Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tembus Rantai Pasok Nasional, Kolaborasi Muhammadiyah dan Kementerian UMKM Cetak Potensi Transaksi Rp 2,2 Miliar

Tembus Rantai Pasok Nasional, Kolaborasi Muhammadiyah dan Kementerian UMKM Cetak Potensi Transaksi Rp 2,2 Miliar

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Kementerian UMKM RI bersama LP UMKM Muhammadiyah sukses menyelenggarakan Business Matching Program Penguatan Rantai Pasok (Supply Chain) UMKM pada Selasa (30/6) di Kampus UNISA Yogyakarta, yang mempertemukan 25 UMKM terkurasi asal Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta dengan korporasi serta ritel nasional seperti Alfamart, Indomaret, Krisna Oleh-Oleh, PT Food Station, dan PHRI. Puncak dari program pendampingan sejak 15 Juni 2026 ini berhasil mencetak proyeksi potensi nilai transaksi hingga Rp 2,2 miliar melalui negosiasi langsung (one-on-one).

YOGYAKARTA, 30 Juni 2026 – Langkah nyata mendorong pengusaha usaha mikro naik kelas terus digelorakan. Lembaga Pengembangan UMKM (LP UMKM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Republik Indonesia menggelar Business Matching Program Penguatan Rantai Pasok (Supply Chain) UMKM pada Selasa (30/6), bertempat di Kampus Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta yang dihadiri antara lain PP Aisyiyah, Majelis Pengembangan Masyarakat PP Muhammadiyah, Majelis Ekonomi dan Bisnis PP Muhammadiyah.

Point pentingnya sukses mempertemukan produk-produk lokal terbaik dengan raksasa ritel dan agregator nasional, serta diproyeksikan mampu mencetak potensi nilai transaksi hingga Rp 2,2 miliar. Kegiatan ini merupakan puncak dari program pendampingan intensif yang diinisiasi sejak 15 Juni 2026. Dari total 60 UMKM binaan LP UMKM Muhammadiyah asal wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta yang mendaftar, sebanyak 48 UMKM berhasil lolos kurasi menuju tahap pitching, dan 25 UMKM terpilih melaju ke tahap negosiasi langsung, one-on-one business matching dengan para buyer utama. Tidak tanggung-tanggung, para pelaku UMKM langsung berhadapan dengan agregator pasar dan korporasi jaringan nasional, antara lain Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Krisna Oleh-Oleh Bali, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), dan PT Indomarco Primatama (Indomaret).

Kementerian UMKM di wakili Asdep Kemitraan dan Rantai Pasok Usaha Mikro – Deputi Bidang Usaha Mikro, Pristiyanto menyampaikan bahwa agenda ini merupakan implementasi nyata dari komitmen Pemerintah dalam mengorkestrasi ekosistem kemitraan usaha mikro agar masuk ke dalam rantai pasok industri nasional. “Penguatan rantai pasok adalah kunci agar UMKM kita tidak berjalan sendiri-sendiri. Lewat sinergi bersama LP UMKM Muhammadiyah, kita membangun agregasi produk yang berkualitas, konsisten, dan berkelanjutan. Korporasi mendapatkan kepastian pasokan bahan baku lokal bermutu, sementara UMKM mendapatkan kepastian pasar (offtaker). Ini adalah model ideal dari gotong royong ekonomi nasional,” ungkapnya. Melalui skema kemitraan ini, potensi transaksi sebesar Rp 2,2 miliar tersebut ditargetkan dapat segera terealisasi secara bertahap. Dalam jangka panjang, program kolaboratif ini tidak hanya diproyeksikan untuk memperluas skala usaha dan kapasitas produksi pelaku mikro, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru serta memperkokoh ketahanan ekonomi nasional berbasis umat dan kerakyatan.

