Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

CYEA mengajak masyarakat memahami proyek AMI atau Smart Meter PLN secara utuh dan berimbang berdasarkan fakta, manfaat, serta implementasinya bagi pelanggan.

Jakarta, 6 Juli 2026 – Center for Youth Energy Appreciation (CYEA) menanggapi berkembangnya berbagai narasi mengenai proyek Advanced Metering Infrastructure (AMI) atau Smart Meter PT PLN (Persero). Menurut CYEA, masyarakat perlu memperoleh informasi yang utuh dan berimbang mengenai implementasi proyek tersebut, sehingga penilaian terhadap program strategis nasional tidak hanya didasarkan pada tuduhan atau opini yang berkembang di ruang publik, tetapi juga pada fakta pelaksanaan serta manfaat yang telah dirasakan pelanggan.

CYEA menegaskan bahwa proyek Smart Meter AMI merupakan bagian dari transformasi digital PT PLN (Persero) yang telah diimplementasikan secara bertahap sejak 2023. Program tersebut bukan lagi sekadar rencana, melainkan telah diterapkan di berbagai wilayah Indonesia dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan yang lebih modern, efisien, transparan, dan berbasis digital.

Transformasi tersebut dinilai tidak terlepas dari arah kepemimpinan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, yang mendorong digitalisasi sebagai fondasi perubahan menyeluruh di tubuh perusahaan. Digitalisasi tidak hanya diterapkan pada layanan pelanggan, tetapi juga mencakup sistem pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga tata kelola perusahaan sehingga membentuk ekosistem kelistrikan yang lebih terintegrasi dan berbasis data. Di bawah kepemimpinannya, transformasi PLN juga mencakup restrukturisasi organisasi, penguatan platform digital, percepatan transisi energi, serta modernisasi layanan publik melalui berbagai inovasi teknologi.

Salah satu implementasi nyata transformasi tersebut adalah proyek Smart Meter AMI yang mulai dijalankan di berbagai wilayah Indonesia sejak 2023. Teknologi ini memungkinkan pencatatan konsumsi listrik dilakukan secara otomatis dan real time, sehingga meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat penanganan gangguan, mengurangi potensi kesalahan pencatatan manual, serta menghadirkan pelayanan yang lebih modern, efisien, dan transparan bagi pelanggan.

Sejak dimulainya implementasi pada tahun 2023, PLN telah melakukan penggantian meteran konvensional kepada sekitar 1,2 juta pelanggan yang tersebar di delapan Unit Induk Distribusi (UID), yakni Sumatera Utara, Banten, Jakarta Raya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, serta Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat. Capaian tersebut menunjukkan bahwa implementasi AMI telah berjalan secara luas dan menjadi salah satu tonggak penting dalam modernisasi sistem pelayanan kelistrikan nasional. Keberhasilan implementasi di berbagai daerah juga menunjukkan bahwa manfaat Smart Meter telah dirasakan secara langsung oleh pelanggan melalui peningkatan kualitas layanan dan efisiensi operasional.

Direktur Center for Youth Energy Appreciation (CYEA), Jefferson, mengatakan bahwa setiap dugaan atau informasi yang berkembang mengenai suatu proyek strategis nasional perlu disikapi secara objektif dengan mengedepankan fakta implementasi dan menghormati proses hukum yang berlaku.

“Kami menghormati setiap proses hukum apabila terdapat dugaan pelanggaran dalam suatu proyek. Namun, di sisi lain publik juga perlu melihat fakta bahwa implementasi Smart Meter AMI telah berjalan sejak 2023 dan telah menjangkau sekitar 1,2 juta pelanggan di delapan Unit Induk Distribusi. Program ini telah memberikan manfaat nyata melalui peningkatan akurasi pencatatan konsumsi listrik, percepatan penanganan gangguan, peningkatan efisiensi pelayanan, serta transparansi penggunaan energi bagi pelanggan. Fakta-fakta tersebut penting menjadi bagian dari informasi yang diterima masyarakat agar tidak terjadi pembentukan opini yang mengabaikan realitas implementasi di lapangan,” ujar Jefferson.

Menurut Jefferson, transformasi digital yang dijalankan PLN selama beberapa tahun terakhir menunjukkan perubahan paradigma dalam pengelolaan sistem kelistrikan nasional. Digitalisasi tidak lagi sekadar menghadirkan layanan berbasis aplikasi, melainkan menjadi instrumen utama dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

CYEA menilai keberhasilan proyek Smart Meter AMI merupakan salah satu pencapaian penting dalam modernisasi sistem kelistrikan nasional. Melalui sistem digital tersebut, pelanggan dapat memperoleh data penggunaan listrik yang lebih akurat, memantau konsumsi energi secara lebih mudah, memperoleh informasi pemakaian secara real time, serta mendapatkan layanan yang lebih cepat apabila terjadi gangguan pada jaringan listrik.

