Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (5/5) diperkirakan mulai menunjukkan peluang penguatan setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup dalam. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, melihat adanya sinyal bahwa penurunan harga mulai mereda dan berpotensi diikuti oleh pergerakan naik dalam jangka pendek.

Dari sisi teknikal, pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 memperlihatkan bahwa harga berhasil bertahan di area support kuat di level 4.510. Level ini menjadi titik penting yang mampu menahan tekanan jual, sehingga mencegah harga turun lebih dalam. Ketika harga mampu bertahan di area support yang solid, kondisi ini biasanya menjadi tanda awal bahwa tren penurunan mulai kehilangan kekuatan.

Situasi tersebut membuka peluang bagi harga emas untuk bergerak naik, meskipun dalam bentuk koreksi sementara atau yang dikenal sebagai secondary trend. Kenaikan ini merupakan bagian wajar dari dinamika pasar setelah sebelumnya terjadi penurunan yang cukup signifikan.

Dalam proyeksi jangka pendek, harga emas diperkirakan akan bergerak menuju area resistance terdekat di kisaran 4.560 hingga 4.588. Level ini menjadi target awal yang akan diuji oleh pasar. Namun, area tersebut juga berdekatan dengan indikator Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai resistance dinamis. Artinya, meskipun harga berpotensi naik, pergerakan tersebut kemungkinan akan menghadapi hambatan di area tersebut.

Selain itu, indikator stochastic saat ini menunjukkan kondisi jenuh jual atau oversold. Dalam analisis teknikal, kondisi ini sering diartikan sebagai sinyal bahwa tekanan jual sudah terlalu kuat dan pasar berpotensi mengalami rebound. Dengan kata lain, peluang terjadinya kenaikan harga dalam jangka pendek semakin terbuka.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu berhati-hati. Kenaikan yang terjadi dalam fase koreksi biasanya tidak berlangsung terlalu lama dan masih berpotensi kembali tertekan apabila tidak didukung oleh momentum yang kuat.

Dari sisi fundamental, potensi kenaikan harga emas juga didukung oleh pelemahan sementara dolar Amerika Serikat. Setelah sebelumnya menguat, dolar mulai menunjukkan tanda-tanda melemah, yang memberikan ruang bagi emas untuk bergerak naik. Hal ini terjadi karena emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global ketika dolar melemah.

Selain itu, pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang cenderung stabil atau menurun turut memberikan sentimen positif. Ketika yield tidak meningkat, biaya peluang dalam memegang emas menjadi lebih rendah, sehingga meningkatkan minat investor terhadap logam mulia tersebut.

Ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve yang mulai lebih berhati-hati juga menjadi faktor pendukung. Pelaku pasar mulai melihat kemungkinan bahwa tidak akan ada kenaikan suku bunga tambahan dalam waktu dekat. Kondisi ini membuat emas menjadi lebih menarik sebagai aset investasi, mengingat sifatnya yang tidak memberikan imbal hasil tetap.

Di sisi lain, posisi harga yang saat ini berada di area support kuat juga mendorong aksi beli dari pelaku pasar. Banyak investor memanfaatkan kondisi harga yang relatif rendah untuk melakukan pembelian, yang dikenal sebagai strategi bargain hunting. Aktivitas ini turut membantu mendorong harga emas untuk naik dalam jangka pendek.

Secara keseluruhan, kombinasi antara sinyal teknikal dan faktor fundamental memberikan gambaran bahwa harga emas memiliki peluang untuk mengalami rebound dalam waktu dekat. Selama harga mampu bertahan di atas area support penting, potensi kenaikan menuju kisaran 4.560 hingga 4.588 masih terbuka.

Namun demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan kondisi global yang dapat memengaruhi pergerakan harga. Dengan pasar yang masih fluktuatif, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi hal penting dalam mengambil keputusan investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krakatau Steel: Kebijakan Korea Tegaskan Pentingnya Perlindungan Industri Baja

    Krakatau Steel: Kebijakan Korea Tegaskan Pentingnya Perlindungan Industri Baja

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Cilegon (8/5) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menilai kebijakan Korea Selatan yang mengenakan bea anti-dumping hingga 33,43 persen terhadap baja canai panas (hot rolled coil/HRC) asal Jepang dan Tiongkok menegaskan bahwa perlindungan industri baja merupakan instrumen yang sah dan strategis untuk menjaga keberlanjutan sektor industri nasional. Langkah ini menunjukkan […]

  • Pendapatan Usaha Tumbuh 10,4%, Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar di Kuartal I Tahun 2026

    Pendapatan Usaha Tumbuh 10,4%, Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar di Kuartal I Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta (30/04), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) mengawali tahun 2026 dengan kinerja positif. Pada Kuartal I 2026, Perseroan membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp5,1 triliun atau tumbuh 10,4% dari Kuartal I Tahun 2025. Pendapatan Usaha Perseroan merupakan kontribusi dari kinerja Pendapatan Tol sebesar Rp4,7 triliun dan kinerja Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp397,6 miliar, masing-masing naik […]

  • Paparan Polusi pada Kulit Bayi: Mengapa Perlindungan Tambahan Itu Penting

    Paparan Polusi pada Kulit Bayi: Mengapa Perlindungan Tambahan Itu Penting

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Menjadi orang tua di era sekarang memang penuh tantangan. Bukan hanya soal asupan makanan atau tumbuh kembang si kecil, tapi juga soal lingkungan tempat mereka hidup. Salah satu yang sering luput dari perhatian adalah polusi udara kulit bayi. Paparan polusi dan sinar matahari yang tidak terkontrol bisa berdampak langsung pada kesehatan kulit si kecil yang […]

  • Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

    Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui BRI Branch Office Segitiga Senen melaksanakan simulasi bencana dalam kerangka Business Continuity Management (BCM). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pekerja di lingkungan kantor tersebut. Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pekerja dalam merespons situasi darurat secara cepat, tepat, […]

  • Kompak dan Bersemangat, Tim Tenis BRI Region 6/Jakarta 1 Cerminkan Work Life Balance BRILiaN

    Kompak dan Bersemangat, Tim Tenis BRI Region 6/Jakarta 1 Cerminkan Work Life Balance BRILiaN

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk nyata penerapan budaya Work Life Balance BRILiaN, BRI Region 6/Jakarta 1 terus mendorong para pekerjanya untuk aktif dalam berbagai aktivitas positif, termasuk kegiatan olahraga yang rutin dilaksanakan di sela kesibukan pekerjaan. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan penuh semangat kebersamaan. Beragam cabang olahraga diikuti […]

  • Gubernur Yulius Ungkap Rahasia Penguatan Ekonomi Daerah Lewat Rakornas TPAKD!

    Gubernur Yulius Ungkap Rahasia Penguatan Ekonomi Daerah Lewat Rakornas TPAKD!

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta, ReputasiPlus-Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) menegaskan bahwa pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui peningkatan akses keuangan di daerah. Rakornas TPAKD tahun ini mengusung tema “Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional Melalui Peningkatan Akses Keuangan Daerah”, yang menurut […]

expand_less