Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Jaga Kedaulatan Mineral Nasional, Tata Kelola Emas Jadi Kunci Peningkatan Nilai Tambah

Jaga Kedaulatan Mineral Nasional, Tata Kelola Emas Jadi Kunci Peningkatan Nilai Tambah

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Indonesia memiliki cadangan emas yang besar dan menempati posisi keempat dunia menurut Bank Sentral. Posisi strategis ini mampu menjadi tonggak kedaulatan mineral nasional dengan tata kelola yang optimal.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat kebutuhan emas domestik mencapai sekitar 190-200 ton per tahun. Namun, besarnya potensi cadangan emas saat ini belum sepenuhnya diimbangi dengan pasokan emas yang masuk melalui jalur formal. Pasokan emas dari jalur formal baru berada di kisaran 53,5-86,2 ton per tahun.
Kesenjangan tersebut menunjukkan masih besarnya ruang untuk memperkuat tata kelola dan mengintegrasikan rantai pasok emas nasional ke dalam sistem yang formal, transparan, dan terstandardisasi.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tri Winarno mengatakan, salah satu persoalan yang masih ditemukan dalam tata kelola emas nasional adalah adanya penjualan emas yang terindikasi ilegal.
“Jadi memang ada beberapa catatan untuk emas ini memang yang mungkin teridentifikasi ada beberapa penjualan yang tanda petik ilegal gitu ya,” kata Tri dalam dalam forum MINDialogue: Komoditas untuk Negeri, Strategi Penguatan Cadangan Mineral untuk Stabilitas dan Kedaulatan Ekonomi RI, di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Di sisi lain, sektor Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK) dan pertambangan rakyat memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap pasokan emas nasional. Produksi dari sektor tersebut diperkirakan mencapai 50-120 ton per tahun, atau mendekati volume pasokan yang berasal dari jalur formal.
Tri mengatakan pemerintah tengah berupaya memperbaiki tata kelola pertambangan rakyat dengan memfasilitasi penambang yang selama ini teridentifikasi sebagai penambang liar untuk memperoleh izin melalui mekanisme Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
“Nah untuk ke depan seperti apa, untuk perbaikan tata kelola dan lain sebagainya sebetulnya untuk kementerian ESDM mencoba untuk memfasilitasi adanya penambang yang teridentifikasi sebagai penambang liar untuk diberikan izin melalui mekanisme IPR,” tambah Tri.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu mengatakan, tantangan Indonesia bukan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan kekayaan sumber daya alam mampu memberikan nilai tambah sebesar-besarnya bagi bangsa.
“Hampir semua diversifikasi sumber daya kita ada, sumber daya alam ya. Kita punya gas, kita punya minyak, di apa sektor maritim, agrikultur, hampir semua range ada dan kita juga punya apa namanya kekuatan stok cadangan yang sangat mumpuni. Tetapi persoalannya adalah bagaimana kita bisa menciptakan value yang lebih besar terhadap kekuatan sumber daya alam yang kita miliki,” kata Todotua.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menilai pengelolaan cadangan mineral, khususnya emas, bukan sekadar persoalan ekonomi. Menurut dia, pengelolaan mineral juga berkaitan dengan kepentingan nasional dalam menjaga keamanan, kedaulatan, ketahanan ekonomi, dan kesejahteraan rakyat.
“Sumber daya mineral harus dikelola secara strategis, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah sebesar-besarnya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945, yakni demi kemandirian dan kedaulatan pengelolaannya,” terang Maroef.
Menurut Maroef, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperkuat dalam tata kelola emas nasional. Hal itu mencakup pengelolaan pertambangan rakyat, keterlacakan (traceability) rantai pasok bijih, hingga penguatan ekosistem perdagangan hasil tambang agar terhubung dengan jalur formal.
MIND ID menilai pembenahan tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan sinergi lintas institusi, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.
Transformasi tata kelola cadangan mineral, kata Maroef, perlu dilakukan di setiap simpul utama proses bisnis pertambangan, mulai dari sektor hulu, menengah (midstream), hingga hilir.
Di sektor hulu, MIND ID mendorong formalisasi pertambangan rakyat melalui IPR yang didukung harmonisasi regulasi dan pembinaan teknis secara berkelanjutan.
Langkah tersebut diharapkan membuat aktivitas pertambangan rakyat berjalan lebih tertib dan aman sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Sementara di sektor menengah (midstream), pengolahan bijih perlu diperkuat melalui kehadiran lembaga agregator berbadan hukum yang mampu menjamin keterlacakan rantai pasok menuju sistem formal.
Melalui skema tersebut, perusahaan yang ditunjuk dapat berperan sebagai pembina teknis sekaligus pembeli siaga (offtaker) untuk memastikan hasil tambang memenuhi standar yang dipersyaratkan.
Penguatan tata kelola dari hulu hingga midstream selanjutnya diharapkan meningkatkan pasokan bahan baku yang masuk ke rantai pasok formal. Hal ini akan memperkuat produktivitas industri pengolahan dan pemurnian emas nasional, memperluas akses masyarakat terhadap produk emas yang terstandardisasi, serta mendukung penguatan ekosistem bullion nasional.
MIND ID meyakini perbaikan tata kelola emas tidak hanya akan meningkatkan nilai tambah dan efisiensi rantai pasok, tetapi juga memastikan kekayaan emas Indonesia memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara dan masyarakat.
Pada akhirnya, penguatan tata kelola emas nasional menjadi bagian dari upaya membangun kedaulatan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan rantai pasok yang terhubung secara legal, transparan, dan terintegrasi dari hulu hingga hilir, Indonesia dapat meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat kemampuan dalam menjaga nilai strategis kekayaan alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dan kedaulatan negara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sentuhan Premium dalam Material Finishing Interior

