Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar

CYEA mengajak masyarakat memahami proyek AMI atau Smart Meter PLN secara utuh dan berimbang berdasarkan fakta, manfaat, serta implementasinya bagi pelanggan.

Jakarta, 6 Juli 2026 – Center for Youth Energy Appreciation (CYEA) menanggapi berkembangnya berbagai narasi mengenai proyek Advanced Metering Infrastructure (AMI) atau Smart Meter PT PLN (Persero). Menurut CYEA, masyarakat perlu memperoleh informasi yang utuh dan berimbang mengenai implementasi proyek tersebut, sehingga penilaian terhadap program strategis nasional tidak hanya didasarkan pada tuduhan atau opini yang berkembang di ruang publik, tetapi juga pada fakta pelaksanaan serta manfaat yang telah dirasakan pelanggan.

CYEA menegaskan bahwa proyek Smart Meter AMI merupakan bagian dari transformasi digital PT PLN (Persero) yang telah diimplementasikan secara bertahap sejak 2023. Program tersebut bukan lagi sekadar rencana, melainkan telah diterapkan di berbagai wilayah Indonesia dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan yang lebih modern, efisien, transparan, dan berbasis digital.

Transformasi tersebut dinilai tidak terlepas dari arah kepemimpinan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, yang mendorong digitalisasi sebagai fondasi perubahan menyeluruh di tubuh perusahaan. Digitalisasi tidak hanya diterapkan pada layanan pelanggan, tetapi juga mencakup sistem pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga tata kelola perusahaan sehingga membentuk ekosistem kelistrikan yang lebih terintegrasi dan berbasis data. Di bawah kepemimpinannya, transformasi PLN juga mencakup restrukturisasi organisasi, penguatan platform digital, percepatan transisi energi, serta modernisasi layanan publik melalui berbagai inovasi teknologi.

Salah satu implementasi nyata transformasi tersebut adalah proyek Smart Meter AMI yang mulai dijalankan di berbagai wilayah Indonesia sejak 2023. Teknologi ini memungkinkan pencatatan konsumsi listrik dilakukan secara otomatis dan real time, sehingga meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat penanganan gangguan, mengurangi potensi kesalahan pencatatan manual, serta menghadirkan pelayanan yang lebih modern, efisien, dan transparan bagi pelanggan.

Sejak dimulainya implementasi pada tahun 2023, PLN telah melakukan penggantian meteran konvensional kepada sekitar 1,2 juta pelanggan yang tersebar di delapan Unit Induk Distribusi (UID), yakni Sumatera Utara, Banten, Jakarta Raya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, serta Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat. Capaian tersebut menunjukkan bahwa implementasi AMI telah berjalan secara luas dan menjadi salah satu tonggak penting dalam modernisasi sistem pelayanan kelistrikan nasional. Keberhasilan implementasi di berbagai daerah juga menunjukkan bahwa manfaat Smart Meter telah dirasakan secara langsung oleh pelanggan melalui peningkatan kualitas layanan dan efisiensi operasional.

Direktur Center for Youth Energy Appreciation (CYEA), Jefferson, mengatakan bahwa setiap dugaan atau informasi yang berkembang mengenai suatu proyek strategis nasional perlu disikapi secara objektif dengan mengedepankan fakta implementasi dan menghormati proses hukum yang berlaku.

“Kami menghormati setiap proses hukum apabila terdapat dugaan pelanggaran dalam suatu proyek. Namun, di sisi lain publik juga perlu melihat fakta bahwa implementasi Smart Meter AMI telah berjalan sejak 2023 dan telah menjangkau sekitar 1,2 juta pelanggan di delapan Unit Induk Distribusi. Program ini telah memberikan manfaat nyata melalui peningkatan akurasi pencatatan konsumsi listrik, percepatan penanganan gangguan, peningkatan efisiensi pelayanan, serta transparansi penggunaan energi bagi pelanggan. Fakta-fakta tersebut penting menjadi bagian dari informasi yang diterima masyarakat agar tidak terjadi pembentukan opini yang mengabaikan realitas implementasi di lapangan,” ujar Jefferson.

Menurut Jefferson, transformasi digital yang dijalankan PLN selama beberapa tahun terakhir menunjukkan perubahan paradigma dalam pengelolaan sistem kelistrikan nasional. Digitalisasi tidak lagi sekadar menghadirkan layanan berbasis aplikasi, melainkan menjadi instrumen utama dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

CYEA menilai keberhasilan proyek Smart Meter AMI merupakan salah satu pencapaian penting dalam modernisasi sistem kelistrikan nasional. Melalui sistem digital tersebut, pelanggan dapat memperoleh data penggunaan listrik yang lebih akurat, memantau konsumsi energi secara lebih mudah, memperoleh informasi pemakaian secara real time, serta mendapatkan layanan yang lebih cepat apabila terjadi gangguan pada jaringan listrik.

