Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kolaborasi FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal dalam Mendorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai yang Berkelanjutan

Kolaborasi FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal dalam Mendorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai yang Berkelanjutan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Surabaya, Mei 2026 – FKS Group bersama PT Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis pangan agar semakin berkembang, mandiri, dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Mengangkat semangat Empowering Potential, Building Expertise, dan Creating Impact, kolaborasi ini berfokus pada penguatan keterampilan praktis sekaligus peningkatan kapasitas usaha masyarakat. Pada tahap kedua program diperluas ke Kelurahan Tenggulunan di kawasan Teluk Lamong dan wilayah Surabaya dengan target lebih dari 100 peserta ibu-ibu rumah tangga penerima manfaat. Kegiatan kick-off sendiri diikuti oleh lebih dari 150 peserta.

Program ini hadir di tengah pertumbuhan ekonomi Surabaya yang terus menunjukkan tren positif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya mencatat ekonomi Surabaya tumbuh 5,87% pada 2025 dengan sektor perdagangan dan industri pengolahan sebagai kontributor terbesar terhadap perekonomian kota. Di sisi lain, geliat UMKM juga terus berkembang. Pemerintah Kota Surabaya mencatat jumlah UMKM di kota tersebut telah mencapai lebih dari 106 ribu unit usaha dan terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir.

Melalui program kolaborasi ini, peserta mendapatkan pelatihan pembuatan tempe fresh yang higienis sesuai dengan standart Halal dan berbagai produk inovasi berbasis kedelai, pelatihan pembukuan sederhana, desain kemasan produk, pendampingan pengurusan legalitas usaha seperti PIRT dan sertifikasi Halal hingga memasuki pasar modern. Peserta tahap pertama juga dilibatkan sebagai trainer melalui skema Training of Trainers (ToT), sehingga proses pembelajaran dapat terus berlanjut di masyarakat.

VP of ESG FKS Group, Beatrice Susanto, menyampaikan bahwa FKS Empower Tahap 2 dirancang sebagai langkah nyata untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya perempuan pelaku UMKM.

“Melalui FKS Empower, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pelatihan. Program ini kami rancang sebagai ruang bertumbuh bagi para peserta untuk memperkuat keterampilan, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan usaha yang berkelanjutan. Kami percaya, ketika perempuan diberi akses terhadap pengetahuan, jejaring, dan peluang, mereka dapat menjadi penggerak perubahan yang membawa dampak positif bagi keluarga, komunitas, dan lingkungan sekitarnya,” ujar Beatrice.

Senada itu VP TJSL Pelindo Multi Terminal, Zulhendri menyampaikan harapan agar program ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat hingga pada akhirnya dapat berkembang secara mandiri dan memberi dampak positif ke sekitarnya.

“Program ini menjadi wujud nyata kepedulian kami sebagai insan BUMN Pelindo Group terhadap pengembangan UMKM di Surabaya sebagai bagian dari wilayah kerja kami, sekaligus menjalankan prinsip berkelanjutan, sehingga komunitas yang telah mendapat manfaat dapat turut serta memberi inovasi dan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya masing-masing,” ujar Zulhendri.

Kolaborasi FKS Group dan Pelindo Multi Terminal telah berjalan sejak 2024. Pada tahap pertama di tahun 2024, objektif program ditujukan untuk mendampingi masyarakat di empat kelurahan sekitar Teluk Lamong, Gresik, yaitu Kel. Romokalisari, Kel. Tambak Osowilangun, Kel. Tambak Sarioso, dan Kel. Karangkiring.

Selama program berlangsung, sebanyak 60 ibu rumah tangga mendapatkan pendampingan selama satu tahun. Dari program tersebut, total pendapatan kelompok tercatat mencapai lebih dari Rp100 juta. Beragam produk inovatif juga berhasil dikembangkan, mulai dari tempe fresh, keripik tempe sagu, susu kacang kedelai, brownies tempe, hingga berbagai produk turunan kedelai lainnya.

Selain mendorong peningkatan pendapatan, program ini juga diarahkan untuk membangun ekonomi berbasis komunitas melalui pemanfaatan bahan pangan yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai relevan dengan tren pertumbuhan UMKM di Surabaya yang semakin terdorong oleh inovasi produk dan penguatan kapasitas pelaku usaha lokal.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut baik kehadiran program yang sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Surabaya dalam memperkuat kapasitas UMKM agar semakin naik kelas dan berdaya saing. “Kolaborasi antara pemerintah dengan BUMN dan sektor swasta seperti ini menjadi sangat penting untuk mendorong pelaku usaha lokal tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi dan jejaring pasar yang lebih luas. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Surabaya dan membuka lebih banyak peluang usaha yang berkelanjutan,” ujar Eri Cahyadi.

