Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Jakarta, 1 Mei 2026 — Pemerintah Indonesia resmi memasukkan aset kripto sebagai salah satu objek yang dapat disita negara dalam proses penyelesaian piutang. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23 Tahun 2026 yang ditandatangani Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 27 April 2026. Aturan tersebut merupakan pembaruan dari PMK Nomor 240/PMK.06/2016, yang kini disesuaikan dengan perkembangan jenis aset, termasuk aset digital.

Melalui regulasi ini, negara melalui Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) memiliki kewenangan lebih luas dalam mengelola aset sitaan. Salah satu poin krusial diatur dalam Pasal 186A, yang memungkinkan negara untuk langsung menguasai dan memanfaatkan aset, termasuk kripto, tanpa memerlukan persetujuan dari pihak yang berutang. Mekanisme ini dinilai dapat mempercepat proses pelunasan utang karena tidak perlu menunggu proses lelang atau tahapan hukum yang panjang.

Selain itu, Pasal 233 memperluas cakupan objek sita yang kini mencakup uang tunai, aset digital, simpanan di lembaga keuangan, saham, obligasi, hingga penyertaan modal.

Meski demikian, dalam Pasal 297D ditegaskan bahwa pengambilalihan aset hanya mengurangi pokok utang dan tidak menghapus biaya administrasi. Pemerintah juga menegaskan bahwa penilaian aset tetap harus dilakukan oleh penilai profesional untuk memastikan nilai pasar yang adil.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai kebijakan ini sebagai langkah penting dalam memperkuat legitimasi aset kripto di Indonesia. Ia juga melihat aturan ini sebagai sinyal bahwa pemerintah mulai membangun kerangka hukum yang lebih komprehensif terhadap aset digital, tidak hanya dari sisi perdagangan, tetapi juga dalam konteks penegakan hukum dan pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, hal ini dapat menjadi fondasi bagi terciptanya ekosistem kripto yang lebih terintegrasi dengan sistem keuangan nasional.

Calvin menambahkan bahwa kejelasan regulasi seperti ini akan membantu meningkatkan kepercayaan investor dan pelaku industri, karena menunjukkan bahwa kripto telah memiliki posisi yang semakin jelas di mata hukum. Ia menilai, dengan adanya pengakuan dalam mekanisme penyitaan aset, kripto kini diperlakukan setara dengan instrumen keuangan lainnya.

Kripto Sebagai Bagian dari Sistem Ekonomi  

“Ini bukan hanya soal penyitaan, tetapi tentang bagaimana kripto diakui sebagai bagian dari sistem ekonomi yang memiliki nilai, dapat diukur, dan dapat digunakan dalam berbagai mekanis

“Regulasi ini menandai fase baru dalam pengakuan kripto sebagai aset yang memiliki nilai ekonomi nyata. Ketika negara sudah memasukkan kripto sebagai objek sita, artinya posisi kripto tidak lagi dipandang sebagai aset alternatif semata, tetapi sudah menjadi bagian dari sistem keuangan yang diakui,” ujarnya.

Calvin juga menyoroti bahwa kebijakan ini dapat menjadi pedang bermata dua jika tidak diimbangi dengan kesiapan infrastruktur. Ia menekankan bahwa kompleksitas aset kripto yang berbasis teknologi memerlukan pendekatan yang berbeda dibandingkan aset konvensional, terutama dalam hal pengelolaan akses, keamanan private key, hingga proses likuidasi.

Menurutnya, tanpa sistem yang terstandarisasi dan sumber daya yang memahami karakteristik aset digital, potensi risiko seperti kesalahan pengelolaan atau kehilangan aset bisa meningkat.

Kredibilitas Industri Kripto

“Di satu sisi, ini meningkatkan kredibilitas industri kripto karena ada kepastian hukum. Namun di sisi lain, pemerintah juga perlu memastikan kesiapan teknis, mulai dari sistem kustodian, transparansi valuasi, hingga keamanan aset digital yang disita. Tanpa itu, implementasinya bisa menghadapi tantangan di lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa dampak jangka panjang dari kebijakan ini berpotensi mendorong integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan nasional secara lebih luas.

