Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali

Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

PT Info Tekno Siaga (Adapundi) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses keuangan yang bertanggung jawab melalui kegiatan literasi dan inklusi keuangan bertema “Kupas Inovasi Keuangan Digital: Dorong Inklusi dan Literasi Bersama Pindar” yang digelar pada Jumat, 17 April 2026, di Universitas Udayana, Jimbaran, Bali.

Kegiatan ini menyasar dua segmen strategis, yakni mahasiswa jurusan pariwisata dan pelaku UMKM di Bali. Fokus tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan tingkatan literasi keuangan pada kelompok masyarakat produktif.

Literasi Keuangan: Fondasi Inklusi Keuangan yang Berkelanjutan

Meski akses terhadap layanan keuangan digital semakin luas, pemahaman masyarakat dalam menggunakannya secara tepat dan aman masih perlu terus diperkuat. Tantangan tersebut terlihat dari masih adanya aduan terkait pinjaman online ilegal yang datang dari berbagai kelompok masyarakat.

YLPK Bali pada 2023 bahkan pernah menyampaikan bahwa aduan soal pinjol ilegal datang dari beragam kalangan, mulai dari mahasiswa hingga korban PHK, dan pada puncaknya pernah mencapai sekitar 200-an laporan dalam sehari.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan tetap menjadi kebutuhan penting, termasuk di Bali yang memiliki keterkaitan erat dengan industri pariwisata. Dalam konteks ini, penguatan pemahaman keuangan bagi mahasiswa dan pelaku UMKM menjadi semakin relevan agar mereka lebih siap mengelola keuangan, memanfaatkan pembiayaan secara produktif, serta menghadapi dinamika ekonomi daerah secara lebih bijak.

Meski demikian, tingginya akses belum selalu diikuti oleh pemahaman yang merata mengenai cara menggunakan layanan keuangan secara tepat. Kesenjangan ini menjadi penting untuk diperhatikan, terutama di kalangan mahasiswa dan pelaku UMKM yang semakin dekat dengan layanan keuangan digital dalam aktivitas sehari-hari.

Terutama bagi Bali yang kuat dengan industri pariwista, peningkatan literasi keuangan bagi mahasiswa dan pelaku UMKM menjadi penting agar mereka lebih siap mengelola keuangan, memanfaatkan pembiayaan secara produktif, dan menghadapi dinamika ekonomi daerah secara lebih bijak.

Melalui kegiatan literasi keuangan ini, Adapundi sebagai pinjaman daring yang legal dan berizin OJK, memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menyediakan akses pembiayaan. Industri juga perlu mengambil bagian dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai manfaat, risiko, dan tanggung jawab dalam penggunaan layanan keuangan digital.

Adapundi berharap masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap layanan finansial, tetapi juga memahami cara menggunakannya secara tepat.

Achmad Indrawan, selaku Direktur Utama Adapundi, yang menjadi pembicara dalam kegiatan literasi kali ini mengatakan,“Keputusan finansial hari ini, menentukan masa depan kita. Melalui literasi finansial yang dihadirkan Adapundi, kami berharap mahasiswa dan UMKM bisa lebih mindful dalam meminjam—lebih bijak, lebih bertanggung jawab, dan membangun perjalanan finansial yang sehat ke depan.”

Bagi kalangan mahasiswa, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak dini menjadi semakin relevan. Kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, mengelola arus kas, serta memahami konsekuensi dari keputusan pinjaman merupakan bagian penting dari pembentukan perilaku finansial yang sehat.

Karena itu, program edukasi keuangan yang menyasar generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi keuangan masyarakat di masa depan.

Mahasiswa dan UMKM Rasakan Manfaat Langsung Program Edukasi Finansial dari Adapundi

Kegiatan literasi keuangan dari Adapundi ini disambut positif oleh para peserta acara. Hal ini terlihat dari antusiasme dan keterlibatan aktif mereka selama acara berlangsung. Para peserta merasa program ini mampu memberikan rasa aman di tengah maraknya tawaran pinjaman ilegal.

Materi yang disampaikan membantu peserta memahami cara memanfaatkan layanan keuangan digital secara lebih bijak, mengenali pentingnya memilih layanan yang legal dan terpercaya, serta mendorong penggunaan pembiayaan untuk kebutuhan yang produktif.

Bagi mahasiswa dan pelaku UMKM di Bali, pemahaman tersebut menjadi semakin relevan. Sebagai kelompok produktif yang terhubung dengan dinamika ekonomi daerah yang kuat di industri pariwisata, keduanya membutuhkan literasi keuangan yang memadai agar lebih siap mengelola keuangan, mengambil keputusan finansial secara terukur, dan memanfaatkan akses pembiayaan secara bertanggung jawab.

Bany Idris Susilo Wijaya, Ketua BEM Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, menyatakan,“Program ini sangat relevan bagi kami sebagai mahasiswa yang masih belajar mengelola keuangan. Kami jadi lebih memahami pentingnya memilih layanan keuangan yang legal dan bagaimana mengambil keputusan finansial secara lebih bijak ke depannya.”

Senada dengan hal tersebut, Satyuli Prihartati, seorang pelaku UMKM, merasa lebih percaya diri bahwa pinjaman daring bisa membantu dirinya mengembangkan usaha.

