Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Apakah SPF Tinggi Selalu Lebih Baik untuk Kulit Bayi?

Apakah SPF Tinggi Selalu Lebih Baik untuk Kulit Bayi?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Sebagai orang tua, wajar kalau kita ingin memberikan perlindungan terbaik untuk si kecil. Saat memilih sunscreen, banyak yang langsung berpikir: “Semakin tinggi SPF, pasti semakin bagus.” Tapi benarkah SPF tinggi bayi selalu jadi pilihan paling tepat? Atau justru ada hal lain yang perlu dipertimbangkan supaya tetap memilih sunscreen bayi aman untuk kulit sensitif?
Di tengah aktivitas harian seperti jalan pagi, ke posyandu, bermain di halaman, atau ikut Mom and Dad bepergian, paparan sinar matahari memang sulit dihindari. Karena itu, memahami cara kerja SPF dan memilih angka yang tepat menjadi penting agar perlindungan tidak berlebihan, tapi juga tidak kurang.

Manfaat SPF pada Sunscreen Anak

SPF atau Sun Protection Factor adalah angka yang menunjukkan kemampuan sunscreen dalam melindungi kulit dari sinar UVB, yaitu sinar yang bisa menyebabkan kulit kemerahan atau terbakar.

Untuk anak-anak dan bayi (di atas 6 bulan), SPF memiliki beberapa manfaat penting:

1. Mengurangi Risiko Kulit Terbakar

Kulit bayi lebih tipis dan sensitif, sehingga lebih cepat memerah saat terpapar matahari. SPF membantu memperlambat efek tersebut.

2. Menjaga Kesehatan Skin Barrier

Paparan sinar UV dapat melemahkan lapisan pelindung kulit. Dengan perlindungan yang cukup, skin barrier tetap terjaga dan tidak mudah kering atau iritasi.

3. Mendukung Aktivitas Luar Ruangan

Anak-anak aktif bergerak. SPF membantu mereka tetap nyaman saat bermain di luar tanpa risiko paparan berlebihan.

Namun, angka SPF bukan satu-satunya faktor yang menentukan apakah sebuah produk termasuk sunscreen bayi aman atau tidak.

Mitos: Semakin Tinggi SPF, Perlindungannya Jauh Lebih Baik

Ini pertanyaan yang sering muncul. Secara teori, semakin tinggi angka SPF, semakin besar perlindungan terhadap UVB. Tapi perbedaannya tidak selalu signifikan.

Sebagai gambaran sederhana:
1. SPF 30 menyaring sekitar 97% sinar UVB
2. SPF 50 menyaring sekitar 98% sinar UVB

Artinya, selisih perlindungannya hanya sekitar 1%. Jadi, memilih SPF tinggi bayi bukan berarti perlindungannya dua kali lipat dibanding SPF 30.

Yang lebih penting justru, apakah sunscreen tersebut memiliki perlindungan broad spectrum (UVA & UVB)? apakah formulanya aman untuk kulit sensitif? Dan apakah nyaman dipakai sehingga orang tua konsisten menggunakannya?

SPF terlalu tinggi juga belum tentu dibutuhkan untuk aktivitas ringan sehari-hari. Untuk iklim tropis seperti Indonesia, SPF 30 sudah cukup untuk aktivitas singkat, dan SPF 50 lebih ideal untuk paparan lebih lama.

Jadi, jawabannya SPF tinggi memang baik, tapi bukan satu-satunya penentu. Keseimbangan antara angka SPF dan keamanan formula jauh lebih penting.

Aturan Memakai Sunscreen pada Bayi dan Anak

Agar perlindungan maksimal, penggunaan sunscreen harus tepat. Berikut beberapa aturan sederhana yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Gunakan pada Bayi di Atas 6 Bulan

IDAI sangat menyarankan penggunaan sunscreen untuk bayi di atas enam bulan. Bagi si kecil di bawah 6 bulan, perlindungan utama tetap berupa pakaian tertutup dan menghindari paparan langsung.

2. Oleskan 15-20 Menit Sebelum Keluar Rumah

Gunakan suncreen bayi sebaiknya 15-20 menit sebelum keluar rumah atau beraktivitas di luar ruangan. Rentang tersebut dapat memberi waktu bagi sunscreen untuk bekerja dengan optimal.

3. Gunakan Secukupnya

Tidak perlu menggunakan sunscreen untuk mendapatkan perlindungan yang maksimal. Mom and dda cukup sastikan area yang terpapar seperti wajah, leher, tangan, dan kaki terlindungi.

4. Aplikasikan Ulang Jika Perlu

Mom and dad bisa mengulangi mengaplikasikan sunscreen pada bayi dan anak setelah beberapa waktu, terutama jika anak banyak berkeringat atau bermain air.

5. Kombinasikan dengan Perlindungan Fisik

Meski kulit si kecil sudah mendapatkan perlindungan dari sunscreen, ada baiknya mom and dad tetap menggunakan perlindungan fisik seperti memakai topi, payung stroller, dan pakaian nyaman tetap penting.

Dengan aturan ini, penggunaan sunscreen bayi aman tidak terasa ribet, justru menjadi bagian dari rutinitas harian seperti memakai lotion setelah mandi.

Loluna Baby Sunscreen dengan SPF Ideal Lindungi Kulit Bayi

Di tengah banyaknya pilihan di pasaran, memilih sunscreen dengan SPF ideal dan formula yang tepat menjadi kunci. Salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah Loluna Baby Sunscreen dengan SPF 50 PA++++.

