti Kuta, Seminyak, atau Canggu. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Bali Utara, khususnya Kabupaten Buleleng, mulai menunjukkan peningkatan aktivitas wisata. Salah satu wilayah yang perlahan masuk dalam radar wisatawan adalah Seririt, sebuah kecamatan pesisir yang berada sekitar 20 kilometer dari Singaraja. SERIRIT, BALI – […]

  • Pariwisata Malioboro Yogyakarta Saat Ramadhan dan Lebaran: Tren Wisata Kota dan Alternatif Berbasis Komunitas

    Pariwisata Malioboro Yogyakarta Saat Ramadhan dan Lebaran: Tren Wisata Kota dan Alternatif Berbasis Komunitas

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Selain Malioboro, wisatawan yang datang ke Yogyakarta pada periode Lebaran biasanya juga mengunjungi berbagai destinasi populer seperti kawasan Keraton Yogyakarta, Taman Sari, hingga desa wisata di wilayah Sleman dan Bantul. YOGYAKARTA – Kawasan Malioboro kembali menjadi salah satu pusat aktivitas wisata di Yogyakarta selama periode Ramadhan hingga libur Lebaran. Selain dikenal sebagai ikon wisata kota, […]

  • Momentum Imlek 2026, Okupansi KA Rajabasa dan Kualastabas Melonjak Signifikan

    Momentum Imlek 2026, Okupansi KA Rajabasa dan Kualastabas Melonjak Signifikan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Menyambut libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang berlangsung pada 14 hingga 17 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat peningkatan signifikan jumlah pelanggan. Tingginya mobilitas masyarakat pada momen tersebut tercermin dari penjualan tiket KA Rajabasa dan KA Kualastabas yang melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan. Manajer Humas KAI […]

  • Muswil PKB Sulut Tampilkan Toleransi Beragama, Gubernur Yulius Selvanus Beri Apresiasi

    Muswil PKB Sulut Tampilkan Toleransi Beragama, Gubernur Yulius Selvanus Beri Apresiasi

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara yang digelar di Swiss-Belhotel Manado, Sabtu (13/12/2025), berlangsung dalam suasana penuh toleransi dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi sorotan karena diawali dengan doa Kristen yang dipimpin oleh Pdt. Renata Ticonuwu, sebuah potret nyata kerukunan antarumat beragama dalam ruang politik. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) […]

expand_less