Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Ekspor Mineral

Pemerintah Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Ekspor Mineral

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

Pontianak, 7 Agustus 2026 – Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman memimpin langsung pelepasan kapal ekspor komoditas Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide dari Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat (7/8). Pelepasan ini menandai dimulainya kembali aktivitas pengapalan ekspor setelah pemerintah sukses mengurai hambatan regulasi akibat perbedaan interpretasi ketentuan Logam Tanah Jarang (LTJ).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara penegakan aturan kepabeanan dan keberlangsungan iklim usaha nasional. “Saya ingin menegaskan, ketentuan larangan ekspor LTJ diterapkan terhadap LTJ sebagai produk utama. Larangan tersebut tidak serta-merta berlaku terhadap kandungan LTJ yang hanya menjadi unsur atau mineral ikutan dalam produk pertambangan utama dan turunannya,” ujar Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman.

Penyelesaian hambatan ekspor ini merupakan buah dari langkah cepat Kantor Staf Presiden (KSP) yang menginisiasi rapat koordinasi pada 27 Juli 2026, yang kemudian ditindaklanjuti secara teknis oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama kementerian dan lembaga teknis pada 30 Juli 2026. Langkah ini memberikan kepastian panduan bagi eksportir, surveyor, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta instansi terkait pada masa transisi regulasi.

Koordinasi lintas sektoral tersebut memperkuat sinergi antar kementerian dan lembaga dalam pelaksanaan kegiatan ekspor mineral sesuai ketentuan yang berlaku. Sinergi tersebut mendukung proses verifikasi, pelayanan kepabeanan, dan kegiatan ekspor berjalan secara terkoordinasi sehingga memberikan kepastian bagi para pemangku kepentingan serta mendukung kelancaran aktivitas perdagangan.

Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan bahwa pelepasan ekspor PT Indonesia Chemical Alumina hari ini menjadi bukti konkret bahwa koordinasi pemerintah tidak berhenti pada meja rapat. “Pelepasan ekspor PT Indonesia Chemical Alumina hari ini menjadi bukti bahwa koordinasi pemerintah tidak berhenti pada rapat. Kami memastikan hasil kesepahaman benar-benar diterapkan pada pemeriksaan, penerbitan Laporan Surveyor, pelayanan kepabeanan, dan pengapalan di lapangan,” tutur Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman.

Kendati kelancaran ekspor telah dipulihkan, Jenderal (Purn) Dudung menggarisbawahi bahwa aspek pengawasan dan kelayakan produk tidak akan dilonggarkan. Setiap komoditas ekspor tetap wajib memenuhi pengujian laboratorium, verifikasi teknis, standar keselamatan, serta kelengkapan dokumen administrasi. Khusus untuk produk yang mengandung unsur radioaktif alami, ekspor tetap diperbolehkan selama kandungannya masuk dalam kategori Bahan Radioaktif Alami (Naturally Occurring Radioactive Material / NORM) dan memenuhi seluruh pengujian keselamatan serta pengawasan ketat.

Guna memperkuat legalitas dan kepastian hukum selama proses penyempurnaan regulasi berlangsung, Pemerintah saat ini juga sedang menyiapkan Pendapat Hukum (Legal Opinion) dari Kejaksaan Agung RI. Pembahasan teknis penyempurnaan aturan tersebut mencakup penentuan definisi baku mineral ikutan, batas kadar unsur, standar metode pengujian laboratorium, mekanisme verifikasi, pengaturan operasional NORM, hingga pedoman teknis penerbitan Laporan Surveyor.

Prinsip utama pemerintah tetap tegas. “Prinsip pemerintah jelas: pengawasan dan penegakan hukum harus berjalan, tetapi harus berdasarkan aturan yang jelas, data yang valid, dan hasil pengujian yang dapat dipertanggungjawabkan. Pelaku usaha yang telah memenuhi ketentuan tidak boleh dirugikan karena perbedaan interpretasi,” tegas Kepala Staf Kepresidenan.

Dalam jangka panjang, KSP mendorong penguatan basis data sumber daya mineral nasional, riset dan inovasi, peningkatan kapasitas laboratorium, penyediaan tenaga ahli, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, serta penguasaan teknologi pemisahan dan pemurnian LTJ agar nilai tambah mineral strategis semakin banyak dibangun di dalam negeri. “KSP akan terus mengawal koordinasi lintas kementerian dan lembaga, menjaga kelancaran ekspor yang sah, memperkuat kepastian regulasi, dan memastikan pengelolaan mineral strategis tetap berpihak pada kepentingan nasional,” pungkas Prof. Dr. Dudung Abdurachman.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Komersial PT SUCOFINDO (PERSERO), Agus Permadi, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pelaksanaan layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) di sektor mineral. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), Sucofindo berperan aktif sebagai verifikator independen untuk memastikan ekspor komoditas mineral berjalan akurat, akuntabel, dan sesuai ketentuan. Untuk itu, Sucofindo terus meningkatkan kapabilitas teknisnya melalui modernisasi teknologi dan inovasi layanan, khususnya pada pengelolaan mineral strategis serta Logam Tanah Jarang.

