Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring meningkatnya kompleksitas transformasi digital. Dalam sebuah wawancara program televisi bisnis nasional pada Maret 2026, perwakilan Sangfor Technologies Indonesia menjelaskan bahwa perluasan penggunaan cloud, AI, dan sistem kerja hybrid membuat attack surface semakin luas, sehingga risiko serangan seperti phishing dan ransomware ikut meningkat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih terintegrasi melalui Zero Trust, monitoring keamanan 24/7, serta evaluasi platform virtualisasi yang digunakan. Dengan meningkatnya kebutuhan efisiensi dan keamanan, banyak organisasi juga mulai mempertimbangkan kembali penggunaan teknologi seperti hypervisor dan alternatif VMware agar sistem lebih fleksibel, aman, dan mampu mendukung keberlangsungan bisnis di era digital.

Di tengah percepatan transformasi digital yang menyentuh hampir seluruh sektor bisnis dan layanan publik, ancaman siber juga berkembang semakin kompleks. Kondisi ini mendorong perusahaan dan institusi untuk mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur dan keamanan IT mereka agar tetap resilien dan terlindungi dari berbagai potensi serangan.

Hal ini dibahas dalam sebuah program bernama Profit di sebuah wawancara program televisi bisnis nasional (Rabu, 25/03/2026) bersama Akhmad Rezha, Cyber Security Consultant Sangfor Technologies Indonesia. Dalam wawancara tersebut disampaikan bahwa transformasi digital yang kini berkembang menuju adopsi AI turut memperluas infrastruktur digital perusahaan, sekaligus meningkatkan risiko keamanan siber.

“Ketika ada transformasi digital dan transformasi AI, artinya infrastruktur digital juga akan semakin lebar. Dampaknya, kerentanan semakin banyak, attack surface semakin luas, dan itu berbanding lurus dengan risiko,” jelasnya.

Perluasan infrastruktur ini membuat sistem perusahaan tidak lagi terpusat, melainkan tersebar di berbagai lingkungan, mulai dari on-premise hingga cloud. Selain itu, pola kerja hybrid juga membuat akses terhadap sistem menjadi lebih fleksibel, tetapi di sisi lain meningkatkan potensi celah keamanan.

Dalam beberapa tahun terakhir, ancaman yang paling sering terjadi masih didominasi oleh phishing dan ransomware. Phishing memanfaatkan kelemahan pada sisi manusia, terutama rendahnya awareness terhadap keamanan, sementara ransomware dapat langsung mengganggu operasional bisnis dengan mengunci sistem dan data perusahaan.

Dampak dari serangan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga dapat mempengaruhi operasional, finansial, hingga reputasi perusahaan. Bahkan dalam beberapa kasus, serangan siber dapat berujung pada risiko hukum apabila terjadi kebocoran data pelanggan.

Kondisi ini semakin kompleks seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi seperti cloud computing, artificial intelligence, dan sistem kerja hybrid. Infrastruktur IT menjadi semakin luas dan dinamis, sehingga membutuhkan pendekatan keamanan yang lebih menyeluruh.

Perusahaan mulai mempertimbangkan pendekatan modern seperti Zero Trust, pengelolaan akses berbasis identitas, serta monitoring sistem secara berkelanjutan untuk memastikan keamanan tetap terjaga di berbagai lingkungan.

Namun demikian, teknologi saja tidak cukup. Banyak insiden keamanan terjadi bukan karena kurangnya sistem, tetapi karena faktor manusia dan proses yang belum berjalan optimal.

“Banyak perusahaan sudah cukup matang dari sisi teknologi, tetapi dari sisi sumber daya manusia dan proses masih perlu diperkuat. Celah sering muncul dari kurangnya awareness dan kesalahan konfigurasi,” ungkapnya.

Karena itu, strategi keamanan yang efektif perlu dibangun dari kombinasi antara teknologi, sumber daya manusia, dan proses yang terintegrasi. Pendekatan ini menjadi kunci dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.

Disisi lain, masih banyak organisasi yang melihat keamanan siber sebagai biaya tambahan, bukan sebagai investasi strategis. Padahal, potensi kerugian akibat serangan siber dapat jauh lebih besar dibandingkan biaya pencegahan yang dikeluarkan.

Seiring meningkatnya kompleksitas infrastruktur IT, termasuk dalam penggunaan virtualisasi server dan berbagai platform pengelolaan sistem, perusahaan juga mulai mengevaluasi kembali strategi teknologi yang mereka gunakan. Efisiensi, fleksibilitas, serta keamanan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arah pengembangan infrastruktur ke depan.

