Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bisnis Ramai Belum Tentu Untung, Ini Penyebabnya

Bisnis Ramai Belum Tentu Untung, Ini Penyebabnya

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Bisnis yang ramai belum tentu menghasilkan keuntungan yang besar. Tidak sedikit pelaku usaha yang mencatat penjualan tinggi setiap hari, tetapi tetap kesulitan mengetahui ke mana uang bisnisnya pergi.

Penyebabnya sering kali bukan karena omzet kurang, melainkan pengelolaan keuangan yang belum tertata. Uang hasil penjualan bercampur dengan kebutuhan pribadi, transaksi sulit dipantau, hingga arus kas yang tidak tercatat dengan baik.

Kalau dibiarkan, kondisi ini bisa membuat pemilik usaha kesulitan mengambil keputusan, meski bisnis terlihat terus berjalan.

Kenapa Bisnis Ramai Tapi Keuntungan Terasa Tipis?

Ada beberapa penyebab yang cukup sering dialami pelaku usaha.

1. Uang Pribadi dan Uang Usaha Masih Bercampur

Banyak pelaku usaha menggunakan satu rekening untuk semua kebutuhan.

Hasil penjualan masuk ke rekening yang sama dengan gaji, belanja rumah tangga, hingga pembayaran tagihan pribadi.

Akibatnya, keuntungan usaha menjadi sulit dihitung karena arus kas tidak terpisah dengan jelas.

2. Pengeluaran Kecil Tidak Pernah Dicatat

Biaya parkir, ongkos kirim, pembelian bahan baku, atau kebutuhan operasional harian sering dianggap sepele.

Padahal, jika diakumulasikan selama satu bulan, jumlahnya bisa cukup besar dan memengaruhi keuntungan usaha.

3. Sulit Memantau Arus Kas

Omzet yang tinggi belum tentu mencerminkan kondisi keuangan bisnis.

Pemilik usaha tetap perlu mengetahui berapa uang yang masuk, berapa yang keluar, dan berapa keuntungan yang benar-benar diperoleh.

Pencatatan yang rapi membantu proses evaluasi sekaligus mempermudah perencanaan bisnis ke depan.

4. Pembayaran dari Pelanggan Tidak Tercatat dengan Baik

Saat menerima pembayaran dari berbagai metode, proses rekonsiliasi bisa menjadi lebih rumit jika seluruh transaksi masih dilakukan secara manual.

Kondisi ini membuat pelaku usaha membutuhkan waktu lebih lama untuk mencocokkan transaksi harian.

Kenapa Rekening Usaha Penting?

Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah memisahkan rekening pribadi dan rekening bisnis.

Rekening usaha membantu pelaku usaha memantau arus kas dengan lebih rapi karena seluruh transaksi bisnis tercatat dalam satu tempat.

Manfaat lain yang bisa dirasakan antara lain:

– Memudahkan memantau pemasukan dan pengeluaran usaha.

– Membantu proses pencatatan keuangan.

– Memisahkan dana operasional dan kebutuhan pribadi.

– Mempermudah evaluasi kondisi bisnis.

Kebiasaan sederhana ini sering menjadi langkah awal membangun pengelolaan usaha yang lebih teratur.

Kapan Sebaiknya Buka Rekening Atas Nama Usaha?

Banyak orang mengira buka rekening atas nama usaha baru diperlukan ketika bisnis sudah besar.

Padahal, rekening usaha sudah bisa dipertimbangkan sejak bisnis mulai memiliki transaksi rutin, baik usaha kuliner, toko online, jasa, maupun UMKM lainnya.

Semakin cepat keuangan dipisahkan, semakin mudah memantau perkembangan bisnis dari waktu ke waktu.

Kelola Keuangan Bisnis Lebih Praktis dengan Neo Bisnis

Kalau ingin memisahkan keuangan usaha dari rekening pribadi, Neo Bisnis dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Neo Bisnis menyediakan layanan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan transaksi pelaku usaha, di antaranya:

– Pencatatan kas masuk dan kas keluar secara otomatis

– Bunga tabungan kompetitif*

– Gratis transfer antarbank hingga 90 kali per bulan

– Pembuatan QRIS merchant yang praktis dan mudah

Pencairan dana hasil transaksi QRIS hingga 3 kali sehari, termasuk saat akhir pekan dan hari libur nasional untuk transaksi yang diproses sebelum pukul 14.00 WIB

Fitur-fitur tersebut dapat membantu pelaku usaha mengelola transaksi harian dengan lebih praktis sekaligus memantau arus kas bisnis.

