Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya

Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Industri pertambangan tak hanya berkutat pada kegiatan ekstraktif, melainkan juga melibatkan banyak pihak untuk menciptakan nilai tambah dari komoditas sumber daya alam. Peran tersebut mencakup proses hilirisasi hingga pemanfaatan hasil tambang bagi kebutuhan manusia secara luas.

Sebagian besar perusahaan tambang di Indonesia saat ini, seperti yang berada di bawah kendali negara melalui Holding Industri Pertambangan MIND ID. Kehadiran MIND ID menjadi representasi peran negara dalam mengelola kekayaan alam nasional agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar. Di bawah naungannya, terdapat sejumlah perusahaan dengan beragam komoditas strategis.

Aneka Tambang Tbk (ANTM) misalnya, bergerak di bidang eksplorasi hingga pemasaran nikel, emas, perak, dan bauksit. Bukit Asam Tbk (PTBA) fokus pada pertambangan batu bara mulai dari eksplorasi hingga pengolahan.

Freeport Indonesia (PTFI) mengelola tambang tembaga, emas, dan perak di Papua dari hulu hingga pengolahan. Sementara itu, Inalum berfokus pada peleburan serta hilirisasi aluminium sebagai bagian dari penguatan industri logam nasional.

Timah (TINS) menjalankan bisnis pertambangan timah dari eksplorasi hingga pengolahan logam. Adapun Vale Indonesia (INCO) bergerak di sektor pertambangan dan pengolahan nikel.

Meski demikian, sejumlah perusahaan tambang juga dimiliki oleh pihak swasta yang turut berperan dalam ekosistem industri ini. Industri nikel Indonesia juga didominasi oleh konsorsium dan perusahaan asal China yang menguasai sekitar 75% kapasitas peleburan.

Perusahaan-perusahaan tersebut terkonsentrasi di kawasan industri besar seperti Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

IMIP merupakan perusahaan patungan antara Tsingshan Steel Holding dari China dan PT Bintang Delapan Mineral dari Indonesia. Sementara IWIP dioperasikan melalui PT Weda Bay Nickel dengan komposisi saham yang melibatkan Tsingshan Group, Eramet dari Prancis, serta Antam dengan porsi minoritas.

Di sektor batu bara, kepemilikan perusahaan cenderung tersebar di tangan konglomerat lokal dengan jaringan bisnis yang luas. Nama-nama besar tersebut telah lama dikenal dengan gurita bisnisnya di industri batu bara nasional.

Sebut saja, PT Bumi Resources Tbk berada di bawah kendali Grup Bakrie. Lalu, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dikendalikan oleh Garibaldi Thohir usai spin off dari induk usahanya, Alamtri Resources Indonesia (ADRO).

Tak Ketinggalan, PT Bayan Resources Tbk dipimpin oleh Low Tuck Kwong yang dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia. Sementara Sinar Mas Mining dimiliki keluarga Widjaja.

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Padjadjaran Yayan Satyakti menilai Indonesia masih cenderung sudah sangat baik pada sektor hulu karena dinilai lebih mudah dan murah secara investasi.

Menurutnya, model ini membuat Indonesia cukup menjual sumber daya mentah tanpa perlu pengolahan lanjutan yang kompleks. Namun dia berpendapat, Indonesia memiliki potensi pengembangan industri pertambangan yang bernilai tambah lebih baik.

“Sebetulnya Indonesia itu memiliki harapan bahwa kita tidak hanya mengembangkan dari sisi upstream ya ataupun hulu,” pungkas Yayan.

Yayan pun mencontohkan bagaimana China melakukan pemanfaatan terhadap sumber daya alamnya. Negeri Tirai Bambu melakukan pengembangan yang mencakup sektor industri strategis seperti pertahanan, teknologi, hingga energi terbarukan termasuk kendaraan listrik.

Yayan juga menyoroti bahwa pemanfaatan mineral dan mineral kritis di Indonesia masih dapat dikembangkan lebih lanjut. Dengan begitu, potensi hilirisasi dan industri dapat lebih berdampak kepada perekonomian nasional.

