Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bittime Dukung Langkah OJK Perkuat Pengawasan terhadap Platform Kripto Tanpa Izin

Bittime Dukung Langkah OJK Perkuat Pengawasan terhadap Platform Kripto Tanpa Izin

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Bittime mendukung langkah OJK dalam memperkuat pengawasan terhadap industri aset kripto guna meningkatkan perlindungan konsumen dan membangun ekosistem yang lebih sehat. Sebagai PAKD yang berizin dan diawasi OJK, Bittime berkomitmen mendukung regulasi serta menghadirkan layanan investasi aset digital yang aman, transparan, dan terpercaya.

Bittime mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat pengawasan terhadap industri aset kripto di Indonesia sebagai upaya meningkatkan perlindungan konsumen dan membangun ekosistem aset digital yang lebih sehat.

Komitmen OJK tersebut tercermin melalui penguatan pengawasan terhadap industri, termasuk penghentian 228 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) ilegal hingga Mei 2026 bersama Satgas PASTI dan kementerian/lembaga terkait. Langkah tersebut disampaikan OJK dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Bulan Juli 2026 pada Selasa (4/8/2026).

Bittime menilai, penguatan pengawasan tersebut turut mendukung tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap industri aset kripto di Indonesia. Hal ini sejalan dengan data OJK yang menunjukkan jumlah akun konsumen aset keuangan digital mencapai 22,69 juta pada Juni 2026 atau meningkat 1,32% dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, nilai transaksi aset kripto tercatat sebesar Rp28,58 triliun, naik 24,20% dibandingkan Mei 2026.

Bittime Dukung Penguatan Perlindungan Konsumen

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan langkah OJK merupakan upaya penting untuk memperkuat perlindungan konsumen sekaligus menciptakan ekosistem aset digital yang semakin sehat dan terpercaya.

“Bittime mendukung penuh upaya OJK dalam memperkuat pengawasan industri aset kripto sebagai bagian dari perlindungan konsumen dan penguatan kepercayaan terhadap ekosistem aset digital Indonesia. Regulasi yang jelas dan pengawasan yang konsisten akan memberikan kepastian bagi masyarakat untuk berinvestasi melalui platform yang telah memenuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Ryan.

Ryan menambahkan, meningkatnya jumlah investor dan nilai transaksi menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap aset digital tetap terjaga. Menurutnya, edukasi, perlindungan konsumen, dan kepastian regulasi perlu terus berjalan beriringan agar pertumbuhan industri berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.

Kondisi tersebut juga tercermin dari aktivitas transaksi pengguna Bittime sepanjang Juli 2026. Data internal Bittime menunjukkan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masih menjadi aset kripto yang paling banyak diperdagangkan, disusul Solana (SOL). Di sisi lain, minat terhadap aset alternatif juga terus berkembang, tercermin dari tingginya aktivitas perdagangan PEPE serta tokenized assets seperti SPCXX, XAUT (Tether Gold), dan NVDAX, yang menunjukkan semakin beragamnya preferensi investasi pengguna.

Komitmen Bittime Dukung Ekosistem Berizin

Sejalan dengan minat investasi aset digital yang tetap terjaga di tengah dinamika pasar global, Bittime sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh OJK terus memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap berbagai aset digital global.

Dengan positioning sebagai “Indonesia’s Gateway to Global Assets”, Bittime menyediakan akses ke berbagai aset digital, mulai dari Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, USDT, hingga Tokenized US Stocks seperti NVDAX, AAPLX, GOOGLX, dan METAX.

Ryan menjelaskan, pada Juli 2026 Bittime juga menjadi pedagang aset keuangan digital pertama yang memperoleh izin perdagangan derivatif aset keuangan digital melalui proses perizinan yang sepenuhnya berlangsung di bawah era pengawasan OJK, dengan izin yang diterbitkan oleh PT Central Finansial X (CFX).

Sejak peluncuran layanan tersebut, minat pengguna terhadap perdagangan derivatif aset digital terus menunjukkan tren positif. Data internal Bittime mencatat Bitcoin (BTC), PUMP, Uniswap (UNI), Ethereum (ETH), dan Hyperliquid (HYPE) menjadi aset derivatif yang paling aktif diperdagangkan sepanjang Juli 2026. Seluruh transaksi tersebut menggunakan pasangan perdagangan USDT.

“Pencapaian ini mencerminkan komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan yang sesuai dengan regulasi Indonesia. Kami percaya penguatan tata kelola industri akan memberikan kepastian yang lebih besar bagi masyarakat untuk berinvestasi melalui platform yang berizin,” jelas Ryan.

Regulasi Jadi Fondasi Pertumbuhan Industri

Di tengah pertumbuhan industri aset digital di Indonesia, pasar kripto global juga masih menghadapi berbagai dinamika. Salah satunya adalah pengumuman bursa kripto global BitMart yang akan menghentikan aktivitas perdagangannya pada 26 Agustus 2026 sebelum menutup operasional bisnisnya secara penuh pada Januari 2027.

