Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kalender Event Jakarta yang Semakin Padat di Bulan Juli Mendorong Tren Liburan Akhir Pekan Berbasis Pengalaman

Kalender Event Jakarta yang Semakin Padat di Bulan Juli Mendorong Tren Liburan Akhir Pekan Berbasis Pengalaman

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

Dari pameran kecantikan dan fesyen hingga acara hewan peliharaan dan hiburan, rangkaian agenda Jakarta pada pekan pertama Juli menunjukkan semakin beragamnya alasan wisatawan memilih menghabiskan akhir pekan di ibu kota.

Jakarta, 3 Juli 2026 – Jakarta memasuki salah satu akhir pekan tersibuknya pada bulan Juli dengan berbagai pameran dan acara gaya hidup berskala besar yang diperkirakan akan menarik ribuan pengunjung. Menurut Marclan International, padatnya kalender acara tersebut mencerminkan perubahan cara wisatawan menikmati Jakarta. Bukan lagi semata sebagai pusat bisnis Indonesia, tetapi juga sebagai destinasi untuk liburan singkat yang berfokus pada pengalaman.

Pada periode 2-5 Juli, Jakarta menjadi tuan rumah berbagai acara, di antaranya Jakarta X Beauty (JXB) 2026 di Jakarta International Convention Center, Jakarta International Pet Show di NICE PIK 2, serta Lala Market di Balai Kartini, yang berlangsung bersamaan dengan konser, festival belanja, dan berbagai aktivitas gaya hidup lainnya di berbagai penjuru ibu kota.

Rangkaian acara tersebut menjangkau beragam minat, mulai dari pencinta kecantikan, pemilik hewan peliharaan, penggemar fesyen, hingga keluarga. Keberagaman inilah yang menghadirkan semakin banyak alasan bagi wisatawan dari luar Jakarta untuk menghabiskan akhir pekan mereka di ibu kota.

“Saat ini, semakin banyak wisatawan yang merencanakan perjalanan berdasarkan pengalaman yang ingin mereka nikmati, bukan sekadar destinasi yang ingin dikunjungi. Pameran kecantikan, creative market, maupun acara hewan peliharaan dapat menjadi alasan untuk datang ke Jakarta, sementara kotanya sendiri menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman tersebut,” ujar Chandra Himawan, Head of Marketing di Marclan International.

Berbeda dengan konsep liburan perkotaan yang sebelumnya lebih berfokus pada kunjungan ke destinasi wisata, wisatawan masa kini cenderung mengombinasikan agenda menghadiri suatu acara dengan wisata kuliner, berbelanja, menjelajahi kawasan-kawasan kota, maupun mengunjungi berbagai destinasi budaya. Pengunjung yang datang untuk menghadiri sebuah pameran, misalnya, juga memanfaatkan waktu untuk menikmati kafe, museum, pusat perbelanjaan, atau memperpanjang masa tinggal mereka hingga akhir pekan berakhir.

Marclan International menilai fenomena ini mencerminkan berkembangnya event-led travel, yaitu tren perjalanan di mana sebuah acara menjadi titik awal bagi wisatawan untuk menikmati pengalaman kota secara lebih menyeluruh.

Beberapa tren yang dinilai turut mendorong perubahan tersebut antara lain:

– Acara konsumen kini menjadi alasan utama untuk bepergian. Wisatawan semakin sering merencanakan perjalanan berdasarkan minat yang sama, mulai dari kecantikan, fesyen, hingga berbagai komunitas hobi dan gaya hidup.

– Agenda akhir pekan semakin berorientasi pada pengalaman. Alih-alih hanya menghadiri satu acara lalu kembali pulang, banyak wisatawan memanfaatkan kesempatan untuk menikmati kuliner, berbelanja, maupun mengunjungi berbagai destinasi menarik lainnya di Jakarta.

– Kalender acara yang semakin beragam mendorong kunjungan berulang. Beragam pameran, festival, dan kegiatan yang berlangsung sepanjang tahun memberikan alasan baru bagi wisatawan untuk kembali mengunjungi Jakarta.