Pada akhirnya, menjaga eksistensi industri mineral bukan sekadar mempertahankan aktivitas eksploitasi sumber daya alam, melainkan memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola secara bijak, bernilai tambah tinggi, dan mampu menjadi fondasi kuat bagi kemandirian ekonomi serta kemajuan peradaban masa depan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan Peluncuran POWER 80, itel Indonesia Gelar POWER 80 Mini HYROX Berhadiah Total Rp25 Juta

    Rayakan Peluncuran POWER 80, itel Indonesia Gelar POWER 80 Mini HYROX Berhadiah Total Rp25 Juta

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Dalam rangka peluncuran smartphone terbaru itel POWER 80, itel Indonesia mengajak masyarakat untuk merasakan langsung semangat “Power Your Impact” melalui gelaran POWER 80 Mini HYROX yang berlangsung pada 7 Juli 2026 di Parking Lot Blok M Hub, Jakarta. Mengusung konsep fitness challenge yang dipadukan dengan hiburan dan gaming, POWER 80 Mini HYROX menjadi perayaan peluncuran […]

  • OnlinePajak Kini Jadi Bagian Achilles, Platform Bisnis Terintegrasi Gratis

    OnlinePajak Kini Jadi Bagian Achilles, Platform Bisnis Terintegrasi Gratis

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Achilles resmi diperkenalkan sebagai identitas baru yang menaungi OnlinePajak dan berbagai solusi bisnis terintegrasi, sekaligus menghadirkan platform gratis hingga 50.000 transaksi per bulan untuk membantu pelaku usaha mengelola kepatuhan, transaksi, pendanaan, dan business intelligence dalam satu ekosistem. Setelah lebih dari satu dekade membantu pelaku usaha Indonesia mengelola kepatuhan perpajakan secara digital melalui OnlinePajak, perusahaan kini […]

  • PURANA Mendefinisikan Ulang Kemewahan Sirkular: ‘Renjana Perca’ Menandai 17 Tahun Warisan dan Inovasi Berkelanjutan

    PURANA Mendefinisikan Ulang Kemewahan Sirkular: ‘Renjana Perca’ Menandai 17 Tahun Warisan dan Inovasi Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, INDONESIA — Purana Group secara resmi merilis Post-Event Impact Report untuk “PURANA 17: Renjana Perca,” sebuah pameran imersif perayaan hari jadi ke-17 yang diselenggarakan di Grand Indonesia. Menetapkan standar baru bagi industri fashion Indonesia, acara ini berhasil memadukan warisan budaya dengan komitmen mutlak terhadap sirkularitas material. Sejalan dengan visi rumah mode mewah global yang […]

  • Jasaviral Catat 4,8 Juta Order Sejak 2015, Perluas Layanan Social Media Marketing di 2026

    Jasaviral Catat 4,8 Juta Order Sejak 2015, Perluas Layanan Social Media Marketing di 2026

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jasaviral mencatat pencapaian 4,8 juta order setelah lebih dari satu dekade beroperasi di industri social media marketing Indonesia. Sepanjang 2026, perusahaan berfokus pada peningkatan transparansi informasi layanan, pemantauan performa, serta perluasan cakupan platform untuk mengikuti kebutuhan promosi digital yang semakin beragam. Jasaviral mencatat telah memproses lebih dari 4,8 juta order sejak mulai beroperasi pada 2015. […]

  • Cara Cerdas Menggunakan Jasa Pengiriman Luar Negeri

    Cara Cerdas Menggunakan Jasa Pengiriman Luar Negeri

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Agar proses benar-benar efisien, memanfaatkan konsultasi dari penyedia jasa yang berpengalaman adalah langkah cerdas. Dengan arahan yang tepat, Anda dapat memperoleh rekomendasi layanan terbaik, estimasi biaya yang transparan, serta solusi cepat jika terjadi kendala selama pengiriman. Dengan memahami strategi di atas, Anda dapat menggunakan jasa pengiriman luar negeri secara lebih cerdas. Hasilnya, pengiriman menjadi lebih […]

  • PT Akarsa Garment Indonesia Kembangkan Fasilitas Produksi Garmen untuk Memenuhi Kebutuhan Seragam dan Pakaian Kerja Perusahaan dari Berbagai Sektor

    PT Akarsa Garment Indonesia Kembangkan Fasilitas Produksi Garmen untuk Memenuhi Kebutuhan Seragam dan Pakaian Kerja Perusahaan dari Berbagai Sektor

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pertumbuhan sektor industri, manufaktur, dan jasa di Indonesia pascapandemi mendorong peningkatan signifikan terhadap permintaan seragam korporasi dan pakaian kerja (workwear) yang berkualitas. Menjawab tantangan supply chain garmen serta kebutuhan kustomisasi skala besar dari sektor korporasi maupun BUMN, PT Akarsa Garment Indonesia mengumumkan perluasan dan pengembangan fasilitas produksi terintegrasi. Langkah ekspansi ini diambil guna […]

expand_less