Harga Pangan di Pasar Manado Tetap Murah di Tengah Krisis! Sekali Lagi, Walikota Angouw Turun Tangan
- account_circle redaktur reputasi
- calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
- visibility 28
- comment 0 komentar

Manado, ReputasiPlus.com— Perumda Pasar Kota Manado terus menunjukkan perannya dalam menjaga kestabilan harga pangan di Kota Manado. Di tengah gejolak harga komoditas nasional, stok bahan pokok di pasar tradisional dikelola dengan baik dan tetap terjangkau bagi masyarakat
Salah satu langkah terbaru adalah penyaluran bantuan pangan yang dihadiri langsung oleh Walikota Manado, Andrei Angouw, lewat kegiatan di gudang Bulog Paceda, Bitung. Pada 11 November 2025, Angouw menyaksikan peluncuran program distribusi beras dan minyak goreng untuk 139.966 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap keluarga mendapatkan 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, dengan alokasi untuk bulan Oktober dan November, sehingga total yang diterima masing-masing KPM adalah 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.
Program ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara Pemkot Manado, Bulog, dan lembaga terkait dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu warga yang paling membutuhkan. Andrei Angouw menegaskan bahwa distribusi bantuan ini bukan semata operasi jangka pendek, tetapi juga bagian dari strategi berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan lokal.
Sementara itu, di tingkat akar rumput, Polresta Manado menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di beberapa kelurahan untuk menjual beras SPHP dengan harga Rp 11.600 per kg.
Pada GPM yang berlangsung pada 13 November 2025 di Kelurahan Bitung Karang Ria, Kecamatan Tuminting, stok 4 ton beras SPHP habis terjual dalam waktu singkat.
Walikota Angouw menyatakan apresiasi atas sinergi antara Polri, Bulog, dan Perumda Pasar Manado yang membuat program pasar murah bisa dijalankan secara efektif. Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk meredam tekanan inflasi sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
Meski Perumda Pasar Manado tidak selalu secara langsung menjadi penyedia komoditas stabilisasi seperti Bulog, perannya sebagai pengelola pasar tradisional sangat vital. Dengan memastikan pasar tradisional tetap aktif dan pasokan pangan lancar, Pasar Manado menjadi pemangku kepentingan penting dalam rantai distribusi lokal.
Dari pantauan harga di pasar, sejumlah komoditas pokok seperti beras dan minyak goreng masih relatif stabil. Menurut laporan media lokal, harga beras di Pasar Kota Manado berkisar antara Rp 15.000–Rp 17.000 per kg, sementara minyak goreng dijual di kisaran Rp 18.000 per liter.
Analisis pengamat ekonomi lokal menyebut bahwa aksi kolaboratif ini , antara Pemkot, Perumda Pasar, Bulog, dan Polri ,menjadi kunci dalam menjaga keterjangkauan pangan di Manado. Dengan manajemen pasar yang baik dan dukungan pemerintah daerah, masyarakat kelas menengah-bawah sangat diuntungkan.
- Penulis: redaktur reputasi


