Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan Bearish, Dupoin Futures Proyeksikan Pelemahan Berlanjut

Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan Bearish, Dupoin Futures Proyeksikan Pelemahan Berlanjut

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Harga emas diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Senin (13/7). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa tren penurunan masih menjadi skenario utama karena kombinasi faktor teknikal dan fundamental belum menunjukkan perubahan yang cukup kuat untuk mendorong pembalikan arah. Selama tekanan jual tetap mendominasi pasar, Dupoin Futures memperkirakan ruang pelemahan harga emas masih terbuka menuju area support berikutnya.

Menurut analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada time frame H4 masih berada dalam struktur primary bearish trend. Arah pergerakan ini terlihat dari posisi harga yang belum mampu menembus Moving Average (MA) 21 dan MA 34, yang masih berfungsi sebagai dynamic resistance. Setiap kali harga mencoba naik mendekati area tersebut, tekanan jual kembali muncul sehingga membatasi ruang penguatan.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa kondisi tersebut mengindikasikan seller masih memegang kendali atas pasar. Oleh karena itu, setiap kenaikan harga yang terjadi saat ini lebih berpotensi menjadi secondary trend atau sekadar koreksi jangka pendek sebelum kembali melanjutkan tren turun yang lebih besar. Selama harga belum mampu bertahan di atas kedua garis moving average tersebut, peluang perubahan tren menuju bullish masih relatif kecil.

Selain tertahan oleh area resistance dinamis, struktur harga juga masih mendukung skenario pelemahan lanjutan. Menurut Dupoin Futures, belum adanya breakout yang valid di atas resistance menjadi sinyal bahwa minat beli belum cukup kuat untuk mengubah arah pergerakan. Dengan kondisi tersebut, trader masih perlu mengutamakan kewaspadaan terhadap potensi lanjutan tekanan bearish dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.

Berdasarkan proyeksi Dupoin Futures, area 4.018 menjadi level support terdekat yang berpotensi diuji dalam waktu dekat. Apabila tekanan jual terus meningkat dan level tersebut berhasil ditembus, maka harga emas diperkirakan dapat melanjutkan penurunan menuju target berikutnya di kisaran 3.972. Kedua area tersebut dinilai menjadi level teknikal penting yang patut diperhatikan karena berpotensi menjadi titik reaksi pasar apabila terjadi peningkatan aktivitas beli.

Sinyal pelemahan juga diperkuat oleh indikator Stochastic yang masih bergerak turun menuju area oversold atau jenuh jual. Walaupun posisi oversold sering dikaitkan dengan peluang terjadinya rebound teknikal, Dupoin Futures menilai hingga saat ini belum terdapat konfirmasi pembalikan arah yang cukup kuat. Dengan demikian, momentum bearish masih dianggap lebih dominan dibandingkan peluang kenaikan dalam jangka pendek.

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures melihat bahwa pergerakan emas masih dipengaruhi oleh kuatnya sentimen terhadap dolar Amerika Serikat. Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level yang relatif tinggi membuat dolar AS tetap menjadi pilihan utama bagi investor. Situasi tersebut memberikan tekanan terhadap harga emas karena logam mulia tidak menawarkan imbal hasil seperti instrumen keuangan lainnya.

Menurut Dupoin Futures, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga menjadi faktor yang membatasi ruang penguatan emas. Ketika yield meningkat, investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang mampu memberikan return lebih menarik. Akibatnya, permintaan terhadap emas berpotensi menurun sehingga tekanan jual semakin besar.

Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa pasar tetap berpotensi mengalami perubahan apabila muncul sentimen baru dari Amerika Serikat. Data inflasi, laporan ketenagakerjaan, hingga pernyataan pejabat Federal Reserve akan menjadi faktor penting yang menentukan arah pergerakan dolar AS dan harga emas dalam waktu dekat. Jika data ekonomi menunjukkan perlambatan sehingga meningkatkan peluang kebijakan moneter yang lebih longgar, tekanan terhadap emas dapat mulai mereda.