SPF 50 memberikan perlindungan optimal terhadap UVB, sementara PA++++ membantu melindungi dari UVA. Kombinasi ini membuatnya cocok untuk aktivitas luar ruangan di bawah matahari tropis.

Yang membuatnya berbeda bukan hanya angka SPF-nya, tetapi juga formulanya yang dirancang untuk kulit sensitif. Teksturnya ringan, cepat menyerap, dan tidak lengket sehingga nyaman digunakan sehari-hari.

Selain itu, kandungan yang mendukung kesehatan skin barrier membantu menjaga kelembapan kulit bayi. Jadi, perlindungan tidak hanya dari luar, tetapi juga membantu mempertahankan kondisi kulit tetap sehat dan lembut.

Bagi orang tua yang mencari SPF tinggi bayi namun tetap mengutamakan keamanan, memilih sunscreen dengan keseimbangan antara perlindungan UV dan kelembutan formula seperti ini bisa menjadi solusi yang lebih bijak.

Jadi, SPF Tinggi Pada Sunscreen Bayi Selalu Lebih Baik?

Jawabannya tidak selalu. SPF tinggi memang memberikan perlindungan lebih besar terhadap UVB, tetapi perbedaannya tidak terlalu jauh dibanding SPF 30. Yang jauh lebih penting adalah memilih sunscreen dengan perlindungan UVA dan UVB sekaligus, formula aman untuk kulit sensitif, dan nyaman dipakai sehingga digunakan secara konsisten.

Dalam kehidupan sehari-hari, konsistensi jauh lebih penting daripada angka tinggi semata. Sunscreen yang bagus tapi jarang dipakai tentu tidak efektif.

Kesimpulan

Memilih SPF tinggi bayi memang bisa menjadi opsi perlindungan optimal, tetapi bukan berarti semakin tinggi selalu semakin baik. Yang terpenting adalah memastikan produk tersebut termasuk sunscreen bayi aman, memiliki perlindungan broad spectrum, dan cocok untuk kulit sensitif. Dengan penggunaan yang tepat dan konsisten, kulit bayi tetap terlindungi, sehat, dan nyaman menjalani aktivitas hariannya di bawah sinar matahari.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA

    MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Session Highlights Date: August 17, 2026 Event: PURANA 17: “Renjana Perca” Location: Grand Indonesia, Main Atrium, East Mall level 1 Talkshow 1: From Bottle to Beauty (11:00 AM – 1:00 PM) Speakers: Nonita Respati (Founder & CCO, PURANA) and Representatives from ParagonCorp. Key Discussion: Highlighted PURANA’s 17-year journey of converting fabric waste into Livable Art. […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi, PTPN I (Persero) Bidik Pasar Eropa melalui Cerutu Premium Jember

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi, PTPN I (Persero) Bidik Pasar Eropa melalui Cerutu Premium Jember

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jember – Penanaman perdana tembakau bawah naungan (TBN) di kawasan Ajung Gayasan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi momentum penting dalam pengembangan kembali komoditas tembakau premium yang menjadi salah satu identitas agribisnis nasional. Melalui areal seluas 400 hektare yang dikelola PTPN I Regional 5, perusahaan membidik pasar Eropa dengan produk cerutu berkualitas tinggi sebagai […]

  • Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui

    Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Laddering adalah strategi membagi dana ke beberapa deposito dengan tenor yang berbeda agar pencairan dana lebih fleksibel. Cara ini sering digunakan oleh orang yang ingin menyimpan dana dalam deposito, tetapi tetap memiliki akses terhadap sebagian dana secara berkala. Meski cukup populer dalam perencanaan keuangan, masih banyak orang yang belum mengenal laddering technique adalah salah satu […]

  • DJI AP100 Resmi Hadir di Indonesia, Parasut Keselamatan Khusus untuk DJI Matrice 400

    DJI AP100 Resmi Hadir di Indonesia, Parasut Keselamatan Khusus untuk DJI Matrice 400

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sistem parasut independen yang menghentikan rotor dalam waktu kurang dari 600 milidetik sebelum melontarkan parasut, dirancang untuk operasi drone di atas fasilitas aktif dan area padat. DJI AP100 kini tersedia di Indonesia sebagai sistem parasut keselamatan yang dirancang khusus untuk DJI Matrice 400. Perangkat ini bekerja secara independen dari drone, sehingga tetap berfungsi meskipun sistem […]

  • BRI Finance Dekatkan Layanan Pembiayaan Kendaraan melalui  Mini Expo di Kantor Pusat BRI Sudirman

    BRI Finance Dekatkan Layanan Pembiayaan Kendaraan melalui Mini Expo di Kantor Pusat BRI Sudirman

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) segara gencar menghadirkan program spesial menarik bagi karyawan dan nasabah BRI melalui penyelenggaraan Mini Expo Kendaraan di Kantor Pusat BRI Sudirman, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung sejak 10 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang ini, menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk semakin mendekatkan layanan pembiayaan […]

  • BRI Finance Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Gempa di Desa Kamarora Atas, Kabupaten Sigi

    BRI Finance Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Gempa di Desa Kamarora Atas, Kabupaten Sigi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Palu, 19 Juni 2026 – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026 menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Donggala. Berdasarkan analisis BMKG, gempa tektonik yang berpusat sekitar 42 kilometer tenggara Palu tersebut dipicu oleh aktivitas Sesar Sausu dan tidak berpotensi tsunami. Di […]

expand_less