Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Masih Sulit Bangkit, Tekanan Jual Bidik Level 3.984

Harga Emas Masih Sulit Bangkit, Tekanan Jual Bidik Level 3.984

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada perdagangan pekan ini. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang pelemahan harga masih cukup besar karena tren turun belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Baik dari sisi teknikal maupun fundamental, kondisi pasar saat ini masih mendukung skenario bearish sehingga pelaku pasar disarankan tetap mencermati area support penting sebagai acuan pergerakan berikutnya.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa pada grafik satu jam (H1), harga emas masih bergerak di bawah tekanan jual. Upaya untuk kembali menguat juga belum membuahkan hasil karena harga masih tertahan di bawah area resistance dinamis yang dibentuk oleh indikator Moving Average (MA) 21 dan MA 34. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat beli belum cukup kuat untuk mendorong harga keluar dari tren penurunan yang sedang berlangsung.

Menurut Geraldo, posisi harga yang masih berada di bawah kedua indikator tersebut menjadi sinyal bahwa pelaku pasar masih cenderung melakukan aksi jual. Selama belum mampu menembus area resistance tersebut, peluang emas untuk melanjutkan kenaikan masih relatif terbatas.

“Dari sisi teknikal, tekanan bearish masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga. Struktur pasar belum menunjukkan adanya sinyal pembalikan arah yang kuat sehingga potensi pelemahan masih perlu diwaspadai,” jelas Geraldo.

Ia menambahkan, target penurunan terdekat berada di level 3.984. Area tersebut menjadi support penting yang berpotensi menjadi tujuan berikutnya apabila tekanan jual masih berlanjut. Jika level tersebut berhasil ditembus, maka harga emas diperkirakan memiliki ruang untuk turun lebih dalam menuju area support selanjutnya di kisaran 3.957.

Selain melihat struktur harga, Geraldo juga memperhatikan indikator Stochastic yang masih bergerak turun menuju area oversold atau jenuh jual. Hal tersebut menunjukkan bahwa momentum bearish masih cukup kuat dan belum terlihat tanda-tanda pelemahan yang berarti.

Meskipun indikator sudah mendekati area oversold, kondisi tersebut belum otomatis menjadi sinyal bahwa harga akan segera berbalik naik. Dalam banyak kasus, harga masih dapat melanjutkan penurunan sebelum akhirnya muncul konfirmasi pembalikan arah yang lebih kuat.

Di sisi lain, aktivitas perdagangan juga belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Volume transaksi yang masih relatif rendah mengindikasikan bahwa kekuatan buyer belum cukup besar untuk mengimbangi dominasi seller. Akibatnya, peluang terjadinya breakout ke atas masih cukup terbatas dalam waktu dekat.

Selain dipengaruhi faktor teknikal, harga emas juga masih dibebani sejumlah sentimen fundamental. Salah satu faktor yang paling diperhatikan pasar adalah penguatan dolar Amerika Serikat. Ketika nilai tukar dolar meningkat, harga emas biasanya menjadi kurang menarik karena logam mulia tersebut diperdagangkan menggunakan mata uang dolar. Akibatnya, biaya pembelian emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar AS.

Faktor lain yang turut memberikan tekanan adalah tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury Yield. Saat tingkat imbal hasil obligasi meningkat, investor cenderung mengalihkan dananya ke instrumen yang mampu memberikan pendapatan tetap. Kondisi tersebut membuat daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil menjadi berkurang.

Pasar juga masih menunggu berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk inflasi, pasar tenaga kerja, dan aktivitas bisnis. Jika data-data tersebut kembali menunjukkan kondisi ekonomi yang solid, maka peluang Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga pada level tinggi akan semakin besar. Ekspektasi tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sekaligus menjadi tekanan tambahan bagi harga emas.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan perkembangan situasi global. Risiko geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, maupun meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan sewaktu-waktu dapat kembali meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Jika kondisi tersebut terjadi, tekanan jual yang saat ini mendominasi berpotensi mulai mereda.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas pada perdagangan hari ini masih cenderung negatif. Dari sisi teknikal, harga masih bergerak di bawah Moving Average 21 dan MA 34, sementara indikator Stochastic juga masih menunjukkan momentum penurunan. Dari sisi fundamental, penguatan dolar AS, tingginya imbal hasil obligasi Amerika Serikat, serta ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi masih menjadi faktor utama yang membatasi ruang kenaikan emas. Oleh karena itu, selama belum muncul katalis positif yang mampu mengubah sentimen pasar, peluang harga emas untuk melanjutkan pelemahan menuju area support 3.984 hingga 3.957 masih tetap terbuka.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Top Up Game Tercepat & Teraman 2026

