Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar

Jakarta, 5 Juli 2026 – Pasar aset kripto memasuki awal Juli dengan volatilitas yang masih tinggi setelah Bitcoin (BTC) sempat menembus level psikologis penting, yaitu 200 – week Moving Average (MA), sebelum akhirnya pulih ke kisaran US$61.000 – 62.000. Di tengah tekanan tersebut, pelaku pasar juga dihadapkan pada sejumlah katalis besar, mulai dari arus keluar ETF Bitcoin yang mencetak rekor bulanan, kebijakan monetisasi Bitcoin oleh Strategy, hingga perkembangan pembahasan CLARITY Act di Amerika Serikat.

Menurut Yudhono Rawis, CEO & Founder FLOQ, kondisi saat ini menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase validasi, di mana investor masih menunggu kepastian dari sisi makroekonomi maupun regulasi.

“Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir mencerminkan pasar yang masih mencari keseimbangan. Penurunan di bawah 200-week Moving Average memang menjadi sinyal teknikal yang penting, tetapi rebound yang terjadi menunjukkan bahwa minat beli masih muncul di area support. Untuk jangka pendek, pasar masih membutuhkan konfirmasi sebelum dapat kembali memasuki tren bullish yang lebih kuat,” ujar Yudho.

Secara teknikal, Bitcoin sempat menyentuh level sekitar US$57.950 sebelum kembali menguat. Area US$57.800 – 58.000 kini menjadi support utama yang akan menentukan arah berikutnya, sementara US$62.500 menjadi resistance penting yang perlu ditembus dengan volume transaksi yang kuat agar momentum pemulihan dapat berlanjut.

Di sisi makro, pasar juga mencermati perubahan ekspektasi terhadap kebijakan bank sentral Amerika Serikat. Data inflasi masih menunjukkan tekanan yang belum sepenuhnya reda, namun pelemahan pasar tenaga kerja mulai meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve akan mengurangi sikap hawkish pada pertemuan FOMC akhir Juli.

“Data ekonomi terbaru memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi mulai mereda, sementara pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum. Kondisi ini membuka peluang bagi The Fed untuk mengambil pendekatan yang lebih hati-hati. Walaupun belum menjadi sinyal penuh untuk kembali ke mode risk-on, sentimen tersebut cukup membantu meredakan tekanan terhadap aset berisiko, termasuk kripto,” jelas Yudho.

Perhatian investor juga tertuju pada keputusan Strategy yang membuka opsi monetisasi kepemilikan Bitcoin hingga US$1,25 miliar. Langkah ini dinilai mengubah narasi perusahaan yang selama ini dikenal sebagai pemegang Bitcoin jangka panjang tanpa rencana menjual asetnya.

“Program monetisasi ini belum tentu berarti penjualan Bitcoin akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, pasar akan terus memantau implementasinya karena jika tekanan pendanaan meningkat, potensi tambahan pasokan Bitcoin dari Strategy dapat memengaruhi sentimen investor,” kata Yudho.

Sementara itu, produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus keluar sekitar US$4,1 – 4,5 miliar sepanjang Juni, menjadikannya bulan dengan outflow terbesar sejak produk tersebut diluncurkan. Meski demikian, FLOQ melihat terdapat beberapa indikator yang masih menunjukkan kekuatan fundamental pasar.

“Arus keluar ETF memang masih menjadi tekanan utama, tetapi data on-chain justru memperlihatkan investor jangka panjang belum melakukan distribusi besar-besaran. Cadangan Bitcoin di bursa tetap rendah dan akumulasi oleh pemegang besar masih berlangsung. Ini menjadi sinyal bahwa fondasi jangka panjang pasar belum berubah secara signifikan,” tambahnya.

Selain faktor pasar, perkembangan regulasi di Amerika Serikat juga diperkirakan menjadi salah satu penentu arah industri aset digital. Teks final CLARITY Act dijadwalkan terbit pada awal Juli, sementara peluang pembahasan di tingkat legislatif berlangsung sepanjang Juli hingga awal Agustus.

“Juli akan menjadi periode penting bagi industri aset digital. Pasar bukan hanya menunggu arah kebijakan moneter, tetapi juga kepastian regulasi. Apabila CLARITY Act menunjukkan kemajuan yang positif, hal tersebut berpotensi menjadi fondasi jangka panjang bagi adopsi institusional di pasar kripto,” ujar Yudho.

Di dalam negeri, kondisi pasar juga masih menghadapi sejumlah tantangan. Pelemahan rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS, kontraksi PMI manufaktur, serta potensi penerapan tarif baru Amerika Serikat terhadap produk Indonesia menjadi faktor yang perlu dicermati investor dalam mengelola risiko portofolio.

