Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati

Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (14/4) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, seiring tren naik yang masih terlihat cukup solid baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe harian menunjukkan bahwa momentum bullish belum mereda dan justru berpotensi berlanjut dalam waktu dekat.

Secara teknikal, harga emas sebelumnya sempat mengalami fase koreksi ringan pada awal pekan. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama karena harga kembali bergerak naik dan berhasil menutup celah harga (gap) yang sempat terbentuk saat pembukaan pasar. Penutupan gap ini menjadi salah satu indikator penting bahwa pasar masih didominasi oleh minat beli, sekaligus menandakan bahwa tren utama masih berada dalam jalur kenaikan.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa fase koreksi yang terjadi sebelumnya lebih bersifat sementara dan tidak cukup kuat untuk mengubah arah tren secara keseluruhan. Dengan demikian, harga emas kini berpotensi kembali membentuk tren utama baru yang mengarah ke atas atau primary trend, yang biasanya ditandai dengan pergerakan harga yang lebih konsisten.

Dalam proyeksi jangka pendek, Dupoin Futures melihat bahwa harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan menuju level resistance terdekat di kisaran 4.857. Level ini menjadi titik penting yang akan menentukan apakah harga mampu melanjutkan tren naik ke level yang lebih tinggi. Jika terjadi penembusan yang kuat di atas area tersebut, maka peluang kenaikan lanjutan akan semakin terbuka.

Lebih lanjut, apabila momentum bullish tetap terjaga, harga emas bahkan berpotensi mengarah ke level psikologis berikutnya di angka 5.000. Level ini dinilai sebagai target penting karena tidak hanya menjadi batas teknikal, tetapi juga memiliki arti khusus bagi pelaku pasar sebagai penanda level harga yang signifikan.

Dari sisi fundamental, penguatan harga emas turut didukung oleh meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Ketidakpastian global yang masih berlangsung, baik terkait kondisi ekonomi maupun dinamika geopolitik, membuat investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman untuk melindungi nilai aset mereka. Dalam situasi seperti ini, emas menjadi salah satu pilihan utama.

Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat juga memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan emas. Pasar mulai melihat adanya peluang bahwa Federal Reserve akan mengambil pendekatan yang lebih longgar dalam kebijakannya. Kemungkinan penurunan suku bunga atau setidaknya penghentian kenaikan suku bunga menjadi faktor yang mendorong minat terhadap emas.

Dalam kondisi suku bunga yang lebih rendah, emas menjadi lebih menarik karena tidak bersaing secara langsung dengan instrumen yang memberikan imbal hasil. Hal ini membuat aliran dana berpotensi kembali masuk ke pasar emas.

Di sisi lain, potensi pelemahan dolar Amerika Serikat juga menjadi katalis positif. Hubungan yang berlawanan arah antara dolar dan emas membuat pelemahan dolar dapat membuka ruang bagi harga emas untuk bergerak lebih tinggi. Ketika dolar melemah, emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global, sehingga permintaan dapat meningkat.

Faktor tambahan yang turut memperkuat tren bullish adalah meningkatnya pembelian emas oleh bank sentral di berbagai negara. Langkah ini mencerminkan bahwa emas masih dianggap sebagai aset strategis untuk menjaga stabilitas cadangan devisa, sekaligus memberikan dukungan jangka panjang terhadap harga.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tren kenaikan harga emas masih cukup kuat dan berpotensi berlanjut dalam waktu dekat. Selama tidak ada perubahan signifikan dalam sentimen pasar, peluang untuk mencapai level yang lebih tinggi, termasuk area psikologis 5.000, tetap terbuka.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan dinamika global yang dapat memicu fluktuasi harga dalam jangka pendek. Dengan memahami level-level penting serta arah tren yang sedang berlangsung, investor diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah kondisi pasar yang terus berubah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

    Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta, Agustus 2026 – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC) menunjukkan komitmen kemanusiaan untuk Indonesia melalui dukungan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) dalam pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (22/8) dengan menyediakan fasilitas terminal dan layanan operasional di Terminal Domestik Branch Jakarta IPCC. Sebanyak 33.947 item […]

  • RESSED UI Dorong Optimalisasi Cadangan dan Hilirisasi Tambang Terintegrasi

    RESSED UI Dorong Optimalisasi Cadangan dan Hilirisasi Tambang Terintegrasi

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sektor pertambangan Indonesia dinilai perlu segera membuka babak baru melalui penerapan hilirisasi yang terintegrasi. Langkah strategis ini krusial agar Indonesia tidak terus terjebak dalam pola lama, yaitu mengekspor kekayaan alam dalam bentuk mentah, dan mampu mendorong penciptaan nilai di dalam negeri sehingga manfaat pertambangan dapat dirasakan lebih optimal bagi kedaulatan Indonesia.Dorongan ini disampaikan […]

  • Prospek Lulusan Teknik Elektro di Industri Teknologi 2026

    Prospek Lulusan Teknik Elektro di Industri Teknologi 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sobat Unggul pastinya merasakan bahwa Industri teknologi bergerak dengan cepat. Dimulai dari kendaraan listrik, smart home, hingga sistem otomatisasi industri, semuanya membutuhkan peran penting teknik elektro. Tahun 2026 diprediksi menjadi momentum besar bagi lulusan teknik elektro karena perkembangan digitalisasi, energi terbarukan, dan transformasi industri semakin masif. Jika kamu sedang mempertimbangkan jurusan ini, yuk kenali bagaimana […]

  • Pastikan Keamanan dan Keselamatan Untuk Penumpang Pasca Nataru, KAI Services Gelar Pembinaan Petugas Keamanan Stasiun

    Pastikan Keamanan dan Keselamatan Untuk Penumpang Pasca Nataru, KAI Services Gelar Pembinaan Petugas Keamanan Stasiun

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 Januari 2026 – Guna mematangkan kembali kesiapsiagaan petugas keamanan dalam melaksanakan kegiatan pengamanan pasca masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Services menggelar kegiatan pembinaan bagi petugas keamanan stasiun. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Selasa–Rabu, 20–21 Januari, bertempat di Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Jakarta. Kegiatan pembinaan tersebut diikuti oleh […]

  • Ekspor Timur Tengah Naik, Harga WTI Berpotensi Lanjut Turun

    Ekspor Timur Tengah Naik, Harga WTI Berpotensi Lanjut Turun

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) masih berpotensi menghadapi tekanan pada perdagangan hari ini, Selasa (6/10/2026), setelah kekhawatiran mengenai keterbatasan pasokan global mulai mereda. Peningkatan ekspor minyak dari kawasan Timur Tengah serta rencana negara-negara G7 untuk menambah pasokan dari cadangan darurat menjadi sentimen yang membatasi kenaikan harga minyak. Reuters melaporkan harga WTI berada di […]

  • Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia

    Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Revitalisasi lahan tambak idle lewat teknologi nila salin diproyeksikan menambah produksi hingga 600.000 ton per tahun dan mengangkat Indonesia sebagai pemain utama ekspor nila global. Yogyakarta – Di tengah goyahnya dominasi produsen filet asal Tiongkok akibat degradasi lingkungan dan pengetatan regulasi antibiotik, CEO FisTx Indonesia Rico Wisnu Wibisono menyerukan agar Indonesia berhenti memandang ikan nila sebagai komoditas […]

expand_less