Di sisi lain,  Ketua LP UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pengembang dan Pelatihan, Bambang Sutrisno menegaskan bahwa Business Matching ini menjadi jembatan konkret (concrete bridge) untuk memecah tantangan akses pasar yang sering dihadapi pelaku usaha mikro. “Keberhasilan pembinaan UMKM tidak boleh berhenti pada seremonial pelatihan, melainkan harus bermuara pada akses pasar yang berkelanjutan. Potensi transaksi sebesar Rp 2,2 miliar ini membuktikan produk UMKM binaan Muhammadiyah memiliki daya saing tinggi. Kami akan mengawal proses lanjutan dari Letter of Intent (LoI) hingga terwujudnya sales contract sehingga terciptanya kemitraan jangka panjang yang inklusif,” ujarnya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 2 Bandung Imbau Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Sejak Dini dan Waspadai Penipuan Tiket

    KAI Daop 2 Bandung Imbau Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Sejak Dini dan Waspadai Penipuan Tiket

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026 sejak jauh-jauh hari dengan menggunakan moda transportasi kereta api. Imbauan ini disampaikan untuk memberikan kemudahan, kepastian perjalanan, serta meningkatkan kenyamanan pelanggan pada momen libur Hari Raya Idul Fitri yang diprediksi akan mengalami lonjakan volume penumpang. KAI Daop 2 […]

  • Volume Penumpang Stabil di Awal Puasa, KAI Daop 9 Jember Fokus Jaga Kenyamanan Pelanggan

    Volume Penumpang Stabil di Awal Puasa, KAI Daop 9 Jember Fokus Jaga Kenyamanan Pelanggan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Memasuki periode awal Ramadan 1447 Hijriah, aktivitas mobilisasi masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah KAI Daop 9 Jember menunjukkan tren yang fluktuatif namun tetap stabil. Jember, 21 Februari 2026 – Memasuki periode awal Ramadan 1447 Hijriah, aktivitas mobilisasi masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah KAI Daop 9 Jember menunjukkan tren yang […]

  • UPT BPOM di Jawa Timur dan Buleleng Ajak Masyarakat Selamatkan Masa Depan Jamu Indonesia dari Ancaman Bahan Kimia Obat

    UPT BPOM di Jawa Timur dan Buleleng Ajak Masyarakat Selamatkan Masa Depan Jamu Indonesia dari Ancaman Bahan Kimia Obat

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Banyuwangi, 05 Juni 2026 – Di tengah meningkatnya tren hidup sehat dan konsumsi produk herbal, ancaman jamu mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) masih menjadi perhatian serius. Untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, Unit Pelaksana Teknis BPOM di wilayah Jawa Timur menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Menjamu Masa Depan dengan Jamu Aman Bebas BKO” dalam rangkaian Pekan […]

  • SUCOFINDO Tebar Semangat Berbagi melalui Penyembelihan Kurban Serentak di Seluruh Indonesia

    SUCOFINDO Tebar Semangat Berbagi melalui Penyembelihan Kurban Serentak di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Mei 2026 – Memperingati Hari Idul Adha 1447 Hijriah, PT SUCOFINDO (PERSERO) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara serentak di kantor pusat, cabang, dan unit pelayanan di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat sekaligus bentuk implementasi nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang terus dijaga perusahaan. Pada […]

  • Cara Menabung Sedikit tapi Konsisten di Tengah Banyak Pengeluaran

    Cara Menabung Sedikit tapi Konsisten di Tengah Banyak Pengeluaran

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Menabung tetap bisa dilakukan meski pengeluaran terasa makin banyak. Kuncinya bukan langsung menyisihkan nominal besar, tetapi membangun kebiasaan menabung rutin dengan nominal kecil yang realistis dan konsisten. Di tengah biaya hidup yang terus naik, banyak orang merasa sulit memulai tabungan. Padahal, menurut berbagai studi keuangan pribadi, konsistensi lebih berpengaruh dibanding nominal besar yang hanya dilakukan […]

  • Kinerja Operasional Januari 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat 4.370 Perjalanan KA Berangkat dengan Ketepatan Waktu 99,84 Persen

    Kinerja Operasional Januari 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat 4.370 Perjalanan KA Berangkat dengan Ketepatan Waktu 99,84 Persen

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 14 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja operasional yang positif sepanjang Januari 2026. Selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung telah mengoperasikan sebanyak 4.370 perjalanan kereta api (KA) yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung serta 4.368 perjalanan KA yang datang di wilayah Daop […]

expand_less