Di sisi lain, proyek AMI juga memberikan nilai tambah bagi PLN melalui peningkatan efisiensi operasional, pengurangan kehilangan energi (technical maupun non-technical losses), percepatan identifikasi gangguan jaringan, optimalisasi pemeliharaan sistem distribusi, hingga mendukung pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making). Seluruh manfaat tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sistem kelistrikan nasional yang modern, adaptif, dan berkelanjutan.

CYEA berpandangan bahwa setiap informasi yang berkembang mengenai proyek strategis nasional hendaknya disikapi secara proporsional dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menghormati proses penegakan hukum. Di saat yang sama, fakta mengenai implementasi program dan manfaat yang telah dirasakan masyarakat juga perlu menjadi bagian dari ruang informasi publik agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh dan berimbang.

Sebagai organisasi yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sektor energi nasional, CYEA meyakini bahwa inovasi teknologi merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam menghadapi tantangan transisi energi dan digitalisasi. Pemanfaatan teknologi informasi di sektor ketenagalistrikan akan meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menciptakan pelayanan publik yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

CYEA berharap keberhasilan implementasi AMI menjadi pijakan bagi PLN untuk terus melanjutkan transformasi digital secara konsisten dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan yang baik, sehingga Indonesia memiliki sistem kelistrikan yang semakin andal, cerdas (smart electricity system), dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam  Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya

    PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) menyatakan komitmennya untuk mendukung dan menjalankan arahan Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) bersama Danantara dalam mempercepat langkah restrukturisasi BUMN Karya guna meningkatkan daya saing dan memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional. Komitmen tersebut disampaikan menyusul rapat yang dipimpin oleh Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony […]

  • Sebanyak 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+5 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Optimalkan Rest Area Alternatif dan Manfaatkan Aplikasi Travoy

    Sebanyak 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+5 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Optimalkan Rest Area Alternatif dan Manfaatkan Aplikasi Travoy

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta (27/03), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H-10 s.d H+5 libur Idulfitri 1447H/2026 atau pada periode 11-26 Maret 2026 mencapai 2.357.203 kendaraan. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT […]

  • Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

    Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi makroekonomi global menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan berbagai kelas aset, termasuk saham dan aset kripto. Jakarta, 13 April 2026 — Ketegangan perdagangan global kembali meningkat setelah Amerika Serikat mengumumkan kebijakan tarif baru yang kemudian dibalas oleh China dan Uni Eropa. Eskalasi ini memicu kekhawatiran akan potensi perang dagang global yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi dunia dan sentimen pasar keuangan.  Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi makroekonomi global menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan berbagai kelas aset, termasuk saham dan kripto.  Data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan sinyal pelemahan. Klaim pengangguran meningkat sementara indeks harga produsen (PPI) mengalami penurunan. Kondisi ini meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve berpotensi mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter dalam beberapa bulan ke depan.  Secara historis, kondisi tersebut sering kali memberikan sentimen positif bagi aset berisiko seperti saham emerging markets dan kripto.  Di sisi lain, meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah jalur perdagangan Selat Hormuz kembali dibuka turut menekan harga minyak dunia. Harga minyak WTI dilaporkan turun ke bawah US$100 per barel, mengurangi tekanan inflasi energi global.  Menariknya, […]

  • Startup Fintech Indonesia Duluin Raih Startup of the Year di ASEAN, Kini Bidik Ekspansi Vietnam dan Kamboja

    Startup Fintech Indonesia Duluin Raih Startup of the Year di ASEAN, Kini Bidik Ekspansi Vietnam dan Kamboja

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Startup asal Indonesia, Duluin, meraih gelar Startup of the Year di Startup Innovation Weekend 2026 Grand Award, Phnom Penh dan mengalahkan 30 startup dari 10+ negara Asia. Kemenangan ini membuka pintu ekspansi regional, dengan Duluin mendapat undangan langsung ke TechFest Vietnam 2026 untuk memperluas jaringan pasar dan eksposur investor di kawasan Asia Tenggara. Duluin, platform […]

  • The 12th IndoEBTKE ConEx 2026: Dorong Eksekusi Proyek Strategis dan Percepatan Investasi Energi

    The 12th IndoEBTKE ConEx 2026: Dorong Eksekusi Proyek Strategis dan Percepatan Investasi Energi

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 31 Agustus 2026 – METI dan MASKEEI bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), para pemangku kepentingan utama sektor energi bersih, secara resmi meluncurkan penyelenggaraan The 12th IndoEBTKE ConEx 2026. Memasuki penyelenggaraan ke-12, forum ini akan berlangsung pada 2–4 September 2026 di Jiexpo […]

  • Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membuka Akun Trading

    Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membuka Akun Trading

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Membuka akun trading adalah langkah awal yang penting bagi siapa pun yang ingin terjun ke dunia pasar finansial. Namun, keputusan ini tidak seharusnya diambil secara terburu-buru. Banyak trader pemula langsung membuka akun tanpa memahami kebutuhan, profil risiko, dan jenis akun yang paling sesuai dengan gaya trading mereka. Akibatnya, tidak sedikit yang merasa kurang optimal dalam […]

expand_less