Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (5/5) diperkirakan mulai menunjukkan peluang penguatan setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup dalam. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, melihat adanya sinyal bahwa penurunan harga mulai mereda dan berpotensi diikuti oleh pergerakan naik dalam jangka pendek.

Dari sisi teknikal, pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 memperlihatkan bahwa harga berhasil bertahan di area support kuat di level 4.510. Level ini menjadi titik penting yang mampu menahan tekanan jual, sehingga mencegah harga turun lebih dalam. Ketika harga mampu bertahan di area support yang solid, kondisi ini biasanya menjadi tanda awal bahwa tren penurunan mulai kehilangan kekuatan.

Situasi tersebut membuka peluang bagi harga emas untuk bergerak naik, meskipun dalam bentuk koreksi sementara atau yang dikenal sebagai secondary trend. Kenaikan ini merupakan bagian wajar dari dinamika pasar setelah sebelumnya terjadi penurunan yang cukup signifikan.

Dalam proyeksi jangka pendek, harga emas diperkirakan akan bergerak menuju area resistance terdekat di kisaran 4.560 hingga 4.588. Level ini menjadi target awal yang akan diuji oleh pasar. Namun, area tersebut juga berdekatan dengan indikator Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai resistance dinamis. Artinya, meskipun harga berpotensi naik, pergerakan tersebut kemungkinan akan menghadapi hambatan di area tersebut.

Selain itu, indikator stochastic saat ini menunjukkan kondisi jenuh jual atau oversold. Dalam analisis teknikal, kondisi ini sering diartikan sebagai sinyal bahwa tekanan jual sudah terlalu kuat dan pasar berpotensi mengalami rebound. Dengan kata lain, peluang terjadinya kenaikan harga dalam jangka pendek semakin terbuka.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu berhati-hati. Kenaikan yang terjadi dalam fase koreksi biasanya tidak berlangsung terlalu lama dan masih berpotensi kembali tertekan apabila tidak didukung oleh momentum yang kuat.

Dari sisi fundamental, potensi kenaikan harga emas juga didukung oleh pelemahan sementara dolar Amerika Serikat. Setelah sebelumnya menguat, dolar mulai menunjukkan tanda-tanda melemah, yang memberikan ruang bagi emas untuk bergerak naik. Hal ini terjadi karena emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global ketika dolar melemah.

Selain itu, pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang cenderung stabil atau menurun turut memberikan sentimen positif. Ketika yield tidak meningkat, biaya peluang dalam memegang emas menjadi lebih rendah, sehingga meningkatkan minat investor terhadap logam mulia tersebut.

Ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve yang mulai lebih berhati-hati juga menjadi faktor pendukung. Pelaku pasar mulai melihat kemungkinan bahwa tidak akan ada kenaikan suku bunga tambahan dalam waktu dekat. Kondisi ini membuat emas menjadi lebih menarik sebagai aset investasi, mengingat sifatnya yang tidak memberikan imbal hasil tetap.

Di sisi lain, posisi harga yang saat ini berada di area support kuat juga mendorong aksi beli dari pelaku pasar. Banyak investor memanfaatkan kondisi harga yang relatif rendah untuk melakukan pembelian, yang dikenal sebagai strategi bargain hunting. Aktivitas ini turut membantu mendorong harga emas untuk naik dalam jangka pendek.

Secara keseluruhan, kombinasi antara sinyal teknikal dan faktor fundamental memberikan gambaran bahwa harga emas memiliki peluang untuk mengalami rebound dalam waktu dekat. Selama harga mampu bertahan di atas area support penting, potensi kenaikan menuju kisaran 4.560 hingga 4.588 masih terbuka.

