Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Program Psikologi BINUS UNIVERSITY Bahas Dinamika Konflik dan Relasi Sosial di Era Digital melalui Dialog Psikologi Nusantara XIV

Program Psikologi BINUS UNIVERSITY Bahas Dinamika Konflik dan Relasi Sosial di Era Digital melalui Dialog Psikologi Nusantara XIV

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

Jakarta, 8 Mei 2026 — Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi dan interaksi masyarakat. Kehadiran media sosial, platform komunikasi instan, hingga ruang diskusi digital membuka peluang konektivitas yang semakin luas, namun di sisi lain juga meningkatkan potensi munculnya konflik akibat perbedaan perspektif, miskomunikasi, hingga dinamika hubungan sosial yang semakin kompleks.

Di tengah perubahan tersebut, ilmu psikologi memiliki peran yang semakin penting dalam membantu masyarakat memahami perilaku manusia, pola komunikasi, hingga pengelolaan emosi di era digital. Tidak hanya berfokus pada kesehatan mental, psikologi kini juga menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan interpersonal yang sehat, meningkatkan empati, serta menciptakan ruang interaksi yang lebih positif dan konstruktif di tengah derasnya arus informasi digital.

Menjawab fenomena tersebut, Faculty of Humanities melalui Psychology Program BINUS University  kembali menghadirkan Dialog Psikologi Nusantara XIV dengan mengangkat tema “Ruang Penyelesaian Konflik: Relasi dan Interaksi di Era Digital”. Kegiatan ini menjadi forum akademik yang mempertemukan perspektif psikologi, antropologi, dan pengalaman generasi muda untuk membahas pentingnya penyelesaian konflik secara konstruktif di tengah perkembangan dunia digital.

Acara yang berlangsung pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 09.00–11.30 WIB ini menghadirkan Prof. Dr. Drs. Semiarto Aji Purwanto, M.Si., Guru Besar Bidang Antropologi Universitas Indonesia, Dr. Esther Widhi Andangsari, S.Psi., M.Si., Psikolog selaku Head of Psychology Department BINUS University, serta Nadine Abigail, mahasiswa Psikologi BINUS University. Diskusi dipandu oleh moderator Indra Kurniawan.

Dalam paparannya, Prof. Dr. Drs. Semiarto Aji Purwanto, M.Si. menyoroti perubahan pola interaksi sosial masyarakat di era digital yang mempengaruhi cara individu memahami konflik.

“Ruang digital membuat interaksi berlangsung sangat cepat dan terbuka, namun sering kali minim konteks. Hal ini dapat memicu kesalahpahaman yang berkembang menjadi konflik sosial. Karena itu, masyarakat perlu membangun budaya dialog yang lebih reflektif dan empatik,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Esther Widhi Andangsari, S.Psi., M.Si., Psikolog menekankan pentingnya kemampuan individu dalam mengelola emosi dan komunikasi di tengah derasnya arus informasi digital.

“Penyelesaian konflik di era digital tidak hanya membutuhkan kemampuan komunikasi, tetapi juga kesadaran emosional, empati, serta kemampuan memahami perspektif orang lain. Literasi digital dan kesehatan psikologis menjadi aspek yang saling berkaitan dalam membangun relasi yang sehat,” jelasnya.

Dari perspektif generasi muda, Nadine Abigail menyampaikan bahwa mahasiswa dan generasi digital native perlu memiliki ruang diskusi yang aman untuk belajar memahami perbedaan pandangan.

“Generasi muda hidup sangat dekat dengan media digital. Karena itu, penting bagi kami untuk belajar bagaimana menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab dan menyelesaikan konflik tanpa memperkeruh situasi,” ungkap Nadine.

Melalui Dialog Psikologi Nusantara XIV, BINUS University berharap dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya membangun relasi yang sehat di ruang digital sekaligus mendorong terciptanya budaya komunikasi yang lebih inklusif, adaptif, dan konstruktif di tengah perkembangan teknologi yang terus bergerak dinamis.

Sebagai institusi pendidikan, BINUS University terus berkomitmen menghadirkan ruang diskusi yang relevan dengan tantangan masyarakat modern. Melalui Program Studi Psikologi, BINUS tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk memahami aspek akademik dan profesional di bidang psikologi, tetapi juga mendorong lahirnya individu yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat, resilien, dan berorientasi pada kolaborasi di era digital.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • LRT Jabodebek Perkuat Peran sebagai Transportasi Urban Andal dan Ramah Lingkungan

    LRT Jabodebek Perkuat Peran sebagai Transportasi Urban Andal dan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek menghadirkan layanan transportasi urban berbasis listrik yang andal dan berkelanjutan. Sistem kelistrikan dibagi untuk fasilitas stasiun dan operasional perjalanan, dilengkapi cadangan di berbagai titik untuk jaga stabilitas layanan. Integrasi antarmoda dan teknologi third rail memastikan perjalanan bebas macet, rendah polusi, serta lebih aman bagi masyarakat perkotaan. KAI terus memperkuat peran LRT Jabodebek sebagai […]

  • KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek di Pagi Hari, Distribusi Pengguna di Jam Sibuk Lebih Merata

    KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek di Pagi Hari, Distribusi Pengguna di Jam Sibuk Lebih Merata

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Evaluasi operasional yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjukkan kepadatan pengguna pada sejumlah perjalanan LRT Jabodebek di jam sibuk pagi mulai merata setelah penyesuaian jadwal operasional diberlakukan pada 15 Juni 2026. Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mengalihkan sebagian perjalanan malam ke pagi tanpa menambah jumlah perjalanan harian. Penyesuaian operasional tetap dilakukan dengan mengedepankan keselamatan serta […]

  • Dipenuhi Talenta Muda, Tim Bulutangkis BRI Region 6 Penuh Energi untuk Berprestasi

    Dipenuhi Talenta Muda, Tim Bulutangkis BRI Region 6 Penuh Energi untuk Berprestasi

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Tim Bulutangkis BRI Region 6/Jakarta 1 terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu komunitas olahraga yang aktif dan berprestasi di lingkungan kerja. Dipenuhi oleh talenta-talenta muda yang energik dan penuh semangat, tim ini menjadi representasi nyata dari budaya kerja yang sehat, kompetitif, dan kolaboratif. Dengan komposisi pemain yang didominasi generasi muda, Tim Bulutangkis BRI Region 6 […]

  • Kenapa Harus Kuliah di SATU University? Ini Alasannya!

    Kenapa Harus Kuliah di SATU University? Ini Alasannya!

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Ada banyak kampus di Indonesia, kenapa kuliah di SATU University? Banyak alasan yang mendasarinya. SATU University memang termasuk kampus yang masih muda, meski begitu, SATU University menggunakan standar BINUS Higher Education yang telah berpengalaman dalam dunia pendidikan lebih dari empat puluh tahun. Dengan reputasi BINUS yang berstandar Internasional, lulusan SATU University dipastikan akan menjadi lulusan […]

  • Apakah Bitcoin Akan Menembus US0.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

    Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta, Indonesia (17 May 2026) Pasar aset kripto global memasuki minggu ketiga Mei dengan sentimen yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan regulasi Amerika Serikat, penguatan narasi institusional Bitcoin, serta dinamika geopolitik global yang mempengaruhi energi dan pergerakan dolar AS.  Berdasarkan data pasar pada 17 Mei 2026 pukul 17.00 WIB, harga Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran US$78,235, di tengah meningkatnya perhatian pasar terhadap perkembangan Clarity Act di Amerika Serikat dan potensi perubahan struktur pasar aset digital global.  Tim trading desk di FLOQ menyoroti bahwa pasar saat ini mulai bergerak bukan hanya berdasarkan volatilitas jangka pendek, tetapi juga berdasarkan perubahan persepsi terhadap legitimasi aset digital secara global.  Salah satu perkembangan terbesar minggu ini datang dari Amerika Serikat setelah Senate Banking Committee mendorong Clarity Act maju pada 14 Mei. Bagi pasar, perkembangan ini dipandang sebagai langkah penting menuju kerangka regulasi aset digital yang lebih jelas, khususnya terkait pengawasan token, struktur pasar, dan batas otoritas regulator.  Menurut FLOQ, arah regulasi yang semakin jelas berpotensi meningkatkan kepercayaan investor institusional terhadap industri aset digital.  “Pasar mulai melihat Bitcoin bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi sebagai aset yang semakin mendekati legitimasi finansial arus utama. Ketika regulasi mulai lebih jelas, investor institusional cenderung lebih percaya diri untuk membangun eksposur jangka panjang terhadap aset digital,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan founder FLOQ.  Sentimen tersebut turut mendorong kembali narasi Bitcoin menuju level psikologis US$100.000. FLOQ melihat bahwa penguatan narasi ini tidak berdiri sendiri, tetapi datang bersamaan dengan meningkatnya pembahasan mengenai adopsi institusional, aliran modal ke ETF Bitcoin, dan perubahan cara pasar melakukan valuasi terhadap aset digital.  Di sisi lain, pasar global […]

  • Pererat Kebersamaan, Manajemen BRI Region 6 Gelar Jogging Bersama di Kawasan TMII

    Pererat Kebersamaan, Manajemen BRI Region 6 Gelar Jogging Bersama di Kawasan TMII

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antarpekerja, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar kegiatan jogging bersama di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan tersebut diikuti oleh jajaran manajemen serta pekerja BRI Region 6/Jakarta 1. Selain menjadi sarana olahraga, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk membangun […]

expand_less