Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Orang Tua Tak Perlu Khawatir, BINUS UNIVERSITY Siapkan Talenta Hospitality yang Siap dan Relevan dengan Kebutuhan Industri Berkelanjutan

Orang Tua Tak Perlu Khawatir, BINUS UNIVERSITY Siapkan Talenta Hospitality yang Siap dan Relevan dengan Kebutuhan Industri Berkelanjutan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar

Bekasi, 5 Mei 2026 — Di tengah transformasi besar yang terjadi di industri hospitality global, kekhawatiran orang tua terhadap masa depan karier anak menjadi semakin relevan. Perkembangan artificial intelligence (AI), digitalisasi layanan, serta meningkatnya tuntutan terhadap praktik sustainability telah mengubah wajah industri hospitality menjadi jauh lebih dinamis, kompetitif, dan berbasis nilai.

Namun di balik perubahan tersebut, peluang industri justru terus bertumbuh. Hospitality kini tidak lagi dipahami semata sebagai industri perhotelan konvensional, melainkan telah berkembang menjadi ekosistem luas yang mencakup pariwisata, event, food and beverage, luxury service, travel business, hingga entrepreneurship berbasis pengalaman (experience economy). Transformasi ini juga mendorong perubahan signifikan terhadap kebutuhan talenta di dalamnya.

Industri saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan operasional, tetapi juga business acumen, digital capability, serta pemahaman kuat terhadap sustainability, mulai dari green hospitality, responsible tourism, hingga strategi bisnis yang berorientasi keberlanjutan.

Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University melalui Program Hotel Management yang berada di kampus BINUS @Kemanggisan dan Business Hotel Management di kampus BINUS @Bekasi menegaskan perannya dalam menyiapkan talenta hospitality yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap beradaptasi dan berkembang di industri yang terus berubah.

Program Studi Hotel Management (HM) BINUS University dirancang dengan pendekatan berbasis industri global melalui Global Hotel Simulation, kolaborasi proyek nyata dengan mitra industri, international exposure, serta peluang sertifikasi profesional. Mahasiswa tidak hanya dilatih dalam service excellence, tetapi juga dibekali pemahaman mendalam mengenai operasional hotel modern yang kini semakin terintegrasi dengan prinsip efisiensi dan keberlanjutan.

Sementara itu, Program Business Hotel Management (BHM) di BINUS @Bekasi menghadirkan pendekatan yang lebih strategis dengan fokus pada entrepreneurship, digital hospitality, dan business innovation. Program ini secara khusus mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pelaku industri yang mampu membaca peluang, membangun bisnis, serta mengintegrasikan prinsip sustainable business practices dalam setiap keputusan bisnis yang diambil.

Pendekatan kedua program ini menjadi semakin krusial di tengah pergeseran industri. Di era AI dan otomatisasi, hospitality tetap membutuhkan sentuhan manusia melalui human-centered service excellence. Namun di saat yang sama, industri juga menuntut talenta yang mampu mengelola teknologi sekaligus memahami pentingnya keberlanjutan sebagai standar global baru.

Komitmen BINUS University juga diperkuat melalui kolaborasi erat dengan berbagai mitra industri, yang memberikan mahasiswa pengalaman langsung melalui real project, mentoring oleh praktisi, hingga internship di berbagai sektor hospitality. Kolaborasi ini tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga terhubung dengan berbagai pemain utama di sektor hospitality, baik di tingkat nasional maupun global. Ekosistem industri yang relevan mencakup jaringan hotel dan hospitality terkemuka seperti ARTOTEL Group, Mandarin Oriental Hotel Group, JW Marriott, InterContinental Hotels Group, Pullman Hotels and Resorts, serta Hyatt Hotels Corporation.

Keterhubungan dengan ekosistem industri ini mencerminkan luasnya peluang karir yang dapat diakses oleh lulusan, mulai dari hotel dan resort internasional, luxury service, hingga sektor food & beverage dan entrepreneurship hospitality yang terus berkembang. Paparan terhadap standar global ini juga menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa, sehingga mereka tidak hanya memahami operasional, tetapi juga ekspektasi industri kelas dunia, termasuk dalam penerapan sustainability, digital innovation, dan customer experience yang semakin kompleks.

Dr. Yanti, S.Kom., MM – Dean Faculty of Digital Communication and Hotel & Tourism, BINUS University, pada pertemuan di kampus BINUS @Bekasi menyampaikan bahwa fokus utama pendidikan hospitality saat ini adalah memastikan lulusan memiliki kesiapan menyeluruh terhadap kebutuhan industri.

“Industri hospitality saat ini tidak hanya berubah, tetapi juga berevolusi dengan standar baru, termasuk sustainability. Di BINUS University, melalui Program Hotel Management (HM) dan Business Hotel Management (BHM), kami menyiapkan mahasiswa agar tidak hanya siap masuk ke dunia kerja, tetapi juga siap memahami arah industri dan berkontribusi secara relevan di dalamnya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kombinasi antara service excellence, business mindset, digital capability, dan sustainability awareness menjadi pondasi utama dalam proses pembelajaran.

“Kami ingin lulusan BINUS tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki perspektif strategis dan tanggung jawab terhadap masa depan industri yang lebih berkelanjutan,” tambahnya.

Eduard Rudolf Pangkerego – COO ARTOTEL Group menyampaikan bahwa industri saat ini semakin selektif dalam mencari talenta.