Namun demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan kondisi global yang dapat memengaruhi pergerakan harga. Dengan pasar yang masih fluktuatif, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi hal penting dalam mengambil keputusan investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam

    Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Harddies Cargo memperkuat fokus layanan pengiriman cargo pada rute Jakarta–Batam untuk mendukung kebutuhan distribusi barang antarpulau. Layanan ditujukan bagi perusahaan, pelaku usaha, distributor, maupun pelanggan personal yang membutuhkan pengiriman barang dalam jumlah dan volume besar dari Jakarta menuju Batam. Harddies Cargo memperkuat fokus pengembangan layanan pengiriman cargo pada rute Jakarta–Batam. Langkah ini dilakukan untuk memberikan […]

  • Dari Packaging Mewah hingga Undangan Digital, PEPA Hadirkan Solusi Event & Bisnis yang “Seamless”

    Dari Packaging Mewah hingga Undangan Digital, PEPA Hadirkan Solusi Event & Bisnis yang “Seamless”

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 84
    • 0Komentar

    PEPA, Solusi Cerdas “Fisik & Digital” dalam Satu Pintu Warna Makmur Persada (PEPA) adalah mitra terbaik untuk meningkatkan level acara dan bisnis Anda melalui dua pilar utama: Produk Fisik Premium: Cetak Undangan, Paperbag, dan Packaging dengan kualitas material berkelas untuk kesan pertama yang mewah. Teknologi Digital Modern: Sistem Undangan Digital, RSVP WhatsApp Official, dan Digital […]

  • BINUS University Bekasi Gelar Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors Indonesia–Netherlands

    BINUS University Bekasi Gelar Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors Indonesia–Netherlands

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BINUS University Kampus Bekasi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors Indonesia–Netherlands (LLGCI-NL), sebuah forum kolaboratif internasional yang mempertemukan akademisi, industri, dan pemerintah dari Indonesia dan Belanda dalam rangka merumuskan peta jalan riset bersama di bidang logistik berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama Triple Helix antara perguruan tinggi, sektor industri, dan […]

  • SQUEEZE Hadirkan Fruitful Trip di Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026: Wadah Kolaborasi yang Menghubungkan Inovasi, Pengalaman, dan Pertumbuhan Bersama

    SQUEEZE Hadirkan Fruitful Trip di Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026: Wadah Kolaborasi yang Menghubungkan Inovasi, Pengalaman, dan Pertumbuhan Bersama

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – SQUEEZE kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri makanan dan minuman melalui kehadirannya di Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 dengan mengusung tema Fruitful Journey. Mengusung konsep kolaboratif, SQUEEZE menghadirkan sebuah wadah interaktif yang mempertemukan berbagai brand untuk menciptakan pengalaman yang inspiratif sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Selama penyelenggaraan FHI […]

  • Menyiapkan Kuota e-Meterai Perusahaan Sebelum Musim Kontrak Menumpuk

    Menyiapkan Kuota e-Meterai Perusahaan Sebelum Musim Kontrak Menumpuk

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Persiapan kuota e-Meterai sejak awal membantu perusahaan menghindari kekurangan saat volume kontrak meningkat. Dengan perencanaan yang tepat, proses legalisasi dokumen tetap lancar dan tidak menghambat operasional. Menjelang tutup kuartal, meja legal biasanya penuh perjanjian yang menunggu pengesahan. Tim baru sadar stok meterai menipis saat dokumen sudah antre. Kuota e-Meterai Perusahaan sering dianggap urusan teknis kecil, […]

  • Kolaborasi Strategis SUCOFINDO dan KAI Services Dorong Implementasi Waste Management Berkelanjutan

    Kolaborasi Strategis SUCOFINDO dan KAI Services Dorong Implementasi Waste Management Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Juni 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) bersama PT Reska Multi Usaha (KAI Services) mengembangkan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di Stasiun Gambir, Jakarta, sebagai upaya mendukung penguatan tata kelola lingkungan berkelanjutan dan pengurangan timbulnya sampah di kawasan transportasi publik (21/5). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara SUCOFINDO, KAI Services, dan mitra pengelola […]

expand_less