Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Holding Perkebunan Nusantara Perluas Jejak Teh Indonesia, Produk PTPN I Masuk Gerai Legendaris Twinings London

Holding Perkebunan Nusantara Perluas Jejak Teh Indonesia, Produk PTPN I Masuk Gerai Legendaris Twinings London

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

Jakarta – Komitmen Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dalam memperkuat daya saing komoditas perkebunan Indonesia di pasar global kembali menunjukkan hasil positif. Salah satu produk teh premium yang dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) kini dipasarkan di gerai teh legendaris Twinings di London, Inggris.

Twinings yang berdiri sejak tahun 1706 dikenal sebagai salah satu ikon industri teh dunia dengan proses kurasi yang ketat terhadap produk-produk yang dipasarkan. Kehadiran teh produksi PTPN I di salah satu etalase gerai tersebut menjadi pengakuan atas kualitas produk teh Indonesia yang mampu bersaing dengan berbagai teh premium dari negara-negara produsen utama dunia.

Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, mengatakan perusahaan terus memperluas penetrasi pasar internasional sekaligus memperkuat posisi teh Indonesia pada segmen premium dunia. Menurutnya, kepercayaan Twinings serta berbagai jaringan hospitality kelas dunia yang menggunakan teh produksi PTPN I menjadi indikator kuat atas reputasi dan konsistensi kualitas produk yang dihasilkan perusahaan.

“Mengandalkan konsistensi kualitas teh premium dari bentangan areal perkebunan teh terbesar di dunia dalam satu manajemen korporasi PTPN I optimistis bersaing dengan produsen negara lain. Negara Kenya, India, dan Sri Lanka yang selama ini memiliki reputasi tinggi, perlahan akan digeser oleh teh produk Indonesia yang ditopang oleh PTPN I,” kata Aris.

Ia menjelaskan, performa operasional komoditas teh PTPN I saat ini berada pada kondisi yang solid. Kinerja tersebut didukung oleh luas areal tanaman menghasilkan serta peningkatan produktivitas yang terus menunjukkan tren positif.

“Saat ini, total areal tanaman menghasilkan teh yang dikelola oleh PTPN I mencapai 12,7 ribu hektare. Dari luasan tersebut, hingga Mei 2026, kami telah berhasil membukukan total produksi sebesar 11,6 juta kilogram, dengan tingkat produktivitas mencapai 912 kilogram per hektare,” ujarnya.

Secara historis, produksi teh kering PTPN I juga menunjukkan tren yang terus menguat. Pada 2022, produksi mencapai 29,05 juta kilogram dengan produktivitas sebesar 1.685 kilogram per hektare. Produksi sempat berada pada level 25,97 juta kilogram pada 2023 dengan produktivitas 1.499 kilogram per hektare, sebelum kembali meningkat pada 2024 menjadi 28,44 juta kilogram dengan produktivitas 1.651 kilogram per hektare.

Peningkatan tersebut berlanjut pada 2025 dengan capaian produksi teh kering sebesar 29,28 juta kilogram dan produktivitas yang menembus 2.004 kilogram per hektare. Sejalan dengan itu, volume ekspor perusahaan sepanjang tahun lalu juga mencapai 8,9 juta kilogram.

Perluas Pasar Ekspor

Aris menjelaskan, produk teh PTPN I saat ini telah dipasarkan ke berbagai negara. Malaysia masih menjadi pasar ekspor terbesar, disusul Korea Selatan, Thailand, kawasan Timur Tengah seperti Dubai, hingga pasar Eropa dan Amerika Serikat, termasuk Jerman dan Inggris.

“Keunggulan utama produk PTPN I terletak pada aspek mutu yang mampu bersaing ketat dengan teh asal Kenya, India, maupun Sri Lanka. Bahkan, komitmen kualitas ini dibuktikan dengan masuknya produk teh pilihan kebun PTPN I ke dalam gerai teh legendaris dunia, Twinings, yang berbasis di London, Inggris,” tambah Aris.

Perkuat Hilirisasi dan Pasar Domestik

Selain mempertahankan pasar ekspor untuk produk teh curah (bulk tea), PTPN I juga terus memperkuat strategi hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah produk di pasar domestik.

Langkah tersebut dilakukan melalui pengembangan berbagai produk ritel, seperti Teh Celup Walini, Goalpara, dan Gunung Mas, serta inovasi produk Ready to Drink (RTD) yang menyasar konsumen muda.

Perusahaan juga memperkuat kampanye digital melalui berbagai platform media sosial untuk memperkenalkan manfaat kesehatan teh sekaligus membangun citra teh sebagai bagian dari gaya hidup modern.