“Kita bisa melihat kripto semakin terintegrasi dengan sistem keuangan tradisional, termasuk dalam aspek hukum dan penyelesaian kewajiban. Ini akan meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendorong pertumbuhan industri yang lebih sehat dan terstruktur,” tambah CEO Tokocrypto ini.

Diterbitkannya PMK Nomor 23 Tahun 2026, pemerintah berharap proses penyelesaian piutang negara dapat berjalan lebih cepat dan efisien, sekaligus menyesuaikan dengan dinamika perkembangan aset di era digital.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Regulasi dalam Melindungi Investor di Industri Keuangan

    Pentingnya Regulasi dalam Melindungi Investor di Industri Keuangan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Keamanan dana dan transparansi transaksi merupakan fondasi utama dalam industri keuangan global. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi perdagangan, risiko munculnya entitas tidak bertanggung jawab yang menjanjikan keuntungan tidak realistis menjadi tantangan besar bagi para pelaku pasar. Oleh karena itu, keberadaan regulasi yang ketat bukan sekadar formalitas hukum, melainkan mekanisme perlindungan vital yang memastikan bahwa setiap […]

  • WhatsApp Tracking Barantum Permudah Monitoring Leads dari Iklan Digital

    WhatsApp Tracking Barantum Permudah Monitoring Leads dari Iklan Digital

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak bisnis saat ini mengandalkan iklan digital untuk mendatangkan leads baru setiap hari. Mulai dari Meta Ads, Google Ads, hingga campaign promosi […]

  • Belajar Price Action: Cara Memahami Psikologi Pasar Lewat Candlestick

    Belajar Price Action: Cara Memahami Psikologi Pasar Lewat Candlestick

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Dalam dunia trading, banyak trader mencoba memprediksi arah pasar menggunakan berbagai indikator. Namun, ada pendekatan lain yang dianggap lebih sederhana sekaligus mendalam, yaitu price action. Metode ini berfokus pada membaca pergerakan harga secara langsung melalui candlestick tanpa terlalu bergantung pada indikator tambahan. Price action membantu trader memahami psikologi pasar, yaitu bagaimana pelaku pasar bereaksi terhadap […]

  • Membangun Kesadaran Proteksi Usaha, BRI Insurance Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Pemantang Siantar

    Membangun Kesadaran Proteksi Usaha, BRI Insurance Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Pemantang Siantar

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyelenggarakan Program Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Pematang Siantar, Sumatera Utara, pada Jumat 23 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya perlindungan asuransi dalam menghadapi berbagai risiko, khususnya bagi perempuan pelaku usaha yang menjalankan kegiatan ekonomi dan perlu […]

  • India Perluas Jejak Investasi di Jawa Tengah, Fokus Ekonomi Hijau hingga Industri Medis

    India Perluas Jejak Investasi di Jawa Tengah, Fokus Ekonomi Hijau hingga Industri Medis

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SEMARANG — Hubungan ekonomi India dan Indonesia terus menunjukkan dinamika positif. Dalam kunjungan kehormatan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menegaskan komitmen India untuk memperluas kerjasama investasi, khususnya di sektor ekonomi hijau, industri padat karya, serta layanan kesehatan dan tenaga medis profesional. Pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, […]

  • Harga Minyak Pekan Depan Berpeluang Bullish, Risiko Pasokan Timur Tengah Jadi Sorotan

    Harga Minyak Pekan Depan Berpeluang Bullish, Risiko Pasokan Timur Tengah Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpeluang mempertahankan momentum penguatan pada pekan depan di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan WTI pada timeframe Daily masih menunjukkan kecenderungan bullish selama harga bertahan di atas zona support US$95,23–US$97,70. Jika momentum kenaikan berlanjut, harga berpotensi menguji resistance berikutnya di US$104,15–US$106,62. Geraldo […]

expand_less