Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Indonesia Bidik Investasi dan Alih Teknologi melalui Kemitraan Perkapalan dengan Rusia

Indonesia Bidik Investasi dan Alih Teknologi melalui Kemitraan Perkapalan dengan Rusia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar

Indonesia dan Rusia memperkuat penjajakan kerja sama industri perkapalan melalui forum Building an Indonesia–Russia Shipbuilding Partnership: Developing Maritime Industrial Cooperation for Indonesia, Russia and the ASEAN Market yang digelar di Indonesia Pavilion, Hall 4, pada ajang INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Rusia. Forum tersebut menjadi wadah bagi pelaku industri kedua negara untuk menjajaki peluang investasi, alih teknologi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan produksi bersama guna meningkatkan daya saing industri maritim Indonesia serta memperluas akses ke pasar ASEAN.

Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kerja sama industri perkapalan dengan Rusia menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkuat kapasitas industri maritim melalui investasi, alih teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan kolaborasi produksi. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri perkapalan nasional sekaligus memperluas akses ke pasar ASEAN. “Indonesia memandang kerja sama industri perkapalan dengan Rusia sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas industri maritim nasional,” ujar Agus dalam keterangannya pada forum tersebut (8/7).

Forum tersebut mempertemukan asosiasi industri perkapalan dan komponen kapal dari Indonesia dengan perusahaan-perusahaan galangan kapal Rusia untuk membahas peluang kolaborasi bisnis dan pengembangan teknologi. Diskusi dipandu oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI, Feby Setyo Hariyono. Penyelenggaraan forum ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama perkapalan Indonesia–Rusia pada Desember 2025. Kesepakatan tersebut menjadi dasar pengembangan kolaborasi di bidang pembangunan kapal, teknologi maritim, rekayasa kelautan, pengembangan SDM industri, dan investasi.

Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia memiliki kebutuhan besar terhadap industri perkapalan yang mampu mendukung distribusi logistik, transportasi antarpulau, sektor perikanan, kegiatan energi lepas pantai, hingga pemerataan pembangunan ekonomi. Di sisi lain, Rusia memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan industri perkapalan, mulai dari desain dan pembangunan kapal niaga hingga teknologi sistem propulsi dan rekayasa maritim. Karakteristik tersebut menjadikan kedua negara memiliki potensi kerja sama yang saling melengkapi. Peluang kolaborasi juga diperkirakan semakin terbuka setelah ditandatanganinya Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) yang diharapkan dapat memperkuat perdagangan, investasi, kemitraan industri, serta pertukaran teknologi antara Indonesia dan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU).

Dalam forum tersebut, kedua negara membahas berbagai peluang kerja sama, antara lain pembangunankapa l penumpang dan feri, kapal logistik, kapal perikanan, kapal patroli, kapal pendukung lepas pantai, pengembangan industri komponen kapal, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja industri maritim. Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin RI, Tri Supondy, mengatakan Indonesia dan Rusia memiliki keunggulan yang dapat saling melengkapi dalam membangun industri perkapalan yang lebih kompetitif. Indonesia menawarkan pasar yang besar dan kapasitas industri yang terus berkembang, sementara Rusia memiliki keunggulan teknologi serta pengalaman dalam pengembangan berbagai jenis kapal.

“Kami berharap forum ini menghasilkan kolaborasi konkret antarpelaku industri, mulai dari alih teknologi, pengembangan sumber daya manusia, investasi, hingga joint production yang dapat memperkuat industri perkapalan nasional dan memperluas akses ke pasar ASEAN,” ujar Tri.

Melalui forum ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat diplomasi industri di sektor maritim melalui kemitraan yang saling menguntungkan dengan Rusia. Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan proyek-proyek konkret yang mampu mempercepat transformasi industri perkapalan nasional, meningkatkan penguasaan teknologi, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat manufaktur maritim yang melayani pasar domestik maupun kawasan ASEAN.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Perkebunan Nusantara Dukung Penciptaan Lapangan Kerja, PTPN I Serap 15–20 Ribu Pekerja di Pabrik Tembakau

    Holding Perkebunan Nusantara Dukung Penciptaan Lapangan Kerja, PTPN I Serap 15–20 Ribu Pekerja di Pabrik Tembakau

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta – Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 5 terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi daerah melalui industri tembakau yang mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja sepanjang satu siklus produksi. Mulai dari persiapan lahan hingga pengolahan di pabrik, aktivitas usaha perusahaan memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat Kabupaten Jember dan sekitarnya. Sebagai salah […]

  • KAI Daop 9 Jember Hadirkan Kereta Eksekutif pada KA Logawa: Perjalanan Ketapang – Purwokerto Kini Semakin Mewah dan Nyaman

    KAI Daop 9 Jember Hadirkan Kereta Eksekutif pada KA Logawa: Perjalanan Ketapang – Purwokerto Kini Semakin Mewah dan Nyaman

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 96
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember kembali melakukan terobosan untuk meningkatkan standar pelayanan bagi pelanggan setianya. Mulai 6 Maret 2026, KA Logawa relasi Ketapang – Purwokerto (PP) akan tampil dengan wajah baru melalui pembaruan sarana yang lebih modern dan berkelas. Jember, 2 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi […]

  • Reska Catering Siap Dukung Ajang Internasional KTT D-8 Tahun 2026

    Reska Catering Siap Dukung Ajang Internasional KTT D-8 Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 100
    • 0Komentar

    PT Reska Multi Usaha (KAI Services) melalui Direktur Bisnis Konsumer, Lies Permana Lestari, bersama jajaran manajemen melakukan pertemuan dengan Asisten Biro Operasional Paspampres, Paruhum, dalam rangka menjajaki peluang kerja sama penyediaan layanan katering untuk kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing Eight (D-8) yang akan digelar pada April 2026. Pertemuan ini menjadi langkah strategis KAI Services […]

  • BRI BO Kelapa Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

    BRI BO Kelapa Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BRI BO Kelapa Gading melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Kelapa Gading. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan diwarnai semangat kebangsaan serta rasa nasionalisme. Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali […]

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

    Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BRI memberikan sosialisasi program transaksi Qris UMKM Sibakul Jogja Dinas Koperasi dan UKM DIY Yogyakarta, Oktober 2026 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Branch Office Yogyakarta Katamso terus memperkuat komitmennya dalam mendorong akselerasi digitalisasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan transaksi digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi BRI dalam […]

  • Meningkatnya Tren Slow Travel Saat Waisak dan Hari Lahir Pancasila

    Meningkatnya Tren Slow Travel Saat Waisak dan Hari Lahir Pancasila

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta, 29 Mei 2026 – Menjelang periode libur panjang Waisak dan Hari Lahir Pancasila, banyak wisatawan Indonesia mulai beralih dari perjalanan dengan jadwal padat dan destinasi wisata yang ramai menuju cara berlibur yang lebih lambat, tenang, dan bermakna. Dengan ditetapkannya Rabu, 27 Mei 2026, sebagai hari libur Idul Adha serta Kamis, 28 Mei 2026, sebagai […]

expand_less