Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » SUCOFINDO Raih TOP CSR Awards 2026, Tegaskan Komitmen terhadap ESG dan Pembangunan Berkelanjutan

SUCOFINDO Raih TOP CSR Awards 2026, Tegaskan Komitmen terhadap ESG dan Pembangunan Berkelanjutan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Jakarta, (26/5) – PT SUCOFINDO (PERSERO) kembali meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 # Corporate Level Star 5 pada ajang TOP CSR Awards 2026. Prestasi ini menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang terintegrasi dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Selain penghargaan bintang 5 di level korporasi, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga meraih Golden Trophy sebagai perusahaan yang konsisten meraih predikat bintang 5 dan TOP Leader on CSR Commitment 2026 atas komitmen kepemimpinan dalam mendorong keberhasilan implementasi TJSL di perusahaan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Rasio Ridho didampingi oleh Ketua Panitia TOP CSR Awards 2026, Lutfi Handyani kepada Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna di Jakarta.

“Penghargaan yang kami terima merupakan apresiasi atas konsistensi SUCOFINDO dalam menjalankan program TJSL yang tidak hanya berorientasi pada keberlanjutan bisnis, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan. Kami percaya bahwa pertumbuhan perusahaan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penguatan ekonomi berkelanjutan,” ujar Sandry Pasambuna.

Sandry Pasambuna menambahkan, PT SUCOFINDO (PERSERO) terus mengembangkan program-program TJSL yang terukur dan berkelanjutan, khususnya pada aspek lingkungan, seperti mendukung transisi menuju ekonomi hijau, aspek pendidikan dalam hal meningkatkan literasi dan kualitas sumber daya manusia, memperkuat akses layanan kesehatan, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan pengembangan masyarakat. Melalui berbagai program tersebut, perusahaan berupaya mendukung transisi menuju ekonomi hijau sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Lutfi Handyani menyampaikan bahwa penghargaan TOP CSR Awards 2026 diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil menjalankan program CSR secara strategis, terukur, dan selaras dengan tujuan bisnis perusahaan serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

“PT SUCOFINDO (PERSERO) dinilai mampu mengimplementasikan program TJSL secara unggul dan konsisten. Sistem, kebijakan, dan pelaksanaan program mereka tidak hanya sesuai standar, tapi juga memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain dalam memperkuat praktik bisnis berkelanjutan,” tuturnya.

Di akhir, Sandry Pasambuna mengungkapkan pencapaian di ajang ini juga menjadi dorongan bagi PT SUCOFINDO (PERSERO) untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi program TJSL melalui kolaborasi bersama pemerintah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang lebih luas.

“Kedepan, kami berharap program TJSL PT SUCOFINDO (PERSERO) dapat terus berkembang secara adaptif dan berkelanjutan, sehingga tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan shared value bagi masyarakat, lingkungan, serta mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan nasional,” tutup Sandry.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

    Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kawasan hutan skala besar sulit dipantau secara menyeluruh oleh tim keamanan darat. Perambahan liar, penebangan ilegal, dan titik api awal sering baru terdeteksi setelah dampaknya sudah meluas jauh melampaui batas yang seharusnya bisa dicegah. Drone DJI Enterprise seperti DJI Dock 3 mampu melakukan pemantauan udara yang mengubah respons keamanan hutan dari reaktif menjadi proaktif. DJI […]

  • Metland Menteng Buka Show Unit Cluster Conifera

    Metland Menteng Buka Show Unit Cluster Conifera

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sebagai bagian dari strategi pemasaran dan pengenalan produk hunian terbaru, Metland Menteng membuka show unit Cluster Conifera (8/2). Peluncuran ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat secara langsung konsep, desain, serta kualitas hunian yang ditawarkan, sekaligus memperkuat posisi Metland Menteng dalam menjawab kebutuhan masyarakat urban akan hunian yang fungsional dan bernilai jangka panjang. “Melalui Cluster […]

  • PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

    PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Smart Platform to Manage Attendance, Official Documents, and AI-Powered Team Knowledge Bogor, 7 Februari 2026 — PT. Technosoft Indo Prima, perusahaan teknologi asal Indonesia, hari ini secara resmi meluncurkan Disiplinku, sebuah platform digital terpadu untuk pengelolaan presensi, dokumen resmi, serta pengetahuan tim berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam […]

  • Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

    Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia menghadapi krisis ekologis yang semakin kompleks dan saling terhubung. Kerusakan hutan, krisis air, tekanan pangan, dan ekspansi energi berbasis ekstraktif membentuk satu sistem krisis yang saling memperkuat dan berulang. IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia […]

  • Kenaikan Harga BBM Tekan Biaya Operasional Mobil Mewah, Pemilik Mulai Cari Alternatif Likuiditas

    Kenaikan Harga BBM Tekan Biaya Operasional Mobil Mewah, Pemilik Mulai Cari Alternatif Likuiditas

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Dalam situasi ekonomi yang dinamis, kemampuan untuk mengelola aset secara adaptif menjadi kunci. Kenaikan BBM bukan hanya soal biaya tambahan, tetapi juga menjadi pemicu perubahan strategi finansial di kalangan pemilik aset bernilai tinggi. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai memberikan tekanan signifikan terhadap biaya operasional kendaraan pribadi, khususnya […]

  • Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?

    Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Dalam dunia konstruksi, sering terjadi fenomena di mana pemilik proyek merasa bangga karena berhasil mendapatkan harga besi di bawah harga pasar. “Hemat sekian persen,” pikir mereka. Namun, selang dua hingga lima tahun kemudian, kebanggaan itu berubah menjadi keluhan: plafon retak, lantai bergetar, atau struktur utama mulai melendut. Mengapa material yang “murah” justru menjadi pemicu utama […]

expand_less