    Cara Top Up Game Tercepat & Teraman 2026

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Panduan lengkap cara top up game aman: perbandingan metode bayar, biaya admin, tips hindari penipuan, dan langkah top up per game populer di Indonesia Top up game paling aman dilakukan melalui platform resmi yang mendukung QRIS, e-wallet, dan transfer bank. Sebelum bertransaksi, pastikan User ID dan Server ID sudah benar, pilih metode pembayaran yang sesuai, […]

  • KAI Divre I Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi, Mobilisasi 200.042 Penumpang Selama Februari 2026

    KAI Divre I Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi, Mobilisasi 200.042 Penumpang Selama Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KAI Divre I Sumatera Utara mencatat mobilisasi 200.042 penumpang selama Februari 2026, didorong pertumbuhan signifikan pada rute Sribilah Utama dan Siantar Ekspres. Kinerja ini mempertegas peran kereta api sebagai penggerak mobilitas dan ekonomi daerah. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara membuktikan peran strategisnya sebagai tulang punggung transportasi daerah dengan menggerakkan sebanyak […]

  • PM Modi Mulai Kunjungan ke Indonesia pada 7 Juli, Pertahanan, Ekonomi Digital, dan Investasi Jadi Agenda Utama

    PM Modi Mulai Kunjungan ke Indonesia pada 7 Juli, Pertahanan, Ekonomi Digital, dan Investasi Jadi Agenda Utama

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta — Perdana Menteri India Narendra Modi akan memulai kunjungan resmi selama dua hari ke Indonesia pada 7 Juli mendatang dengan agenda pembahasan yang mencakup kerja sama pertahanan, perdagangan dan investasi, ekonomi digital, ketahanan pangan dan energi, serta penguatan kemitraan strategis antara kedua negara. Modi dijadwalkan tiba di Jakarta pada malam 6 Juli sebelum memulai […]

  • Lintasarta Dorong Digital Sovereignty bagi BPD di Seluruh Indonesia  untuk Memperkuat Ekonomi Nasional

    Lintasarta Dorong Digital Sovereignty bagi BPD di Seluruh Indonesia untuk Memperkuat Ekonomi Nasional

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Lintasarta berkomitmen mempercepat transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia melalui penguatan fondasi digital yang berdaulat. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Lintasarta akan menyelenggarakan BPD Summit 2026 yang mempertemukan BPD dari seluruh Indonesia pada 5–7 Agustus 2026 di Semarang. Forum ini menjadi wadah kolaborasi bagi BPD untuk membahas penerapan Digital Sovereignty sebagai fondasi transformasi digital, […]

  • Jelang Final Piala Presiden 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun

    Jelang Final Piala Presiden 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Kamis, 6 Agustus 2026 Jelang Final Piala Presiden 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Bandung (Jawa Barat), 6 Agustus 2026 – Menjelang pertandingan Final Piala Presiden 2026 antara PERSIB Bandung melawan Persebaya Surabaya yang akan berlangsung pada Kamis (6/8) malam di Bali, PT Kereta Api […]

  • Jalan Sudah Dibuka Rektor Unima, Dosen Bermasalah Sudah Digeser, Kini Giliran Keluaga Korban Berani Lapor!

    Jalan Sudah Dibuka Rektor Unima, Dosen Bermasalah Sudah Digeser, Kini Giliran Keluaga Korban Berani Lapor!

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Reputasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    TONDANO, MEDIA.REPUTASIPLUS – Kabar dari Tondano ini mengejutkan, tapi sekaligus melegakan. Di saat Polsek setempat seperti dikutip dari Swaramedia, mengaku belum menerima satu lembar pun laporan resmi soal kasus pelecehan yang viral itu, Rektor Unima justru sudah ambil langkah kuda. Tanpa menunggu polisi mengetuk pintu, SK penonaktifan dosen terduga pelaku langsung diteken. Ini bukan keputusan […]

expand_less