“Hospitality hari ini membutuhkan profesional yang tidak hanya memahami service, tetapi juga bisnis, teknologi, dan sustainability. Talenta yang memiliki perspektif ini akan jauh lebih siap menghadapi dinamika industri. Kami melihat lulusan dengan pendekatan seperti yang diterapkan BINUS memiliki keunggulan tersebut,” ungkapnya.

Hal ini juga diperkuat oleh perspektif asosiasi industri. Garna Sobhara Swara – Vice President of Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) menekankan pentingnya kombinasi antara kompetensi dan passion dalam industri hospitality.

“Kami membutuhkan talenta yang bukan hanya terampil, tapi juga punya passion. Lulusan BINUS menghadirkan keduanya dan itu yang membuat mereka punya nilai lebih di industri hospitality.”

Perspektif serupa juga disampaikan oleh alumni. Rasendriya Bhamakerti alumni sekaligus pemilik restoran Aiko Inshokuten, Albert Ryan Huang alumni sekaligus Financial Cafe & Resto Consultant dan Muhammad Ilham Jivaresta alumni sekaligus pemilik Kopi Danau Semi juga menilai bahwa pendidikan hospitality membekali mahasiswa dengan kesiapan karir sekaligus pola pikir kewirausahaan yang relevan dengan dinamika industri saat ini.

“Yang kami pelajari bukan hanya operasional, tetapi juga bagaimana membangun pola pikir strategis dan entrepreneurial dalam melihat peluang di industri hospitality. Kami juga dibekali kemampuan untuk adaptif terhadap perubahan, termasuk memahami pentingnya sustainability sebagai bagian dari bisnis masa depan. Hal ini menjadi keunggulan saat memasuki dunia kerja maupun saat ingin membangun usaha sendiri,” tuturnya.

Di tengah meningkatnya kebutuhan talenta hospitality yang berkualitas dan relevan, BINUS University meyakini bahwa pendidikan yang terintegrasi dengan kebutuhan industri adalah kunci utama. Melalui Program Hotel Management dan Business Hotel Management, BINUS menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada kesiapan kerja, tetapi juga kesiapan menghadapi masa depan industri yang lebih digital, kompetitif, dan berkelanjutan.

Bagi BINUS University, memilih pendidikan hospitality bukan sekadar memilih jurusan, tetapi memilih jalur karir di industri global yang terus berkembang dengan standar baru. Dan bagi para orang tua, ini menjadi keyakinan bahwa anak-anak mereka dipersiapkan bukan hanya untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi untuk menjadi talenta yang relevan, adaptif, dan mampu berkontribusi dalam industri yang semakin menempatkan sustainability sebagai prioritas utama.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026

    Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) memasang target arus peti kemas sebanyak 13,77 juta TEUs di seluruh terminalnya pada 2026 Surabaya (10/02/2026) – Operator terminal layanan jasa kepelabuhanan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menatap tahun 2026 dengan dengan penuh optimis. Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ini memasang target arus peti kemas sebanyak 13,77 juta TEUs di […]

  • Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat

    Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 Maret 2026 – Perubahan kebijakan perdagangan global, khususnya di Amerika Serikat, menegaskan bahwa industri baja merupakan sektor strategis yang tidak sepenuhnya dapat diserahkan pada mekanisme pasar bebas. Bagi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS), dinamika ini menjadi sinyal kuat pentingnya menciptakan level playing field demi menjaga keberlanjutan industri baja nasional. Perseroan […]

  • Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

    Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel ilmiah secara lebih cepat, terstruktur, dan siap publikasi. Penulisan artikel ilmiah masih menjadi tantangan bagi banyak mahasiswa, dosen, dan peneliti di Indonesia. Proses yang panjang, revisi berulang, serta kekhawatiran terhadap plagiasi dan deteksi kecerdasan buatan (AI) sering kali menjadi hambatan […]

  • Pastikan Mudik Aman, KAI Divre I Sumut Siagakan 31 Lokomotif dan 73 Kereta Laik Operasi

    Pastikan Mudik Aman, KAI Divre I Sumut Siagakan 31 Lokomotif dan 73 Kereta Laik Operasi

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KAI Divre I Sumatera Utara menyiagakan 31 lokomotif dan 73 kereta laik operasi untuk memastikan Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman dan tepat waktu. Kesiapan armada diperkuat melalui perawatan intensif dan ramp check bersama BTP Kelas 1 Medan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyiagakan 31 unit lokomotif dan 73 sarana kereta […]

  • Pastikan Angkutan Lebaran 2026 Aman, KAI Divre IV Tanjungkarang Gandeng BNN Lampung Gelar Tes Narkoba Petugas KA

    Pastikan Angkutan Lebaran 2026 Aman, KAI Divre IV Tanjungkarang Gandeng BNN Lampung Gelar Tes Narkoba Petugas KA

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang terus memperkuat komitmen dalam menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melaksanakan pemeriksaan narkoba kepada para pekerja yang bertugas di bidang operasional.   Kegiatan pemeriksaan narkoba ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional […]

  • Besi CNP untuk Rangka Atap: Investasi Cerdas atau “Bom Waktu” yang Mengintai?

    Besi CNP untuk Rangka Atap: Investasi Cerdas atau “Bom Waktu” yang Mengintai?

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kalau kita bicara soal rangka atap bangunan, mayoritas pemilik proyek cenderung fokus pada satu variabel utama: biaya. Tidak sedikit proyek rumah, gudang kecil, hingga workshop yang langsung menjatuhkan pilihan pada material paling “ramah di kantong” tanpa benar-benar berhenti sejenak untuk bertanya: “Ini beneran kuat untuk 10 atau 20 tahun ke depan?” Di sinilah besi CNP […]

expand_less