FLOQ mengimbau investor untuk tetap mengedepankan manajemen risiko dan menghindari keputusan investasi yang dipengaruhi oleh volatilitas jangka pendek. Investor pemula disarankan tetap konsisten menerapkan strategi dollar-cost averaging (DCA), sementara trader jangka pendek perlu memperhatikan level support dan resistance utama sebelum mengambil posisi baru.

Disclaimer: Informasi dalam siaran pers ini disusun berdasarkan data publik per 3 Juli 2026 dan bertujuan sebagai informasi pasar. Seluruh informasi bukan merupakan rekomendasi investasi maupun ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto. Investor diharapkan melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • WSBP Kirim Ribuan Batang Spun Pile Selama Semester I 2026, Perkuat Kapabilitas Produksi untuk Infrastruktur Nasional

    WSBP Kirim Ribuan Batang Spun Pile Selama Semester I 2026, Perkuat Kapabilitas Produksi untuk Infrastruktur Nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk terus menunjukkan perannya dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional melalui penyediaan produk Spun Pile. Sepanjang Semester I 2026, WSBP berhasil memproduksi dan mengirimkan sebanyak 21.052 batang Spun Pile untuk memenuhi kebutuhan berbagai proyek strategis di Indonesia. Capaian tersebut mencerminkan kapabilitas WSBP sebagai produsen beton precast dalam menyediakan […]

  • Kapolresta Manado Tinjau Lokasi Pembangunan SPPG, Tegaskan Dukungan terhadap Pemenuhan Gizi Masyarakat

    Kapolresta Manado Tinjau Lokasi Pembangunan SPPG, Tegaskan Dukungan terhadap Pemenuhan Gizi Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, turun langsung meninjau lokasi pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kota Manado, Senin (4/8/2025). Kunjungan ini menjadi bentuk nyata dukungan Polresta Manado terhadap program peningkatan layanan gizi, terutama bagi kelompok masyarakat rentan seperti anak-anak dan ibu hamil. Dalam keterangannya kepada media, Kapolresta menegaskan pentingnya keberadaan […]

  • Cara Bijak Mengatur Anggaran Belanja Lebaran dari KVB Indonesia

    Cara Bijak Mengatur Anggaran Belanja Lebaran dari KVB Indonesia

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Menjelang Idul Fitri, pengeluaran rumah tangga biasanya meningkat dibandingkan bulan-bulan biasa. Mulai dari kebutuhan mudik, membeli pakaian baru, menyiapkan hidangan khas Lebaran, hingga memberikan hadiah atau uang kepada keluarga dan kerabat. Jika tidak direncanakan dengan baik, pengeluaran ini bisa membuat kondisi keuangan menjadi tidak stabil setelah hari raya. Oleh karena itu, mengatur anggaran belanja Lebaran […]

  • Squeeze Sundown Vol. 7: Tropical State of Mind, Ciptakan Koneksi & Kolaborasi F&B

    Squeeze Sundown Vol. 7: Tropical State of Mind, Ciptakan Koneksi & Kolaborasi F&B

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SQUEEZE kembali menghadirkan customer gathering eksklusif sebagai ruang apresiasi sekaligus kolaborasi bagi para pelaku industri Food & Beverage (F&B) Indonesia. Bertajuk Squeeze Sundown: Tropical State of Mind, acara ini berlangsung hangat di Grand Hyatt Jakarta pada 20 Mei 2026. Mengusung konsep tropical sundown gathering, acara ini dikemas dengan suasana santai dan intimate agar para pelaku […]

  • Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Kemudahan Berkurban di Aplikasi Raya

    Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Kemudahan Berkurban di Aplikasi Raya

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, Bank Raya terus menghadirkan berbagai inovasi layanan digital guna mendukung kemudahan transaksi masyarakat melalui Aplikasi Raya. Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, Bank Raya terus menghadirkan berbagai inovasi layanan digital guna mendukung kemudahan transaksi masyarakat melalui Aplikasi Raya. Beragam promo menarik turut dihadirkan sebagai bentuk […]

  • Dia Tak Bisa Melihat Tulisan di Papan Tulis, 1.720 Orang dalam Program #MelihatMasaDepan Memilih untuk Mengubah Itu

    Dia Tak Bisa Melihat Tulisan di Papan Tulis, 1.720 Orang dalam Program #MelihatMasaDepan Memilih untuk Mengubah Itu

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Program hibah berbasis komunitas yang membuktikan bahwa kepercayaan publik bisa menjadi kompas pendanaan kesehatan mata di Indonesia. 22 Juni 2026 — Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun di Nusa Tenggara Timur menerima kacamata pertamanya di awal tahun ini. Bertahun-tahun ia kesulitan menerima pembelajaran di sekolah. Gurunya mengira ia tidak serius. Orang tuanya mengira ia lamban […]

expand_less