Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola Hingga 2 Ton per Hari

Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola Hingga 2 Ton per Hari

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Sebagian besar sampah yang dihasilkan setiap hari belum terkelola dengan baik, memicu berbagai persoalan lingkungan dan kesehatan. Di tengah situasi itu, inisiatif warga di Desa Kuala Tanjung, Sumatera Utara, menunjukkan bahwa sampah juga bisa menjadi sumber manfaat ekonomi.

Adalah Didi Saputra (41), yang akrab disapa Untung, menjadi penggerak pengelolaan sampah di desanya. Sejak 2021, ia bersama warga mulai mengolah sampah organik menggunakan maggot atau larva Black Soldier Fly.

Dari upaya tersebut, terbentuk kelompok Sari Larva Berdaya (SLB) yang kemudian berkembang menjadi Bank Sampah Berseri pada 2024.

“Awalnya kami belajar mengelola sampah dengan maggot. Lama-lama kami sadar ini bukan cuma soal kebersihan, tapi juga bisa jadi sumber penghasilan,” ujar Didi.

Saat ini, kelompok tersebut mampu mengelola sekitar 1 hingga 2 ton sampah setiap hari. Sampah dikumpulkan dari limbah katering perusahaan serta rumah tangga warga sekitar.

Hasil pengolahannya beragam. Maggot dimanfaatkan sebagai pakan ternak untuk ayam, bebek, dan ikan. Selain itu, limbah kayu palet diolah menjadi meja dan kursi, sementara limbah kertas dan pelepah pisang diubah menjadi kertas daur ulang dan paper bag yang memiliki nilai jual.

Tak hanya berdampak pada lingkungan, kegiatan ini juga membuka lapangan kerja baru bagi warga. Sebanyak 17 orang kini aktif terlibat dalam pengelolaan sampah tersebut.

Didi secara khusus melibatkan kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas dan anak-anak putus sekolah.

“Ada yang tuna netra, ada juga yang punya keterbatasan lain, tapi mereka tetap bisa bekerja, seperti memilah sampah atau membuat produk daur ulang,” katanya.

Selain itu, kelompok ini juga membantu anak-anak putus sekolah untuk mengikuti ujian Paket B dan C agar memiliki ijazah.

Manfaat ekonomi juga dirasakan melalui sistem tabungan Bank Sampah Berseri. Warga dapat menukarkan sampah anorganik seperti plastik dan kertas menjadi saldo tabungan.

Menariknya, menjelang hari besar seperti Lebaran, saldo tersebut bisa dicairkan dalam bentuk paket sembako dengan harga sekitar 30 persen lebih murah dari pasaran.

Upaya ini turut didukung oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) sebagai bagian dari MIND ID. Dukungan diberikan dalam bentuk pelatihan dan penyediaan sarana, sehingga masyarakat mampu mengembangkan pengelolaan sampah secara mandiri.

Program ini menjadi bagian dari inovasi sosial yang berkontribusi pada capaian penghargaan PROPER Emas yang diraih perusahaan.

Meski demikian, Didi menilai perjalanan mereka masih panjang. Ke depan, ia berharap dapat memiliki armada pengangkut sampah agar jangkauan layanan bisa diperluas ke lebih banyak rumah tangga.

“Kami terus belajar dan bergerak. Dari sampah, kami bisa mandiri dan saling membantu,” ujarnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra

    Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi fenomena cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Timur bagian timur. Langkah mitigasi menyeluruh dilakukan, mulai dari penguatan bangunan hikmat (jembatan) hingga penyiagaan personel tambahan guna menjamin keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api. Jember, 23 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia […]

  • Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus

    Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Gerakan edukasi kesehatan usus BioMom kini sampai ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Program bertajuk ‘Sehat Dimulai dari Usus: Usus Sehat, Keluarga Sehat, Kupang Sehat’ pada 6-10 Juli 2026 ini dimulai dari Aula Universitas Muhammadiyah Kupang, dilanjutkan ke posyandu dan puskemas dengan melibatkan sekitar 500 peserta dari berbagai komunitas masyarakat. Program itu dipimpin langsung oleh […]

  • Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional

    Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa jalur rel kereta api di wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta yang sebelumnya terdampak genangan air, kini berangsur pulih dan telah dapat kembali dilewati oleh perjalanan kereta api. Penanganan dilakukan secara intensif oleh petugas prasarana untuk memastikan jalur aman dilalui serta memenuhi […]

  • Jembatan Tak Kasatmata: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-Diam Mendefinisikan Ulang Hubungan Indonesia–India

    Jembatan Tak Kasatmata: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-Diam Mendefinisikan Ulang Hubungan Indonesia–India

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Oleh Sachin V. Gopalan* Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli, kunjungannya akan dipandang dari berbagai perspektif. Para diplomat akan menyoroti penguatan kemitraan strategis, pelaku usaha akan mencari peluang investasi baru, sementara para analis keamanan akan mencermati perubahan keseimbangan kekuatan di kawasan Indo-Pasifik. Namun, di balik berbagai isu tersebut, terdapat […]

  • Pipa Schedule Bocor di Tekanan Tinggi? Cek 3 Hal Ini Sebelum Terlambat

    Pipa Schedule Bocor di Tekanan Tinggi? Cek 3 Hal Ini Sebelum Terlambat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kebocoran pada pipa schedule di sistem tekanan tinggi bukan masalah kecil. Dalam instalasi industri seperti air bertekanan, steam, oli, maupun chemical, kegagalan pipa bisa menyebabkan downtime produksi, kerusakan peralatan, hingga risiko keselamatan kerja. Jika mulai muncul rembesan, penurunan tekanan, atau suara desis pada jalur perpipaan, segera lakukan pengecekan. Berikut tiga hal utama yang harus diperiksa […]

  • ​Di Balik ‘Badai Netizen’, Orkestrasi Senyap Gubernur Sulut Menjawab Darurat Kepercayaan

    ​Di Balik ‘Badai Netizen’, Orkestrasi Senyap Gubernur Sulut Menjawab Darurat Kepercayaan

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle reputasi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Manado, Media.Reputsiplus.com Di tengah riuh rendah media sosial yang kerap menyudutkan dan “membuli” kinerja Gubernur Sulawesi Utara, sebuah gerakan taktis justru sedang berjalan dalam senyap. Serangan siber dan narasi yang merendahkan performa pemerintah seakan menjadi kabut tebal yang menutupi langkah-langkah strategis yang jauh lebih fundamental. Namun, bagi mereka yang jeli, di balik kabut itu, sebuah […]

expand_less