“Kini, menghadiri sebuah pameran bukan lagi menjadi satu-satunya tujuan perjalanan. Banyak pengunjung ingin memaksimalkan waktu mereka dengan menjelajahi berbagai sisi Jakarta selama akhir pekan. Semakin beragam acara yang diselenggarakan, semakin kuat pula daya tarik Jakarta sebagai destinasi yang layak dikunjungi kembali,” tambah Chandra Himawan.

Meski setiap acara memiliki komunitas pengunjungnya masing-masing, kehadiran berbagai kegiatan dalam satu akhir pekan yang sama menunjukkan semakin besarnya daya tarik Jakarta sebagai kota yang mampu menawarkan beragam pengalaman dalam satu perjalanan. Bagi industri perhotelan, perkembangan ini mencerminkan perubahan pola perjalanan perkotaan, di mana akomodasi, kuliner, dan berbagai pengalaman lokal semakin saling melengkapi.

Seiring semakin berkembangnya kalender pameran dan acara gaya hidup di Indonesia, wisata berbasis pengalaman akan memainkan peran yang semakin penting dalam membentuk cara wisatawan domestik mengenal dan kembali mengunjungi Jakarta.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Hanya Jual Beli, Kini Berburu Tas Branded Bisa Lewat Lelang Rutin deGaiya Setiap Senin dan Kamis

    Tak Hanya Jual Beli, Kini Berburu Tas Branded Bisa Lewat Lelang Rutin deGaiya Setiap Senin dan Kamis

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    deGaiya menghadirkan Luxury Bag Auction rutin setiap Senin dan Kamis melalui Instagram @degaiya.id. Program ini memberikan kesempatan bagi pecinta tas branded untuk mendapatkan luxury bag impian dengan sistem lelang yang mudah, transparan, dan interaktif. Perkembangan pasar luxury preloved di Indonesia mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam cara masyarakat memperoleh barang-barang premium. Tidak lagi terbatas pada transaksi […]

  • Dubes India Kunjungi Masjid Agung Demak, Tegaskan Kedekatan Historis

    Dubes India Kunjungi Masjid Agung Demak, Tegaskan Kedekatan Historis

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    JAKARTA — Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengunjungi Masjid Agung Demak di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dalam rangka menelusuri jejak sejarah hubungan India dan Indonesia yang telah terjalin sejak lama. Kunjungan tersebut dilakukan bersama sang istri dan dipusatkan di kawasan yang dahulu menjadi pusat kejayaan Kesultanan Demak. Lawatan ini bertujuan untuk melihat langsung warisan […]

  • SUCOFINDO DORONG PRAKTIK PERTAMBANGAN BERKELANJUTAN DI SEKTOR BATU BARA

    SUCOFINDO DORONG PRAKTIK PERTAMBANGAN BERKELANJUTAN DI SEKTOR BATU BARA

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Banjarmasin – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperluas dukungannya terhadap penerapan praktik pertambangan berkelanjutan melalui layanan Testing, Inspection, Certification (TIC) yang mendukung aspek kualitas, kepatuhan lingkungan, hingga implementasi Environmental, Social and Governance (ESG) di sektor batu bara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai narasumber pada Roadshow Asosiasi Pertambangan Batu bara Indonesia-Indonesia Coal Mining […]

  • Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Peningkatan Pertumbuhan Arus Curah Kering pada Semester I 2026

    Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Peningkatan Pertumbuhan Arus Curah Kering pada Semester I 2026

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Medan, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, Anak Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, mencatat peningkatan arus bongkar muat komoditas curah kering di Branch Belawan selama Semester I Tahun 2026. Hingga akhir Juni 2026, total arus curah kering yang dilayani mencapai 2,95 juta ton, meningkat sekitar 7,66 persen […]

  • Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

    Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia menghadapi krisis ekologis yang semakin kompleks dan saling terhubung. Kerusakan hutan, krisis air, tekanan pangan, dan ekspansi energi berbasis ekstraktif membentuk satu sistem krisis yang saling memperkuat dan berulang. IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia […]

  • Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

    Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Disusun dan ditinjau oleh: Valbury Research Jakarta, Juni 2026. Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat, terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kemudahan akses melalui platform digital membuat banyak investor pemula mulai mempertimbangkan saham AS sebagai bagian dari portofolio mereka. Artikel ini merangkum peluang, cara akses, serta […]

expand_less