Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (5/5) diperkirakan mulai menunjukkan peluang penguatan setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup dalam. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, melihat adanya sinyal bahwa penurunan harga mulai mereda dan berpotensi diikuti oleh pergerakan naik dalam jangka pendek.

Dari sisi teknikal, pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 memperlihatkan bahwa harga berhasil bertahan di area support kuat di level 4.510. Level ini menjadi titik penting yang mampu menahan tekanan jual, sehingga mencegah harga turun lebih dalam. Ketika harga mampu bertahan di area support yang solid, kondisi ini biasanya menjadi tanda awal bahwa tren penurunan mulai kehilangan kekuatan.

Situasi tersebut membuka peluang bagi harga emas untuk bergerak naik, meskipun dalam bentuk koreksi sementara atau yang dikenal sebagai secondary trend. Kenaikan ini merupakan bagian wajar dari dinamika pasar setelah sebelumnya terjadi penurunan yang cukup signifikan.

Dalam proyeksi jangka pendek, harga emas diperkirakan akan bergerak menuju area resistance terdekat di kisaran 4.560 hingga 4.588. Level ini menjadi target awal yang akan diuji oleh pasar. Namun, area tersebut juga berdekatan dengan indikator Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai resistance dinamis. Artinya, meskipun harga berpotensi naik, pergerakan tersebut kemungkinan akan menghadapi hambatan di area tersebut.

Selain itu, indikator stochastic saat ini menunjukkan kondisi jenuh jual atau oversold. Dalam analisis teknikal, kondisi ini sering diartikan sebagai sinyal bahwa tekanan jual sudah terlalu kuat dan pasar berpotensi mengalami rebound. Dengan kata lain, peluang terjadinya kenaikan harga dalam jangka pendek semakin terbuka.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu berhati-hati. Kenaikan yang terjadi dalam fase koreksi biasanya tidak berlangsung terlalu lama dan masih berpotensi kembali tertekan apabila tidak didukung oleh momentum yang kuat.

Dari sisi fundamental, potensi kenaikan harga emas juga didukung oleh pelemahan sementara dolar Amerika Serikat. Setelah sebelumnya menguat, dolar mulai menunjukkan tanda-tanda melemah, yang memberikan ruang bagi emas untuk bergerak naik. Hal ini terjadi karena emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global ketika dolar melemah.

Selain itu, pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang cenderung stabil atau menurun turut memberikan sentimen positif. Ketika yield tidak meningkat, biaya peluang dalam memegang emas menjadi lebih rendah, sehingga meningkatkan minat investor terhadap logam mulia tersebut.

Ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve yang mulai lebih berhati-hati juga menjadi faktor pendukung. Pelaku pasar mulai melihat kemungkinan bahwa tidak akan ada kenaikan suku bunga tambahan dalam waktu dekat. Kondisi ini membuat emas menjadi lebih menarik sebagai aset investasi, mengingat sifatnya yang tidak memberikan imbal hasil tetap.

Di sisi lain, posisi harga yang saat ini berada di area support kuat juga mendorong aksi beli dari pelaku pasar. Banyak investor memanfaatkan kondisi harga yang relatif rendah untuk melakukan pembelian, yang dikenal sebagai strategi bargain hunting. Aktivitas ini turut membantu mendorong harga emas untuk naik dalam jangka pendek.

Secara keseluruhan, kombinasi antara sinyal teknikal dan faktor fundamental memberikan gambaran bahwa harga emas memiliki peluang untuk mengalami rebound dalam waktu dekat. Selama harga mampu bertahan di atas area support penting, potensi kenaikan menuju kisaran 4.560 hingga 4.588 masih terbuka.

Namun demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan kondisi global yang dapat memengaruhi pergerakan harga. Dengan pasar yang masih fluktuatif, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi hal penting dalam mengambil keputusan investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Generasi Muda Berdaya Saing, IMA Gelar Program Edukatif di SMA Lokon Santo Nikolaus Tomohon

    Dorong Generasi Muda Berdaya Saing, IMA Gelar Program Edukatif di SMA Lokon Santo Nikolaus Tomohon

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Tomohon, ReputasiPlus.com – Indonesia Marketing Association (IMA) melalui program tahunan Manado High Street Market (MHSM) kembali menghadirkan kegiatan inspiratif bertajuk IMA Goes To School. Tahun ini, SMA Lokon Santo Nikolaus Tomohon menjadi sekolah tujuan, dengan fokus memberikan pembekalan kepada para siswa mengenai Public Speaking, Entrepreneurship, dan Bisnis, Selasa (30/09/2025).   Acara ini mendapat sambutan meriah […]

  • Besi Galvanis: Material Tahan Karat yang Banyak Dicari untuk Proyek Konstruksi dan Industri

    Besi Galvanis: Material Tahan Karat yang Banyak Dicari untuk Proyek Konstruksi dan Industri

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Dalam berbagai proyek konstruksi dan industri, pemilihan material bukan hanya soal harga, tetapi juga daya tahan dan efisiensi jangka panjang. Salah satu material yang paling banyak dicari karena keunggulan tersebut adalah besi galvanis. Material ini dikenal kuat, tahan karat, dan cocok digunakan di berbagai kondisi lingkungan. Tidak heran jika besi galvanis menjadi pilihan utama untuk […]

  • KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas

    KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian, KAI Logistik sebagai perusahaan penyedia layanan total logistics solution, berhasil mencatatkan kinerja operasional yang kokoh pada Triwulan I 2026. Perusahaan mencatatkan total volume pengelolaan angkutan barang mencapai sekitar 3,6 juta ton. Angka ini menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menjaga kelancaran rantai pasok nasional. Direktur Utama KAI Logistik, […]

  • Tempa Perspektif Bisnis Global di Asia, Mahasiswa BINUS @Alam Sutera Ikuti Study Abroad di National Chengchi University, Taiwan

    Tempa Perspektif Bisnis Global di Asia, Mahasiswa BINUS @Alam Sutera Ikuti Study Abroad di National Chengchi University, Taiwan

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta, April 2026 – BINUS University terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman pendidikan berstandar internasional bagi mahasiswa. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut tercermin melalui perjalanan Vanessa Agtasia, mahasiswi BINUS Business School jurusan Global Business Marketing angkatan 2026, yang saat ini tengah menempuh program Study Abroad di National Chengchi University (NCCU), Taipei, Taiwan. Selama […]

  • LRT Jabodebek Dukung Mobilitas Masyarakat Selama Penyesuaian Operasional Perjalanan Kereta di kawasan Bekasi

    LRT Jabodebek Dukung Mobilitas Masyarakat Selama Penyesuaian Operasional Perjalanan Kereta di kawasan Bekasi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek menyampaikan keprihatinan atas insiden kereta di Bekasi pada Senin malam (27/4) dan tetap melayani perjalanan ke Jakarta. Jumlah pengguna di Stasiun Jati Mulya pada Selasa (28/4) hingga 16.30 WIB mencapai 9.023 orang, naik 45% dari hari sebelumnya. Stasiun Jati Mulya berjarak 2,7 km dari Stasiun Bekasi Timur dan terhubung dengan KRL, MRT, TransJakarta, […]

  • Barantum Optimalkan Komunikasi dengan WhatsApp CRM

    Barantum Optimalkan Komunikasi dengan WhatsApp CRM

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Awalnya terlihat sederhana. Chat masuk, tim balas, transaksi terjadi. Tapi begitu jumlah pelanggan meningkat, semuanya mulai terasa berantakan. Chat tercecer, respons tidak […]

expand_less