Namun sebaliknya, apabila data ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan hasil yang kuat dan memperkuat keyakinan pasar bahwa suku bunga tinggi akan dipertahankan lebih lama, maka penguatan dolar AS berpotensi berlanjut. Kondisi tersebut diperkirakan akan kembali membatasi ruang kenaikan emas sekaligus memperbesar peluang terjadinya pelemahan lanjutan.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas dalam jangka pendek masih cenderung negatif. Selama harga belum mampu menembus Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai dynamic resistance, dominasi seller diperkirakan masih akan bertahan. Dengan dukungan sentimen fundamental berupa kuatnya dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas masih berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support 4.018 hingga 3.972, sambil menunggu katalis baru yang mampu mengubah arah pergerakan pasar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelola Banyak Admin dalam Satu Nomor WhatsApp dengan Barantum

    Kelola Banyak Admin dalam Satu Nomor WhatsApp dengan Barantum

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak Admin Pakai 1 Nomor WhatsApp Tapi Chat Jadi Tidak Terkontrol Pernahkah Anda merasa satu nomor WhatsApp bisnis yang awalnya praktis justru […]

  • PTPP Sinergikan K3, ESG, dan Transportasi Hijau melalui Penanaman Pohon

    PTPP Sinergikan K3, ESG, dan Transportasi Hijau melalui Penanaman Pohon

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Februari 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan penanaman pohon dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Acara yang […]

  • BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia, Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantar

    BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia, Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantar

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta – Bertepatan dengan peringatan Hari Pajak Nasional yang diperingati setiap 14 Juli, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menegaskan konsistensinya dalam memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara. Di bawah supervisi Danantara, BRI terus memantapkan perannya sebagai salah satu penyetor pajak terbesar dari industri keuangan di Indonesia. Kontribusi ini menjadi wujud nyata komitmen BRI […]

  • Hunian Semakin Dinamis, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai untuk Kebutuhan Renovasi Rumah

    Hunian Semakin Dinamis, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai untuk Kebutuhan Renovasi Rumah

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Juni 2026 – Peran rumah dalam kehidupan masyarakat terus berkembang seiring perubahan pola aktivitas dan gaya hidup. Tidak lagi sekadar menjadi tempat tinggal, rumah kini juga berfungsi sebagai ruang kerja, area belajar, hingga pusat aktivitas keluarga. Kondisi tersebut mendorong banyak masyarakat untuk melakukan penyesuaian dan peningkatan kualitas hunian agar tetap nyaman dan sesuai […]

  • Grand Launching Asuransi MODI (Mobile Digital Insurance)  Dari BRI Life, Integrasikan Proteksi dalam Gaya Hidup Modern

    Grand Launching Asuransi MODI (Mobile Digital Insurance) Dari BRI Life, Integrasikan Proteksi dalam Gaya Hidup Modern

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PT Asuransi BRI Life meluncurkan inovasi produk asuransi terbarunya dari channel pemasaran digital, yakni Asuransi MODI (Mobile Digital Insurance). Produk asuransi ini dihadirkan untuk memberikan perlindungan yang bergerak bersama kita, mengikuti setiap langkah hidup dengan cara yang praktis, fleksibel dan relevan dengan gaya hidup saat ini. Grand Launching Asuransi MODI merupakan komitmen BRI Life untuk terus melakukan […]

  • Mudik Lebih Ringan, Perjalanan Lebih Tenang Bersama MIND ID

    Mudik Lebih Ringan, Perjalanan Lebih Tenang Bersama MIND ID

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA — Bagi sebagian besar orang Indonesia, mudik bukan sekadar berpindah dari kota tempat mencari rezeki ke kota tempat dibesarkan. Ia adalah perjalanan pulang yang sakral untuk menyambung silaturahmi dan menautkan kembali kenangan masa lalu. Rindu yang lama terpendam akhirnya bisa dilepaskan; kenangan yang lama tersimpan bisa diputar kembali sepanjang jalan pulang. Di ruas jalan […]

expand_less