Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Saat Bali Terdiam: Mengalami Hari Nyepi di Pulau Dewata

Saat Bali Terdiam: Mengalami Hari Nyepi di Pulau Dewata

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Seringkali, Bali bergerak dengan ritme yang bising. Sepeda motor melaju kencang di jalan-jalan, klub pantai memutar musik hingga matahari terbenam, dan para wisatawan berkumpul di kafe, restoran, dan berbagai destinasi budaya di seluruh pulau. Namun, sekali setahun, destinasi yang semarak ini berubah total.

Saat masyarakat Bali menyambut Tahun Baru Saka, pulau ini berubah menjadi sunyi. Selama 24 jam, Bali tenggelam dalam keheningan.Aktivitas kerja berhenti, toko-toko tutup, penerbangan dihentikan, dan jalanan tetap kosong. Para pengunjung, sama seperti penduduk setempat, diimbau untuk tetap berada di dalam hotel sementara seluruh pulau secara bersama-sama menahan diri dari aktivitas sehari-hari. Penggunaan televisi, lampu, dan koneksi internet pun dibatasi seminimal mungkin untuk menjaga suasana tetap hening.

Tahun ini, hari Nyepi jatuh pada 19 Maret, menandai awal Tahun Baru Saka yang dipandu oleh filosofi Bali Tri Hita Karana, yang menekankan keharmonisan antara alam spiritual, dunia manusia, dan alam. 

Lebaran dan Nyepi di Bali: Dua Perayaan dalam Harmoni

Suasana Bali tahun ini memiliki dinamika yang menarik karena Hari Raya Nyepi kemungkinan berlangsung berdekatan dengan perayaan Idul Fitri atau Lebaran.

Di banyak daerah di Indonesia, malam takbiran biasanya dirayakan dengan pawai kendaraan, tabuhan bedug, dan pengeras suara yang menggema di seluruh kota. Namun di Bali, ketika momen tersebut berdekatan dengan Nyepi, tradisi tersebut menyesuaikan diri dengan semangat keheningan pulau.

Kementerian Agama bersama dengan pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat setempat, telah menyepakati panduan khusus agar kedua perayaan dapat berlangsung berdampingan dengan saling menghormati. Umat Islam tetap diperbolehkan melaksanakan takbiran di masjid atau mushola terdekat dengan berjalan kaki, namun tanpa pengeras suara, tanpa petasan, dan dengan penerangan seperlunya, dalam rentang waktu terbatas pada malam hari. 

Pengaturan ini mencerminkan salah satu nilai yang paling kuat di Bali: harmoni dalam keberagaman. Sementara umat Hindu menjalankan hari Nyepi dengan penuh keheningan dan refleksi, umat Muslim tetap dapat menyambut Idul Fitri dengan cara yang sederhana namun bermakna.

Ritual Menjelang Hari Nyepi

Tiga hari sebelum Nyepi, upacara Melasti diadakan di pantai-pantai Bali dan di sumber air suci. Masyarakat yang mengenakan pakaian tradisional berwarna putih berkumpul, membawa benda-benda suci ke laut. Ritual ini melambangkan penyucian, membersihkan manusia dan alam dari energi negatif sebelum tahun baru dimulai.

Pada malam sebelum Nyepi, desa-desa di seluruh Bali mengadakan Pengrupukan, sebuah upacara yang bertujuan untuk mengusir Bhuta Kala, atau roh-roh jahat. Saat malam tiba, jalan-jalan dipenuhi parade patung Ogoh-ogoh yang menjulang tinggi. Diiringi oleh bunyi gong kayu, cahaya obor, dan nyanyian bersama, parade-parade ini menciptakan suasana meriah yang juga kaya akan makna simbolis. 

Menjelang tengah malam, perayaan berakhir. Patung-patung menghilang, musik mereda, dan Bali bersiap menyambut hari yang tidak seperti biasanya.

Mengalami Nyepi dari Pantai Berawa

Di kawasan Berawa, suara ombak menggantikan dengungan lalu lintas yang biasanya terdengar, sementara garis pantai terbentang hampir tanpa gangguan.

Dari balkon Swarga Suites Bali Berawa yang menghadap langsung ke Pantai Berawa, para tamu dapat menyaksikan pemandangan langka: pantai tanpa kerumunan yang biasanya memenuhi area tersebut saat matahari terbenam. Area taman hotel dan kolam renang menyediakan sudut-sudut tenang bagi pengunjung untuk menghabiskan hari dengan membaca, merenung, atau sekadar mendengarkan suara laut.

Saat malam tiba, ketiadaan cahaya kota di sekitar area membuat langit di atas pantai tampak lebih jernih dan berkilauan. Mengamati bintang-bintang dari area terbuka properti adalah salah satu momen tenang yang istimewa, memberikan kesempatan untuk mengalami Bali dengan cara yang jarang dirasakan oleh para pelancong.

Bali Menjelang Nyepi

Para pengunjung juga dapat merasakan keindahan budaya Bali melalui berbagai pertunjukan dan perayaan yang berlangsung di seluruh pulau. Di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, misalnya, berbagai pertunjukan dan kegiatan budaya menampilkan kekayaan tradisi Bali.

