Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Goncangan Geopolitik, Batu Bara Tahan Banting dan Jadi Andalan Energi Primer Nasional

Goncangan Geopolitik, Batu Bara Tahan Banting dan Jadi Andalan Energi Primer Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Goncangan geopolitik global kerap mengganggu pasokan minyak dan gas di pasar internasional. Di tengah kondisi tersebut, komoditas lain seperti batu bara menjadi alternatif energi yang lebih stabil terhadap paparan dampak perang, termasuk ketegangan yang belakangan terjadi antara Amerika Serikat dan Iran.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar menilai batu bara kembali naik daun ketika konflik geopolitik mengganggu pasokan minyak dan gas. Menurutnya, batu bara adalah sumber energi yang relatif stabil dan mudah diakses oleh banyak negara.

“Cadangan batu bara tersebar luas dan tidak terlalu terkonsentrasi di kawasan konflik. Jadi aman, tidak terlalu terpengaruh panasnya geopolitik. Dalam situasi krisis, batu bara sering berfungsi sebagai penyangga pasokan energi primer,” tutur Bisman dalam keterangan tertulis.

Sejalan, Pengamat energi Iwa Garniwa tak menampik bahwa sejumlah negara kembali meningkatkan penggunaan batu bara ketika terjadi gangguan pasokan energi global atau lonjakan harga minyak dan gas.

“Oleh karena itu beberapa negara, seperti China dan India, telah meningkatkan impor batu bara untuk menjaga ketahanan energi mereka. China, misalnya, meningkatkan impor batu bara sebesar 500 juta ton pada 2024 untuk mengamankan pasokan energi domestik,” terang Iwa.

Hal ini bisa menjadi angin segar bagi Indonesia lantara posisinya yang strategis sebagai eksportir batu bara global. Berdasarkan data Capaian Kinerja Kementerian ESDM Tahun 2025, dari total 1,3 miliar ton batu bara yang diperdagangkan secara global, Indonesia memasok sekitar 514 juta ton atau sekitar 43%.

“Sehingga Batu bara masih bisa menjadi primadona walau banyak negara termasuk Indonesia menghentikan baru bara sebagai bahan bakar PLTU. Kebijakan ini perlu di evaluasi apabila eskalasi geo politik demi menjaga ketahanan energi Nasional,” pungkasnya.

Selain itu, menurutnya, potensi batu bara juga dapat dimaksimalkan melalui strategi diversifikasi produk energi. Pengembangan teknologi seperti Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS), gasifikasi batu bara, hingga hilirisasi batu bara menjadi bahan kimia dan bahan bakar dinilai dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus menekan emisi karbon.

Adapun, data Kementerian ESDM menunjukkan realisasi produksi batu bara nasional mencapai 790 juta ton pada 2025. Adapun pada tahun ini, pemerintah berencana memangkas produksi menjadi sekitar 600 juta ton.

Dari sisi korporasi, anggota Holding Pertambangan MIND ID PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatat total produksi dan pembelian batu bara sebanyak 43,28 juta ton sepanjang 2024. Sementara di segmen agkutan batu baranya mencapai 38,17 juta ton.

Di sisi lain, volume produksi batu bara hingga akhir September 2025 mencapai 35,90 juta ton. Angka ini naik 3% secara year on year.

Sepanjang 2025, PTBA menerapkan strategi diversifikasi dengan memperluas tujuan ekspor ke sejumlah negara seperti Vietnam, Thailand, Korea Selatan, hingga Jepang. Sementara di pasar domestik, perusahaan telah mengamankan kontrak jangka panjang hingga akhir tahun dengan PLN serta sejumlah perusahaan semen dan pupuk.

Selain ekspansi pasar, PTBA juga menjalankan strategi diversifikasi bisnis ke sektor angkutan batu bara. Hingga kuartal III 2025, volume angkutan batu bara tercatat mencapai 30,02 juta ton atau meningkat 8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 27,83 juta ton.

Saat ini, emiten tambang pelat merah di bawah MIND ID ini tengah mengembangkan program prioritas angkutan batu bara Tanjung Enin-Kramasan yang direncanakan rampung kuartal III/2026. Perseroan membidik penambahan kapasitas hingga 20 juta metrik ton dari proyek ini.

