Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tarif Baja Era Trump Tegaskan Baja sebagai Instrumen Geopolitik, Krakatau Steel Tangkap Peluang Penguatan Industri Strategis Nasional

Tarif Baja Era Trump Tegaskan Baja sebagai Instrumen Geopolitik, Krakatau Steel Tangkap Peluang Penguatan Industri Strategis Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

Jakarta, 11 Maret 2026 – Dinamika perdagangan global yang semakin menjadikan tarif baja sebagai instrumen geopolitik membuka peluang strategis bagi penguatan industri baja nasional. Bagi PT Krakatau Steel (Persero) Tbkp/Krakatau Steel Group erubahan ini menegaskan pentingnya baja sebagai komoditas strategis bernilai ekonomi tinggi sekaligus fondasi ketahanan industri.

Direktur Utama PT
Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa realitas
global tersebut harus dibaca sebagai peluang untuk memperkuat fondasi industri
baja nasional secara berkelanjutan.

“Baja
kini diakui secara global sebagai komoditas strategis yang menentukan ketahanan
industri dan ekonomi suatu negara. Bagi Krakatau Steel, ini menjadi momentum
untuk memperkuat posisi sebagai industri baja nasional yang berdaya saing,
efisien, dan mampu mendukung agenda pembangunan jangka panjang Indonesia,” ujar
Dr. Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel
Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder
Indonesia (ALFI/ILFA).

Momentum bagi Penguatan Daya
Saing Baja Nasional
 

Bagi
Krakatau Steel Group, perubahan lanskap global ini mempertegas nilai strategis
baja nasional sebagai tulang punggung pembangunan dan ketahanan ekonomi.
Pergeseran dari rezim perdagangan netral menuju rezim berbasis kepentingan
nasional menciptakan ruang bagi negara untuk memperkuat industri bajanya secara
lebih terintegrasi. 

Dr.
Akbar Djohan menambahkan, penguatan industri baja nasional juga berperan
penting dalam menjaga kepercayaan investor, karena menunjukkan adanya arah
kebijakan yang konsisten dalam melindungi sektor strategis dari volatilitas
geopolitik global. 

Tarif Berubah Fungsi: Dari
Instrumen Ekonomi ke Bahasa Kekuasaan
 

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji dari Steel & Mining
Insights menjelaskan bahwa kebijakan tarif Amerika Serikat di era Presiden
Donald Trump, termasuk ancaman terhadap negara-negara Eropa dan NATO terkait
isu Greenland, menunjukkan bahwa perdagangan baja global tidak lagi sepenuhnya
bergerak dalam logika pasar. Baja kini diposisikan sebagai instrumen kekuasaan
dan keamanan nasional, sebuah realitas yang harus dibaca sebagai sinyal bisnis
dan strategi jangka panjang bagi industri baja Indonesia.

Widodo
menilai bahwa kasus Greenland menandai babak baru dalam perdagangan global, di
mana tarif digunakan sebagai alat tekanan politik, bukan lagi sekadar koreksi
distorsi pasar. “Untuk pertama kalinya secara sangat terbuka, tarif tidak lagi
dikaitkan dengan dumping atau lonjakan impor, tetapi dijadikan tuas untuk
memengaruhi sikap politik negara lain. Dalam konteks ini, perdagangan telah
bertransformasi menjadi bahasa kekuasaan,” ujar Widodo.

Menurutnya,
akses pasar Amerika Serikat kini diperlakukan sebagai leverage strategis,
bahkan untuk isu yang berada di luar domain perdagangan. Pergeseran ini
mengaburkan batas antara kebijakan ekonomi, keamanan nasional, dan politik luar
negeri.

Ketahanan Industri dan
Kedaulatan Ekonomi
 

Pergeseran
perdagangan baja global ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik
Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi
nasional, hilirisasi industri, dan kemandirian sektor strategis. Industri baja
tidak lagi dapat diposisikan semata sebagai entitas bisnis, tetapi sebagai
instrumen kedaulatan ekonomi.