Sebelum membuka rekening, pastikan kamu memahami fitur produk, manfaat, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

***

Jika ingin mulai menggunakan Neo Bisnis, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Bisnis di website resmi Bank Neo Commerce.  

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Tabungan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT hingga Bitcoin

    Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT hingga Bitcoin

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 April 2026 – Di tengah tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian global, perilaku investor Indonesia menunjukkan pergeseran yang semakin strategis. CEO Bittime, Ryan Lymn, mengungkapkan bahwa mayoritas investor kini memilih berinvestasi pada aset-aset kripto yang cenderung lebih stabil seperti Tether ($USDT), Bitcoin ($BTC), dan Emas Tether ($XAUT) berdasarkan hasil voting […]

  • Hollow Galvanis untuk Kanopi & Rangka Baja Ringan: Kuatkah untuk Jangka Panjang?

    Hollow Galvanis untuk Kanopi & Rangka Baja Ringan: Kuatkah untuk Jangka Panjang?

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Banyak proyek kanopi terlihat kokoh di awal, tapi setelah 1–3 tahun mulai muncul masalah: melendut di tengah, sambungan retak, atau karat muncul di titik las. Padahal material yang dipakai sudah “galvanis”. Masalahnya biasanya bukan pada konsep hollow galvanisnya, tapi pada spesifikasi yang dipilih. Kalau Anda sedang merencanakan kanopi rumah, ruko, gudang, atau rangka baja ringan, […]

  • RAYAKAN “LIVABLE ART” DAN DEKONSTRUKSI MONOKROM: PURANA DAN PURAGRAPH RESMI LUNCURKAN KOLABORASI BERSAMA AFGANIAL DI HÖRBISS, YATS COLONY

    RAYAKAN “LIVABLE ART” DAN DEKONSTRUKSI MONOKROM: PURANA DAN PURAGRAPH RESMI LUNCURKAN KOLABORASI BERSAMA AFGANIAL DI HÖRBISS, YATS COLONY

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, 27 Juni 2026 – Hari ini, ruang kreatif rindang Hörbiss di YATS Colony Yogyakarta menjadi pusat desain kontemporer tanah air. PURANA dan PURAGRAPH secara resmi meluncurkan koleksi kolaborasi yang telah lama dinantikan bersama desainer dan seniman ternama, Anton Afganial. Peluncuran ini ditandai dengan pameran privat berkonsep tinggi dan instalasi interaktif, menerjemahkan bentuk arsitektural menjadi […]

  • CLEAR Men Ultra Jangkau 65,7 Juta Penggemar Sepak Bola Selama Kampanye  FIFA World Cup 2026™

    CLEAR Men Ultra Jangkau 65,7 Juta Penggemar Sepak Bola Selama Kampanye FIFA World Cup 2026™

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    ● Melalui kampanye FIFA World Cup 2026™, CLEAR Men Ultra menginspirasi laki-laki untuk tampil percaya diri dengan rambut dan kulit kepala yang sehat serta bebas ketombe ● FIFA World Cup 2026™ menjadi turnamen terbesar dengan sejumlah catatan rekor Keterangan foto: CLEAR bersama Ganindra Bimo, Tio Prasetyo, serta konsumen CLEAR menyaksikan pertandingan quarter final Belgia vs […]

  • Didukung Likuiditas yang Solid, BRI Finance Siapkan Pelunasan Obligasi Juli 2026

    Didukung Likuiditas yang Solid, BRI Finance Siapkan Pelunasan Obligasi Juli 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memastikan telah menyiapkan seluruh dana yang diperlukan untuk memenuhi kewajiban pelunasan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 Seri B yang akan jatuh tempo pada 11 Juli 2026. Kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga disiplin keuangan sekaligus mempertahankan kepercayaan investor terhadap kinerja […]

  • Tren Harga Komoditas, Kinerja Solid MIND ID Grup Dukung Kinerja Pertumbuhan Ekonomi

    Tren Harga Komoditas, Kinerja Solid MIND ID Grup Dukung Kinerja Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    JAKARTA — Di tengah gejolak harga komoditas global dan dinamika industri pertambangan, Holding Industri Pertambangan MIND ID mampu terus mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Perusahaan juga memastikan strategi hilirisasi tetap berjalan sebagai pilar utama peningkatan nilai tambah sekaligus motor bagi penguatan kinerja ekonomi Indonesia. Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin […]

expand_less