“Melalui literasi finansial seperti ini, saya jadi lebih memahami bagaimana memanfaatkan pinjaman secara bijak untuk mendukung usaha. Program ini juga menjawab kekhawatiran saya dalam menggunakan layanan pinjaman daring, sehingga terasa lebih aman dan terarah dalam mengelola keuangan usaha.”, jelas Satyuli.

Tingkat Literasi Mendukung Strategi Bisnis yang Berkelanjutan

Adapundi memandang bahwa pertumbuhan bisnis yang sehat perlu ditopang oleh ekosistem yang berkualitas. Oleh karena itu, perusahaan terus mengoptimalkan pemanfaatan data dan teknologi guna mendukung penilaian kredit yang lebih inklusif sekaligus tetap menjaga kualitas portofolio.

Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menjangkau lebih banyak profil pengguna secara bertanggung jawab, tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.

Dalam konteks tersebut, tingkat literasi keuangan memiliki peran yang sangat penting. Semakin baik tingkatan literasi keuangan masyarakat, semakin besar pula peluang terciptanya keputusan finansial yang rasional, pengelolaan pinjaman yang sehat, dan penggunaan pembiayaan yang produktif.

Pemahaman atas tingkatan literasi keuangan juga menjadi landasan penting untuk membangun ekosistem keuangan digital yang lebih kuat dalam jangka panjang.

Sebagai bagian dari ekosistem pinjaman daring di Indonesia yang telah dipercaya oleh 30 juta lebih pengguna, Adapundi meyakini bahwa akses keuangan yang luas perlu berjalan beriringan dengan pemahaman yang baik, sehingga manfaat layanan keuangan digital dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku UMKM.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa September Menjadi Waktu yang Tepat untuk Menikmati Canggu

    Mengapa September Menjadi Waktu yang Tepat untuk Menikmati Canggu

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Canggu, Bali – September 2026 – September menawarkan waktu yang menarik untuk menikmati Canggu, Bali, dengan suasana yang tetap hidup namun lebih santai setelah periode liburan puncak di bulan Agustus. Canggu tetap menjadi salah satu kawasan pesisir yang populer dengan pantai, kafe, restoran, beach club, wellness, dan budaya selancarnya. Namun, setelah Agustus, ritme perjalanan mulai […]

  • Bitcoin Makin Diminati di Indonesia, Investor Kripto Kembali Ramai Bertransaksi

    Bitcoin Makin Diminati di Indonesia, Investor Kripto Kembali Ramai Bertransaksi

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 September 2026 — Adopsi Bitcoin di Indonesia terus menunjukkan perkembangan seiring dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap aset digital. Momentum tersebut kembali terlihat ketika harga Bitcoin (BTC) mencatat kenaikan sekitar 13 persen dalam sepekan, yang turut mendorong peningkatan aktivitas transaksi investor kripto di dalam negeri. Berdasarkan data internal FLOQ per 23 September 2026, harga […]

  • Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

    Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAKARTA – 1 Mei 2026 : Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail (PPHUI) pada 1 Mei 2026. Film “Ghost Buzzer” resmi diperkenalkan sebagai pionir genre Horor Fantasy untuk anak-anak dan keluarga, sebuah karya yang menggabungkan ketegangan dunia gaib dengan keajaiban fantasi […]

  • Krakatau Steel Group Salurkan Daging Kurban  untuk Masyarakat Cilegon

    Krakatau Steel Group Salurkan Daging Kurban untuk Masyarakat Cilegon

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Cilegon, 29 Mei 2026 – Dalam rangka pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menyaluran bantuan hewan kurban total sejumpah 43 ekor sapi + 149 ekor kambing yang jika ditotal nilainya sebesar Rp.2 miliar dimana setara […]

  • BRI Unit Duren Sawit Tetap Berikan Layanan Perbankan bagi Nasabah Melalui Weekend Banking

    BRI Unit Duren Sawit Tetap Berikan Layanan Perbankan bagi Nasabah Melalui Weekend Banking

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, BRI Unit Duren Sawit tetap menghadirkan layanan perbankan bagi nasabah melalui program Weekend Banking di akhir pekan dan hari libur. Melalui layanan ini, nasabah dapat tetap melakukan berbagai kebutuhan transaksi perbankan seperti setor tunai, tarik tunai, transfer, pembayaran, pembukaan rekening, aktivasi layanan digital banking, hingga konsultasi […]

  • BRI Region 6 Jakarta 1 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 2 Tahun 2026, Dihadiri Jajaran Manajemen dan Pekerja Region 6 serta Unit Kerja Supervisi

    BRI Region 6 Jakarta 1 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 2 Tahun 2026, Dihadiri Jajaran Manajemen dan Pekerja Region 6 serta Unit Kerja Supervisi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 Jakarta 1 kembali menggelar program Onboarding Pekerja Tahap 2 Tahun 2026 yang dihadiri oleh jajaran manajemen Region 6, seluruh pekerja Region 6, serta unit kerja supervisi. Acara yang diselenggarakan di Qlola Hall BRI Region 6 ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih jauh budaya dan nilai-nilai perusahaan kepada para pekerja baru […]

expand_less