Salah satu highlightnya adalah pertunjukan tari Barong, yang menggambarkan perjuangan abadi antara kebaikan dan kejahatan melalui kostum yang rumit dan musik gamelan tradisional. Cerita ini mencerminkan filosofi Rwa Bhineda, yaitu gagasan bahwa kekuatan yang berlawanan harus hidup berdampingan dalam keseimbangan.

Pertunjukan seperti ini memberikan pengunjung pemahaman yang lebih dalam tentang tradisi yang membentuk Nyepi dan keyakinan budaya di balik salah satu perayaan paling unik di Bali.

Pagi Setelah Nyepi

Saat matahari terbit di hari setelah Nyepi, Bali perlahan-lahan kembali beraktivitas. Toko-toko mulai buka, sepeda motor kembali melintas di jalanan, dan energi khas pulau ini pun kembali terasa.

Namun bagi mereka yang mengalami hari sebelumnya dari sudut pandang yang tenang, kenangan tersebut seringkali masih membekas. Menyaksikan Bali sejenak berhenti beraktivitas memberikan pandangan langka tentang akar spiritual pulau ini dan ritme mendalam yang membentuk budayanya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emas Bangkit dari Tekanan, Prospek Bullish Didukung Sentimen Risiko Dunia

    Emas Bangkit dari Tekanan, Prospek Bullish Didukung Sentimen Risiko Dunia

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Harga emas (XAU/USD) global kembali bergerak menguat pada awal perdagangan pekan ini, menegaskan posisinya sebagai aset lindung nilai utama di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan ekonomi dunia. Setelah sempat tertekan dan menyentuh level terendah dalam empat hari pada akhir pekan lalu, Emas berbalik arah dan melonjak lebih dari 1,50% pada hari Senin (19/1). Logam mulia […]

  • KAI Bandara Sudah Layani 155 Ribu Penumpang KA Srilelawangsa Selama Arus Mudik Lebaran 2026 dan Hadirkan Promo THR

    KAI Bandara Sudah Layani 155 Ribu Penumpang KA Srilelawangsa Selama Arus Mudik Lebaran 2026 dan Hadirkan Promo THR

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PT Railink sebagai operator KAI Bandara mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Dalam rentang waktu 11 Maret hingga 23 Maret 2026, KAI Bandara melalui layanan KA Srilelawangsa di wilayah Sumatera Utara telah melayani total 155.212 penumpang. Relasi Medan menuju Bandara Kualanamu sebanyak 63 Ribu Penumpang dan relasi Medan – Binjai hingga Kuala […]

  • PT Yaskawa Electric Indonesia dan BINUS ASO Resmi Kolaborasi, Ini Manfaatnya

    PT Yaskawa Electric Indonesia dan BINUS ASO Resmi Kolaborasi, Ini Manfaatnya

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Di era industri berbasis teknologi dan automasi yang terus berkembang, BINUS ASO School of Engineering aktif membangun berbagai kolaborasi strategis dengan perusahaan dan institusi di Indonesia maupun Jepang untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja modern. Salah satu kerja sama yang menarik perhatian adalah kolaborasi dengan PT Yaskawa Electric Indonesia. Penasaran apa saja manfaat dan peluang […]

  • MIND ID Perkuat Keunggulan Kompetitif Industri, Melalui Ekosistem Industri EV Battery di Karawang

    MIND ID Perkuat Keunggulan Kompetitif Industri, Melalui Ekosistem Industri EV Battery di Karawang

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Holding Industri Pertambangan MIND ID konsisten meningkatkan nilai tambah mineral Indonesia untuk memperkuat peran industri dalam penguatan ekonomi nasional. Melalui pengembangan Ekosistem Industri EV Battery di Karawang, MIND ID mengoptimalkan keunggulan komparatif sektor tambang menjadi keunggulan kompetitif industri. Indonesia memiliki pasokan mineral strategis yang besar, mulai dari nikel, kobalt, mangan, bauksit, tembaga, dan batu bara, […]

  • Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Nilai Tambah Karet Lewat Inovasi Aspal Karet

    Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Nilai Tambah Karet Lewat Inovasi Aspal Karet

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Bogor — PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara menerima kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten. Agenda tersebut dilakukan dalam rangka konsultasi dan diskusi terkait hasil riset serta implementasi aspal karet sebagai solusi peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis dalam […]

  • Liberta Malioboro Perluas Kapasitas Jadi 100 Kamar,  Angkat Konsep Urban Stay Berbasis Ekosistem Lokal

    Liberta Malioboro Perluas Kapasitas Jadi 100 Kamar, Angkat Konsep Urban Stay Berbasis Ekosistem Lokal

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pertumbuhan sektor pariwisata di Yogyakarta terus menunjukkan tren positif, khususnya di kawasan Jalan Malioboro yang menjadi pusat aktivitas wisata dan ekonomi kreatif. Dinamika budaya, seni, serta daya tarik sejarah menjadikan kawasan ini sebagai magnet utama wisatawan domestik maupun mancanegara. Menjawab peningkatan kebutuhan akomodasi di jantung kota, Liberta Malioboro yang berada di bawah pengelolaan Liberta Hotel […]

expand_less