Dari sisi pelaku swasta, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melaporkan volume penjualan batu bara hingga kuartal III 2025 mencapai 52,69 juta ton dengan nisbah kupas 4,2 kali. Sementara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melaporkan produksi batu bara total 21,2 juta ton sepanjang 2025.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dominasi Pasar Kosmetik 2026: Mengapa Maklon Kosmetik Bersama Efba Group Adalah Investasi Paling Logis

    Dominasi Pasar Kosmetik 2026: Mengapa Maklon Kosmetik Bersama Efba Group Adalah Investasi Paling Logis

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Memasuki tahun 2026, maklon kosmetik bukan lagi sekadar urusan produksi barang, melainkan tentang penguasaan teknologi manufaktur dan ekosistem hilirisasi. Efba Group hadir sebagai mitra strategis bagi investor dan beautypreneur melalui integrasi tiga kekuatan utama yang menjamin keuntungan eksponensial: Manufaktur Berteknologi Tinggi: Melalui Efba Kosmetindo, pabrik maklon kosmetik ini menerapkan standar otomasi industri yang memastikan stabilitas […]

  • Mudik Bersama Hewan Peliharaan Kian Jadi Pilihan, KAI Logistik Catat 13.435 Pengiriman Hewan Peliharaan Selama Ramadan – IdulFitri

    Mudik Bersama Hewan Peliharaan Kian Jadi Pilihan, KAI Logistik Catat 13.435 Pengiriman Hewan Peliharaan Selama Ramadan – IdulFitri

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Layanan angkutan hewan peliharaan menunjukkan kinerja yang semakin kuat selama periode Ramadan hingga Idulfitri tahun ini. Tercatat sebanyak 13.435 ekor pengiriman hewan peliharaan, mencerminkan tren peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang aman, nyaman, dan tepercaya bagi hewan kesayangan mereka. Adjeng Puri Adhatu, Manager of Public Relations KAI Logistik mengungkapkan ”Puncak pengiriman terjadi pada minggu […]

  • Pelindo Multi Terminal Siaga Lebaran, Pastikan Arus Logistik & Penumpang Lancar

    Pelindo Multi Terminal Siaga Lebaran, Pastikan Arus Logistik & Penumpang Lancar

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Medan, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memastikan kesiapan operasional di seluruh terminal yang dikelolanya dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan selama masa mudik dan arus balik. VP Komunikasi Korporasi […]

  • Subsidi EV Bergulir Juni 2026, Pengamat: Momentum Bangun Industri Baterai NMC Nasional

    Subsidi EV Bergulir Juni 2026, Pengamat: Momentum Bangun Industri Baterai NMC Nasional

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah telah menyiapkan skema subsidi kendaraan listrik berbasis nikel yang rencananya mulai bergulir pada Juni 2026 dengan alokasi 200 ribu unit untuk motor dan mobil listrik. Kebijakan ini menjadi instrumen krusial untuk mengarahkan pengembangan industri kendaraan listrik nasional. Berdasarkan skema yang sedang disiapkan, pemerintah akan memberikan insentif berupa PPN DTP sebesar 100% untuk […]

  • PTPP Optimis Rampungkan Proyek Sekolah Rakyat Aceh Tepat Waktu, Capaian  Progres Lampaui Target

    PTPP Optimis Rampungkan Proyek Sekolah Rakyat Aceh Tepat Waktu, Capaian Progres Lampaui Target

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) mencatat akselerasi kinerja yang solid dalam pelaksanaan Proyek Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1 dengan capaian progres yang melampaui target. Kinerja ini memperkuat optimisme PTPP dalam menyelesaikan proyek tepat waktu, sekaligus menegaskan kapasitas perusahaan sebagai kontraktor utama dalam mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan yang diinisiasi oleh Kementerian […]

  • Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia

    Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Pengawasan keamanan di kawasan industri sering menghadapi tantangan, terutama dalam kondisi visibilitas rendah seperti malam hari, kabut, atau hujan. Metode pengawasan konvensional terkadang sulit menjangkau area luas atau medan yang menantang, sehingga potensi risiko intrusi sulit dideteksi secara dini. Di Indonesia, Halo Robotics memperkenalkan DJI Dock 3, sistem pengawasan otomatis yang dikombinasikan dengan drone thermal Matrice […]

expand_less