Dalam konteks ini, pendekatan yang terintegrasi menjadi semakin penting, baik dalam pengelolaan sistem, keamanan data, maupun keberlangsungan operasional bisnis.

Sebagai penyedia solusi infrastruktur IT dan keamanan siber, Sangfor Technologies Indonesia menghadirkan berbagai pendekatan yang membantu perusahaan mengelola sistem virtualisasi, meningkatkan keamanan, serta memastikan operasional tetap berjalan di tengah perubahan lanskap digital.

Transformasi digital diperkirakan akan terus berkembang, termasuk dalam pemanfaatan AI, cloud, dan sistem kerja yang semakin fleksibel. Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan bahwa setiap langkah transformasi juga diiringi dengan strategi keamanan yang matang dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, keamanan siber bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana perusahaan melindungi aset digital, menjaga operasional, dan memastikan keberlangsungan bisnis di era digital yang semakin kompleks.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Mudik Sehat 2026, Divre III Palembang Sediakan Layanan Kesehatan Gratis dan Poskesrikkes Siaga

    Dukung Mudik Sehat 2026, Divre III Palembang Sediakan Layanan Kesehatan Gratis dan Poskesrikkes Siaga

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Lahat, 25 Maret 2026 – Dalam semangat menghadirkan perjalanan mudik yang tidak hanya aman tetapi juga menenangkan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang berkolaborasi dengan PT Jasa Raharja Cabang Lahat menghadirkan layanan berobat gratis bagi pelanggan pada masa arus mudik Lebaran 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Stasiun Lahat pada Selasa (24/3), sebagai […]

  • Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko

    Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Pasar finansial sering kali diibaratkan sebagai lautan yang tenang namun bisa berubah menjadi badai dalam sekejap. Ketidakstabilan pasar, baik dipicu oleh rilis data ekonomi yang tak terduga maupun ketegangan geopolitik, memaksa investor untuk beralih dari mode spekulasi ke mode proteksi. Dalam kondisi volatilitas tinggi, keputusan yang diambil secara emosional sering kali menjadi penyebab utama kerugian. […]

  • Jangan Salah Pilih Supplier Baja, Ini yang Harus Anda Perhatikan!

    Jangan Salah Pilih Supplier Baja, Ini yang Harus Anda Perhatikan!

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Banyak orang fokus menghitung volume, mengejar harga terbaik, dan menawar sampai selisih tipis. Tapi satu hal yang sering luput: siapa supplier bajanya. Padahal di lapangan, kegagalan proyek sering bukan karena desain salah melainkan karena material yang datang tidak sesuai ekspektasi. Ketebalan berbeda, berat tidak standar, atau stok tiba-tiba kosong saat proyek sedang berjalan. Kalau Anda […]

  • Ramadan Oasis di MOI Padukan Belanja, Hiburan dan Momen Keluarga

    Ramadan Oasis di MOI Padukan Belanja, Hiburan dan Momen Keluarga

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MOI menghadirkan perayaan spesial bertajuk Ramadan Oasis, sebuah rangkaian program yang berlangsung hingga 29 Maret 2026 Mengusung tema Ramadan Oasis, MOI menghadirkan ambience yang terinspirasi dari kelembutan dan ketenangan bulan suci. Dekorasi bernuansa soft dan soothing menciptakan ruang yang nyaman untuk berbuka puasa bersama keluarga, menikmati quality time dengan sahabat, hingga sejenak memperlambat ritme hari […]

  • PT Industri Karet Nusantara Ambil Peran dalam HC & GA Summit 2026 Holding Perkebunan Nusantara

    PT Industri Karet Nusantara Ambil Peran dalam HC & GA Summit 2026 Holding Perkebunan Nusantara

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Medan — Holding Perkebunan Nusantara (PTPN III Persero) menyelenggarakan Human Capital & General Affair Summit 2026 pada Senin hingga Selasa, 09–10 Februari 2026, bertempat di Gedung Serbaguna PT LPP Agro Nusantara, Medan. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan kebijakan, strategi, serta praktik pengelolaan Human Capital (HC) dan General Affair (GA) guna mendukung transformasi dan […]

  • Mahasiswa School of Computer Science BINUS Kembali Ukir Prestasi Global, Raih Bronze Medal di ICPC Asia Pacific Championship 2026

    Mahasiswa School of Computer Science BINUS Kembali Ukir Prestasi Global, Raih Bronze Medal di ICPC Asia Pacific Championship 2026

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 April 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa BINUS University. Tim Jollybee dari School of Computer Science BINUS University berhasil menunjukkan performa luar biasa dalam ajang bergengsi ICPC Asia Pacific Championship 2026 yang diselenggarakan di Taiwan. Dalam kompetisi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik tersebut, tim BINUS […]

expand_less