Menurut Ryan, perkembangan tersebut menjadi pengingat bahwa tata kelola yang baik, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi penting dalam membangun industri aset digital yang berkelanjutan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kami meyakini industri aset kripto Indonesia memiliki prospek yang positif seiring meningkatnya adopsi masyarakat dan semakin kuatnya kerangka regulasi. Bittime akan terus mendukung upaya OJK dalam membangun ekosistem aset digital yang aman, transparan, serta berorientasi pada perlindungan konsumen, sekaligus membuka akses masyarakat Indonesia ke berbagai aset global melalui platform yang berizin,” pungkas Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar AI Tanpa Coding, Telkom AI Center Padang Ajak Peserta Bangun Sistem Otomatis

    Belajar AI Tanpa Coding, Telkom AI Center Padang Ajak Peserta Bangun Sistem Otomatis

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Telkom AI Center Padang menggelar AI Connect Offline Series bertema automation tanpa coding yang membahas pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas kerja dan efisiensi di era digital. Telkom AI Center Padang kembali menggelar AI Connect Offline Series bertajuk “Dari Ide ke Sistem Otomatis Tanpa Coding” di Telkom AI Center Padang. Kegiatan ini membahas pemanfaatan teknologi Artificial […]

  • Bawa Sukses AI Konstruksi di Jepang, Actual Inc. Buka 5 Slot Terakhir Kemitraan Eksklusif “KITAKITA.AI” bagi SO/P3MI Indonesia (Gratis)

    Bawa Sukses AI Konstruksi di Jepang, Actual Inc. Buka 5 Slot Terakhir Kemitraan Eksklusif “KITAKITA.AI” bagi SO/P3MI Indonesia (Gratis)

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 86
    • 0Komentar

    2 Maret 2026, perusahaan teknologi asal Kyoto, Actual Inc., resmi membuka lima slot terakhir bagi agensi pengirim tenaga kerja (SO/P3MI) di Indonesia untuk bergabung sebagai Mitra Pengembangan eksklusif layanan KITAKITA.AI. Layanan asisten cerdas 24 jam ini dirancang khusus untuk mendampingi pekerja Indonesia di Jepang, sekaligus membebaskan staf agensi dari kelelahan akibat merespons pesan darurat di […]

  • Band Modern Hard Rock, Mahoney Perkenalkan Single Perdana “Galagasi”

    Band Modern Hard Rock, Mahoney Perkenalkan Single Perdana “Galagasi”

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Band modern hard rock asal Jakarta, Mahoney, resmi memperkenalkan single perdana mereka berjudul “Galagasi”. Dengan energi modern hard rock yang agresif dan emosional, Mahoney hadir membawa warna baru di skena musik rock Indonesia. Mahoney diperkuat oleh Andis Anarga (gitar vokal), Rendy Puja (gitar), Imam Lutfi (bass), Fitra (drum), dan Kamal Nasar (vokal). Nama Mahoney merepresentasikan […]

  • Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US.146 Jadi Level Kunci

    Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Harga emas berpeluang melanjutkan penguatan setelah menyelesaikan koreksi menuju area support US$4.146. Berdasarkan analisis harian Dupoin Futures, pergerakan XAUUSD berpotensi kembali membentuk tren utama atau primary trend bullish dengan target resistance terdekat di US$4.226–US$4.253. Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, melihat level US$4.146 sebagai area penting yang dapat menentukan arah pergerakan emas selanjutnya. Selama harga mampu […]

  • Harga Emas Tembus Resistance US.075, Dupoin Futures Pantau Pullback ke US.020

    Harga Emas Tembus Resistance US$4.075, Dupoin Futures Pantau Pullback ke US$4.020

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Harga emas dunia atau XAUUSD berpeluang melanjutkan tren penguatan setelah berhasil menembus level resistance penting di US$4.075. Keberhasilan breakout tersebut menjadi sinyal positif bagi pergerakan logam mulia, terutama ketika dolar Amerika Serikat (AS) dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mulai melemah. Meski demikian, harga emas berpotensi mengalami koreksi sementara sebelum melanjutkan kenaikan berikutnya. Berdasarkan analisis […]

  • KAI Divre III Palembang Bekali Frontliner Pemahaman P3K Jelang Angkutan Lebaran 2026

    KAI Divre III Palembang Bekali Frontliner Pemahaman P3K Jelang Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Palembang, 11 Maret 2026 – Menjelang penyelenggaraan Angkutan Lebaran 1447 H / 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus memperkuat kesiapan pelayanan kepada pelanggan. Salah satunya melalui kegiatan pembekalan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) tentang materi Bantuan Dasar Hidup (BDH) bagi para petugas frontliner yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan perjalanan […]

expand_less