Dalam
konteks ini, Krakatau Steel terus mendorong transformasi bisnis, efisiensi
operasional, serta penguatan pasar domestik sebagai basis pertumbuhan jangka
panjang. Strategi tersebut tidak hanya menjawab tantangan global, tetapi juga
memastikan bahwa industri baja nasional menjadi bagian integral dari arsitektur
ketahanan ekonomi Indonesia. 

Dengan
dinamika global yang semakin menempatkan baja sebagai komoditas strategis,
Krakatau Steel Group memandang penguatan industri baja nasional bukan sekadar
respons defensif, melainkan peluang bisnis untuk membangun industri yang
tangguh, bernilai tambah tinggi, dan relevan dalam peta kepentingan strategis
global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bebas Overthinking, Ini Cara Lacak dan Amankan Kirim Paket Ke Luar Negeri

    Bebas Overthinking, Ini Cara Lacak dan Amankan Kirim Paket Ke Luar Negeri

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sering cemas saat paket tidak bergerak di sistem? Pahami arti status tracking dan amankan proses kirim paket ke luar negeri Anda dari awal hingga akhir. Mengapa Rasa Cemas Sering Muncul Setelah Mengirim Paket? Mengirimkan barang berharga, baik secara nominal maupun sentimental, ke belahan dunia yang jaraknya ribuan kilometer memang sering kali memicu rasa cemas berlebih […]

  • Resilien di Tengah Koreksi Harga Batubara, Pembiayaan Alat Berat BRI Finance Tetap Ekspansif

    Resilien di Tengah Koreksi Harga Batubara, Pembiayaan Alat Berat BRI Finance Tetap Ekspansif

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (‘BRI Finance’), anak usaha BRI yang bergerak di bidang pembiayaan, membukukan kinerja yang solid pada segmen pembiayaan alat berat sepanjang kuartal I-2026, di tengah dinamika penurunan harga batubara serta penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) di sektor pertambangan. Per akhir Maret 2026, penyaluran pembiayaan alat […]

  • Dari Perayaan ke Aksi Nyata, 3.000 Enervon Family Immunity Kit  Disalurkan ke Tujuh Daerah di Indonesia

    Dari Perayaan ke Aksi Nyata, 3.000 Enervon Family Immunity Kit Disalurkan ke Tujuh Daerah di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sebagai bagian dari komitmen 50 tahun Darya-Varia melalui Enervon Nusantara Run dalam mendukung kesehatan keluarga menjelang Ramadan Jakarta, 25 Februari 2026 – Setelah pelaksanaan Enervon Nusantara Run pada 8 Februari 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia) memulai penyaluran 3.000 Enervon Family Immunity Kit kepada keluarga prasejahtera di […]

  • PT Industri Karet Nusantara Ambil Peran dalam HC & GA Summit 2026 Holding Perkebunan Nusantara

    PT Industri Karet Nusantara Ambil Peran dalam HC & GA Summit 2026 Holding Perkebunan Nusantara

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Medan — Holding Perkebunan Nusantara (PTPN III Persero) menyelenggarakan Human Capital & General Affair Summit 2026 pada Senin hingga Selasa, 09–10 Februari 2026, bertempat di Gedung Serbaguna PT LPP Agro Nusantara, Medan. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan kebijakan, strategi, serta praktik pengelolaan Human Capital (HC) dan General Affair (GA) guna mendukung transformasi dan […]

  • Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

    Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (5/5) diperkirakan mulai menunjukkan peluang penguatan setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup dalam. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, melihat adanya sinyal bahwa penurunan harga mulai mereda dan berpotensi diikuti oleh pergerakan naik dalam jangka pendek. Dari sisi teknikal, pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 memperlihatkan bahwa harga berhasil bertahan […]

  • Blusukan ke Empat Daerah, Gubernur Yulius Pastikan Stabilitas Harga Pangan di Sulut

    Blusukan ke Empat Daerah, Gubernur Yulius Pastikan Stabilitas Harga Pangan di Sulut

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle editor reputasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    REPUTASIPLUS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memperketat pengawasan distribusi bahan pokok melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah titik krusial. Langkah ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah menjelang hari besar keagamaan. ​Guna memastikan intervensi harga berjalan efektif, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus meninjau langsung pelaksanaan GPM […]

expand_less