Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Transaksi Kripto Juni Tumbuh 24,2%, Bittime Sebut Pasar Indonesia Kian Matang

Transaksi Kripto Juni Tumbuh 24,2%, Bittime Sebut Pasar Indonesia Kian Matang

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

Bittime menilai pasar aset kripto Indonesia semakin matang seiring pertumbuhan transaksi dan jumlah konsumen. Data OJK mencatat transaksi aset kripto Juni 2026 mencapai Rp28,58 triliun, naik 24,20% secara bulanan. Bittime melihat penguatan regulasi, diversifikasi aset digital, serta meningkatnya aktivitas perdagangan menjadi fondasi pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia.

 Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi OJK, menilai pasar aset kripto Indonesia semakin matang seiring meningkatnya aktivitas transaksi, jumlah konsumen, serta penguatan regulasi dan pengawasan industri.

Penilaian tersebut sejalan dengan data OJK yang mencatat nilai transaksi aset kripto mencapai Rp28,58 triliun pada Juni 2026, meningkat 24,20% month-to-month (mtm) dibandingkan Rp23,01 triliun pada Mei 2026. Jumlah akun konsumen pedagang aset keuangan digital juga meningkat 1,32% mtm menjadi 22,69 juta akun pada Juni 2026.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin kuatnya minat masyarakat terhadap aset digital. Menurutnya, perkembangan aktivitas pasar yang diikuti penguatan regulasi dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan industri dalam jangka panjang.

“Pertumbuhan transaksi dan jumlah konsumen menunjukkan bahwa minat terhadap aset digital di Indonesia terus meningkat. Di saat yang sama, regulasi dan pengawasan yang semakin kuat dapat memberikan kepastian bagi pelaku industri dan investor, sekaligus membangun fondasi yang lebih sehat bagi pertumbuhan pasar,” ujar Ryan.

Regulasi Perkuat Kepercayaan, Tantangan Pasar Tetap Ada

Bittime melihat regulasi yang semakin jelas di Indonesia maupun global dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan pasar aset digital. Pengawasan OJK memberikan standar yang lebih jelas bagi pelaku industri sekaligus memperkuat aspek perlindungan konsumen.

Di tingkat global, implementasi penuh Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Eropa sejak 1 Juli 2026 menjadi salah satu tonggak penting dalam menciptakan standar regulasi aset kripto yang lebih seragam. Sementara di Amerika Serikat, pelaku industri masih menantikan perkembangan Digital Asset Market Clarity Act (CLARITY Act) yang diharapkan memberikan kepastian hukum bagi industri aset digital.

Di Indonesia, penguatan regulasi juga berlanjut melalui revisi UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK).

Meski demikian, Bittime menilai pasar aset kripto masih menghadapi tantangan pada semester kedua 2026. Ketegangan geopolitik, konflik di sejumlah kawasan, serta arah kebijakan suku bunga bank sentral global masih berpotensi mempengaruhi sentimen investor dan pergerakan aset kripto.

“Pada semester kedua 2026, pasar aset kripto masih akan menghadapi dinamika dari kondisi makroekonomi dan geopolitik global. Karena itu, investor perlu mencermati perkembangan pasar secara lebih menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada pergerakan harga dalam jangka pendek,” ujar Ryan. 

Pasar Aset Digital Semakin Beragam

Di tengah perkembangan tersebut, Bittime terus memperluas pilihan aset digital bagi masyarakat Indonesia, mulai dari aset kripto hingga aset berbasis blockchain lainnya.

Bittime menyediakan akses ke berbagai aset, mulai dari Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, dan USDT, hingga Tokenized US Stocks seperti NVDA, AAPL, GOOGL, dan META.

Keragaman minat pengguna juga tercermin dari aktivitas perdagangan di Bittime. Berdasarkan data trade volume sepanjang pekan lalu, aset yang aktif diperdagangkan tidak hanya berasal dari aset kripto mainstream, tetapi juga mencakup AI Stocks dan meme token. 

Pada kategori AI Stocks, tiga aset dengan trade volume tertinggi adalah NVDAX, SPCXX, dan TSLAX. Sementara pada kategori meme, TUT, KOMA, dan BABYSHARK menjadi tiga aset dengan trade volume tertinggi. Untuk aset mainstream, Solana (SOL), Bitcoin (BTC), dan Ethereum (ETH) mencatat trade volume tertinggi. 

Pada Juli 2026, Bittime juga menjadi pedagang aset keuangan digital pertama yang memperoleh izin perdagangan derivatif aset keuangan digital melalui proses perizinan yang sepenuhnya berlangsung di bawah era pengawasan OJK, dengan izin yang diterbitkan oleh PT Central Finansial X (CFX).