“SUCOFINDO berkomitmen terus memperkuat kapabilitas layanan TIC guna mendukung kebutuhan industri mineral, termasuk agenda hilirisasi, melalui layanan verifikasi yang independen, akurat, dan akuntabel,” kata Agus.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guna Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh dan Sumatera Utara, Kementerian PU Terjunkan Tim Mahasiswa dari Politeknik PU

    Guna Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh dan Sumatera Utara, Kementerian PU Terjunkan Tim Mahasiswa dari Politeknik PU

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 87
    • 0Komentar

    JAKARTA, 24 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengintensifkan upaya perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Sebagai langkah konkret penguatan tim teknis di lapangan, Kementerian PU menerjunkan 21 mahasiswa magang dari Politeknik PU untuk mendukung percepatan rekonstruksi di wilayah terdampak. Pelepasan tim mahasiswa ini dilaksanakan di Balai Pengembangan […]

  • Bittime: Empat Faktor Ini Perlu Dicermati Investor Kripto di Q4 2026

    Bittime: Empat Faktor Ini Perlu Dicermati Investor Kripto di Q4 2026

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Memasuki Q4 2026, investor kripto perlu mencermati empat faktor utama yang memengaruhi sentimen pasar, yaitu kebijakan suku bunga dan kondisi makroekonomi global, arus dana ETF Bitcoin spot, potensi profit-taking setelah reli Bitcoin pada Q3, serta perkembangan altcoin dan regulasi. Bittime mengingatkan investor untuk memahami dinamika pasar, mempertimbangkan risiko, dan menyesuaikan keputusan investasi dengan profil serta […]

  • Banyumas Jadi Titik Awal: Gerakan Herbal & Rempah Indonesia Resmi Diluncurkan

    Banyumas Jadi Titik Awal: Gerakan Herbal & Rempah Indonesia Resmi Diluncurkan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Banyumas, 21 April 2026 – Banyumas menjadi titik penting lahirnya sebuah langkah besar bagi masa depan industri kesehatan Indonesia. Sabtu (18/4), Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia (PPJAI) resmi mendeklarasikan Gerakan Herbal dan Rempah Indonesia di Bumiku Bumimu (BBH) Hijau Farm, Ajibarang sebuah momentum yang menandai dimulainya babak baru kebangkitan jamu dan rempah Nusantara.  Deklarasi ini […]

  • Pelindo Multi Terminal Perluas Dampak Ekonomi Lokal lewat Program UMKM Kedelai

    Pelindo Multi Terminal Perluas Dampak Ekonomi Lokal lewat Program UMKM Kedelai

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Surabaya, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bidang operasional terminal nonpetikemas, terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar Terminal Teluk Lamong melalui program pembinaan UMKM pengolahan kedelai. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan bersama FKS Group ini sebelumnya telah mendampingi kelompok masyarakat di wilayah Tambak Sarioso, […]

  • Hadir di ICCA 2026, VRITIMES Tunjukkan Peran Siaran Pers Digital dalam Membangun Kepercayaan Konsumen

    Hadir di ICCA 2026, VRITIMES Tunjukkan Peran Siaran Pers Digital dalam Membangun Kepercayaan Konsumen

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 September 2026 — Berakhirnya gelaran pameran dan ajang penghargaan tahunan The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA) di Jakarta menandai suksesnya keikutsertaan VRITIMES sebagai exhibitor. Sebagai platform distribusi siaran pers berbasis SaaS asal Tokyo, VRITIMES memanfaatkan momentum berkumpulnya para pemimpin contact center, praktisi customer experience […]

  • YBM BRI Region 6 Gelar Syukuran HUT ke-25 Secara Sederhana dan Penuh Kebersamaan

    YBM BRI Region 6 Gelar Syukuran HUT ke-25 Secara Sederhana dan Penuh Kebersamaan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 secara sederhana namun penuh makna di lingkungan Kantor BRI Region 6/Jakarta 1. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus YBM BRI, jajaran manajemen, serta para pekerja BRI Region 6/Jakarta 1 sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan dan kontribusi YBM BRI selama […]

expand_less