    Sentuhan Premium dalam Material Finishing Interior

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Dalam desain interior modern, detail kecil sering kali menjadi elemen yang paling menentukan karakter sebuah ruang. Tidak hanya soal tata letak furniture atau pemilihan warna dinding, material finishing juga memegang peranan penting dalam membangun suasana yang diinginkan. Permukaan pada dinding, kabinet, meja, hingga panel dekoratif bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari pengalaman visual dan sentuhan […]

  • Teknologi Drone untuk Perhitungan Volume Stockpile dan Analisis Topografi Tambang

    Teknologi Drone untuk Perhitungan Volume Stockpile dan Analisis Topografi Tambang

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Dalam industri pertambangan, perhitungan volume stockpile dan pemantauan perubahan topografi merupakan elemen penting dalam pengendalian operasional. Ketidaktepatan data dapat berdampak pada laporan produksi, perencanaan hauling, hingga evaluasi progres pit. Metode survei konvensional masih membutuhkan waktu berhari-hari, melibatkan banyak personel, serta memiliki keterbatasan dalam menjangkau area curam, aktif, atau berisiko tinggi. Di sisi lain, kebutuhan terhadap […]

  • Sinergi Pemda Halmahera Utara dan NHM Peduli: Dorong Kemandirian Pangan Melalui Sukses Budidaya Bioflok BUMDes Sadaka Farm

    Sinergi Pemda Halmahera Utara dan NHM Peduli: Dorong Kemandirian Pangan Melalui Sukses Budidaya Bioflok BUMDes Sadaka Farm

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Soahukum, 4 September 2026 – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal. Salah satu langkah nyatanya dibuktikan melalui keberhasilan budidaya ikan nila sistem bioflok di Perikanan Modern Sadakah Farm yang dikelola oleh BUMDesa Toluaes, Desa Soahukum, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara.  […]

  • Ikatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa

    Ikatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Ikatan Perencana Desa (IPD) Indonesia menggelar pemutaran film gratis bertajuk “Layar Desa di Taman Purbakala Geopark” di Dusun Pajjaiang, Desa Tukamasea, Kabupaten Maros (22/08/2026). MAROS – Akses warga desa untuk menikmati film masih terbatas. Padahal, film dapat menjadi media pembelajaran, hiburan, dan pendukung pembangunan. Sering kali alam dan budaya desa menjadi objek dalam film, tetapi […]

  • Akselerasi Produktivitas Mahasiswa Bali, Seminar ‘AI Connect’ Kupas Tuntas Pemanfaatan NotebookLM

    Akselerasi Produktivitas Mahasiswa Bali, Seminar ‘AI Connect’ Kupas Tuntas Pemanfaatan NotebookLM

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Seminar AI Connect di Bali mengenalkan pemanfaatan NotebookLM kepada mahasiswa sebagai solusi AI untuk meringkas dokumen, menganalisis data, dan meningkatkan produktivitas. Denpasar 27 Juli – Dalam upaya mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang praktis dan terarah di dunia akademik maupun profesional, program inisiatif AI Connect sukses diselenggarakan pada Jumat (10/7). Mengusung tema “AI for […]

  • Dari Medan hingga Lampung, MyRepublic Air Perluas Akses Konektivitas di Sumatera

    Dari Medan hingga Lampung, MyRepublic Air Perluas Akses Konektivitas di Sumatera

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Dari wilayah perkotaan hingga kawasan penyangga pertumbuhan ekonomi, kebutuhan akan konektivitas yang andal terus meningkat di berbagai daerah di Sumatera. Menjawab kebutuhan tersebut, MoraRepublic melalui layanan MyRepublic Air kini hadir di sejumlah kota dan kabupaten, mulai dari Medan, Pematang Siantar, Pekanbaru, Batam, Padang, Batanghari, Muaro Jambi, Palembang, Lubuk Linggau, Ogan Ilir, Bandar Lampung, Metro, dan […]

expand_less