Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Terseret Sentimen Global, Potensi Koreksi Masih Terbuka

Harga Emas Terseret Sentimen Global, Potensi Koreksi Masih Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam tekanan, seiring kuatnya kombinasi sentimen teknikal dan fundamental yang belum berpihak pada penguatan logam mulia. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, mengungkapkan bahwa pasangan XAU/USD saat ini menunjukkan kecenderungan melanjutkan tren penurunan, setelah gagal mempertahankan momentum kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Dari sisi teknikal, kondisi pasar mengindikasikan bahwa emas tengah berada dalam fase bearish yang cukup solid. Hal ini tercermin dari posisi harga yang masih bergerak di bawah indikator Moving Average periode 21 dan 34. Kedua indikator tersebut kini berfungsi sebagai resistance dinamis yang menahan setiap upaya kenaikan harga. Selama harga belum mampu menembus area tersebut secara meyakinkan, peluang untuk terjadinya pembalikan tren masih tergolong kecil.

Pergerakan harga sebelumnya sempat menunjukkan adanya koreksi naik, namun momentum tersebut tidak bertahan lama. Setelah itu, harga kembali membentuk pola lower high dan lower low yang mengonfirmasi keberlanjutan tren turun. Dengan struktur pasar seperti ini, tekanan jual dinilai masih mendominasi, sehingga membuka peluang bagi emas untuk melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek.

Dalam proyeksi teknikal, harga emas diperkirakan akan menguji area support terdekat di level 4.669. Level ini menjadi titik penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar karena dapat menjadi penentu arah selanjutnya. Jika tekanan jual terus berlanjut dan harga mampu menembus level tersebut, maka potensi penurunan lanjutan terbuka hingga mencapai area 4.607 sebagai target berikutnya. Area ini dipandang sebagai support lanjutan yang berpotensi menjadi titik konsolidasi sementara sebelum harga menentukan arah baru.

Meski tren bearish masih dominan, peluang terjadinya koreksi teknikal tetap ada. Pergerakan harga dalam tren turun umumnya tidak berlangsung secara linear, melainkan diselingi oleh fase pullback. Namun demikian, selama tidak ada sinyal pembalikan yang kuat—seperti breakout signifikan di atas resistance dinamis—maka koreksi yang terjadi cenderung bersifat sementara dan berpotensi dimanfaatkan sebagai peluang jual oleh pelaku pasar.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas masih dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat yang terus menunjukkan dominasi. Menguatnya dolar membuat harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan global cenderung melemah. Kondisi ini menjadi salah satu faktor utama yang menahan laju kenaikan emas dalam beberapa waktu terakhir.

Selain itu, kebijakan moneter dari Federal Reserve yang masih mempertahankan suku bunga pada level tinggi turut memperburuk sentimen terhadap emas. Suku bunga yang tinggi meningkatkan daya tarik instrumen investasi berbasis imbal hasil, seperti obligasi pemerintah. Akibatnya, investor cenderung mengalihkan dana dari emas ke aset yang menawarkan return lebih kompetitif.

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat juga memperbesar opportunity cost dalam memegang emas. Dalam kondisi ini, investor akan lebih memilih instrumen yang memberikan pendapatan tetap dibandingkan menyimpan aset yang tidak menghasilkan bunga. Hal ini semakin memperkuat tekanan terhadap harga emas di pasar global.

Di sisi lain, kondisi pasar keuangan yang cenderung stabil atau berada dalam mode risk-on turut mengurangi minat terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketika investor merasa lebih percaya diri terhadap prospek ekonomi dan pasar saham, permintaan terhadap aset lindung nilai seperti emas biasanya menurun. Faktor ini menjadi tambahan tekanan yang membuat harga emas sulit untuk bangkit dalam jangka pendek.