“Pertumbuhan industri bukan hanya mengenai peningkatan transaksi, tetapi juga bagaimana ekosistem dapat menyediakan akses yang semakin beragam dengan tetap mengedepankan kepatuhan, transparansi, dan edukasi investor,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sparks Your Happiness di Hublife, Momen Seru Bareng Keluarga

    Sparks Your Happiness di Hublife, Momen Seru Bareng Keluarga

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Hublife menghadirkan Sparks Your Happiness pada 11 September–4 Oktober 2026, sebuah wellness-inspired experience yang mengajak pengunjung untuk lebih mindful, menjaga keseimbangan emosional, dan menemukan kebahagiaan dari setiap momen. Menghadirkan rangkaian aktivitas mindful, creative wellness, hingga program apresiasi untuk menemani pengunjung menikmati momen bahagia dengan cara yang lebih sederhana. Kebahagiaan bisa hadir dari hal-hal sederhana, mulai […]

  • PBA Labs Buka Pendaftaran Certified Blockchain Developer Course

    PBA Labs Buka Pendaftaran Certified Blockchain Developer Course

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    PBA Labs, platform edukasi teknologi baru untuk talenta Indonesia yang sebelumnya dikenal sebagai Pelita Bangsa Academy, resmi membuka pendaftaran Certified Blockchain Developer Course. Program intensif ini dirancang untuk membawa peserta dari nol hingga bisa siap terjun ke industri Blockchain, Smart Contract, dan DeFi. Perjalanan Menuju PBA Labs Sejak berdiri pada Oktober 2023, PBA Labs telah […]

  • B2B Tech Asia Expo 2026 Indonesia: Event B2B Software Pertama Terbesar di Indonesia

    B2B Tech Asia Expo 2026 Indonesia: Event B2B Software Pertama Terbesar di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    JAKARTA, 5 Mei 2026 – Jakarta bersiap menjadi saksi perhelatan teknologi bisnis paling ambisius tahun ini. Ajang bergengsi B2B Tech Asia Expo 2026 in Indoensia secara resmi akan diselenggarakan pada tanggal 1–2 Juli 2026 bertempat di AXA Tower – Kuningan City Grand Ballroom, Jakarta. Diorganisir oleh kolaborasi strategis antara VRIGroup dan DailySocial, expo ini mengusung […]

  • Semarak Malam BRILiaN Culture Festival, Pekerja BRI Region 6 Ikuti Games untuk Perkuat Teamwork dan Collaboration

    Semarak Malam BRILiaN Culture Festival, Pekerja BRI Region 6 Ikuti Games untuk Perkuat Teamwork dan Collaboration

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Rangkaian BRILiaN Culture Festival (BCF) BRI Region 6 di Ciloto semakin semarak dengan pelaksanaan berbagai games pada malam hari yang diikuti oleh para pekerja BRI Region 6. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat teamwork dan collaboration antarpekerja dalam suasana yang penuh keceriaan. Berbagai games yang dilakukan secara berkelompok menghadirkan suasana yang hangat […]

  • Puragraph Luncurkan Vol. II | Minang dan Purana Re:Made: Harmonikan Arsitektur Warisan Budaya dengan Kemewahan Sirkular

    Puragraph Luncurkan Vol. II | Minang dan Purana Re:Made: Harmonikan Arsitektur Warisan Budaya dengan Kemewahan Sirkular

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, 19 Agustus 2026 — Sebagai bagian dari retrospektif ulang tahun Purana ke-17, Grand Indonesia – Purana17: Renjana Perca, Puragraph dan PURANA menggelar peragaan busana kolaboratif yang menghadirkan Puragraph Vol. II | Minang dan Purana Re:Made di Grand Indonesia, Main Atrium, East Mall Level 1. Diperagakan oleh 8 model wanita dan 2 model pria, koleksi […]

  • Cara Menyimpan Dana Darurat Secara Bertahap agar Keuangan Lebih Siap Menghadapi Risiko

    Cara Menyimpan Dana Darurat Secara Bertahap agar Keuangan Lebih Siap Menghadapi Risiko

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Cara menyimpan dana darurat yang efektif adalah dengan membangunnya secara bertahap dan konsisten sesuai kemampuan keuangan. Banyak orang menunda menyiapkan dana darurat karena merasa jumlah yang dibutuhkan terlalu besar. Padahal, dana darurat tidak harus dikumpulkan sekaligus. Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, dana darurat menjadi salah satu fondasi penting dalam perencanaan keuangan. Kehilangan pekerjaan, biaya […]

expand_less