Di sisi lain, proyek AMI juga memberikan nilai tambah bagi PLN melalui peningkatan efisiensi operasional, pengurangan kehilangan energi (technical maupun non-technical losses), percepatan identifikasi gangguan jaringan, optimalisasi pemeliharaan sistem distribusi, hingga mendukung pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making). Seluruh manfaat tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sistem kelistrikan nasional yang modern, adaptif, dan berkelanjutan.

CYEA berpandangan bahwa setiap informasi yang berkembang mengenai proyek strategis nasional hendaknya disikapi secara proporsional dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menghormati proses penegakan hukum. Di saat yang sama, fakta mengenai implementasi program dan manfaat yang telah dirasakan masyarakat juga perlu menjadi bagian dari ruang informasi publik agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh dan berimbang.

Sebagai organisasi yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sektor energi nasional, CYEA meyakini bahwa inovasi teknologi merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam menghadapi tantangan transisi energi dan digitalisasi. Pemanfaatan teknologi informasi di sektor ketenagalistrikan akan meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menciptakan pelayanan publik yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

CYEA berharap keberhasilan implementasi AMI menjadi pijakan bagi PLN untuk terus melanjutkan transformasi digital secara konsisten dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan yang baik, sehingga Indonesia memiliki sistem kelistrikan yang semakin andal, cerdas (smart electricity system), dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempat Menyimpan Uang untuk Dana Menganggur

    Tempat Menyimpan Uang untuk Dana Menganggur

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Tempat menyimpan uang yang tepat untuk dana menganggur sebaiknya disesuaikan dengan tujuan penggunaan, jangka waktu, dan kebutuhan likuiditas. Banyak orang membiarkan dana mengendap di rekening tabungan tanpa rencana yang jelas, padahal dana tersebut berpotensi dikelola dengan lebih terstruktur sesuai kebutuhan keuangan masing-masing. Dana menganggur adalah uang yang belum akan digunakan dalam waktu dekat. Misalnya bonus […]

  • Miliki Office Tower Premium di Menara Jakarta Kemayoran

    Miliki Office Tower Premium di Menara Jakarta Kemayoran

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Menara Jakarta menghadirkan kemudahan baru bagi para pelaku bisnis dan investor untuk memiliki ruang kantor premium melalui Menara Jakarta Office Tower. Menara Jakarta menghadirkan kemudahan baru bagi para pelaku bisnis dan investor untuk memiliki ruang kantor premium melalui Menara Jakarta Office Tower. Berlokasi di kawasan superblock strategis Kemayoran, office tower ini menjadi pilihan ideal bagi […]

  • Saatnya Indonesia dan India Memperkuat Kemitraan yang Saling Menguntungkan

    Saatnya Indonesia dan India Memperkuat Kemitraan yang Saling Menguntungkan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Oleh Primus Dorimulu* Jakarta — Indonesia dan India telah berbagi sejarah selama ribuan tahun. Kini saatnya kedua negara tidak hanya mewarisi masa lalu yang luar biasa tersebut, tetapi juga bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik, sehingga keduanya mampu memainkan peran yang semakin penting di panggung global. Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 7 […]

  • MoraRepublic dan 1ENGAGE Tampilkan WhatsApp Voice untuk Layanan Pelanggan di WhatsApp Business Summit Indonesia 2026

    MoraRepublic dan 1ENGAGE Tampilkan WhatsApp Voice untuk Layanan Pelanggan di WhatsApp Business Summit Indonesia 2026

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    MoraRepublic transformasi layanan pelanggan melalui WhatsApp Voice yang diterapkan perusahaan dalam WhatsApp Business Summit Indonesia 2026. JAKARTA, 11 Agustus 2026 — MoraRepublic dan 1ENGAGE hari ini menampilkan transformasi nyata layanan pelanggan melalui WhatsApp Voice dalam ajang WhatsApp Business Summit Indonesia 2026. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana layanan suara dan pesan dapat dipadukan untuk menciptakan pengalaman pelanggan […]

  • Double Degree: Cara Raih Gelar Global dari Jakarta

    Double Degree: Cara Raih Gelar Global dari Jakarta

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Seberapa pesat globalisasi di dunia pendidikan? Ternyata, cepat sekali! Berdasarkan data dari OECD, jumlah mahasiswa internasional yang terdaftar di negara-negara seperti Australia, Inggris, Amerika Serikat, dan lainnya meningkat dari 3 juta pada tahun 2014 menjadi lebih dari 4,6 juta pada tahun 2022. Bahkan, saat puncak pandemi COVID-19, jumlah mahasiswa internasional tetap naik sebesar 18%. Angka-angka […]

  • Autonomous Underwater Vehicles vs ROV: Panduan untuk Industri

    Autonomous Underwater Vehicles vs ROV: Panduan untuk Industri

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    AUV unggul untuk survei luas, ROV untuk inspeksi rinci. Pemilihan yang tepat menekan biaya dan mempercepat pengambilan keputusan. Jakarta — Halo Robotics menerbitkan panduan yang membandingkan Autonomous Underwater Vehicles (AUV) dan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk kebutuhan inspeksi bawah air industri. Keduanya adalah robot bawah air, tetapi dirancang untuk pekerjaan berbeda. AUV bekerja tanpa kabel […]

expand_less