Salah satu peserta UMKM, Dessy Intan Normalasari, mengaku program ini memberikan banyak manfaat dalam pengembangan usahanya. “Dari program ini saya jadi belajar banyak hal yang sebelumnya belum pernah saya pahami, mulai dari cara mengelola usaha, membuat kemasan produk yang lebih menarik, sampai pentingnya legalitas usaha. Pendampingannya juga terasa dekat dan mudah dipahami, jadi kami lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha ke depannya,” kata Dessy.

Selain memperluas jangkauan penerima manfaat, pada tahap kedua ini FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal juga memperkuat pendampingan bagi peserta tahap pertama agar produk UMKM binaan memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar modern lokal di Surabaya. Hal ini diharapkan dapat terus mendorong tumbuhnya UMKM lokal yang lebih mandiri, inovatif, dan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

    BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91 miliar pada tahun 2025. Hasil ini menempatkan perseroan di antara entitas anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang tetap mencetak kinerja positif di tengah capaian yang beragam pada level group. Kondisi industri pembiayaan yang belum sepenuhnya pulih, terutama […]

  • Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Gunung Sahari Kenakan Pakaian Nasional Beraneka Warna

    Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Gunung Sahari Kenakan Pakaian Nasional Beraneka Warna

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja BRI Branch Office Gunung Sahari tampil meriah dengan mengenakan pakaian nasional yang kaya akan motif dan warna. Suasana kantor pun dipenuhi nuansa budaya yang beragam, mencerminkan keindahan serta kekayaan tradisi Indonesia. Berbagai jenis busana adat dikenakan oleh para pekerja, mulai dari kebaya hingga pakaian khas dari berbagai daerah […]

  • Wujudkan Kepedulian di Bulan Suci, BRI KC Jakarta Otista Salurkan Bingkisan untuk Anak Yatim melalui Kelurahan Bidara Cina

    Wujudkan Kepedulian di Bulan Suci, BRI KC Jakarta Otista Salurkan Bingkisan untuk Anak Yatim melalui Kelurahan Bidara Cina

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mengisi kemuliaan bulan Ramadhan 1447 H dengan aksi nyata, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Kantor Cabang (KC) Jakarta Otista melaksanakan kegiatan santunan bagi anak-anak yatim di wilayah Bidara Cina, Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar. Acara penyerahan bingkisan yang […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbuyut

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbuyut

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Way Kanan — Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 7 menggelar Safari Ramadan 1447 H di Komplek Kantor Sentral Kebun Tulungbuyut, Way Kanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 80 anak yatim dari sejumlah desa sekitar serta tokoh masyarakat setempat. Safari Ramadan di Kebun Tulungbuyut merupakan agenda kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Kantor Penghubung […]

  • Bitcoin Melejit di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran, Sinyal Awal Reli Baru?

    Bitcoin Melejit di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran, Sinyal Awal Reli Baru?

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 April 2026 – Pergerakan harga Bitcoin kembali menarik perhatian pelaku pasar setelah mencatat kenaikan 1,0% dalam 24 jam terakhir pada Jumat (10/4) ke level US$72.258. Kenaikan ini bahkan melampaui pertumbuhan total pasar kripto yang hanya naik 0,79%, menandakan adanya dorongan kuat dari faktor eksternal, khususnya sentimen global. Lonjakan harga ini terjadi di tengah kabar […]

  • Prabowo Bongkar Tambang Ilegal Ratusan Triliun di Bangka Belitung! Ternyata Mengandung “Tanah Jarang” Bernilai Fantastis!

    Prabowo Bongkar Tambang Ilegal Ratusan Triliun di Bangka Belitung! Ternyata Mengandung “Tanah Jarang” Bernilai Fantastis!

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com — Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap temuan mengejutkan di lokasi pertambangan ilegal yang disita negara di Bangka Belitung. Di kawasan tersebut, ditemukan mineral tanah jarang jenis monasit yang nilainya diperkirakan mencapai ratusan triliun rupiah. Tim Media Presiden melaporkan dari Jakarta, Senin, bahwa potensi besar ini sebelumnya digarap secara ilegal melalui enam smelter yang […]

expand_less