Dengan mempertimbangkan seluruh faktor tersebut, Dupoin Futures memperkirakan bahwa harga emas hari ini masih berpotensi melanjutkan tren penurunan dengan target utama di level 4.669 dan kemungkinan pelemahan lanjutan menuju 4.607. Selama harga belum mampu menembus resistance kunci, prospek jangka pendek emas diperkirakan tetap berada dalam bayang-bayang tekanan bearish yang cukup kuat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Region 6 Gelar TOT New Qlola, Perkuat Kompetensi Pekerja dalam Layanan Digital

    BRI Region 6 Gelar TOT New Qlola, Perkuat Kompetensi Pekerja dalam Layanan Digital

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BRI Region 6 menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (TOT) New Qlola sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi pekerja terhadap pengembangan layanan digital perusahaan. Kegiatan ini diikuti oleh para peserta terpilih yang nantinya akan berperan sebagai agen perubahan dalam mendukung implementasi Qlola di lingkungan kerja. Pelaksanaan TOT New Qlola bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai fitur, […]

  • Melalui SYNTHESIS 2026, Faculty of Engineering BINUS UNIVERSITY Tunjukkan Karya Mahasiswa yang Berdampak

    Melalui SYNTHESIS 2026, Faculty of Engineering BINUS UNIVERSITY Tunjukkan Karya Mahasiswa yang Berdampak

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BINUS University, melalui Faculty of Engineering, sukses menyelenggarakan SYNTHESIS: Human, Machine, Meaning, sebuah pameran inovasi mahasiswa serta kegiatan International Talk Show yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Engineering Week 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Januari 2026 di Lantai 1 BINUS @Kemanggisan, Anggrek Campus ini menegaskan peran strategis Faculty of Engineering dalam menjembatani perkembangan teknologi, […]

  • Komisaris KAI Tinjau LRT Jabodebek, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Keandalan Layanan Publik

    Komisaris KAI Tinjau LRT Jabodebek, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Keandalan Layanan Publik

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kunjungan jajaran Komisaris KAI memperkuat pengawasan, tata kelola, dan kesiapan sistem operasional LRT Jabodebek guna menjaga keandalan layanan publik bagi masyarakat Jabodebek. Jajaran Komisaris PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan kunjungan kerja ke Divisi LRT Jabodebek sebagai bagian dari pengawasan strategis untuk memastikan keandalan operasional, keselamatan perjalanan, dan kualitas layanan publik bagi masyarakat Jabodebek. Penguatan […]

  • BINUS Perkuat Dampak Global: Professor BINUS Business School Raih Pengakuan Global sebagai Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Management 2025

    BINUS Perkuat Dampak Global: Professor BINUS Business School Raih Pengakuan Global sebagai Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Management 2025

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BINUS kembali mencatatkan pencapaian luar biasa di tingkat internasional. Prof. Dr. Elidjen, S.Kom., MInfoCommTech., CKM, Professor of Knowledge Management di BINUS Business School, meraih pengakuan global sebagai salah satu dari Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Management (TKM) 2025. Penghargaan ini diberikan kepada para profesional dan akademisi dunia yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam […]

  • Imbauan Datang Lebih Awal, KAI Daop 1 Pastikan Perjalanan Kereta Jarak Jauh Tetap Lancar di Tengah Cuaca Ekstrem

    Imbauan Datang Lebih Awal, KAI Daop 1 Pastikan Perjalanan Kereta Jarak Jauh Tetap Lancar di Tengah Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 48
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengimbau para pelanggan kereta api jarak jauh untuk datang lebih awal ke stasiun keberangkatan, khususnya Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen, serta stasiun-stasiun wilayah Daop 1 Jakarta seperti Bekasi, Jatinegara, Cikarang, Karawang, dan Cikampek. Imbauan ini disampaikan seiring dengan tingginya curah hujan yang berpotensi menimbulkan genangan […]

  • Media Sosial Jadi Kanal Utama Masyarakat Indonesia dalam Mencari dan Menyampaikan Informasi Pelindungan Data Pribadi

    Media Sosial Jadi Kanal Utama Masyarakat Indonesia dalam Mencari dan Menyampaikan Informasi Pelindungan Data Pribadi

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang siber, isu pelindungan data pribadi (PDP) menjadi semakin krusial. Survei terbaru yang dilakukan oleh MarkPlus Insight bekerja sama dengan Center for Digital Society (CfDS) FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkap bahwa mayoritas masyarakat Indonesia memilih media sosial sebagai saluran utama dalam mencari informasi […]

expand_less