Tidak hanya melalui media digital, PTPN I juga memperluas penetrasi produk premium ke berbagai kafe modern sebagai bagian dari strategi mendekatkan teh Indonesia kepada generasi muda.

Melihat prospek pasar teh premium yang terus berkembang, PTPN I telah menyiapkan strategi ekspansi berikutnya untuk memperkuat posisi di pasar internasional.

“Ke depan, fokus kami adalah mengembangkan varian produk premium baru yang dikonsepkan secara khusus untuk dipajang di store kota London. Langkah ini akan kami jalankan melalui kolaborasi taktis dengan berbagai brand teh terkemuka dunia,” pungkas Aris Handoyo.

Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PTPN I terus memperkuat integrasi bisnis dari hulu hingga hilir melalui peningkatan produktivitas, pengembangan produk bernilai tambah, serta perluasan pasar ekspor. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi teh Indonesia sebagai komoditas perkebunan unggulan yang mampu bersaing di pasar premium dunia sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan devisa negara dan keberlanjutan industri perkebunan nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Perkebunan Nusantara Terus Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat melalui Seminar RS Sri Pamela Torgamba

    Holding Perkebunan Nusantara Terus Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat melalui Seminar RS Sri Pamela Torgamba

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Labuhan Batu Selatan- Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi, RS Sri Pamela Torgamba, salah satu entitas Holding Perkebunan Nusantara, menggelar Seminar Kesehatan dengan tema “Deteksi Dini Kanker Serviks” yang berlangsung di Dlab 2. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Distrik Dlab 2 serta Ibu Desmayanti Arsam selaku Ketua IKBI Grup Labuhan Batu Selatan. […]

  • RANGKAIAN SELEBRASI: INDAHNYA KOLEKSI KOLABORATIF PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL DI CENTRAL GRAND INDONESIA

    RANGKAIAN SELEBRASI: INDAHNYA KOLEKSI KOLABORATIF PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL DI CENTRAL GRAND INDONESIA

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, 8 Juli 2026 – Aliansi kolaboratif PURANA dan PURAGRAPH bersama desainer Anton Afganial secara resmi membuka pameran pamungkasnya: Liveable Art Soirée spektakuler selama dua hari di Central Department Store, Grand Indonesia East Mall (Lantai Dasar) dari tanggal 8 hingga 9 Juli 2026. Central Grand Indonesia menjadi tuan rumah bagi instalasi seni yang dapat ditinggali […]

  • Bittime Raih Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK

    Bittime Raih Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Bittime resmi meluncurkan layanan Bittime Futures setelah memperoleh izin dari CFX, menjadikannya PAKD pertama yang memperoleh izin penuh di era pengawasan OJK. Kehadiran layanan ini melengkapi ekosistem investasi Bittime yang kini mencakup Spot, Staking, dan Futures, sekaligus memperluas pilihan investasi digital yang aman, teregulasi, dan transparan bagi masyarakat Indonesia. Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) […]

  • Dari Nol hingga 1,8 Juta Pengguna: The Genesis Menandai Babak Baru Pertumbuhan dan Kolaborasi Ekosistem FLOQ

    Dari Nol hingga 1,8 Juta Pengguna: The Genesis Menandai Babak Baru Pertumbuhan dan Kolaborasi Ekosistem FLOQ

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Setelah mencapai lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan memperoleh pendanaan strategis sebesar USD 11,3 juta, FLOQ memperkenalkan fase pertumbuhan berikutnya yang berfokus pada inovasi, kolaborasi strategis, dan penguatan ekosistem aset digital Indonesia. Jakarta, 28 Juni 2026 – Industri aset digital Indonesia memasuki fase perkembangan yang semakin matang.  Setelah bertahun-tahun didorong oleh pertumbuhan pengguna ritel […]

  • PT RPN melalui Pusat Penelitian Karet Salurkan Bantuan TJSL bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

    PT RPN melalui Pusat Penelitian Karet Salurkan Bantuan TJSL bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Aceh Tamiang – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui entitasnya, PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Cabang Pusat Penelitian Karet, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial institusi dalam membantu masyarakat yang […]

  • Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge

    Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Tren remote work yang semakin berkembang mendorong perubahan cara pekerja urban menjalani aktivitas profesional mereka. Tidak lagi terbatas pada kantor atau rumah, banyak pekerja kini memilih bekerja dari lokasi yang menawarkan suasana lebih nyaman dan mendukung produktivitas. Batam mulai dilirik sebagai destinasi short escape yang ideal, berkat akses yang mudah dan biaya akomodasi yang kompetitif. […]

expand_less